NovelToon NovelToon
PERNIKAHAN KONTRAK IDOLA

PERNIKAHAN KONTRAK IDOLA

Status: tamat
Genre:Nikah Kontrak / Tamat
Popularitas:692
Nilai: 5
Nama Author: Zhao Eunbi

Zee Chou, atau yang dikenal dengan nama panggung Choi Heesung, adalah idola K-Pop paling populer dan dicintai jutaan penggemar. Di atas panggung, ia bersinar sempurna, tampan, dan memiliki citra bersih yang dijaga sangat ketat. Namun di balik kemegahan itu, ia menyembunyikan satu kenyataan pahit: warisan perusahaan keluarga yang terancam bangkrut. Demi menyelamatkan segalanya, Zee terpaksa menyetujui pernikahan yang tidak pernah ia bayangkan—menikahi Park Hye-ri, gadis biasa dan sederhana, putri sahabat orang tuanya yang sama sekali tidak ada hubungannya dengan dunia hiburan.

Pernikahan ini hanyalah sebuah kesepakatan di atas kertas, rahasia yang harus dijaga mati-matian dari publik dan penggemar. Tidak ada cinta, tidak ada perasaan, hanya kewajiban dan aturan ketat. Bagi Zee, Hye-ri hanyalah kewajiban yang mengganggu karir cemerlangnya. Bagi Hye-ri, Zee hanyalah idola dingin, angkuh

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Zhao Eunbi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ancaman yang Menghadang

Malam itu usai dengan kemenangan manis bagi Hyeri dan Heesung di mata publik. Berita, foto, dan video momen Heesung menyampaikan pidato penuh haru serta mengecup kening istrinya tersebar dengan cepat, membanjiri media sosial dan berita hiburan. Semua orang memuji keharmonisan pasangan itu, bahkan ada yang menyebutnya sebagai "pasangan paling romantis tahun ini". Isu tentang Jung Sooah perlahan mulai terhapus, berganti dengan pujian atas kesetiaan Heesung.

Namun, di balik sorotan lampu dan tepuk tangan, badai lain sedang bersiap meledak.

Sepulang dari acara, suasana di dalam mobil terasa berbeda. Tidak ada lagi ketegangan atau keraguan seperti sebelumnya. Heesung mengemudi dengan tenang, sesekali melirik Hyeri yang duduk di sampingnya. Ada rasa damai yang belum pernah ia rasakan sebelumnya, seolah beban berat yang memikul pundaknya selama bertahun-tahun baru saja terangkat sebagian.

"Kau hebat sekali malam ini," ucap Heesung tiba-tiba, memecah keheningan. Senyum tipis terukir di bibirnya. "Tanpa kau, aku mungkin sudah hancur berantakan menghadapi semua ini."

Hyeri tersenyum lembut, memandang keluar jendela, melihat lampu-lampu kota Seoul yang berkelebat. "Aku hanya melakukan tugasku sebagai istri kontrakmu, Heesung. Ingat?"

Heesung tertawa kecil, suara tawa yang tulus dan ringan. Ia tahu Hyeri sengaja berkata begitu untuk menutupi perasaannya yang sesungguhnya. "Ya, istri kontrakku. Tapi… rasanya semakin lama, peran ini terasa terlalu nyata, sampai aku sendiri bingung mana yang pura-pura dan mana yang sungguhan."

Hyeri menoleh, menatapnya lekat-lekat. Jantungnya berdegup kencang mendengar kalimat itu, namun ia berusaha tetap tenang. "Hati-hati dengan ucapanmu, Heesung. Semakin kau terbiasa, semakin sulit nanti saat waktunya berpisah tiba."

Kalimat itu terdengar seperti peringatan, namun keduanya sama-sama tahu, garis batas antara pura-pura dan kenyataan semakin hari semakin kabur.

Sesampainya di kediaman mereka, Heesung menghentikan mobil di halaman. Namun, sebelum mereka sempat turun, ponsel Heesung di dasbor mobil berdering nyaring. Nama penelepon itu membuat senyum di wajah Heesung seketika lenyap.

Jung Sooah.

Nama itu kembali hadir seperti hantu yang tak pernah benar-benar pergi. Heesung menatap layar ponsel itu lama sekali, sementara Hyeri yang melihatnya dari samping hanya diam, menahan napas.

