NovelToon NovelToon
Penyihir Gila Dari Jurang Hantu

Penyihir Gila Dari Jurang Hantu

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi / Fantasi Isekai / Balas Dendam
Popularitas:736
Nilai: 5
Nama Author: AbdulRizqi60

Cakrawala Dirga Samudra adalah seorang Pangeran kerjaan Nirlata yang dibuang kedalam jurang saat umurnya baru menginjak 6 tahun. namun bukannya mati, di dalam sana ia justru bertemu sosok misterius yang membuat dirinnya menjadi penyihir gila. 7 tahun berlalu ia kembali dengan kekuatan baru untuk menuntut balas, merebut takhta yang seharusnya menjadi miliknya, dan mengungkap rahasia di balik tembok istana

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon AbdulRizqi60, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kematianmu Adalah Pilihanmu

Samudra menutup mata kirinya dengan penutup mirip bajak laut, karena mulai merasakan sakit berdenyut dibagian belakang mata kirinya.

"Aku tidak boleh memakai kekuatan mata ini terlalu lama karena aku belum menguasai sepenuhnya, cih... efek sampingnya mulai terasa." Batin Samudra.

Ratusan kloning air Samudra tercipta dan berdiri di pinggiran sungai, di atas bebatuan dan dahan pohon.

Byur...

Mahesapati melompat keluar dari air dan berdiri di atas batu.

Ia menatap sekeliling dimana ada ratusan kloning Samudra yang menatapnya.

"Kini hanya tinggal dirimu seorang penyihir cabul... kekuatan dan kecepatanmu mungkin diatasku, namun aku tidak kehabisan pilihan untuk menghabisimu." Ucap salah satu kloning Samudra.

"Cih.." Mahesapati berdecih pelan, "kau memang orang yang pantas untuk aku mengeluarkan segalanya.." ucap Mahesapati menutup matanya dan menyilangkan tangannya didada bagaikan kuda-kuda Rock Lee dan Migt Guy yang hendak menggunakan teknik hacimon.

SWUUUUUSSSSSHHHH....!!!!!

Hembusan angin berdesir sangat kuat hingga menggeraikan rambut ratusan kloning Samudra dan Mahesapati itu sendiri.

"Grr...!!!" Erangan lirih terdengar dari mulut Mahesapati, "Eyang Urug, berikan aku kekuatan yang kau janjikan! Aku berhasil merenggut kesucian 100 gadis." Ucap Mahesapati.

Kalung dileher Mahesapati yang berbentuk mata tertutup tiba-tiba terbuka, "hehehe.."

Mahesapati terkejut, ia tidak bisa mengendalikan tubuhnya dan secara perlahan kesadarannya menghilang.

Aura hitam yang berkobar ditubuh Mahesapati kini berubah menjadi merah gelap dan menyala.

Aura tersebut terasa sangat menyesakan hingga Samudra yang asli merasa tertekan dan beberapa kloning Samudra yang berada didekat Mahesapati hancur berubah menjadi air.

Aura sihir tersebut terasa sangat mengerikan dan panas, tak hanya itu aura tersebut secara perlahan membentuk siluet tubuh monyet.

"Ini gawat...!!!" Ucap Samudra panik, ia melesatkan rentetan tembakan sihir angin, api, petir, tanah namun tembakan sihir tersebut sama sekali tidak terpengaruh. Semua sihir tersebut lenyap ketika menyentuh aura merah gelap tersebut.

"Hahahaha... tidak aku sangka kau akan menggunakan Teknik Roh Iblis secepat ini Mahesapati.... dengan ini aku bisa bebas dan memporak porandakan dunia fana ini!" Ucap Mahesapati namun kini bukan dirinya. Kesadaran Mahesapati kini diambil alih iblis.

Samudra semakin terkejut melihat serangan sihirnya tidak terpengaruh, "siapa kau...?!!" Tanya Samudra.

Eyang Urug membuka tangannya yang disilangkan, hempasan angin langsung tercipta dan menghancurkan ratusan kloning air Samudra, menyisakan Samudra yang asli.

"Hehe, jadi kau yang membuat Mahesapati menggunakan teknik ini.. sebagai ucapan terimakasih aku akan menjelaskan secara singkat siapa diriku dan apa teknik ini. Namaku adalah Eyang Urug, aku bukan monster dan bukan pula manusia, aku adalah jiwa iblis yang dibuang ke dunia fana oleh para dewa... aku tidak bisa melakukan apapun, bahkan menyentuh benda karena aku tidak memiliki wadah, wujudku hanya jiwa.

Hingga suatu hari aku melihat Mahesapati, sosok manusia yang dipenuhi dengan hawa nafsu akan wanita.

Sosok Mahesapati sangat cocok untukku, ada dua syarat agar aku bisa mengambil alih tubuh Mahesapati yang pertama merenggut kesucian 100 gadis, oleh karena itu aku terus mempengaruhi Mahesapati untuk merenggut kesucian 100 gadis. Setelah mendapatkan kesucian 100 gadis, Mahesapati harus menggunakan teknik Roh Iblis atau pemanggilan rohku. Aku menipunya bahwa teknik ini adalah teknik yang sangat kuat dan dapat dipakai berkali-kali.. namun faktanya teknik roh iblis adalah teknik pemanggilan rohku dan hanya bisa digunakan sekali karena setelah menggunakan teknik ini penggunanya akan mati dan tubuhnya menjadi wadahku.... hahaha... jenius bukan?"

