Putra konglomerat Liu ChengYan atau yang memiliki nama panggung A Yan adalah Idola solo baru yang kini tengah naik daun di Shanghai. Dengan kharisma ,ketampanan serta bakat nya mampu memikat para penggemar dalam waktu 1 tahun debutnya. Selain daripada bakat dan ketampanan yang dia miliki, A Yan memiliki rahasia besar terlibat dengan seorang gadis bernama Zhou Xiarui yang merupakan pekerja di perusahaan milik keluarga nya itu.
Bagaimana kisah A Yan Dan Xiarui ? Kita akan melihat bersama keasyikan kisah ini.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dk_Hiday, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
#25 Acara TV pertama dan mengetahui fakta penculikan
Reality Show di tayangkan secara live hari ini . Bersama Qingli yang notabene nya adalah sang mantan kekasih.
" Para hadirin, penggemar Reality Show YQ mana suaranya, " Sorak semangat terlontar dari arah kursi penonton.
" Bintang tamu yang akan menemani kita adalah Penyanyi soloist inspirasi banyak orang A Yan berikan tepuk tangan yang meriah. "
A Yan memasuki ruangan reality show di sambut dengan sorak meriah dari para penggemarnya.
A Yan membungkuk hormat kepada para penggemar nya Lalu, kemudian duduk di sofa yang sudah di siapkan.
" Kemudian Bintang dari YQ sendiri Yaitu Qingli, silakan. " Tepuk tangan dan sorak yang hampir sama meriahnya dengan A Yan pun terdengar.
Mereka duduk berdampingan dan bagaimana pun A Yan harus profesional dalam pekerjaan nya kali ini. Walaupun, dalam hatinya dia sangat ingin menjauh dari gadis di sebelahnya yang dari tadi tidak bisa berhenti menebar senyum padanya, tapi A Yan Acuh melihatnya.
" Halo A Yan selamat datang di acara kami untuk pertama kalinya, kau bersedia meluangkan waktu di sela kesibukan mu yang sedang padat -padatnya. Terimakasih banyak A Yan. " tutur MC 1
" Sudah menjadi sebagian tanggungjawab dan keinginan untuk menghadiri acara seperti ini pertama kali. Terimakasih kepada para penggemar serta keluarga tercinta yang sudah mendukungku di sana, Terimakasih banyak. " A Yan tak segan menyebutkan rasa bersyukurnya kepada penggemar dan keluarga nya yang selalu mendukung dirinya.
Suara sorak semakin kencang kala A Yan mengucapkan kata-kata manis itu.
" Selanjutnya Qingli sendiri, meluangkan waktu dari luar negeri ke sini hanya untuk memenuhi acara ini. Terimakasih Qingli. " Ucap MC 2
" Dengan senang hati, apalagi mendengar aku akan bertemu dengan A Yan di acara ini tentu saja itu sebagian dari keinginan ku. " Qingli menjawab nya dengan percaya diri.
" Qingli, Apakah kau sudah mengenal A Yan sebelum ini? apakah kalian bisa di sebut akrab? " Tanya MC 1
" Tentu saja, kami berkuliah bersama di Canada dan kami pernah menjalin hubungan yang dekat saat itu. " Qingli yang tak ingin kehilangan kesempatan pun mengumbar masa lalu nya bersama A Yan dulu.
"Whoaaaaaa! " Penonton dengan serempak menimpali jawaban yang di lontarkan Qingli.
" Hubungan seperti apa yang kau maksud Qingli?, " Tanya kembali MC 1
" Kami sepasang kekasih waktu kuliah bersama dan... "
" Tetapi, karena beda paham kami sudah mengakhiri hubungan itu sejak lama sekali. Bahkan, Aku tidak mengingatnya lagi, maaf agar tidak menimbulkan selisih paham. "
A Yan memotong jawaban Qingli di saat itu. Dia tau Qingli adalah orang yang pandai memanfaatkan kesempatan untuk dirinya sendiri. Membuat Qingli memasang wajah masam.
" Sungguh kejutan luar biasa ternyata kalian lebih dari mengenal. " tutur MC 2 yang tak ingin melanjutkan pembicaraan masa lalu mereka.
" A Yan, ku dengar anda sudah menikah secara tertutup? apakah itu benar atau hanya berita palsu yang tersebar? " MC 1 menyinggung kembali masalah pernikahan nya yang sedang memanas saat itu.
" Benar sekali, aku tidak ingin Istri ku terekspos ke dalam media. Demi untuk keselamatannya, Di samping itu aku sangat mencintainya lebih dari diriku sendiri. " A Yan sengaja mengekspos perasaan nya agar tidak di kait-kaitkan lagi dengan perempuan di sampingnya itu.
