NovelToon NovelToon
Dihina Dan Dibully Tiba-tiba Mendapatkan Sistem

Dihina Dan Dibully Tiba-tiba Mendapatkan Sistem

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Balas Dendam / Reinkarnasi
Popularitas:9.4k
Nilai: 5
Nama Author: EMiliya PUtry S

seorang wanita yang bernama Selena hidup sebatang kara tanpa mempunyai saudara.
dia harus menahan hinaan dan cacian dari semua orang,bahkan tidak ada yang mau berteman dengannya.
apalagi saat melihat wajah nya,semua orang akan jijik dan meludahi nya,dan dengan tekad nya yang kuat dia berusaha untuk bangkit dengan kuliah dan mengandalkan beasiswa nya.
hingga suatu hari saat Selena menyatakan perasaan nya pada pangeran kampus,dia di permalukan habis-habisan,dan pangeran kampus yang mempermainkan nya hanya memandang nya dengan merendah.
karna tidak tahan,Selena berlari meninggalkan kampus nya,hingga dia mendapatkan sistem yang membantu kehidupan nya.
dan sistem mengatakan jika dia ingin kaya raya dan bisa membalas dendam pada semua orang yang menyakiti nya.
dia harus menjalankan misi 3 kehidupan,setelah misinya berhasil dia akan mendapatkan kekayaan dari sistem juga kekuatan untuk melindungi dirinya.
bagaimana kah kisah selanjutnya ?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon EMiliya PUtry S, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

misi selesai

Di halaman rumah kediaman Blackwood,disana para pria yang berpakaian serba hitam itu menatap kedatangan Zeon dan Angga,mereka tersenyum remeh pada kedua pria itu.

Lalu tiba-tiba pintu mobil terbuka,salah satu pria berpakaian serba hitam itu melindungi tuan nya dengan payung,karna malam ini hujan turun.

Seorang pria paruh baya keluar dari dalam mobil,dia memperbaiki jas nya dan menatap Zeon dengan tatapan tajam.

" lama tidak bertemu Zeon,kamu ternyata semakin kejam,,bahkan putri ku saja tidak kamu biarkan lolos " ucap pria paruh baya itu dengan tatapan membunuh.

mendengar itu Zeon dan Angga tertegun,mereka saling memandang dan mengingat luna,dan tiba-tiba Zeon tertawa terbahak-bahak.

" Mahesa ! Hahaha..jadi wanita yang bunuh diri itu adalah putri mu ? Aku tidak menyangka seorang Mahesa memilki seorang putri dan dia juga membiarkan putrinya terlantar, seharusnya kamu berterimakasih pada putraku,jika saja dia tidak memungut putri mu di jalanan,mungkin dia sudah mati malam itu " kecam Zeon.

Dia tidak boleh membiarkan Mahesa tau,jika yang membunuh Luna adalah Amira Putri nya.

" kau..." tunjuk Mahesa dengan wajah marah,dia bahkan tidak sanggup melanjutkan ucapannya karna ucapan Zeon benar-benar membuat nya kalah telak.

" tidak usah banyak basa-basi! Jadi apa tujuan mu datang kesini ! " tanya Angga yang sejak tadi terdiam akhirnya membuka suaranya.

" kamu masih bertanya apa tujuan ku kemari ha...! tentu saja aku akan membalas dendam atas kematian putri ku,dan aku juga akan membuat mu merasakan bagaimana kehilangan putri satu-satunya! " teriak Mahesa.

Zeon terkejut,kali ini putrinya benar-benar dalam bahaya,dengan amarah yang berkobar dia langsung menembak Mahesa.

Dorrrrrrrrrrrrrrrrr

Mahesa terkena tembakan di bagian lengan nya,dia meringis kesakitan dan menatap Zeon dengan berang.

" tunggu apalagi ! Serang,,dan bunuh mereka semua,, terutama putrinya ! " teriak Mahesa.

Para pengawal nya sontak mengangkat senjata nya masing-masing dan mereka menembak Zeon dan Angga.

Dorrrrrrrrrrrrrrrrr

dorrrrrrrrrrrrrrrrr

suara tembakan menggema di tengah malam itu,Zeon dan Angga dengan gesit nya menghindari tembakan mereka,tidak tinggal diam Zeon pun membalas nya.

Dorrrrrrrrrrrrrrrrr

aaaahhhhhhkkkkkkkkkkkk

dorrrrrrrrrrrrrrrrr

para pengawal Mahesa yang tertembak seketika tewas di tempat,Mahesa yang melihat itu bersiul.

Dan beberapa mobil hitam berdatangan memasuki kediaman Blackwood,mereka bahkan menabrak gerbang dan juga air mancur yang ada di halaman.

" kau ...aku akan membuat perhitungan dengan mu " marah Zeon saat melihat rumahnya hancur.

" hahahaha...Zeon kamu tidak akan sanggup melawan pengawal ku,dan aku lupa memberitahu mu,jika pengawal mu telah aku habisi,,hahahaha " tawa Mahesa,dia merasa ada di atas angin saat ini.

