NovelToon NovelToon
Penguasa Elemen Tak Terkalahkan

Penguasa Elemen Tak Terkalahkan

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Fantasi / Mengubah Takdir
Popularitas:2.1k
Nilai: 5
Nama Author: Sandra Yandra

Kaelen Voss, pemuda yang dianggap sampah karena tak memiliki kekuatan apa pun seketika mendapatkan kekuatan legendaris Sistem Penguasaan Elemen. Dia mampu mengendalikan segala elemen, dari dasar hingga yang terkuat. Melalui perjalanan dan pertempuran, dia bangkit dari keterpurukan, mengungkap rahasia masa lalu, dan akhirnya mengalahkan penguasa kegelapan untuk menjadi sosok terhebat yang menguasai segalanya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sandra Yandra, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Puncak Penguasaan Elemen Dasar

Perjalanan pulang dari Terowongan Bawah Tanah terasa jauh berbeda dibandingkan saat mereka berangkat. Jika dulu suasana dipenuhi kewaspadaan dan ketegangan. Kini kelompok itu berjalan dengan langkah tegap dan hati yang penuh rasa takjub.

Di barisan paling depan, Kaelen berjalan tenang, namun aura yang memancar dari tubuhnya telah berubah drastis. Dia tidak lagi terlihat sekadar siswa berbakat. Ada kestabilan dan kedalaman energi yang begitu kokoh, seolah-olah dia membawa seluruh berat bumi dan kekuatan alam di dalam dadanya.

Setelah menyerap esensi Wali Kristal dan menyelesaikan penguasaan penuh atas empat elemen dasar yaitu Tanah, Api, Angin, dan Petir. Kini tubuh serta jiwa Kaelen telah mengalami transformasi mendasar. Batas-batas yang selama ini dianggap mutlak oleh para penyihir telah dia tembus begitu saja, seolah itu hanyalah selaput tipis yang mudah disobek.

Setiap langkah yang Kaelen ambil membuat partikel-partikel energi di udara bergetar lembut. Menyapa dan menunduk hormat pada tuannya yang baru.

Guru Hanes berjalan di sampingnya. Matanya sesekali melirik Kaelen dengan pandangan yang masih sulit dipercaya. Sepanjang kariernya sebagai pengajar elemen alam. Belum pernah dia menyaksikan keajaiban semacam ini. Menguasai satu elemen hingga Tingkat Mahir saja sudah dianggap prestasi seumur hidup bagi kebanyakan penyihir.

Namun pemuda di sampingnya ini telah melakukannya untuk empat elemen sekaligus. Bahkan menambahkan elemen langka seperti Kristal ke dalam daftar kekuasaannya.

"Kaelen," panggil Guru Hanes pelan. Suaranya bergema di lorong batu yang kosong itu. "Aku sudah berpikir sejak kita meninggalkan Gua Kristal tadi. Apa yang kau miliki ini bukan sekadar bakat. Bakat hanya membuat seseorang cepat belajar, tapi apa yang kau lakukan. Memahami esensi, menyelaraskan jiwa, dan menyerap energi murni secara langsung. Itu adalah kemampuan yang hanya ada dalam legenda kuno. Kemampuan yang dikatakan telah hilang dari dunia ini selama ribuan tahun."

Kaelen menoleh sedikit. Wajahnya tenang namun matanya menyimpan kedalaman samudra. "Aku hanya melakukan apa yang kurasa benar, Guru. Bagiku, elemen bukanlah sesuatu yang harus dipaksa atau dipelajari dari buku. Mereka adalah bagian dari hidup. Bagian dari dunia ini. Jika kita mendengarkan mereka, mereka akan bersedia menjadi milik kita."

Jawaban sederhana itu membuat Guru Hanes terdiam. Dia sadar, murid di hadapannya ini telah melampaui batas pemahaman manusia biasa. Kaelen tidak hanya menggunakan sihir. Dia telah menjadi satu dengan sihir itu sendiri.

Sesampainya di permukaan. Kabar tentang keberhasilan ekspedisi dan kisah-kisah luar biasa yang terjadi di kedalaman gua menyebar dengan sangat cepat. Namun yang paling membuat geger seluruh penjuru Akademi Sihir Kerajaan bukanlah jumlah barang berharga yang dibawa pulang, melainkan laporan resmi yang dikirimkan oleh Guru Hanes langsung ke meja Dewan Akademi.

Laporan itu berisi evaluasi kekuatan yang mencatat satu hal yang mustahil yaitu Kaelen Voss telah mencapai Tingkat Mahir Penuh pada keempat elemen dasar. Serta menguasai elemen Kristal hingga Tingkat Lanjut.

***

Pagi harinya seluruh siswa dan pengajar dipanggil berkumpul kembali di lapangan utama. Suasana kali ini jauh lebih hening dan penuh rasa penasaran dibandingkan pengumuman sebelumnya.

