ratu elok Syakira berasal dari indonesia yang berjuang sendiri di kota besar tianji yang berusaha menyembunyikan identitas aslinya karena masa kecil yang pahit,Xiao mei itulah nama sehari harinya.
bangkit sendiri dari keterpurukan yang di berikan oleh paman nya sendiri bertahan hingga masa sekolah menengah selesai,lalu pergi ke kota dimana tidak ada di pikirannya
Xing Jian hao seorang artis populer tinggi tampan,mapan dan play boy salah satu kelebihannya ,anak satu satunya dari pasangan Xing Deming dan Wang mei ,kehidupan yang bebas seperti tidak memiliki beban dalam hidupnya ,berpetualang dalam dunia hiburan yang selalu di kelilingi wanita cantik
apa jadinya jika ia bertemu dengan wanita yang acuh padanya ???
apakah Jian akan membencinya,,, atau jatuh cinta ????
selamat datang di novel kedua mie atah
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mie Atah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
23.bersama namun terpisah
akhir bulan Maret di tutup dengan perayaan para karyawan cafe mazaj,mendapatkan gajih yang lumayan memiliki bos yang baik dan menyenangkan adalah keinginan semua orang
" apakah kita akan merayakannya seperti biasa ,,??" tanya Zixuan
" boleh,,boleh " ucap guangming
" tapi gak bakalan seru kalau kak Meimei tidak ikut lagi " ucap roulan
Chang Ying dan yin Hua mengangguk setuju
" tidak apa,,kalian bersenang senang lah " ucap Meimei
" setiap bulan pasti bilang nya gitu ,," ucap mingjie
" iya,,kak mei gak seru " timpal yin hua
Semua mengangguk setuju
" eemm gimana kalau perayaan bulan ini kita adakan di resto yang kak mei bisa ikut " usul Zixuan
" setuju " ucap guangming cepat melirik kesemua temannya
" kami juga setuju " ucap Chang Ying
" gimana kak,,,ikut yaaaa " rayu yin hua
" eemmmm baiklah ,,," jawab Meimei pada akhirnya
" yeeeyyy " sorak semuanya senang
" Chang ajak Shing sekalian " ucap Meimei
" apa tidak apa apa kak,,,,???" tanya Chang ragu
" tidak apa apa ,, untuk merayakan gajian bulan ini cafe yang akan traktir " ucap Meimei
" yeeeeyyyyy TERIMAKASIH BOS MEIMEI,, ,," ucap semuanya
Cafe tutup lebih awal para karyawan sudah lebih dulu menuju resto di pinggir pantai, memilih menu seafood agar Meimei bisa ikut makan dengan beberapa minuman kaleng dengan alkohol rendah ,tidak lupa mereka juga menyiapkan minuman tanpa alkohol husus untuk Meimei
meimei memilih mengerjakan sholat isya terlebih dahulu setelah itu bersiap,Meimei membuang nafas pelan saat kembali teringat motornya
Meimie : jerapah motorkuuuu
Meimei memesan taxi online setelah selesai memesan Meimei memastikan kembali bahwa rumah nya sudah aman untuk di tinggalkan
Ting
Jerapah : akan aku antarkan sekarang
Meimei : jangan,,malam ini aku tidak ada dirumah
panggilan masuk * jerapah *
" iya "
"kamu mau kemana ,,??" tanya Jian hao
" aku ingin makan malam bersama karyawanku "
" dimana "
" direstoran seafood dekat pantai "
" bolehkah aku ikut ,,??"
