NovelToon NovelToon
Sang Penerus

Sang Penerus

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi / Epik Petualangan / Perperangan
Popularitas:12.9k
Nilai: 5
Nama Author: Ai Aiy

Seorang pemuda tampan dari sebuah alam bawah dan dari sebuah perkumpulan keluar SING yang ada di sebuah wilayah mencoba dan terus mencoba. Entah apa yang akan di laluinya.
simak terus jalan ceritanya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ai Aiy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Gunung GEDE.

Melihat mayat mayat yang tidak utuh lagi, orang orang yang baru saja datang hanya bisa menghela nafas. Termasuk salah seorang pemimpin kelompok itu.

"Bagaimana dengan mayat mayat ini Tuan Pemimpin?" Tanya salah seorang dalam kelompok tersebut.

"Haisss....Kematian adalah sesuatu hal yang pantas dan layak bagi mereka, dengan cara seperti itu. Maka mereka akan tau bagaimana menghargai kehidupan"

"Iya benar Tuan Penguasa! Mereka pantas mati. Karena mereka tidak pernah tau bagaimana itu ketenangan, kedamaian, ketentraman dan kebersamaan. Dengan hilangnya sebagian dari mereka, maka hilang pula secuil kejahatan" Ucap salah satu pria paruh baya berpenampilan Necis dan elegan.

Tuan Penguasa SHI RANG mengaguk anggukkan kepalanya. Tanda ia membenarkan. Kemudian dia menatap kearah kelompok bawahannya dan berkata.

"Kalian semua gali sebuah lobang dan kuburkan semua mayat mayat itu. Nanti kalau orang orang Aliansi KANDOLE bertanya, biar aku yang akan menjelaskan kepada mereka" Ucap SHI RANG sembari menunjuk kearah mayat mayat yang berserakan tidak jauh dari mereka.

"Baik, Tuan Penguasa" Jawab mereka serentak.

Setelah itu orang orang tersebut mulai mengumpulkan semua mayat dan beberapa orang mulai menggali sebuah lobang besar.

Tidak berapa lama kemudian, mereka sudah selesai dengan pekerjaannya dan mulai meninggalkan tempat tersebut satu persatu.

SING KANG tiba di ujung perbatasan antara Kota SUNDARI dengan Kota GEDE. Melihat itu SING KANG sangat terkejut.

"Paman TIGER LON, mengapa kita kesini? Bukankah kita akan kembali kerumah?" Tanya SING KANG semakin heran.

"Aku juga tidak tau Tuan Muda! Bukankah tuan muda sudah hafal jalan pulang menuju ketempat kediaman Keluarga SING?" Jawab Paman TIGER LON dan juga bertanya.

"Iya, tadi aku mengambil kearah kiri yang langsung menuju kearah barat, kok sekarang kita menuju kearah selatan. Ini arah belakang. Kok terasa aneh yah, Paman?" Ucap SING KANG mengerutkan keningnya.

"HMM..Mungkin Tuan Muda sewaktu berlari dengan kecepatan tinggi tadi tidak sengaja berbelok sedikit, karena terlalu asyik berlari. Sehingga tanpa tuan muda sadari lama kelamaan yah, berbelok kearah timur deh. Mungkin begitu kejadiannya Tuan Muda"

"Mungkin juga Paman TIGER LON" Jawab SING KANG.

"Oleh karena kita sudah sampai sejauh ini, lebih baik kita mengunjungi dulu Kota GEDE yang katanya kota ini banyak di penuhi oleh bukit bukit menjulang tinggi. Bagaimana Paman?"

Ya, terserah Tuan muda saja" Jawab SING KANG.

Akhirnya SING KANG melanjutkan perjalannya hingga mereka sudah memasuki kawasan yang banyak bukit bukit menjulang tinggi.

Setelah berhenti sebentar, kemudian SING KANG menatap kearah Paman TIGER LON dan berkata.

"Paman TIGER LON pergi kearah kota GEDE dan cari informasi mengenai kota tersebut, apapun itu!" Ucapnya.

"Baik, tapi bagaimana dengan tuan muda sendiri?"

Aku sendiri ingin pergi kearah puncak bukit tertinggi yang ada di ujung sana, ada yang menarik aku ingin pergi kesana" Jawab SING KANG sembari menuju kearah sebuah bukit.

"Kalau begitu saya pergi dulu Tuan Muda, berhati hatilah" Ucapnya.

Setelah mengatakan itu, kemudian Paman TIGER LON langsung melesat kearah kota GEDE.

SING KANG hanya mengaguk saja dan dia pun langsung melesat kearah sebuah bukit yang ada di depannya itu.

Ketika ia telah sampai di puncak bukit tersebut, tiba tiba Besi yang ada di dalam cincin penyimpannya bergetar sangat hebat dan sesuatu yang sangat luar biasa terjadi.

Besi itu tiba-tiba keluar dengan sendirinya di dalam cincin penyimpanannya dan langsung masuk kedalam darahnya dan menyatu di sana.

SING KANG yang merasakannya juga sangat terkejut dan tubuhnya bergetar hebat, ketika batu besi itu mulai menyatu dengan darahnya.

Tiba-tiba SING KANG telah berada di dunia lain. Tunggu dulu, ini bukan sebuah dunia, akan tetapi sebuah tungku yang sangat besar.

Ia terbaring di dalam tungku perunggu sebesar sebuah kamar. Luas tungku perunggu itu sekitar empat meter persegi.