"Angkat saja," kata Hyeri pelan, suaranya datar namun tegas. "Lebih baik selesaikan sekarang daripada dia datang lagi mengganggu nanti."

Dengan ragu, Heesung menggeser tombol hijau dan menempelkan ponsel ke telinganya. Belum sempat ia menyapa, suara Sooah yang bergetar—campuran antara marah, kecewa, dan sedih—langsung terdengar dari seberang.

"Heesung! Apa maksud semua ucapanmu di panggung tadi?!" Suara Sooah melengking rendah, berusaha menahan emosi. "Kau bilang kau masih mencintaiku! Kau bilang kau terjebak dalam pernikahan palsu itu! Tapi apa yang kau lakukan tadi? Kau mempermalukanku di depan semua orang!"

Heesung menghela napas panjang, menutup matanya sejenak. Ia sudah menduga reaksi seperti ini akan datang.

"Sooah, dengarkan aku," jawab Heesung tenang namun tegas. "Apa yang kukatakan tadi… itu yang ada di hatiku. Aku sudah memikirkannya matang-matang. Masa lalu kita memang indah, tapi itu sudah berlalu. Sekarang ada Hyeri, ada tanggung jawabku, ada karier dan hidupku yang sudah berubah banyak. Kita tidak bisa kembali ke masa lalu, Sooah. Kau harus mengerti itu."

"Palsu! Semuanya palsu!" seru Sooah, suaranya mulai terdengar putus asa. "Kau hanya takut! Kau takut kehilangan ketenaranmu, kehilangan semuanya! Kau memilih aman dan nyaman bersamanya, padahal dia hanyalah wanita yang datang belakangan dan membeli posisinya sebagai istrimu!"

Ada jeda sejenak, lalu nada suara Sooah berubah drastis—menjadi dingin, tajam, dan penuh ancaman.

"Kau pikir kau bisa membuangku begitu saja, Heesung? Kau pikir pernikahan kontrak konyol itu bisa menghalangi cintaku padamu? Aku tahu semuanya. Aku tahu detail perjanjian kalian, aku tahu bagaimana semuanya dimulai… dan aku punya bukti yang cukup untuk menghancurkan segalanya."

Mata Heesung terbuka lebar, keringat dingin mulai membasahi telapak tangannya. "Apa maksudmu, Sooah? Bukti apa?"

"Tunggu saja," jawab Sooah dengan tawa kecil yang menyeramkan. "Jika kau tidak berakhir dengan wanita itu dan kembali padaku dalam waktu tiga hari… aku akan serahkan semua bukti tentang pernikahan palsu kalian ke media. Aku akan pastikan kariermu hancur, agensimu bangkrut, dan nama baik Hyeri ternoda selamanya. Aku tidak akan membiarkan kalian hidup bahagia dengan cara curang itu."

"Heesung… jangan pikir aku tidak berani. Aku sudah kehilanganmu sekali, dan aku tidak segan-segan menghancurkan segalanya jika aku tidak bisa memilikimu. Ingat itu."

Klik. Sambungan telepon terputus.

Ponsel jatuh dari tangan Heesung, tergeletak di kursi mobil. Wajah pria itu pucat pasi, napasnya tersengal kaget dan tak percaya. Ancaman itu bukan sekadar gertakan kosong. Dari nada bicaranya, Heesung tahu Sooah benar-benar berani melakukannya.

"Apa yang dia katakan?" tanya Hyeri segera, perasaannya mulai tak enak melihat perubahan drastis pada wajah Heesung. "Heesung? Apa yang dia ancamkan?"

Heesung menoleh perlahan ke arah Hyeri, matanya penuh ketakutan dan rasa bersalah yang mendalam. "Dia… dia tahu segalanya, Hyeri. Dia tahu soal kontrak kita, soal perjanjian ini. Dia bilang dia punya bukti nyata."

Hyeri tersentak mundur sedikit, wajahnya memucat. "Apa? Tapi… hanya aku, kau, manajer, dan pihak agensi yang tahu detail itu. Bagaimana mungkin dia bisa tahu? Dan bukti apa yang dia maksud?"