Di atas panggung, para Guru Besar berdiri berjejer, namun perhatian semua orang tertuju pada sosok Valerius yang memegang gulungan dokumen dengan tangan yang sedikit bergetar karena antusiasme.

"Rekan-rekan pengajar dan seluruh siswa!" suara Valerius terdengar lantang dan berwibawa, namun terselip nada kekaguman yang sulit disembunyikan. "Sejarah Akademi kita telah tertulis ulang dalam ekspedisi kemarin. Selama seratus dua puluh tahun berdirinya lembaga ini. Banyak jenius yang lahir. Banyak penyihir hebat yang lulus. Namun tidak ada satu pun yang mampu mencapai apa yang telah dicapai oleh satu orang siswa ini."

Valerius menunjuk ke arah Kaelen yang berdiri tenang di tengah kerumunan. Suara bisikan riuh rendah langsung meledak di udara.

"Kaelen Voss, siswa yang datang dari wilayah terpencil telah membuktikan dirinya sebagai sosok yang dikirimkan oleh alam itu sendiri. Laporan resmi menyatakan bahwa penguasaan elemen Tanah, Api, Angin, dan Petirnya telah mencapai Tingkat Mahir 100%. Artinya dia telah menguasai segala teori. Segala aplikasi, dan segala kedalaman kekuatan dari elemen-elemen tersebut hingga batas tertinggi yang diketahui manusia. Lebih dari itu, dia adalah satu-satunya siswa dalam sejarah yang berhasil menaklukkan Wali Kristal dan menjadikan elemen Kristal sebagai miliknya sendiri."

Keheningan mencekam menyelimuti lapangan. Banyak siswa yang menutup mulut tak percaya. Sementara para pengajar saling pandang dengan mata terbelalak. Tingkat Mahir penuh untuk satu elemen saja sudah cukup untuk menjadikan seseorang sebagai guru besar. Apalagi empat sekaligus. Itu adalah prestasi yang setara dengan para pendiri kerajaan.

"Atas nama Dewan Akademi," lanjut Valerius. Suaranya meninggi penuh kemegahan. "Kami menetapkan gelar kehormatan Bakat Terbesar dalam Seratus Tahun Terakhir secara resmi disematkan kepada Kaelen Voss. Dia diberikan akses penuh ke seluruh fasilitas akademi, termasuk Perpustakaan Tingkat Tertinggi, Ruang Latihan Terlarang, dan Hak Istimewa untuk mengunjungi arsip kuno kapan saja dia kehendaki. Mulai hari ini statusnya bukan lagi sekadar siswa, melainkan tamu kehormatan dan aset terbesar Akademi."

Tepuk tangan gemuruh meledak, mengguncang seluruh lingkungan akademi. Namun di tengah riuh rendah itu ada pandangan-pandangan lain yang mengarah ke Kaelen.

Di sudut lapangan, sekelompok siswa yang dulu menjadi pengikut setia Kelompok Mahkota Emas kini menundukkan kepala dalam diam. Reynald, pemimpin mereka yang dulu sombong dan angkuh kini berdiri kaku dengan wajah pucat pasi. Rasa benci dan iri hatinya masih ada, namun kini tertutup rapat oleh rasa takut yang mendalam. Dia sadar, jarak antara dirinya dan Kaelen kini bukan lagi sekadar persaingan, melainkan perbedaan antara langit dan bumi. Dia tidak lagi memiliki kemampuan atau keberanian sedikit pun untuk menantang sosok yang kini berdiri di puncak Hierarki akademi.

***

Namun di tempat yang jauh lebih gelap dan tersembunyi. Dampak dari kejadian ini jauh lebih mengerikan.

Di sebuah ruangan berkubah bawah tanah yang remang-remang. Jauh di luar wilayah akademi, seorang sosok berkerudung hitam berlutut di hadapan singgasana batu yang dingin. Di atas singgasana itu, duduk sesosok bayangan besar yang memancarkan hawa kematian dan kegelapan yang pekat.

Sosok itu adalah utusan tertinggi dari Organisasi Bayangan, perwakilan langsung dari Raja Bayangan sendiri.

"Tuanku," ucap sosok berkerudung itu dengan suara gemetar. Dia adalah mata-mata yang menyaksikan segala kejadian di Gua Kristal kemarin. "Laporan dari Akademi telah tiba. Sasaran kita adalah Kaelen Voss. Dia telah menyelesaikan penguasaan penuh atas keempat elemen dasar. Dia juga telah menyerap Inti Kekuatan Wali Kristal. Kekuatannya kini telah melampaui perkiraan awal kita."

Di atas singgasana, bayangan itu bergerak perlahan. Sepasang mata merah menyala terbuka di balik kegelapan.

