NovelToon NovelToon
Ku Rebut Kembali Semua Milikku

Ku Rebut Kembali Semua Milikku

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Diam-Diam Cinta / Mengubah Takdir
Popularitas:3.4k
Nilai: 5
Nama Author: Alisha Chanel

Tamara, seorang gadis muda berusia 19 tahun rela menjadi pelayan demi membalas dendam pada orang-orang yang telah menyakiti keluarganya.

Namun saat sedang menjalankan misi, hal yang tak terduga terjadi. Tamara terlibat cinta segitiga dengan suami majikannya.

Akankah misi Tamara untuk balas dendam berhasil? ikutin terus kisahnya ya🙏

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Alisha Chanel, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Seperti pengantin baru

Suasana di dalam kamar apartemen mewah Dion terasa begitu panas dan membara. Tubuh Dion yang kekar bergerak liar dan penuh gairah di atas tubuh indah Tamara. Napas mereka memburu, bercampur menjadi satu dalam kehangatan yang membara.

"Kak Dion..." desah Tamara lembut di sela-sela ciuman panas itu, tangannya mencengkeram bahu lebar pria itu. "Ponselmu berbunyi terus sejak tadi... Apa Kakak tidak mau mengangkatnya? Siapa tahu ada hal penting..."

Dion bahkan tidak menoleh sedikitpun. Matanya terpejam menikmati sensasi, bibirnya terus aktif meninggalkan bekas merah di leher putih dan dada bidang Tamara.

"Abaikan saja sayang..." jawab Dion serak dan berat. "Itu pasti telepon dari orang yang tidak penting. Jangan biarkan hal lain mengganggu kita saat ini."

Tamara tersenyum miring, merasa dirinya adalah pemenang mutlak. Ia memainkan jari-jarinya di dada bidang pria itu.

"Aku dengar... Giyandra sudah melahirkan, Kak..." ucap Tamara pelan, suaranya terdengar terengah-engah karena kenikmatan yang Dion berikan. "Apa Kakak tidak mau melihatnya setidaknya sekali saja?"

SREET!

Seketika, gerakan tubuh Dion terhenti total. Gairah yang sedari tadi membara hilang lenyap seketika digantikan oleh rasa jijik dan amarah. Wajah tampan itu berubah dingin dan tajam. Tanpa berkata banyak, Dion segera bangkit dan turun dari atas tubuh Tamara, lalu dengan kasar menarik pakaian untuk menutupi tubuhnya dan mulai memakai pakaiannya itu dengan gerakan cepat.

Tamara terkejut, ia menyadari telah salah bicara.

"Kenapa kau menyebut nama wanita itu, Sayang?" ucap Dion dengan nada dingin yang membekukan, sambil mengancingkan kemejanya. "Kau tahu kan anak yang dia lahirkan itu bukan darah dagingku! Untuk apa aku membuang waktu melihatnya? Itu hanyalah anak haram hasil perbuatan kotornya sendiri!"

Hati Tamara berdebar, ia segera bangkit dan melangkah menghampiri Dion yang kini berdiri mematung di depan jendela kaca besar, memandangi kerlap-kerlip lampu kota yang indah di malam hari. Dengan lembut, Tamara memeluk pinggang kekar itu dari belakang, menempelkan pipinya di punggung lebar Dion.

"Maafkan aku, Kak Dion..." bisik Tamara manja dan memohon. "Aku tidak bermaksud membuatmu kesal. Aku hanya tidak ingin orang-orang membicarakan hal buruk tentangmu. Walau bagaimanapun, semua orang di luar sana masih mengira bahwa Giyandra hamil dan melahirkan anakmu. Aku tidak mau nama baikmu ternoda."

Dion menghela napas panjang, lalu perlahan berbalik menghadap Tamara. Tatapan dinginnya kembali melembut saat menatap wajah sang kekasih. Dion mendorong tubuh Tamara hingga terjatuh di atas ranjang, lalu menghimpit tubuh mungil itu dengan tubuh kekarnya, membuat gadis itu terperangkap dalam pelukan hangat dan maskulin.

