NovelToon NovelToon
Mantan Suami Mengganggu Hidupku

Mantan Suami Mengganggu Hidupku

Status: sedang berlangsung
Genre:Naik Kelas / Selingkuh / Crazy Rich/Konglomerat
Popularitas:1.4k
Nilai: 5
Nama Author: Elena Prasetyo

Dikala aku sudah memulai hidup baruku tanpamu, kenapa kau kembali lagi. Beredar terus di sekitar, membuatku kesal.

Pergilah kau, pergi dari hidupku.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Elena Prasetyo, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 24

"Sayang sekali. Padahal kalau saja bungsu belum menikah. Aku pasti akan mengenalkannya denganmu"

Luna tersipu mendengar perkataan Nyonya Aida barusan.

"Akan menjadi kehormatan untuk dapat memanggil Anda, ibu mertua"

"Bagaimana kalau aku mengangkatmu sebagai anak? Kami tidak punya anak perempuan. Akan menyenangkan bisa memiliki anak perempuan yang bisa diajak bicara lama. Bukan hanya anak laki-laki yang lebih suka beraksi daripada bicara. Atau diam saja tidak menanggapi pembicaraan. Yang lebih parah, ingin selalu didengarkan tapi tidak mau mendengar"

Luna tertawa mendengarnya. Ternyata memiliki beberapa anak juga merupakan tantangan bagi orang tua. Tidak seperti dirinya yang merupakan anak tunggal. Beberapa cerita kemudian telah membawa keduanya ke malam yang semakin larut.

"Saya bekerja besok" kata Luna yang ditanya kegiatannya.

"Benar, kau memiliki toko di pusat kota. Sebelum pulang, aku akan memastikan untuk datang ke tokomu" kata Nyonya Aida.

"Senang sekali mendengarnya" jawab Luna berharap hal itu benar terjadi.

Keduanya sepakat untuk mengakhiri obrolan dan masuk ke dalam gedung apartemen, ketika Nyonya Aida terpaku pada sesuatu. Luna melihat ke arah yang sama dan menemukan seorang wanita dengan pakaian ketat membentuk tubuh dan sepatu hak tinggi.

"Marina" katanya membuat Nyonya Aida menoleh.

"Kau mengenalnya?"

"Tidak hanya mengenalnya. Dia adalah mantan sahabat saya"

Nyonya Aida mengernyitkan dahi lalu bertanya lagi.

"Mantan sahabat?"

"Iya. Yang pernah saya ceritakan telah berselingkuh dengan mantan suami tiga tahun lalu"

"Tiga tahun lalu? Boleh aku tahu siapa nama mantan suamimu?"

Luna melihat ke arah Nyonya Aida. Untuk apa Nyonya Aida mengetahui nama mantan suaminya? Bukankah percuma juga kalau tahu. Mereka tidak saling mengenal. Tapi ... Mungkin Nyonya Aida cuma penasaran. Dan tidak ada salahnya juga Luna menyebutkan nama pria brengsek itu lagi.

"Arya. Arya Mahendra" katanya jelas.

Nyonya Aida hanya diam menatapnya lalu berbalik dan berjalan ke arah lift. Meninggalkan Luna dengan tanda tanya besar di wajahnya.

"Bisakah aku bertemu dengan Tuan Arya Mahendra?" tanya Marina lagi pada petugas keamanan.

"Anda tidak memiliki janji dan Tuan Arya tidak menerima tamu. Jadi tidak bisa"

Merasa tidak puas dengan jawaban petugas keamanan juga penjaga lobi apartemen, Marina bertanya kembali.

"Aku sudah mengirim pesan pada Tuan Arya. Dia memperbolehkan aku untuk naik ke apartemennya. Jadi sekarang bisakah kau mengantarku kesana?"

"Apa Anda bisa menunjukkan pesan itu?"

"Kenapa kalian tidak percaya padaku?!" bentaknya kesal karena sulit sekali menipu penjaga lobi juga keamanan apartemen ini.

"Maaf Nona. Peraturan tetap peraturan"

Marina menjadi semakin kesal. Sudah hampir dua Minggu dia berusaha bertemu dengan Arya, tapi pria itu seakan menghilang. Yang dia dapatkan hanya terhubung dengan pengacara Herman yang memiliki sikap sama dengan dua penjaga di depannya ini. Membuatnya sangat frustasi.

Dia menggunakan berbagai cara untuk bertemu dengan Arya. Mulai dari keluhan palsu di rumah yang dia kerjakan. Memata-matai pengacara Herman juga datang ke apartemen ini di waktu random. Semua usaha itu tidak membuahkan hasil. Seperti tiga tahun lalu ketika Arya menghilang begitu saja.

"Ini sungguh menyebalkan!!" pekiknya lalu melihat sebuah bayangan yang dia kenal. Marina berusaha mengejar bayangan itu tapi pintu lift tertutup dan menghalanginya. Terpaksa dia hanya memiliki prasangka bahwa sahabatnya dulu, Luna, tinggal di apartemen ini.

