NovelToon NovelToon
Gadis Penakluk Tuan Ceo Mandul

Gadis Penakluk Tuan Ceo Mandul

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Cintapertama / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:19.1k
Nilai: 5
Nama Author: KGDan

Karena panggilan sahabatnya, yang telah bekerja di ibukota, Esther Valencia pun datang ke ibukota, untuk bekerja di perusahaan sahabatnya.

Siapa sangka, ia dijual sahabat yang ia percayai selama ini, kepada lelaki hidung belang di sebuah club malam.

Tubuh panas Esther menabrak tubuh seorang pria, saat ia melarikan diri dari kejaran pria hidung belang, yang bertepatan pria tersebut akan masuk ke dalam sebuah kamar.

Esther pun akhirnya menghabiskan cinta satu malam dengan pria asing, karena pengaruh obat yang diberikan sahabatnya ke dalam minumannya.

Bagaimana sikap Esther setelah ia sadar dari pengaruh obat, kalau ia telah tidur dengan seorang pria yang tidak ia kenal?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon KGDan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 28.

Jack membiarkan Esther mengompres kepalanya, walau sudah tidak terasa begitu sakit lagi, hanya denyutan yang akan hilang dengan sendirinya.

Ia membiarkan untuk membuat perasaan bersalah Esther merasa lega, kalau benturan kepalanya tidak bermasalah.

"Bagaimana? apakah masih terasa sakit?" tanya Esther setelah dua kali mengompres.

"Ya, sudah berkurang!" jawab Jack memegang kepalanya, untuk memastikan rasa sakitnya.

"Baguslah!" Esther merasa lega.

Sudut bibir Jack menyunggingkan senyuman melihat Esther yang merasa lega.

"Tidak disangka, tenagamu kuat juga!"

Wajah Esther memerah malu mendengar apa yang dikatakan Jack, "I.. itu, mungkin karena aku sudah terbiasa mengangkat beban yang berat!" jawab Esther.

"Apa? beban berat? apa pekerjaanmu sebelumnya? kenapa kamu bisa mengangkat beban berat?" Jack seketika terkejut mendengar apa yang dikatakan Esther.

Ia tidak menyangka kehidupan yang dijalani Esther sangat keras, bagaimana mungkin gadis bertubuh mungil seperti Esther mengangkat beban berat?

Pikiran Jack menjadi tidak tenang, memikirkan sejak kapan Esther sudah terbiasa mengangkat beban berat.

Apakah mulai berusia enam belas, tujuh belas tahun, delapan belas tahun, atau saat ini di usia sembilan belas tahun?

Pertanyaan beruntun Jack tentu dimaklumi Esther, karena Jack tidak percaya melihat seorang gadis mengangkat beban berat.

"Saat masih tinggal di desa, aku sudah terbiasa mengambil air dari sumur, dan saat bekerja di restoran Bibi, aku yang selalu mengangkut belanjaan restoran, dan barang berat lainnya!" jawab Esther.

"Waktu bekerja ditempat Bibimu, hanya kamu sendiri yang melakukannya?"

"Iya, karena Bibi tidak ingin mengeluarkan uang untuk menggaji karyawan!" jawab Esther.

Perasaan Jack menjadi campur aduk mendengar, tentang kerasnya kehidupan yang dijalani Esther.

"Dan, saat kamu sedang hamil waktu itu, kamu juga yang mengerjakan semuanya direstoran Bibi mu?"

"Iya!" jawab Esther menganggukkan kepalanya, "Mengangkat apa pun itu, aku yang mengerjakan nya!"

"Kamu pasti sangat menderita sekali! padahal kamu sudah melakukan pekerjaan berat, tapi janin bayi saat diusia satu bulan tidak jatuh!" Jack memeluk Esther, merasa prihatin dengan kehidupan Esther.

Esther melepaskan pelukan Jack, "Itu sudah berlalu, sekarang keempat bayinya sudah lahir, jangan lagi dipikirkan!"

"Oh, iya! benar kamu katakan!"

"Ng.. itu, bagaimana kalau kita mandi sendiri-sendiri saja!" Esther kembali merasa canggung, mungkin masih belum memiliki perasaan pada Jack.