" kau serius,?? ,,kami memilih tempat yang terbuka .." ucap Meimei meyakinkan Jian hao
" kalau begitu aku akan memesan private room saja "
" terserah ,,aku akan berangkat taxi pesanan ku sudah datang ,,bye"
tut
Ting
Jerapah : kirim nama restoran nya 🐰
Meimei membagi alamat Dimana mereka akan makan malam,tidak lupa Meimei juga mengajak sahabat satu satunya yaitu ciang Yue
Meimei turun dari taxi langsung di sambut dengan bau has laut,angin pantai menyapa wajah Meimei
dari kejauhan Meimei melihat Chang Ying melambaikan tangannya dan seorang anak kecil berlari menyambut kedatangan Meimei
" shing,,, owwwhh,,kangennya kak mei " ucap mei memeluk shing
" aku juga kangen kak mei ,," ucap Shing didalam pelukan Meimei
" benarkah ,," tanya Meimei menjawil pipi gembul Shing
Shing mengangguk pipinya terasa dingin karena angin malam
" yeeeeyyy perayaan kali ini kita bareng kak mei ,," sorak yin si paling heboh
" sudah pesan ,,??" tanya Meimei
" sudah ,,kakak duduk disini " ucap Zixuan menunjuk satu kursi
" shing duduk dekat kak mei ya ,," pinta Meimei
" ok " jawab Shing senang
Pesanan datang dengan berbagai bentuk hidangan ada yang mentah juga ada yang matang,minuman kaleng yang tidak mengandung alkohol guangming pisahkan dan di tata di hadapan Meimei
" aman " ucap guangming saat Meimei memandang guangming
Meimei memberikan jempolnya kepada Guang ming
" baik sebelum kita memulai acara malam ini,,saya selaku pemilik cafe mazaj ingin mengucap kan terimakasih kepada kalian ,,tanpa kalian cafe mazaj tidak akan berjalan dengan lancar,,,dan semoga cafe kita menjadi cafe yang lebih baik lagi dan semakin ramai pembeli ,,aamiin "
" EEMINNN " ucap semuanya
" BERSULAAAAANGGG "
Mereka menikmati makan malam di pinggir pantai , untuk pertama kali nya bagi Meimei ikut serta merayakan hal seperti ini,dulu Meimei tidak memiliki waktu bersenang senang walau hanya untuk dirinya sendiri,yang ada dalam fikiran Meimei bagaimana caranya agar dirinya bisa hidup di negara orang,bagaimana caranya agar dirinya bisa memiliki kehidupan yang layak di masa tua ,bekerja bekerja dan bekerja
sampai Meimei berada di titik sekarang ,memiliki cafe dan sebentar lagi akan mendapatkan gelarnya ,menjadi orang yang berpendidikan Meimei harus banting tulang agar menjadi seperti sekarang , melawan hawa nafsu anak muda tidak lah mudah ,di saat teman seumurnya menikmati masa muda mereka,berjalan jalan,memiliki kekasih , membeli sesuatu yang mereka inginkan
Tapi Meimei mampu menahan itu semua,melawan perbedaan budaya dan agama,melawan perubahan cuaca dan juga hati,naik turun kehidupan meimei lalui ,badai yang menerjang Meimei lawan ,sampai Meimei bertemu dengan dua orang tua yang tidak memiliki anak dan mau menampung Meimei bekerja di toko kelontongnya ,kedua orang tua itu adalah tuan lian dan nyonya lian
Sedikit demi sedikit meimei menabung,dengan keterbatasan bahasa Meimei belajar cara berkomunikasi yang baik dan benar dengan orang sekitar , belajar membuka gerai di negara orang , setiap apa yang di kerjakan oleh tuan Lian dan nyonya Lian tidak lepas dari pengamatan Meimei
Meimei memandang satu persatu karyawannya ,mereka semua tertawa lepas menikmati hidangan seafood yang lezat ,rasa syukur yang teramat meimei panjatkan kepada tuhan yang maha esa,tidak ada yang perlu Meimei sesali,biarlah kehidupan di masa lalu nya menjadi sebuah buku yang sudah Meimei tutup rapat rapat.
" guys,,,kalian melupakan ku,,!!" teriak ciang Yue dari kejauhan sambil bertolak pinggang
" kak yuee,,,kemarilah,, tentu saja tidak,,mana mungkin kami melupakan kak Yue " ucap roulan
" mulutmu memang manis roulan,,tapi aku suka " ucap ciang Yue mencubit pelan pipi roulan yang sedikit kemerahan akibat minuman beralkohol
Ciang Yue duduk disebelah Meimei " kau tidak makan,,??" tanya ciang Yue
" aku sudah Makan ,,kau sangat terlambat " ucap meimei
" maafkan aku,,aku tadi menyelesaikan pekerjaan ku dulu "
" apakah sudah selesai,,??" tanya Meimei
" tentu,,jika belum mana mungkin aku berada di sini bersama kalian,,,ya gak,,??" tanya ciang Yue kepada semuanya
" tentu saja,,pokonya kak Yue memang yang terbaik " puji mingjie
" cih,,kamu memang pandai memuji mingjie " ucap Meimei
" kak apakah aku boleh bermain pantai ,,??" tanya Shing kepada kakak nya Chang
" boleh ,,sebentar kakak selesaikan ini dulu " ucap Chang menunjuk beberapa makanan yang sudah ada di piringnya
" tidak apa Chang kau selesaikan saja dulu makanan mu,,biar shing bersama ku " ucap Meimei mencegah Chang agar tidak buru buru
" tapi kak,," ucap Chang tidak enak hati ,walau bagaimanapun Meimei tetaplah bosnya
" sudahlah,,ayo shing " ajak Meimei
Meimei dan shing berlarian di bibir pantai ,pantai yang terlihat biru di bawa sang rembulan menambah keindahan pemandangan malam ,Meimei sangat menikmati setiap kakinya bersentuhan dengan Air laut
" kak mei Ayoo kejar aku,,!!" teriak Shing di tengah kebisingan deburan ombak
" awas kau Shing ,,!!" ancam Meimei namun kakinya sengaja di perlambat agar Shing senang
Dari kejauhan di balik kaca tebal seseorang bertubuh tinggi tampan tidak pernah menyurutkan senyumnya melihat pemandangan di luar ruangan lebih tepatnya wanita berhijab yang beberapa bulan terakhir mengisi fikirannya dia adalah Jian hao
" cantik ya ,,??" tanya asisten lin
" ya " jawab Jian hao tanpa sadar
" aku mencintainya " ucap asisten Lin lagi
" aku jug- " sebelum perkataan nya selesai Jian hao berbalik dan menatap asisten Lin yang sedang menahan tawanya
" lin,,!!" teriak Jian hao
" ada apa,,?? Apa aku salah,?" tanya asisten Lin tertawa
Jian hao mengigit bibir nya memikirkan pertanyaan asisten lin * apakah benar dirinya mencintai Meimei *
" sudah jangan difikirkan,,sekarang apa yang akan kita lakukan disini selain makan,,??" tanya asisten lin sambil duduk
Jian hao mengeluarkan ponselnya melakukan panggilan * kelinci *
Beberapa panggilan tidak terjawab
" CK,,kenapa tidak menjawab telpon ku ,," kesal Jian hao
" bagaimana dia mau menjawab,,lihat saja sedang apa Meimei sekarang " ucap asisten Lin menjawab pertanyaan nian hao.