Zeon terkejut,dia menatap pengawal Mahesa yang berdatangan,sementara pengawal nya tidak ada lagi.

" bagaimana ini ayah,apa kita akan tetap melawan mereka,," tanya Angga yang terlihat khawatir.

" kita tidak bisa berbuat apa-apa lagi,kita harus melawan dan melindungi adik mu mati-matian " ucap Zeon pada putranya,Angga mengangguk dan terus menembak pengawal Mahesa.

Dorrrrrrrrrrrrrrrrr

dorrrrrrrrrrrrrrrrr

aaaahhhhhhkkkkkkkkkkkk

suara teriakan ,tembakan terdengar disana,seketika suasana disana menjadi mencekam.

Darah berceceran dimana-mana,zeon mendapatkan luka di tangannya,tapi dia tidak memperdulikan nya.

Begitu juga dengan Angga,dia kesulitan berjalan akibat kakinya,terkena tembakan.

Sedangkan didalam kamar,Regan yang telah sampai di dalam kamar adiknya sontak panik, bagaimana tidak.

orang yang dia cari ternyata tidak ada didalam,dia mencoba memanggil Amira tapi tidak ada jawaban.

" kemana adik perginya,apa jangan-jangan dia sudah tertangkap,,tidak,,aku tidak boleh membiarkan dia terluka,,aku harus memberitahu ayah dan kakak " ucap Regan,dia kembali berlari menuju halaman rumahnya.

Setelah sampai disana, banyak mayat yang tergeletak di tanah,darah segar berceceran dimana-mana,Regan terkejut,dia mencari keberadaan ayah dan kakaknya dengan panik.

" dimana ayah dan kakak,apa mereka terluka ,,ayah..kakak " teriak nya,air matanya mengalir deras dia takut ayah dan kakak nya Terluka.

hingga dia melihat Zeon yang bersembunyi di balik mobil,melihat itu Regan tidak tinggal diam dan dia pun melindungi ayahnya.

Dorrrrrrrrrrrrrrrrr

dorrrrrrrrrrrrrrrrr

Zeon menoleh kearah Regan yang datang,lalu matanya mencari-cari Keberadaan putrinya.

" dimana Amira ? " tanyanya dengan cemas.

" ayah...adik..dia..dia tidak ada di dalam kamarnya " beritahu nya dengan jujur.

Zeon terkejut,nafasnya tercekat apakah putrinya tertangkap,fikirnya.

Tapi tiba-tiba mereka mendengar suara teriakan Amira,mata mereka menoleh kearah jendela balkon kamarnya,disana Amira berdiri dengan gagah nya.

" ayah..itu...itu adik,," tunjuk Regan dengan wajah terkejut, Bagaimana tidak adik nya terlihat seperti ingin bunuh diri.

" cepat..lindungi.." ucapan Zeon terpotong saat melihat Amira melompat dari balkon.

" tidakkkk..Amira...." teriak Zeon bersama dengan Regan.

Angga yang tidak jauh disana menatap kearah belakang, matanya melotot saat melihat Amira melompat,,tapi tiba-tiba.

Dorrrrrrrrrrrrrrrrr

dorrrrrrrrrrrrrrrrr

aaaahhhhhhkkkkkkkkkkkk

Amira menembak pengawal Mahesa dengan cepat,bahkan Amira berguling-guling di tanah,di mata mereka Amira seperti pahlawan yang meyelamatkan mereka.

" ayah adik sangat hebat,," teriak Regan bertepuk tangan dengan heboh.

" Regan cepat bantu adik mu,jangan diam saja anak kurang ajar " bentak Zeon yang merasa geram pada putranya.

Regan segera tersadar dia mengangguk dan ikut bergabung dengan Amira,dia juga menembaki semua pengawal Mahesa dengan brutal.

Brukkkkkkkkkkkkkkkk

dorrrrrrrrrrrrrrrrr... dorrrrrrrrrrrrrrrrr

srekkkkkkkkkkkkkk.... srekkkkkkkkkkkkkk

darah memercik mengenai wajah Amira,seolah tidak peduli,Amira terus menembak menggores mereka dengan pisau kecil nya.

Dia terlihat begitu Badas dan mengerikan, sedangkan Mahesa yang melihat kehadiran nya terbelalak,dia tidak percaya ternyata putri Zeon sangat hebat.

" sialan,kenapa zeon selalu beruntung,,tidak selama aku masih hidup,aku tidak akan membiarkan Zeon bahagia " gumam nya.

Dia membidik Amira dari dalam mobil,setelah itu dia menembak nya.

Dorrrrrrrrrrrrrrrrr

Amira yang memiliki insting tajam segera menghindar,dia menatap mobil yang tidak jauh dari hadapan nya.

" tua Bangka itu menyerang ku dari dalam mobil..? aku akan membalas mu " ucap Amira,dia mengarahkan pistol nya dan menembak Mahesa.

Dorrrrrrrrrrrrrrrrr..... dorrrrrrrrrrrrrrrrr

aaaahhhhhhkkkkkkkkkkkk

Mahesa terkena tembakan Amira tepat dibagian jantung nya,dia menatap Amira dengan tidak percaya.