"Tidak! kemarilah!" Jack menarik Esther mendekat padanya, "Biarkan aku melakukannya, kamu jangan menolak!"

Jack membuka pakaian Esther, lalu memeriksa bagian tubuh Esther yang mana lagi terkena lemparan teman Melda.

Jack menemukan di tempat tersembunyi lainnya, selain di bahu berada punggung Esther.

"Sungguh terlalu, berapa banyak yang membully kamu tadi?"

"Aku tidak tahu, yang aku lihat mereka berkeliling mendekat, saat adik sepupumu memprovokasi mereka!"

"Keterlaluan! aku tidak tahu, kalau dia ternyata memiliki sikap yang begitu jahat!"

"Mungkin karena seseorang telah menghasutnya!"

Jack tidak percaya mungkin karena hasutan seseorang, yang ia tahu Melda memang memiliki sikap yang manja.

"Mulai sekarang, kamu jangan diam saja kalau ditindas siapapun! gunakan namaku untuk menggertak mereka, aku akan datang membereskannya, kalau mereka tidak juga berhenti mengganggumu!"

Esther diam-diam tersenyum mendengar apa yang dikatakan Jack, sepertinya memang ada untungnya memiliki orang berpengaruh.

"Baiklah!" jawab Esther.

Jack melepaskan seluruh pakaian Esther, dan Esther yang tadi percaya diri seketika merasa malu.

Ia menahan celananya, yang akan dibuka Jack, "Tidak, biarkan aku sendiri!" akhirnya ia tetap tidak dapat membiarkan Jack mengurusnya.

Ia berlari ke balik tirai shower, dan menarik tirai dengan lebar, agar Jack tidak dapat melihatnya.

Jack tersenyum melihat Esther yang malu, ia pun membiarkan saja Esther membuka pakaian sendiri.

Sementara Jack membuka pakaiannya, hingga tanpa bersisa pakaian apa pun melekat pada tubuhnya.

ia kemudian melangkah ke tirai shower, lalu menarik tirai ke samping.

Ia melihat tubuh ramping Esther, yang sudah tidak memakai pakaian lagi diguyur air dari atas shower.

Esther memiliki tubuh yang indah, dengan bokong bulat penuh, yang juga terlihat begitu indah.

Dengan pelan ia melangkah mendekati Esther, lalu bergabung menyiram tubuhnya dibawah shower.

Wajah Esther yang menghadap arah tembok kamar mandi, tidak menyadari Jack sudah berada di belakangnya.

Ke dua tangan Jack perlahan memeluk pinggangnya dari belakang, dan sontak membuatnya pun terperanjat.

Jack mengeratkan pelukannya, agar Esther tidak menjauh darinya, "Jangan bergerak" bisik Jack.

Air hangat mengalir membasahi tubuh mereka berdua.

Esther tidak bergerak di tempatnya.

Setelah malam tanpa sengaja itu, ia tidak pernah lagi melakukan kontak fisik seperti ini dengan Jack.

Jack menjaga baik sikapnya selama ia hamil, dan bahkan setelah pasca melahirkan caesar.

Perlahan tangan Jack mengelus perutnya, dan tubuh Esther seketika merasakan sensasi asing menyelimuti tubuhnya.

"Kulitmu sangat lembut" bisik Jack mengelus kulit perut rata Esther.

Esther semakin tidak dapat bergerak mendengar bisikan Jack.

Sebelumnya ia belum pernah dekat dengan seorang pria, dan bahkan belum pernah berpacaran.

Sensasi memadu kasih dengan seseorang yang istimewa, apakah seperti ini? pikir Esther.

Tapi, ia dan Jack tidak saling mencintai.

Ia menikah dengan Jack terpaksa, karena ia mengandung bayi Jack.

Tangan Jack menyentuh bekas operasi, yang sudah terasa samar disentuh jemarinya pada perut Esther.

"Apakah masih terasa sakit?" tanya Jack berbisik membelai perut Esther.

"Tidak lagi" jawab Esther nyaris terdengar serak, karena tubuhnya semakin terasa aneh dengan elusan jemari Jack.

Jack perlahan mengecup tengkuk Esther, sembari tangannya perlahan naik ke atas rusuk Esther.