" Sungguh lelaki gentleman yang mempublikasikan hubungan, A Yan kami mencintaimu! " Teriak salah satu penggemar nya mengundang sorak meriah yang membuat A Yan puas akan respon yang di dapat.
Sementara, Qingli hanya menahan malu ketika hanya bersemangat membahas hubungannya dengan A Yan yang sudah kandas di waktu yang sudah sangat lama.
Detik demi detik berlalu, Menit demi menit berlalu akhirnya siaran reality show itu berakhir. Membuat A Yan bisa bernafas lega terlepas dari acara ini.
" Terimakasih A Yan sudah meluangkan waktu nya untuk kami semua, kami benar-benar meminta maaf karena jadwal mu tertunda karena acara ini. " Tutur CEO yangqi yang mengucapkan maaf pada A Yan setelah acara selesai.
" Tidak masalah, tetapi mohon maaf Tn. Yang lain kali jika ingin mengundangku tolong tulis rekan lain di kontrak agar aku bisa meneliti untuk setuju atau tidak. " Kritik pedas dari A Yan membuat hati Qingli bergetar sakit mendengar lontaran kata-kata dari sang mantan kekasih.
" Maaf untuk kelalaian tim kami A Yan, Terimakasih sekali lagi. " Ucap Tn. Yang.
A Yan membungkuk hormat tanda Terima kasih dan beranjak keluar dari gedung YQ.
" A Yan..! "
Lagi dan lagi Qingli mengejarnya sampai ke lobi.
" Kita perlu bicara A Yan! " Qingli berlari mendekati A Yan.
A Yan memasang wajah dingin menatap gadis yang dulu dia pernah cintai.
" Cepatlah, ! " A Yan melirik jam di tangan nya.
" Kau sengaja kan mengumbar perasaan mu itu di depan kamera biar aku cemburu? Sekarang sudah tidak ada kamera kau bisa jujur tentang perasaan mu tidak usah berbohong untuk membuatku cemburu lagi. " Tutur Qingli.
A Yan tertawa keras mendengar penuturan Qingli.
" Tau apa kau tentang perasaanku. Kau itu orang yang sangat percaya diri sekali Qingli. " A Yan menertawakan nya.
" Dengar baik- baik, Aku hanya mencintai istriku saja saat ini dan sampai kapanpun. Oh iya, bahkan aku sudah tidak ingat kita punya hubungan jadi jangan terlalu percaya diri untuk itu. " A Yan tersenyum smirk padanya dan beranjak meninggalkan Qingli dengan wajah kesalnya di lobi.
" Akan ku tunjukkan siapa wanita yang pantas bersanding denganmu di depan media. " Qingli melihat kepergian A Yan dengan wajah kesal dan marah.
...----------------...
A Yan tak langsung pulang kerumah dia pergi bersama Qiao feng ke ruangan bawah tanah tempat para penjahat yang menculik istrinya di kurung.
" Hei bangun,! " Qiao feng mengangkat wajah mereka berempat satu -persatu.
" Tuan tolong lepaskan kami, kami hanya anak buah yang menjalankan perintah. " Salah satu dari mereka memohon kepada A Yan.
" Siapa yang menyuruh kalian, ! " A Yan dengan nada santai menghisap rokoknya sambil mendengarkan kata-kata keluar dari mulut mereka semua.
" I itu.. Saya tidak tahu. Bos kami yang tahu. " Ucap nya kembali.
Bos mereka atau ketua penjahat itu sudah di tembak Mati oleh Qiao feng kemarin.
" Sialll! Cepat katakan apa yang kalian tahu itu saja! " A Yan dengan kesal membuang rokok sembarang arah.
Hening tak ada suara.
" DIA SEORANG WANITA! " Jawab salah satu di antara mereka yang lain
" Tapi kami tidak mengenalnya! " Sambung nya kembali dengan mulut bergetar.
A Yan menghela nafas kasar karena pelakunya seorang perempuan, selama ini dia tidak pernah mencari gara-gara dengan perempuan dan menutup akses penggemar untuk interaksi sosial, terkecuali...
NANZHE.. Nama itu yang kini berada dalam pikiran A Yan. Ketika masalah yang muncul asal muka nya di buat oleh keluarga Nanzhe.
" Qiao feng jebloskan ke penjara, buat laporan penculikan dengan bukti yang kita punya. Aku tidak mau melihat mereka disini, biarkan membusuk di penjara. " A Yan yang kesal pun segera keluar dari ruangan itu.
Anak buah Qiao feng datang dang membawa mereka ke kantor polisi bersama. Sedangkan, A Yan menyetir sendirian untuk pulang ke rumah menemui sang istri tercinta.
BERSAMBUNG