"Aku tidak peduli apa kata orang, Sayang..." bisik Dion tepat di wajah Tamara, suaranya berat dan berwibawa. "Yang penting bagiku sekarang hanyalah kebahagiaanmu dan diriku. Giyandra hanyalah masa lalu yang kelam, tapi kau... kau adalah masa kini dan masa depanku."

Belum sempat Tamara membalas, Dion langsung mendaratkan ciuman dalam dan penuh gairah di bibir merah muda itu. Api nafsu kembali membara. Dion kembali menghimpit tubuh Tamara, menggerakkan pinggulnya secara teratur dan menggoda, membuat sensasi listrik menyebar ke seluruh tubuh Tamara.

Sejak memutuskan tinggal bersama, hidup mereka memang seperti pengantin baru. Sepanjang waktu yang mereka lakukan hanya makan, tidur, dan bercinta tanpa henti, menikmati setiap detik kebersamaan seolah dunia hanya milik mereka berdua.

"Ah... Kak Dion..." desah Tamara memanjakan telinga. Namun tiba-tiba, suara notifikasi pesan dari atas nakas memecah kenikmatan itu. "Kak... Ponselku berbunyi. Siapa tahu ada hal penting."

Dion mencoba menahan Tamara, tapi Tamara sudah lebih dulu meloloskan diri dan meraih ponselnya. Wajah wanita itu berubah serius saat membaca isi pesan masuk.

"Pesan dari Giyandra..." ucap Tamara pelan, matanya menyala penuh rencana. "Dia mengajakku bertemu. Dia bilang dia akan menyerahkan semua harta peninggalan Ayahku yang selama ini dipegang keluarganya. Dia mau mengembalikan semuanya padaku."

Mendengar nama Giyandra kembali disebut, wajah Dion kembali berubah datar. Gairahnya hilang lagi seketika, namun ia berusaha menyembunyikannya agar Tamara tidak curiga. Ia tetap memasang wajah tenang meski hatinya was-was.

"Jangan, Sayang!" Dion langsung menahan tangan Tamara dengan erat. "Ini pasti hanya jebakan! Kau tidak tahu betapa gilanya wanita itu. Dia sedang sakit hati dan nekat. Jangan pergi ke sana, itu terlalu berbahaya!"

Tamara tersenyum sinis, lalu melepaskan tangan Dion dengan mudahnya. Ia melipat tangan di dada, menatap kekasihnya dengan tatapan percaya diri yang memancarkan aura kuat.

"Tenang saja Kak Dion, jangan khawatirkan aku," ucap Tamara dengan nada meremehkan. "Kau lupa kalau aku ini pemegang sabuk hitam Taekwondo? Bela diriku sudah tidak perlu diragukan lagi. Aku bisa menjaga diriku sendiri."

"Tapi Tamara..."

"Aku akan menemui Giyandra sekarang juga!" potong Tamara tegas, matanya memancarkan tekad kuat. "Ini kesempatan emas untuk mengambil kembali apa yang memang seharusnya menjadi milikku. Aku tidak takut pada Giyandra."

Dion terdiam, ia tahu sifat Tamara yang keras kepala. Ia tidak bisa mencegahnya meski firasat buruk terus menghantui dadanya, seolah-olah sesuatu yang sangat buruk akan segera terjadi.

Bersambung...

1
Dewi
jijik sama orangnya tapi minta dibikinin jus sama orang itu
Dewi
katanya orang kaya, tapi gak bisa bedain barang asli sama palsu
Dewi
ah, Pasti tamara pura-pura jatuh supaya bisa dekat dengan Dion
Dew666
👄👄👄
Dew666
🩵🩵🩵
Dew666
💄💄
Dew666
🔥🔥🔥
Dewi
fokus saja dengan misimu tamara, jangan terkecoh sama Dion
Dewi
Dion udh suka sama tamara, makanya nolak giandra
Dewi
Dion suka sekali bermain api
Dew666
💃💃
Jengendah Aja Dech
❤️
Dew666
🥰🥰
Dew666
🥰🥰
Dewi
kayaknya tamara mau balas dendam karena dion atau istrinya sudah menghancurkan keluarganya
Dewi
misi apa tuh?
Dew666
👑👑
Dew666
💜💜
Dew666
🌹🌹
Dew666
💎💎
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!