Tubuh Esther seperti terkena setrum, kecupan bibir Jack membuat ia ingin mengeluarkan suara mendesah.

Tangan Jack tidak dapat diam, ingin menyentuh lebih lagi tiap inci tubuh Esther.

Jemarinya semakin naik, dan tangannya pun menangkup benda bulat, yang terasa lembut pada dada Esther.

Tubuh Esther seketika bergetar, dan kakinya terasa lemas, saat jemari Jack perlahan meremas dengan lembut milik bayi kembar mereka tersebut.

"Ahh... " akhirnya Esther pun mengeluarkan suara mendesahnya, saat bibir Jack semakin mengecup tengkuknya.

"Esther, kamu sangat wangi, dan sangat cantik" bisik Jack.

Selama ini, ia tidak pernah merasa begitu bahagia dekat dengan seorang wanita, seperti apa yang ia rasakan pada Esther.

Perlahan bibir Jack semakin turun ke tulang belikat Esther, dan tubuh Esther semakin bergetar.

Tiba-tiba Jack membalikkan tubuh Esther, dan mereka pun saling bertatapan mata dengan nanar.

Tubuh polos Esther menempel pada tubuh polos Jack, yang membuat Esther merasakan miliknya terasa berpendar.

Dan merasakan sesuatu yang mengeras menekan perutnya.

Jemari Jack memegang dagu Esther, lalu menariknya ke atas, membuat wajah Esther semakin mendongak ke atas.

Perlahan Jack memiringkan wajahnya, dan menundukkan wajahnya mencium bibir Esther.

Esther memejamkan matanya, saat bibir Jack perlahan mengulum bibirnya.

Sensasi di bawah sana semakin terasa berpendar, membuat Esther mengalungkan lengannya pada leher Jack.

Ia pun membuka mulutnya untuk membalas ciuman Jack.

Mereka saling membalas, dan semakin memperdalam ciuman mereka.

Lidah mereka saling memilin dan menyesap, sembari tangan Jack mengelus punggung Esther, dan turun ke bawah meremas bokong Esther.

Bersambung.......

1
Reni Anjarwani
lanjut thor doubel up
💝F&N💝
esther, kau harus mempertahankan jack. jack itu sudah bucin sama kamu. kamu jangan merasa rendah. jack sangan mencintai kamu. kau harus tau itu
vania larasati
lanjut
Reni Anjarwani
lanjut thor doubel up
vania larasati
lanjut
partini
aaihhhh ini mah si Jack nya aja nya yg goblok udah tau Kunti bogel
vania larasati
lanjut
Reni Anjarwani
lanjut thor doubel up
Endang Sulistiyowati
bukannya Jack ga bisa berdekatan sama perempuan, karna hidungnya yg sensitif?
partini
ini Jack yg lolos bodoh lemot bin bodoh aihhh kenapa CEO ogeb semua
partini: dua" mah itu kalau belum di ucapkan belum sah kata cinta
total 4 replies
partini
hemm pasti bikin masalah,, insting suami biasanya rada" kalau udah kena baru reaksi
Mineaa
hadeech.....melda....melda.....
cari penyakit aja kamu.....😡
partini
masa Tidak saling mencintai belum nyadar aja kalian berdua ,,wihhhh tahan sekali ga di sentuh Ampe lahiran
Reni Anjarwani
lanjut thor
Anita Rahayu
karma itu namanya buat anaknya kena autisme biar di buang sama keluarga william😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈
Reni Anjarwani
lanjut thor doubel up
Anita Rahayu
Ayo dong cepet buat si verot di siksa di hotel prodeo karna udah mau bhnuh ester😠😠😠😠😠🙏🙏🙏🙏
partini
kasih bodyguard bayangan dong Mr Jack biar istri mu mana, Secara banyak ygbga suka
Sri Aastuty Julyantii Sadega
si jack cembokur esther di deketin cowo yang lebih muda🤭
makanya cepetan nyatain perasaan kamu, biar gk salaha paham terus.
🤭🤭
Anita Rahayu
kapan ni family benalu dapag jackpot karma is realnya thor biar nyahok mereka itu😠😠😠😠😠😠😠😠😠😠
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!