Di dalamnya di penuhi air dan berbagai macam ramuan obat yang mengapung, dan bahkan terdapat empedu, tulang dan darah berbagai binatang suci. Binatang yang sangat langka keberadaannya di seluruh alam semesta ini.

Ramuan dalam tunggu perunggu itu mulai mendidih, suhu panas di dalamnya hampir membuat SING KANG pingsan. Untung dia pernah merasakan rasa sakit dan putus asa seperti ini.

Ia bergumam pelan di dalam hatinya "Apa yang terjadi dengan diriku ini? Jangan jangan aku di tangkap oleh sekelompok orang dari sebuah aliansi dan sekarang sedang di gulai menjadi sup manusia untuk di makan"

Ia teringat dengan ucapan dari gurunya yang kedua bahwa ada sekelompok orang dari sebuah aliansi yang gemar merebus manusia untuk di masak dan untuk meningkatkan kultivasinya.

"Jangan jangan aku benar-benar telah sial sebegitu rupa, mengapa aku harus menerima nasib seperti ini!"

"Tidak, aku tidak mau mati di dalam tungku perunggu ini, aku juga belum jumpa dengan keluargaku. Terutama IBU dan AYAH ku"

Dengan pikiran yang terus berkecamuk di dalam otaknya, SING KANG mulai mencoba memanjat tunggu perunggu raksasa tersebut.

"HMM...Hey bocah diam di situ jangan pernah bergerak"

Tiba-tiba terdengar ngiang sebuah suara di dalam pikiran SING KANG. Suara ngiang itu begitu kecil, seperti bisikan nyamuk.

"Diam di situ!"

Dan selanjutnya tubuh SING KANG di tekan kembali masuk kembali kedalam air ramuan obat.

SING KANG sangat terkejut, dia tidak menemukan keberadaan sosok yang menekannya, sosok suara bisikan tadi barusan.

Melihat kesana kemari, SING KANG tidak juga menemukannya. Mencoba menghubungi Kakak Rajawali petir juga tidak bisa, ingin membuka dunia jiwa. Juga tidak bisa.

"Apa yang terjadi dengan diriku, habis sudah, tamat sudah riwayat hidupku. Mungkin jalan cerita ini juga berakhir di sini"

"Mengapa dia jatuh dan di bawa oleh orang atau makhluk yang begitu kuat, bahkan bayangan dan bentuk tubuh sosok itu tak nampak dan terlihat dengan mata"

"HMM..Hey Bocah! Kamu tahu tidak, semua ramuan yang ada di dalam.tungku perunggu ini adalah ramuan Ilahi. Keberadaannya sudah punah jutaan tahun yang lalu. Kamu sangat beruntung, aku telah mengumpulkannya dan menyegel di dalam sebuah tungku perunggu Ilahi di dalam sebuah bukit GEDE"

"Biar kamu tau, batu yang ada di dalam cincin penyimpananmu itu adalah kunci untuk membuka segel perunggu Ilahi ini. Dan juga kamu sangat beruntung memiliki darah penguasa"

"Aku telah menunggumu jutaan tahun yang lalu, aku cuma tinggal sisa sisa kesadaran jiwa yang hampir punah untuk menunggumu. Kamu tidak bisa melihatnya, tugasku hanyalah menempa garis darah penguasa yang ada dalam tubuhmu menjadi garis darah tertinggi. Yaitu Garis Darah Sembilang Makhluk ILahi"

"Sekarang persiapkan mentalmu, tubuhmu, jiwamu, Ini lebih sakit ketika kamu menempa tubuh dan jiwamu. Ingat apapun yang terjadi kamu harus bertahan"

Dukung terus cerita ini dengan cara sebagai berikut.

terserah kalian lah. mau kasih apa saja.

Like

vote

suka

iklan

hadiah.

Jangan lupa kritik saran dan masukannya.

Ada kelanjutannya pada halaman sebelah kanan tunggu aja beberapa saat kemudian ia.

1
Risa Virgo Always Beau
Sing Kang hebat banget kamu
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻˢтяι'𝐆🤎 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🏡s⃝ᴿ
Sing Kang bukan lawan kalian aliansi Kandole ini terlalu sombong dia pikir Sing Kang bisa dikalahkan tidak lah yaw🤣🤣
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻˢтяι'𝐆🤎 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🏡s⃝ᴿ
Bay Klin dengan kau ikut tuan muda Sing Kang kau nanti dapat membalas aliansi Kandole itu tenang saja 🤭
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻˢтяι'𝐆🤎 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🏡s⃝ᴿ
kau tunggu saja giliranmu Mo King para pengawalmu sudah mati semuanya
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻˢтяι'𝐆🤎 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🏡s⃝ᴿ
selama ada Sing Kang aman seluruh keluarga Sing dan Kang 🤭
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻˢтяι'𝐆🤎 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🏡s⃝ᴿ
lanjutkan 🤭
Ros 🍂
semangat Thor 💪🏽
Yu Yub
Lanjut kakak
Yu Yub
Jos deh...
Yuli Yulia
Semangat
Yuli Yulia
Kuatkan dirimu.
Yu Yub
Ngak akan
Yu Yub
Tentulah
Yuli Yulia
Nah, ngaku kan
Yuli Yulia
Aku tidak kok
Yu Yub
Dari sana
Yu Yub
Aku juga sama
Yuli Yulia
Dari sini
Yuli Yulia
Aku tidak kok
Yu Yub
Apa dia sakit, aku rasa dia sakit
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!