Tidak menyerah Jian hao melakukan panggilan lagi
" MEI,,!!" panggil ciang Yue
" PONSEL MU DARI TADI BERBUNYI ,,!!!,,"teriak ciang Yue menunjukkan layar ponsel Meimei yang kembali mendapatkan panggilan masuk
" jerapah,," jawab ciang Yue,namun ciang Yue sesaat tersadar nama jerapah seperti tidak asing bagi nya , setelah mengingatnya ciang Yue segera mengangkat panggilan tersebut
" hallo " ucap ciang Yue
" yueee,,,jangan ,,,!!!" teriak Meimei,berusaha merebut ponsel nya dari tangan ciang Yue,ciang Yue berlari menghindari Meimei
" hallo,,aku meimei " ucap ciang Yue lagi berbohong
" bukann,,,itu bukan aku,,jangan bicara ,,!!" cegah Meimei
Jian hao yang sudah faham suara Meimei terdiam sebentar saat mendengar suara yang berbeda ,detik berikutnya Jian hao mendengar teriakan Meimei
Tut
Jian hao memilih mematikan sambungan teleponnya
" kenapa,,??" tanya asisten lin
" bukan Meimei yang mengangkatnya " jawab Jian hao memilih duduk bergabung dengan asisten lin
" biarkan saja nanti juga Meimei akan menelpon mu kembali " ucap asisten lin
" semoga ,,," jawab Jian hao ,berharap perkataan asisten Lin benar
ting
Kelinci : ada apa jerapah ??
Jian hao di buat senang bukan main saat mendapatkan satu pesan dari meimei, Jian hao segera berdiri dari duduk nya dan kembali berdiri didepan jendela yang memperlihatkan pemandangan juga segerombol pemuda yang sedang menikmati makanan mereka , lebih tepatnya seorang wanita berhijab yang berdiri sedikit menjauh dari yang lain
Jian hao melakukan panggilan *kelinci *
"hallo,,"
Jian hao membuang nafas halus,lega perasaannya setelah mendengar suara siapa yang mengangkat panggilannya
" halo,,kelinci ,,lihat ke arah jarum jam angka sepuluh " ucap Jian hao
Jian hao melihat Meimei celingukan,melihat ke arah yang dipinta Jian hao,Jian hao melambaikan tangannya berusaha agar Meimei dapat melihat dirinya
" mana,,?? Aku tidak bisa melihatmu " ucap Meimei
" tidak mungkin,,matamu sudah mengarah ke arahku " ucap Jian hao tidak berhenti melambaikan tangan,asisten Lin hanya menggelengkan kepalanya melihat tingkah Jian hao
" tidak,,aku tidak bisa melihat mu Jian,,,aku hanya melihat jerapah dengan leher yang panjang ,,hahahahahh"
" kelinciiii,,,!!! Awas kau ya ,,!!" ancam Jain hao namun dengan bibir yang tersenyum,tawa Meimei masih terdengar di telinganya ,hati Jian hao senang bukan main hanya dengan melihat dan mendengar suara Meimei ,beberapa Minggu terakhir Jian hao tidak bisa bertemu dengan Meimei ,sibuknya pekerjaan dan berpura pura menjadi anak yang baik bagi tuan Xing Deming membuat jain hao tidak memiliki waktu mengunjungi Meimei
Hatinya berdesir dan mempertanyakan kebenaran yang di katakan oleh asisten lin ,telinga Jian hao dengan setia mendengarkan tawa renyah seorang wanita di seberang sana,matanya tidak berkedip memandang bagaimana bahagianya seorang wanita berhijab hanya karena satu kata * jerapah *
Selamat membaca♥️♥️♥️ dari othor untuk pembaca jangan lupa like dan komentarnya
Ma'aaciiw