ketika kehormatan direnggut paksa oleh seseorang yang selalu berlaku kasar terhadapnya.
membuat gadis cantik Mikhayla didera rasa takut dan cemas.
lantas bagaimana ketika perbuatan dari laki-laki tersebut menghasilkan kehidupan baru dalam diri Mikhayla?
apa yang harus dilakukan olehnya?!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sekarwangi91, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
23.
"kau ingin pulang? Ini tengah malam Starla! Dan aku rasa Marvin tak berada di kediaman mu. Bukankah ini adalah malam pertama Marvin dengan istri barunya."tanya Kevin mencegah sang wanita untuk pulang kerumahnya.
"HHH.. tapi aku harus pulang vin, supaya mas Marvin tak menaruh curiga terhadap ku."katanya dengan menghela nafas panjang sambil merapikan sebuah silikon yang dipasang di perutnya.
Setelahnya berdiri Didepan cermin besar guna melihat pantulan dirinya.
Apakah terlihat kentara jika dia tengah mengandung?
Ya, untuk mengelabui mereka semua dan menyakinkan jika dia tengah berbadan dua.
"Apakah semuanya aman?"tanya Kevin memandang intens seraya menghampiri Starla dan memeluknya erat dari belakang.
"Aman sayang, tidak ada yang mengetahui penyamaran ku, selain kita dan wanita itu."tandasnya.
"Oh ya sayang, bagaimana perkembangan anak kita?"tukasnya.
"Aku tidak tahu sayang, bagaimana lusa nanti Kita tengok keadaannya? Aku berharap anak kita laki-laki.
Setelah itu Marvin segera menyerahkan semua kekayaan nya terhadap anak kita.
Uhh.. tak sabar rasanya, apa yang kita inginkan segera terwujud."harap Kevin dengan yakin.
"Yah, aku juga tak sabar vin, semoga semuanya berjalan lancar."balasnya tersenyum tipis dengan wajah yang terlukis bahagia.
Kevin pun mengangkat sudut bibirnya keatas seraya tersenyum misterius dan bergumam dalam hati.
( Mikhayla?? Aku harus segera mencari tentang wanita itu, sepertinya dia wanita yang spesial bagi Marvin,
Apakah Marvin tak lagi mencintai wanita bodoh ini?) Ucapnya dalam hati sambil menyeringai sinis pada wanita yang berada dalam pelukannya.
Reva, tenang lah di sana. Jangan kuatir.
Sebentar lagi, Abang akan membalas semua perbuatan Marvin terhadap mu.
Dia harus membayar kontan.
Atas segala Perbuatannya yang menyebabkan kamu kehilangan nyawa berikut calon anak mu. Kevin menarik nafas dalam-dalam manakala teringat kenangan terakhir bersama sang adik. Ketika dia Reva meminta jalan jalan ke PRJ. Katanya Reva ingin memakan jajanan pedagang kaki lima yang terdapat di sekitar PRJ. Tanpa tahu ternyata sang adik tengah mengidam makanan tersebut. Setelah sampai di lokasi pun. Sang adik begitu lahap memakan jajanan yang di inginkan nya, seperti tak pernah memakan makanan tersebut. Namun esuk harinya, saat dia hendak berkunjung ke apartemen sang adik. Dia melihat kondisi Reva dalam keadaan yang mengenaskan. Tergeletak tak berdaya dengan bersimbah darah. Beruntungnya sang adik masih setengah sadar walaupun kondisinya lemah. "Dek kenapa? Siapa yang melakukannya? Bilang sama Abang dek,?"kata Kevin kala itu dengan perasaan yang takut dan cemas. "M m maarrvinn??!"ucapnya terbata-bata setelahnya sang adik tak sadarkan diri. Dan gegas Kevin yang dilanda ketakutan dan kekhawatiran akan keadaan sang adik. Dengan cepat membawanya ke rumah sakit. Guna mengetahui penyebabnya. Kevin pun Seketika memiliki pikiran buruk dan rasa was-was. Dia hanya takut jika sang adik pergi meninggalkan nya. Sebab hanya sang adik lah, keluarga yang Dia miliki seorang. Karena Kedua orangtuanya telah lama meninggal dunia ketika dia menginjak dewasa. Sekitar umur sembilan belas tahun. Dan saat itu Reva berumur tujuh tahun, Penyebab kedua orangtuanya meninggal. Karena kecelakaan tunggal saat hendak berkunjung ke luar kota guna memantau perkembangan pabrik garmen milik kedua orangtuanya. Beruntungnya saat itu dia dan Reva tak ikut serta dalam perjalanan tersebut. Mungkin jika dia dan Reva ikut. Bisa di pastikan nasib nya seperti kedua orangtuanya meregang nyawa. Setelah sampai di rumah sakit. Adiknya langsung di masukkan ke ruang IGD. Dokter memberi tahu jika keadaan Reva tengah mengandung. Juga terdapat beberapa obat penggugur kandungan dalam