NovelToon NovelToon
Puncak Kultivasi Tertinggi

Puncak Kultivasi Tertinggi

Status: tamat
Genre:Fantasi Timur / Epik Petualangan / Ruang Ajaib / Tamat
Popularitas:496.4k
Nilai: 5
Nama Author: APRILAH

Terlahir tanpa memiliki Roh Bela Diri bawaan. Membuat Yan Jian di anggap sebagai sampah dan dijadikan sebagai Budak Tambang, setelah kedua orang tuanya di bunuh.

Namun, takdir langit berkata lain. Saat dirinya benar-benar berada di ambang kematian, ia mendapatkan kekuatan dari Permaisuri Es, yang membuatnya bangkit kembali.

Selain mendapatkan kekuatan dari Permaisuri Es, Yan Jian juga mendapatkan Cincin Ruang Ajaib dari Ratu Iblis Yao Huo, di mana di dalam cincin ruang itu, terdapat Dunia Terpisah.

Sejak saat itu, Yan Jian pun memulai perjalanannya di dunia kultivasi yang kejam. Bertemu musuh-musuh kuat, dan juga terlibat dalam kisah cinta segitiga yang rumit.

Bagaimanakah Kisah Yan Jian di dunia kultivasi yang kejam ini? Yuk, ikuti kisahnya!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon APRILAH, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Yan Jian melawan Liu Gu

Saat Liu Jin Tian hendak menyerang Yan Jian menggunakan Tombak Emasnya, tiba-tiba kristal es yang membekukan tubuh Dewa Sungai pun mengeluarkan suara; [Krak, Krak, Krak] diiringi setiap retakan yang mulai menyebar pada kristal es itu hingga kristal es pun hancur berkeping-keping.

Saat Tombak Emas milik Liu Jin Tian hampir sampai di wajah Yan Jian, tiba-tiba sebuah dinding air menyembur dari permukaan tanah yang naik tinggi hingga ke langit.

Karena terkejut, Liu Jin Tian pun melompat mundur.

"Nah, Jin Tian! Kau merundung anak muda tingkatan ranah Manifestasi Roh! Apa kau tidak merasa malu?" Dewa Sungai berbicara dengan nadanya yang tenang dan lembut, tetapi mampu membuat tubuh Liu Jin Tian bergetar hebat.

"Bu— bukan begitu maksudku ...." sahut Liu Jin Tian dengan suara yang bergetar, tubuh gemetar, dan keringat bercucuran deras; sangat ketakutan. Tetapi perkataannya terhenti di saat Dewa Sungai menyela ucapannya.

"Sudahlah! Lupakan masalah itu. Aku juga sudah terlalu lama tidak muncul ke dunia. Sekarang, demi generasi muda Desa Sungai Panjang, aku akan menjadi saksi untuk latihan tanding Liu Gu dengan Yan Jian." ujar Dewa Sungai.

"Dewa Sungai mengenaliku! Ha haa... Apa kalian mendengarnya? Dewa Sungai benar-benar mengenaliku!" kata Liu Gu, teriak-teriak kegirangan.

Semua orang pun merasa terkejut, tetapi mereka juga merasa sangat bangga bahwa di generasi ini, ada seorang generasi muda yang dikenali oleh Dewa Sungai.

Namun, Dewa Sungai tiba-tiba memukul kepala Liu Gu, menggunakan punggung jarinya.

"Kau ini ... aku adalah Penjaga Sungai Panjang, dan karna Sungai Panjang ini melintasi desa kalian, aku sama saja sebagai leluhurmu, setiap hari aku melihat pasang surut kehidupan di desa ini, tentu saja aku mengetahui namamu, bocah tengik!" kata Dewa Sungai.

"Baiklah! Karna aku sangat tertarik kepada kalian berdua, maka pertarungan ini, aku sendiri yang akan menjadi pengawas kalian!" ucap Dewa Sungai, lagi.

Perkataan Dewa Sungai itu membuat semua orang semakin terkejut. Beberapa orang berpikir tentang pertarungan macam apa sebenarnya yang akan terjadi itu? Dan bahkan membuat Dewa Sungai sangat tertarik!

Beberapa orang pun mengambil langkah mundur, meninggalkan Arena Pertarungan. Kini, tersisa Yan Jian, Liu Gu, Liu Qingchen, dan Dewa Sungai Li Hai, yang berada di atas Arena Pertarungan.

"Gadis kecil, kau tidak perlu khawatir! Kekasih kecilmu itu sangatlah kuat!" ujar Dewa Sungai kepada Liu Qingchen dengan nadanya yang lembut.

Liu Qingchen menyeka nafasnya, hingga perlahan raut wajahnya menyala padam, pipinya memerah, dan ia mengatup bibirnya.

"A— aku ...."

Nampaknya, Liu Qingchen hendak mengatakan sesuatu dengan ragu, tetapi Yan Jian memotong ucapan Liu Qingchen.

"Se— Senior! Kami tidak memiliki hubungan seperti itu!" sela Yan Jian.

"Ha haa!" Dewa Sungai itu tertawa puas, "Kau memang tidak, tetapi gadis itu jelas-jelas memilikinya." sambungnya, berbicara sembari menatap Liu Qingchen. Membuat Liu Qingchen salah tingkah dan karena malu, ia pun segera meninggalkan Arena Pertarungan.

Saat itu, Yan Jian pun berhadapan dengan Liu Gu. Mereke berdiri saling memandang dalam jarak. Dan saat itu, Ekspresi wajah Liu Gu menyeringai, senyum sinisnya tergantung, dan dia memanggul pedangnya di bahunya sendiri.