"Mustahil" katanya selagi mempertimbangkan Luna tinggal di tempat yang sama dengan Arya.

Luna memang polos, tapi tidak terlalu bodoh untuk tinggal di tempat yang sama dengan mantan suami yang berselingkuh dengannya. Pasti Marina salah mengira tadi.

Keesokan harinya, Marina tidak mau menyerah. Dia yang datang dengan mobil bututnya bertahan parkir di depan gedung apartemen. Terus memperhatikan setiap orang dan mobil yang keluar dari gedung apartemen itu. Berharap salah satunya adalah Arya.

Tak lama mobil yang dia kenal keluar dari parkir basement apartemen. Dan Marina yakin itu adalah mobil mewah Arya yang pernah dia lihat sebelumnya. Segera saja Marina mengikuti mobil itu.

Dalam pengejaran, ponsel Marina berbunyi.

"Halo!"

"Marina, kemana kau beberapa hari ini?!" teriak atasannya.

Marina yang selama ini membanggakan pekerjaannya sebagai desainer interior ternyata masih bekerja di bawah naungan sebuah perusahaan. Susah payah merayu atasannya, akhirnya dia bisa mendapatkan klien besar seperti Arya.

"Saya ... Mengerjakan sesuatu"

"Apa yang kau kerjakan? Klien mengeluh, kau tidak pernah ada di lokasi. Menyebabkan pengerjaan terlambat!!"

"Tidak ada di lokasi? Mana mungkin? Klien itu pasti berbohong. Saya selalu ada di lokasi" jawabnya berbohong sembari terus mengikuti mobil Arya.

"Kau!!! Apa kau tidak akan pergi ke lokasi klien sekarang?!"

"Aku sedang sibuk!!" katanya tidak peduli dengan teriakan atasannya. Yang paling penting adalah dia bisa bertemu dengan Arya.

"Apa?? Kalau kau tidak segera berada di lokasi sekarang, aku akan memecatmu. Jadi hentikan semua yang kau lakukan sekarang, dan segera lakukan pekerjaanmu!!"

"Iya, iya, iya!!" ucapnya lalu memutuskan telepon begitu saja. Merasa kesal setengah mati karena atasan gila mengganggunya terus. Padahal dia berada dalam pengejaran yang akan menentukan hidup dan matinya.

Tak lama mobil Arya masuk ke dalam sebuah pusat perbelanjaan. Marina terus mengikuti sampai dia menemukan sesuatu yang mengejutkan.

Setelah pengacara Herman dan Arya keluar dari mobil, ternyata ada orang lain yang menyusul. Bukan perempuan muda seperti yang Marina pikir. Tapi seorang wanita setengah baya dengan rambut penuh uban. Juga seorang pria dengan perawakan yang hampir sama dengan Arya lengkap dengan rambut memutih.

"Siapa mereka?" tanya Marina dalam hati lalu terus mengikuti keempat orang yang masuk ke pusat perbelanjaan itu.

"Bagaimanapun kita harus belanja banyak untuk menantu!" kata orang tua wanita yang berdiri di samping Arya.

"Baik Bu. Terserah ibu dan ayah saja"

Marina tercengang mendengar percakapan singkat itu.

Ibu? Ayah?

Bukankah Arya yatim piatu? Lalu, kenapa pria itu memanggil orang dengan panggilan ayah dan ibu?

Marina berusaha mendengarkan lebih banyak tapi jejak keempatnya mendadak hilang begitu saja. Terpaksa dia kembali ke mobil dengan pikiran campur aduk.

Ayah dan ibu. Arya memiliki orang tua? Tiga tahun setelah pria itu menceraikan Luna, mendadak muncul dengan kekayaan luar biasa dan sepasang orang tua?

Lalu, semua ini menjadikan Luna sebagai apa?

"Hahahaha" tawa Marina pecah setelah sadar kalau mantan sahabatnya itu menjadi lelucon besar bagi Arya.

Tapi tawa itu tak bertahan lama, karena Marina menerima pesan yang membuat emosinya kembali memuncak.

"Apa? Aku dipecat?!" teriaknya lalu menghubungi atasan gilanya. Tapi yang dia terima adalah bentakan kencang.

"Salahmu sendiri!!! Kau sudah lalai menjalankan pekerjaan. Selalu mengabaikan pekerjaan demi hal lain yang tak penting. Mulai sekarang, serahkan semua file klien yang ada padamu. Dan besok ambil sisa gaji bulan ini!!"

Marina geram dengan pemecatan mendadak yang dia terima. Bagaimana dia bisa hidup mulai sekarang tanpa pekerjaan? Bagaimana dia bisa membayar kebutuhan hidup dan cicilan mobilnya?

Tapi dia tidak mau kesal dan hancur sendiri. Dia akan mengajak seseorang untuk hancur dengannya. Senyum kembali di wajahnya. Namun kali ini senyum penuh kelicikan

1
🌻🇲🇾Lili Suriani Shahari
heran aku dengan arya...thor jangan bagi mereka berbaik kembali... dia dah celup orang lain tu...
tahi
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!