"Menaklukkan Wali Kristal. Pada usia tujuh belas tahun." suara berat dan serak terdengar, seolah berasal dari kedalaman tanah itu sendiri. "Kemampuan Penyerapan Mutlak-nya benar-benar sempurna. Dia tidak hanya belajar. Dia mencuri esensi murni dari alam itu sendiri. Dia adalah benih yang jauh lebih hebat dari pada yang dimiliki leluhurnya dulu. Jika dibiarkan tumbuh lebih besar, dia akan menjadi ancaman terbesar bagi rencana kebangkitan kita."

"Apakah kami harus bertindak sekarang, Tuanku?" tanya si mata-mata. "Dia masih di dalam lingkungan akademi. Kami bisa mengirimkan Pembunuh Bayangan tingkat tinggi untuk menghabisinya diam-diam."

Bayangan itu tertawa pelan, suara tawa yang dingin dan penuh perhitungan.

"Belum. Membunuhnya sekarang sama saja membuang harta karun. Kemampuan yang dia miliki itu sangat cocok dengan tujuan kita. Ingat! Raja Bayangan sedang mengumpulkan kekuatan Elemen Murni untuk menyatukan semua elemen di bawah kendali kegelapan. Anak itu bisa menyerap apa saja. Dia adalah wadah paling sempurna yang pernah ada." Mata merah itu menyala semakin terang.

"Perintahkan pasukan Pengintai tingkat lanjut untuk terus mengawasi. Biarkan dia tumbuh sedikit lagi. Biarkan dia menguasai lebih banyak kekuatan. Semakin besar kekuatan yang dia miliki. Semakin berharga dia saat kita mengambilnya nanti. Dan bersiaplah, karena saat dia keluar dari perlindungan akademi. Saat dia mulai mencari elemen-elemen langka di luar sana. Itulah saat kita akan menjeratnya. Kita akan membuatnya sadar bahwa kekuatan besar yang dia banggakan itu sejatinya adalah milik Kegelapan."

Pesan rahasia segera dikirimkan ke seluruh cabang organisasi. Jaring laba-laba telah terbentang, perlahan namun pasti mendekat ke arah Kaelen. Menunggu waktu yang tepat untuk menyambar mangsa terbesar mereka.

***

Siang harinya Kaelen memanfaatkan hak akses barunya untuk pergi ke Ruang Latihan Khusus. Sebuah tempat tertutup yang dilapisi oleh perisai sihir paling kuat agar energi yang terlepas tidak merusak lingkungan sekitar. Di sana, sendirian. Dia akhirnya memiliki waktu untuk benar-benar merasakan dan memahami perubahan besar yang terjadi di dalam tubuhnya.

Kaelen duduk bersila di tengah ruangan yang luas itu. Dia memejamkan matanya, dan membiarkan kesadarannya menyusuri setiap aliran energi yang ada di dalam dirinya. Perasaannya benar-benar luar biasa.

1
whiteblack✴️
Tekat yang bagus kae
whiteblack✴️
Rasakan tuw setan bayang ...enak tidak balasan Kae
whiteblack✴️
nah gitu dong kae...tekat harus kuat lebih dari baja😌...
whiteblack✴️
lanjutkan kae..
whiteblack✴️
Keren sekali " Mana" kae..
whiteblack✴️
Kae kuharap.. niat kamu baik awal & saat ini untuk Membawa Nama keluarga Vogs bangkit kembali
whiteblack✴️
hey setan bedeba mimpi loe terlalu tinggi😒...Kae akan membalas loe setan bedeba penghianat!!!
whiteblack✴️
hey setan bedeba..loe takut...ayo maju...sampai mana "" kekuatan Mana" mu melawan Kae😌
whiteblack✴️
Ray setan...Rasakan...tuw Kae lebih Unggul 😌...bisa mematahkan kesombonganmu.😌
whiteblack✴️
Hhooorreeew...Selamat ya Kae...💃💃💃🪊🪊🪊
whiteblack✴️
di rayakan dong keberhasilan kae...
whiteblack✴️
wow Kae Keren😌...apa masih membutuhkan yg lain kae
whiteblack✴️
benar sekali kae...tapi ingat...tiap berjuangan pasti ada pengorbanan
whiteblack✴️
good job kae....
whiteblack✴️
perjalanan kae masih berlanjut...tapi tiap moment.. ada kejutan ...eufhoria dag dig dug
whiteblack✴️
wow...keren kae...
whiteblack✴️
suasananya tegang...,Khawatir apa kae berhasil?? aap bisa bikin guru + kawan"nya terkejut??

seperti biasa kakak selalu putus tengah jalan😩...suasananya seru+ kepo tau..../Scream/
whiteblack✴️
wow..kae keren.. tingkat" mananya " tinggi stabil...
whiteblack✴️
itulah nama seorang legendaris di lupakan
whiteblack✴️
keren kae....lanjutkan ya...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!