Rania saraswati seorang mahasiswi jenius, membuat riset tentang mati suri. Gadis periang dan tomboi ini mengalami kejadian yang aneh. Tiba-tiba jiwanya tertukar dengan seorang gadis kaya raya yang tertindas
Rania menolong gadis yang telah di siksa dan di perlakukan tidak manusiawi oleh ibu, paman dan saudara tirinya. Rania yang telah bertukar jiwa dengan gadis bernama Clara berusaha melawan orang-orang yang telah menindasnya.
Masalah tidak sampai disitu, Clara telah di jodohkan oleh pria kaya raya bernama Radit manggala putra, pria dingin dan angkuh. Pria ini sulit jatuh cinta dengan lawan jenisnya bahkan menolak mentah-mentah bila di jodohkan oleh sang kakek. Namun, siapa sangka ia tertarik dengan wanita bar-bar bernama Clara, yang telah bertukar jiwa dengan Rania.
Lalu bagaimana kah kehidupan Clara dan Rania setelah tertukar jiwa?'
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon enny76, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Terperangkap di Bar
Mobil sedan hitam berhenti di sebuah Bar, Rania masih pingsan setelah di berikan obat bius. Seorang pria tinggi besar mengangkat tubuh Rania dari dalam mobil dan ditaruh ke bahunya yang lebar. Lalu ia berjalan masuk kedalam lift bersama dua orang temannya.
"Cepat bawa masuk kedalam kamar 609!" perintah salah seorang bodyguard.
Pria itu membuka akses card untuk membuka pintu. Tak lama kemudian pintu terbuka lebar, mereka masuk kedalam kamar dan menaruh tubuh Rania di atas ranjang.
"Bagaimana? Apa si pembelinya sudah datang??' tanya pria satunya.
"Belum ada kabar dari bos, kita tunggu saja informasi dari tuan Ronald."
"Lalu kita apakan wanita ini?"
"Bagaimana kalau kita cicipi dulu sebelum ada yang beli tubuhnya."
"Bodoh! Bagaimana bila bos tahu? Habislah kita! Sudah biarkan saja sampai dia bangun baru kabari bos selanjutnya."
Dua jam kemudian, Ronald sudah berada di dalam Bar. Ia sedang bernegosiasi dengan para bandar untuk menjual tubuh Rania.
"Gadis ini sangat cantik dan masih perawan, aku ingin menjual keperawanannya." tukas Ronald sambil perlihatkan foto-foto seksi Clara.
"Berapa kau buka harga? Tanya pria bertubuh gempal.
"Murah, hanya lima ratus juta."
"Lima ratus juga kau bilang murah?!
"Hey! Kau itu bandar togel, uang 500 juta bukan apa-apa untuk mu!"
"Aku bayar artis dan foto model hanya 100 juta, harga mu sangat tinggi. Sudah aku bayar 300 juta untuk mencicipi keperawanannya."
"Tidak ada harga penawaran disini, kalau kau tidak mau, akan aku tawarkan pada yang lain!"
Ronald berdiri dan melangkah pergi.
"Tunggu! Oke aku bayar 500 juta, tapi kalau wanita itu tidak virgin. Aku minta ganti rugi tiga kali lipat!"
"Oke deal!" tukas Ronald.
"Ini kunci kamarnya dan nikmatilah sepuasnya."
Setelah penyerahan kunci dan pembayaran lunas. Ronald meneguk wine hingga tandas, pria gempal bersama anak buahnya meninggalkan bar.
"Tuan, apa anda ingin menghabiskan malam ini dengan wanita-wanita cantik dan seksi."
"Tentu saja! Aku butuh dua orang wanita untuk menemaniku malam ini."
"Siap Tuan, akan saya persiapkan.
"Minggir semua, kosongkan ruangan private. Bos besar akan pakai room private ini!" tukas penjaga Bar mengusir beberapa orang yang masih berada di ruangan tersebut, termasuk Ronald.
Ronald menarik batang rokok, lalu di sematkan ke ujung bibirnya. Anak buahnya buru-buru menyalakan pematik api. Ronald menghisap kuat-kuat rokok tersebut.
"Tuan, kita di suruh meninggalkan ruangan ini.'
"Kita bukan anjing yang harus mereka usir! Aki bisa membayar rooms ini dengan harga tinggi!"
"Tuan, silakan tinggalkan ruangan ini, sudah ada penyewa yang bayar rooms private ini.' tukas karyawan bar
"BRAKK!" Ronald mengebrak meja "Kau pikir aku tidak bisa bayar ruangan ini?!
"Tuan tolong jangan cari masalah, rooms ini sudah di sewa satu minggu yang lalu, sekarang penyewanya ingin datang.'
Ronald duduk di sofa sambil memainkan batang rokok di tangannya. "Aku akan bayar rooms ini dua kali lipat dari harga mereka. Malam ini aku ingin dua orang wanita masuk kedalam room ini."
"Tidak bisa tuan, rooms ini sudah di bayar di muka. Tolonglah tinggalkan tempat ini, masih ads ruangan lainnya."
Dari arah pintu ruangan private, masuk pria tampan bertubuh atletis, ia mengenakan setelan jas hitam, bersama empat orang bodyguard nya.
Ronald menatap tajam pria tersebut.
"Tuan, ternyata yang sewa room private ini Tuan Radit! Pria berkuasa di kota ini." tukas anak buah Ronald.
"Lebih baik kita jangan cari masalah dengannya." sahut anak buah Ronald lainnya.
"Kalian pikir aku takut!"
"Tuan, please kita pergi dari tempat ini, bodyguard tuan Radit sangat banyak. Bila kita menyinggung pria itu, habislah kita."
Ronald membuang puntung rokok di lantai, lalu menginjak dengan sepatu kulitnya. "Baiklah, ayo kita pergi!"
Jam sudah menunjukan pukul satu dini hari. Rania mulai tersadar dari pingsannya, ia membuka kelopak matanya perlahan.
"Ahh sial, kepala ku sangat pusing. pandangan ku berbayang."
"Heh, dimana aku sekarang?" Rania mengedarkan pandangannya"kenapa aku ada di dalam kamar? Bukankah tadi aku berada di rumah?"
"Ternyata kau sudah bangun? Baguslah kita bisa melakukan hubungan intim tanpa ada keterpaksaan."
Rania terkejut, ia menoleh kesamping dan melihat pria bertubuh gempal berdiri hanya dengan memakai kolor, tidak jauh dari pria itu berdiri, ada tiga orang pria bertubuh kekar.
"Siapa kau? Teriak Rania.
"Sudah tahu kami yang membayar tubuh mu, tapi masih bertanya!"
Bola mata Rania membulat sempurna."Ap-apa?!
"Kalian sudah gila! Aku tidak pernah menjual tubuh ku! Siapa yang membawa ku kesini!"
"Aku tidak perduli siapa yang membawa mu kesini! aku berserta teman-teman ku sudah membayar keperawanan mu seharga 500 juta."
"Sialan, pasti ini perbuatan Ronald!"
*Sorry ya All, baru update lagi, sebab othor nya sakit beberapa hari ini. Tapi sebagian Readers sudah ada yang tahu, bunda sudah konfirmasi di karya "kembalinya sang pewaris." insyaallah akan di lanjut sampai tamat ya.
💜💜💜💜
semoga Radit segera mengetahui kebusukan para penjahat tuch... 😡😡😡
penderitaan yang berkepanjangan bikin kita juga tidak tega untuk bacanya...😥😥😭😭😭
Ayo Erik tolong Rania
Bawa temen2nu selamatkan Rania