"Aku tidak tahu… tapi dia terdengar sangat yakin," jawab Heesung cemas. "Dia memberi waktu tiga hari. Jika aku tidak meninggalkanmu dan kembali padanya, dia akan menyebarkan semuanya ke publik. Skandal ini akan menghancurkan segalanya, Hyeri. Karierku, reputasi agensi, dan juga nama baikmu. Kau akan dicap wanita penggoda, atau wanita yang membeli suami. Hidupmu akan hancur juga."

Keheningan mencekam menyelimuti mereka berdua di dalam mobil yang remang-remang itu. Ancaman Sooah bukan hanya mengancam hubungan pura-pura mereka, tapi mengancam seluruh masa depan mereka berdua. Jika kebenaran terbongkar, bukan hanya Heesung yang jatuh, tapi Hyeri juga akan terseret ke dalam lubang yang dalam.

Hyeri menunduk, berpikir keras. Ia tidak menyangka bahwa cinta masa lalu Heesung ternyata wanita yang begitu nekat dan berbahaya. Sooah tidak datang hanya untuk menagih cinta, dia datang untuk berperang—dan dia siap menggunakan segala cara, kotor sekalipun, untuk menang.

"Dia salah satu hal," ucap Hyeri tiba-tiba, suaranya pelan namun penuh tekad. Ia mengangkat wajahnya, menatap Heesung dengan mata yang berkilau berani. "Dia pikir dia bisa mengancam kita dengan cara itu. Dia pikir kau akan menyerah dan lari padanya hanya karena takut."

"Hyeri, dia serius. Dia bisa menghancurkan kita," potong Heesung cemas.

"Biarkan dia mencoba," jawab Hyeri tegas. "Kita tidak bisa mundur sekarang, Heesung. Kalau kau menuruti kemauannya, kau akan terikat selamanya dalam ketakutan dan kendalinya. Dan aku… aku tidak akan membiarkan dia merusak hidupmu atau hidupku sendiri."

Hyeri menggenggam tangan Heesung dengan erat, memberikan kekuatan yang ia punyai.

"Kita akan hadapi ini bersama. Sama seperti yang kita lakukan malam ini. Kita cari tahu dari mana dia mendapatkan informasi itu, bukti apa yang dia punya, dan bagaimana cara menghentikannya. Kita tidak akan menyerah pada ancaman."

Heesung menatap genggaman tangan wanita itu. Di saat ia merasa lemah dan ketakutan, Hyeri justru menjadi sosok yang paling kuat di sisinya. Rasa kagum dan rasa cinta yang mulai tumbuh itu semakin membesar, membulat menjadi tekad yang kuat.

"Kau benar," ucap Heesung pelan, lalu mengangguk mantap. Ia mengusap punggung tangan Hyeri dengan jemarinya. "Kita hadapi bersama. Aku tidak akan membiarkan dia merusak apa pun, apalagi… apa yang mulai kita bangun bersama."

Namun, di sudut hati Heesung, rasa khawatir masih tersisa. Ia tahu Jung Sooah bukan lawan yang lemah. Wanita itu sangat mengenalnya, sangat tahu kelemahannya, dan kini juga mengetahui rahasia terbesar mereka.

Perang ini baru saja berubah menjadi sangat berbahaya. Dan dalam tiga hari ke depan, mereka harus bergerak cepat sebelum Sooah melancarkan serangan mematikannya.

Malam itu, di balik jendela rumah besar mereka, sepasang mata dari kejauhan mengamati setiap gerak-gerik mereka. Jung Sooah berdiri di dalam mobil hitam yang terparkir agak jauh, menatap rumah itu dengan pandangan tajam dan penuh dendam. Di tangannya, sebuah berkas dokumen tebal tergeletak di kursi penumpang—dokumen yang berisi bukti nyata pernikahan kontrak itu, yang didapatkannya dengan cara yang tidak terpuji.

"Tiga hari, Heesung," bisik Sooah dingin pada dirinya sendiri. "Tiga hari lagi, kau akan kembali padaku… atau semuanya akan berakhir di sini."

1
HAN EUNBI
🤭 menarik banget💪 tingkatkan
VOYAGE LEUER: 🤭terimakasih
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!