"Kau... kau... benar-benar iblis yang sangat licik!!"

"Hehehe...... licik? Bukan aku yang licik hanya manusia saja yang terlalu mudah untuk ditipu." Balas Eyang Urug.

"aku berikan pilihan kepadamu, bergabunglah denganku aku akan membangun aliansi para penyihir menguasai dunia fana untuk menghancurkan alam langit dan menguasainya. Kemampuan sihir dan kejeniusanmu benar-benar diatas rata rata. Aku akan menjadikanmu komandan utama pasukanku, bagaimana?"

"Cuih!" Samudra meludah kesamping, "lebih baik aku mati dari pada harus menjadi pionmu.." ucap Samudra.

"Baiklah... aku hanya memberikan tawaran satu kali.."

Krak... krak...

Bunyi suara tulang tulang yang bergeser terdengar nyaring, tampak tubuh Mahesapati mulai berubah kini tingginya 2 meter, mengeluarkan bulu bulu hitam halus dengan ekor panjang kepalanya monyet namun memiliki rahang dan taring seperti anjing.

Samudra terkejut bukan main melihat itu, "jadi ini rupa iblis... tidak jauh berbeda dari yang dijelaskan oleh guru.."

"Berhati-hatilah nak ketika bertemu iblis, kekuatanmu saat ini belum cukup untuk menghadapi mereka." Samudra teringat akan ucapan Resi Jaludoro dahulu waktu ia masih berada diJurang Hantu..

"Aku tidak akan menang, aku harus kabur mengikuti saran guru.." batin Samudra.

"Kematianmu adalah pilihanmu bocah..."

SWUUUSSSSHHH...!!!

Baaammmm...!!!

Hoekk...!!!

Krak!!

Samudra melotot dan muntah darah, tidak hanya itu tulang rusuknya terdengar patah ketika Eyang Urug tiba tiba sudah berada didepannya dan memukul rusuk kanannya.

Tubuh Samudra terpental kebelakang hingga bermeter meter...

SWUSSSSSHHH...!!!!

Eyang Urug kembali bergerak...

Samudra menggerakan akar akar pohon dan bebatuan untuk menghentikan pergerak Eyang Urug namun akar akar dan bebatuan itu tersebut langsung hancur hanya karena menyentuh aura merah dari Eyang Urug.

SLAAAATTT..!!!

Eyang Urug sudah dibelakang Samuda dan melesatkan tendangannya.

BAAAMMM...!!!

Namun Samudra sudah mengantisipasi hal itu dengan memasang 4 tameng emas yang disatukan dibelakang tubuhnya.

Samudra melompati tameng emas itu dan meluncurkan tebasan kebawah dengan pedang kubikiribochonya.

Hap!

Mata Samudra melebar... bilah pedangnya ditangkap hanya dengan satu tangan. Tidak sampai disitu Eyang Urug meremas bilah pedang itu dan langsung menghancurkannya.

Samudra begitu terkejut melihat itu, namun ia langsung terbang mundur membuat jarak.

Eyang Urug mencengkram tameng emas didepannya dan melemparkannya ke arah Samudra.

Wuss...

Samudra memiringkan tubuhnya menghindari serangan itu.

"Di belakangmu!"

Samudra hanya memiliki waktu sekejap sebelum ia menyadari bahaya--

BAAAAMMM!!!!

Eyang Urug memukul punggung Samudra dengan pukulan yang sangat kuat! Membuat tubuh Samudra melayang sejauh 5 meter sebelum akhirnya mendarat di tanah dengan suara erangan lirih.

"Uhuk! Uhuk!"

Samudra batuk darah, tulang-tulang terasa patah dan bergeser tidak pada tempatnya. Kekuatan fisik Eyang Urug memang tidak bisa dianggap enteng, kekuatannya kini 5 kali lipat lebih kuat dari Mahesapati.

Samudra berusaha bangkit, namun Eyang Urug kembali bergerak dengan gerakan yang sangat cepat! Ia tidak memberikan Samudra kesempatan untuk menggunakan sihir alamnya.

Eyang Urug menyeringai tepat di depan wajah Samudra dan---

BAMM!!

BAMM!!

BAMM!!

BAMM!!

BAMM!!

Empat tinju beruntun menghantam dada dan perut Samudra kemudian di akhiri dengan tinju Uppercut di dagunya, membuat kepala Samudra mendongak dan tubuhnya melesat jauh kebelakang lalu ambruk seketika.

Tubuh Samudra melayang diudara dan mendarat ditanah...

Kondisi Samudra tampak sangat menyedihkan saat ini, jubah hitam emasnya kini dipenuhi dengan darah merah, tubuhnya dipenuhi luka lebam ungu..

1
anggita
nama ilmu yg keren. mantra api jiwa👏
anggita
ikut dukung ng👍like, 2x☝☝iklan. moga novelnya lancar.
anggita
novel laga lokal👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!