" apa aku akan mati di tangan anak kecil,,ini tidak mungkin " ucapnya terbata-bata, nafasnya tersengal-sengal.

Amira yang melihat tembakan nya tepat sasaran mereka senang,begitu juga dengan Zeon dia sangat bangga pada putrinya.

Dia tidak menyangka Amira sangat hebat menggunakan pistol, setelah para pengawal Mahesa tidak tersisa,Zeon,Angga segera berjalan mendekati Amira.

" adik kamu sangat hebat,,aku akan menjadi orang pertama yang mengangumi mu " ucap Regan yang berdiri dihadapan nya.

" benar kamu sangat hebat sayang,ayah bangga padamu,, bahkan kamu lebih hebat daripada ayah dan kakak mu " puji Zeon,dia menahan sakit di lengan nya yang terkena tembakan.

Amira yang mendengar pujian itu tersenyum malu-malu,dia menatap Angga yang tersenyum padanya,dan ini pertama kalinya kakak dingin nya itu tersenyum lebar.

" ayah,,kakak..kalian juga sangat hebat,,aku sangat beruntung memiliki keluarga seperti kalian " ucap Amira tersenyum tulus.

Hati Zeon bergetar,begitu juga dengan Angga dan Regan,mereka terkekeh kecil mendengar ucapan Amira.

Amira yang masih terlihat malu tiba-tiba menatap Mahesa yang ternyata masih hidup.dan pria paruh baya itu membidik kearah kakak nya Regan.

Melihat itu Amira sontak mendorong nya dan.

Dorrrrrrrrrrrrrrrrr

Amira aaa..Amira....Amira.......

tembakan Mahesa tepat sasaran,Amira mendapatkan tembakan di bagian jantung nya,dia memuntahkan darah segar dan menatap ayah dan kedua kakaknya yang berteriak panik,lalu memeluk nya.

" Amira putriku,, bertahan lah sayang,ayah akan membawa mu kerumah sakit,,ayah mohon jangan tinggalkan ayah,," tangis Zeon saat melihat putri satu-satunya sekarat.

Angga malah tertawa tapi air matanya mengalir deras,dia memukul dadanya yang terasa sesak.

" adik,,maafkan kakak karna tidak bisa melindungi mu,,kakak mohon bertahan lah,, hikkkssssssssss,,kakak sangat menyayangi mu " tangis Angga dengan meraung,dia tidak akan sanggup kehilangan adik nya ini.

Amira tersenyum haru, hatinya bergetar karna merasakan ketulusan keluarga Amira asli,dia menatap Regan yang mematung di tempatnya.

" kak Regan..aku..sangat menyayangi mu,,ayah,,kak Angga,,jaga diri kalian,, selamat tinggal " ucapnya dengan terbata-bata.

Ketiga pria itu menggeleng brutal,setelah itu Amira mengembuskan nafas terakhirnya,melihat itu Regan tersadar dan berteriak sekuat-kuatnya.

" tidakkkkkkk,,,jangan pergi adik,,tidakkkk,,aku tidak akan membiarkan mu pergi....Amira......" teriak Regan,air matanya berjatuhan dia mengguncang tubuh sang adik dengan perasaan hancur.

selama ini dia selalu bersikap cuek dan sinis pada Amira,kini adik yang dia acuhkan telah tiada hanya karna menyelamatkan nya.

( misi selesai,saat nya melanjutkan perjalanan misi kehidupan ketiga )

jiwa Selena meninggalkan dimensi itu,dia melambaikan tangannya pada Zeon,Angga,dan Regan dengan air mata menetes,setelah itu jiwanya tersedot ke dalam lorong waktu.

..

1
Aar Arnadi
emng cuma cerita fiksi tp tp tp masa iya ada cewe se tidak tau diri itu, tp oklah lanjut
irena
lanjut thor. seru.. saya suka
irena
kapok deh.. siapa suruh jahat jadinya dibunuh sama selena
irena
selena harus sama laki laki tangguh kaya banget dan cuma bucin sama selena.. yg mampu melindungi selena
irena
lanjut thor..
irena
banyakin upnya
irena
lanjut thor.
irena
kapok deh si liana ... harus di pecat ibu bapaknya dan liana dikeluarkan dari sekolah
irena
lanjut thor..
irena
banyakin upnya thor
irena
lanjut thor
Diah Susanti
apakah dia mak kandung alisa yang sengaja menukar mereka dan juga yang menghalangi pencarian lidya🤔🤔🤔
irena
tambah upnya nya thor
irena
lanjut thor💪💪💪
irena
jangan jangan si nadia kerja sama sama Luna.. untuk menghancurkan si amira..
irena
lanjut thor.. pengen tau nasib si alisa
Ida Kurniasari
lanjut thor
irena
lanjut thor.. ceritanya seru.. saya suka cerita sistem.. apalagi kalo wanitanya tangguh
Ningsih Sihombing 🖤: asiap kak,,
total 1 replies
irena
lanjut thor
aria
up
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!