tubuhnya. Sepertinya pasien berniat untuk membunuh janinnya! Atau bisa juga pasien dipaksa meminum obat tersebut. Sebab beberapa ramuan kimia berceceran di pakaian serta tubuh pasien. Seperti ada seseorang yang sengaja melakukan nya. Mungkin sang pelaku tak ingin bertanggung jawab atas janin dalam perut pasien. Hingga nekat melakukan perbuatan tersebut, supaya terbebas dari tanggung jawabnya. Kevin pun terlonjak kaget akan fakta yang diketahui nya. Jika Reva tengah mengandung. Siapa ayah dari janinnya? Apakah Reva memiliki kekasih? Bukankah Reva begitu mendambakan seorang Marvin. Seketika Kevin teringat ucapan Reva yang menyebutkan nama sang sahabat, Marvin. Apakah mungkin jika pelakunya adalah Marvin? Tapikan Marvin begitu tergila-gila dengan Starla. Walaupun dia belum pernah bertemu dengan kekasih sang sahabat. Namun menelisik dari obrolan Marvin tentang kekasih nya. Yang begitu di puja. Dan kuat dugaan jika marvin begitu mencintai kekasihnya. Apalagi Marvin seseorang yang berpegang teguh pada prinsip hidupnya. Jika dia mencintai seseorang wanita akan berusaha sekuat tenaga, jiwa dan raga menjaga cintanya sampai maut memisahkan nya. Hingga Godaan wanita secantik apapun tak bisa menggantikan posisi sang kekasih dalam hatinya. Jadi Tidak mungkin jika Marvin melakukan hal tersebut pada Reva! Karena Marvin pun menganggap reva seperti adiknya sendiri. Buktinya ungkapan cinta sang adik pun, selalu ditolaknya mentah mentah. Sebab memang Marvin sendiri yang tidak memiliki perasaan cinta terhadap sang adik. Maka dari itu tak begitu menganggapnya serius. Namun berbanding dengan sang adik. Jika Reva, memang sedari dulu telah memendaam rasa suka pada Marvin. Lantas siapa pelakunya? Dengan tergesa-gesa Kevin meninggalkan Reva sebentar. Untuk menuju ke apartemen sang adik, Guna mencari bukti yang kuat siapa pelaku yang melakukan tindak kekerasan pada sang adik. Namun sayang seribu sayang, ketika Kevin memeriksa rekaman cctv. Ternyata cctv dalam keadaan rusak parah. Dan sepertinya sengaja dirusak oleh seseorang. Dengan tujuan menghilangkan jejak. Lantas dengan Amarah yang menguasai dirinya. Kevin mendatangi kediaman Marvin. Untuk meminta penjelasan terkait kondisi sang adik. Walaupun dia belum tahu pasti jika Marvin lah pelakunya. Tetapi ucapan sang adik yang menyebut nama sang sahabat. Membuat dia menduga jika Marvin lah pelakunya. Tapi ketika Kevin hendak menuju ke mansion Erlangga. Tiba-tiba mendapat kabar dari pihak rumah sakit jika adiknya telah menghembuskan nafas terakhir lantaran pendarahan hebat. Sehingga membuat Reva meregang nyawa. Seraya menahan sesak dalam dada. Dengan mata yang berkaca-kaca. Kevin mengurungkan niatnya untuk pergi ke kediaman Erlangga. Kemudian kembali ke rumah sakit untuk memastikan kabar kematian sang adik. Setelah sampai di rumah sakit. Kevin melihat Reva yang terbujur kaku dengan wajahnya yang terlihat putih pucat. Hancur! Dunia nya HANCUR! Orang terkasih nya pergi menyusul kedua orangtuanya. Tinggal lah dia sendiri dengan luka bathin yang teramat dalam. Tanpa ada penyemangat. Sebab sang penyemangat nya telah pergi meninggalkan nya. Adiknya lebih memiliki ikut dengan kedua orangtuanya. Timbang menemani dirinya yang kesepian. Sejak itulah dendam begitu membara dalam jiwa dan raganya terhadap Marvin. Disamping itu, Marvin selalu mengelak dan menolak atas tuduhan dia terkait kematian sang adik. Marvin mengatakan, jika dia tak tahu apa apa tentang kejadian yang menimpa Reva. Memang saat itu, Reva terus menghubungi nya dan meminta dirinya untuk datang ke apartemennya. Namun marvin menolak dengan halus. Karena ada janji temu dengan sang kekasih untuk mengajaknya jalan-jalan. KEMBALI KE MASA SEKARANG.. "Kevin, Kevin.. are you ok?"kata Starla dengan melambaikan telapak tangannya di udara, agar sang selingkuhan tersadar dari lamunannya. Namun Kevin masih betah dengan lamunannya tanpa menanggapi wanita didepannya. "KEVIN!!"serunya kencang sambil menepuk pundaknya. "Ehh,, Reva!! "Reva! Siapa dia? Hai hai 👋👋😊😊 Jangan bosan-bosan ya sama ceritanya. Terus baca nya. Terimakasih love you all 😍😍😘😊 Jangan lupa like dan komentar 🤭🤭