"Cabut pedangmu, Bocah Kecil!" ucap Liu Gu dengan nada yang sedingin es.

Namun, bukannya Yan Jian mencabut pedang dari sarung pedangnya yang berada di samping pinggulnya, melainkan ia pun tersenyum kecil dan sedikit menurunkan kakinya yang terpentang, tatapannya yang terlihat tenang namun setajam belati menatap Liu Gu. Yan Jian mengangkat tangannya dan melambaikannya sebagai tantangan.

"Majulah! Melawanmu ... tidak perlu aku menghunus pedangku!" tantangan Yan Jian dengan nada sedingin salju utara.

Liu Gu merasa kesal, bahkan sangat kesal di saat mendengar perkataan Yan Jian dan sikap Yan Jian yang menantangnya dengan sangat tenang.

"Dari mana datangnya kesombonganmu itu? Aku harap kau tidak akan menangis, Bocah Rendahan!" celetuk Liu Gu, dan ia pun melesat, kakinya menciptakan hantaman kuat di saat ia melompat dengan cepat untuk menyerang Yan Jian.

Pedangnya bergerak lurus, dan dari bilah pedangnya mengeluarkan air yang mengalir. Namun, air bukan sembarang air. Itu adalah air kuning yang mengandung dua elemen cahaya dan air yang saling melengkapi dan kuat.

Namun, di saat pedang itu hampir tiba di wajah Yan Jian. Yan Jian berteriak dengan suara yang lantang, "Beku!" seketika bilah pedang dan juga tubuh Liu Gu membeku dan mematung di tengah arena. Bahkan saking kuatnya elemen es yang dimiliki Yan Jian, permukaan lantai arena pun menjadi beku.

Semua orang yang melihatnya pun seketika menahan nafasnya. Mereka sangat terkejut dan mengira bahwa Tuan Muda mereka dikalahkan dengan sangat mudah. Namun, hanya dalam waktu satu menit, belenggu kristal es yang membekukan Liu Gu, kini memperlihatkan retakan demi retakan yang mengeluarkan suara, "Krak! Krak! Krak!"

Dan kristal es pun hancur berkeping-keping, diiringi dengan Liu Gu yang seketika melesat menerjang Yan Jian.

Slash!

Satu tebasan pedang bergerak horizontal. Itu hampir saja menebas leher Yan Jian. Namun, dengan kakinya, Yan Jian berputar dan melompat mundur sehingga ujung pedang yang tajam itu masih menyisakan jarak beberapa inci dari kulit lehernya.

"Woah ... hampir saja!" kata Yan Jian, dia terkejut dan nafasnya cukup cepat.

1
Asiana Tyas
thor...baru umur 17 thn sdh mau menikah...balas dendam pun belum....haaiiiishhh
APRILAH: kena jebakan Batman ceritanya bund
total 1 replies
Aprilapriandi
😍lope you by Aprilapriandi
Cecilia
perasaan bab sebelum2nya dah dibilang ma ling'er kalau dia nemuin yanjian satu minggu lalu/Sweat/ ga dengerin apa gimana dah yanjian
Iis Hikaz
naikin lagi thor kekuatan nya
Edu Juan
mc oon,bs terhempas dari yg lebih lemah
Boaz Marpaung
warisan dewa bela diri nya belum bisa dilacak
Piyong tan
Baca sampai sini uda malas baca episode berikut, awal ayah n mana di bunuh, trus ngapain peran utama gk di bunuh juga malah kerja tambang, kedua xiao lang kuat knp gk basmi aja penjahat tsb, ngapain cm bantu yan jian, skrg pemberontak mau bunuh peran utama, kan lucu🤣🤣🤣🤣
APRILAH: Yan Jian kan masih anak usia 10 tahun disitu, Xiao Lang juga gak bisa sembarang membunuh karena dia adalah Pemimpin Lembah Hitam dan salah satu orang yang berada di dalam daftar 10 puncak surgawi, dia harus menjaga nama baiknya juga
total 1 replies
Cecilia
jdi mirip2 kek putri saljunya huang xuan lah ya
dikoiku
yanjian tolol
Iis Hikaz
lanjut jagn setengah²
APRILAH: mwehehe asyiap, tiap malem kak update nya
total 1 replies
Iis Hikaz
alaaaaaaaaaaahhhhhh cewe lagi

kuatin dulu
APRILAH: mwehehe
total 1 replies
Cak parman Man
builet poooooool
APRILAH: /Grin//Grin//Grin/
total 1 replies
qalyu sheng
mampir disini ada karya serupa
Wang Chen
Mantap
Brogan
katanya mau berlatih 30 thn tp.tdk jadi, dasar anjing lu thor
Brogan
IDIOT
kamu gak akan dpt like thor, ceritamu idiot
APRILAH: mwehehe, maafkan kak, masih pemula 🙏
total 1 replies
Brogan
waktu 1 minggu utk mngumpulkan org, 1 minggu sama dgn 7 thn berkultivasi di ruang terpisah, wktu 7 thn trbuang percuma... IDIOT ohh IDIOT
YaN Nie
Raja Gabruk Bintang 8 kayaknya harus minum obat sakit kepala Bintang 7 🤣🤣🤣
YaN Nie
Ada perempuan cantik.. Suka..
Ada perempuan cantik.. Suka..
Akhirnya.. Istrinya Segudang... 🤪🤪🤪
Brogan
terlalu banyak omon2
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!