NovelToon NovelToon
LUKA

LUKA

Status: sedang berlangsung
Genre:Penyesalan Suami / Cintapertama / CEO
Popularitas:1.6k
Nilai: 5
Nama Author: nia ayu

ketika sebuah pernikahan di awali dari sebuah kebohongan

jeon kinan gadis 19 th yang tinggal di panti asuhan tiba-tiba diajak menikah oleh seorang pengusaha sekaligus pemilik yayasan di tempatnya tinggal.

kim victor seorang pengusaha yang memiliki sifat dingin dan sangat susah didekati tanpa angin tanpa hujan mengajak menikah seorang gadis yatim piatu.

apakah pernikahan mereka baik-baik saja setelah kinan mengetahui fakta yang menghancurkan dirinya?

apakah victor bisa mendapatkan maaf dari sang istri setelah luka yang dia torehkan kepada kinan?

bagaimana kelanjutan pernikahan mereka??

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon nia ayu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ikatan batin

Semua menunggu dengan raut cemas karena baru kali ini victor pingsan, kalaupun dia sakit victor hanya akan istirahat tapi tidak sampai pingsan.

Tak beberapa dokter keluar dan semua orng bergegas menghampiri dokter tersebut.

“Bagaimana keadaan putra saya dok?” Tanya chanyeol kepada sang dokter.

"Tidak ada masalah selama pemeriksaan, semuanya baik-baik saja” ucap sang dokter.

"Lalu kenapa dia tiba-tiba bisa pingsan dan sebelum pingsan dia juga meringis kesakitan” ucap baekhyun.

“Apakah ada saudara anda ada yang sakit?” Tanya balik dokter dan baekhyun pun menggelengkan kepalanya pelan.

“Tapi sepertinya tuan muda victor memiliki ikatan batin yang kuat entah dengan siapa karena bisa ikut merasakan sakit yang dialami orang tersebut, tuan victor bisa istirahat semalam untuk memulihkan kondisinya” ucap sang dokter lalu setelahnya meninggalkan semua orang yang masih bingung dengan perkataan dokter.

“Ikatan batin dengan siapa?" Gumam jinnie lirih hingga tiba-tiba netranya membola saat mengingat satu nama.

“Kinan" ucap baekhyun dan jinnie bersamaan.

“Bagaimana kabarnya saat ini? Bukankah seharusnya dia sudah melahirkan" ucap baekhyun lirih.

"Tapi bukankah dia dulu berkata ingin mengugurkan kandungannya” lanjut jinnie lagi yang membuat suasana kembali hening.

Semua orang menatap victor yang masih terlelap setelah mendapatkan suntikan.

"Apakah kamu sangat merindukannya vi” ucap baekhyun lirih sambil mengelus surai putra bungsunya. Dapat baekhyun lihat sekarang victor terlihat sangat kurus karena jam makannya yang tidak teratur ditambah pekerjaan yang banyak membuatnya tidak terlalu memperhatikan dirinya sendiri.

"Yeoli, bisakah kamu kembali mencari keberadaan kinan” pinta baekhyun sambil menatap sendu putra bungsunya.

“Akan aku usahakan sayang, karena semua data tentangnya tiba-tiba menghilang begitu saja" ucap chanyeol.

“Usahakanlah, aku sungguh tidak bisa melihat putraku terus seperti ini. Jika aku bertemu kinan aku yang akan meminta maaf atas nama putraku, apapun akan aku lakukan untuk victor asal dia bisa kembali tersenyum seperti dulu" ucap baekhyun lirih.

Semua yang ada di ruangan tersebut terdiam mendengar apa yang dikatakan oleh baekhyun.

Sementara itu jauh di rumah sakit mewah los angeles tepatnya di sebuah ruangan terlihat dokter yang tengah berusaha mengembalikan detak jantung seorang bayi laki-laki yang berhenti berdetak beberapa waktu yang lalu.

Di Luar ruangan woonie dan mingyu serta sehun tengah menunggu dengan cemas, sementara luhan menunggu sang putri yang juga belum sadarkan diri.

Tak beberapa netra itu terbuka dan yang pertama dia rasakan rasa nyeri di sekitar perutnya karena jahitan operasi yang belum mengering, bau disinfektan menyergap indera penciuman nya.

“Mah" panggil kinan lirih

Melihat namanya dipanggil luhan pun mendekat dan memegang tangan putrinya erat.

"Butuh sesuatu sayang?” Tanya luhan lembut dan kinan pun menggeleng pelan.

"Dimana bayiku” tanya kinan lirih.

Luhan membeku dan bibirnya terasa kelu saat putri bungsunya menanyakan tentang bayinya.

"Dia sedang tidur sayang” ucap luhan gugup.

"Aku ingin melihatnya mah” ucap kinan lirih.

"Nanti ya sayang, biar dia tidur dulu” bujuk luhan lembut, tidak mungkin luhan membawa kinan ke ruangan bayinya sedangkan sang bayi sedang dalam kondisi yang tidak baik-baik saja bahkan sedang berjuang antara hidup dan mati.

Setelah dokter berjuang mengembalikan detak jantung si bayi akhirnya jantungnya kembali berdetak. Dokter keluar dari ruangan khusus tersebut dengan raut wajah yang sulit dikatakan.

"Bagaimana keadaan cucu saya dok?” Tanya sehun.

“Kondisinya sudah stabil tuan sehun tapi kita harus tetap waspada jika hal seperti tadi kembali terjadi" ucap sang dokter.

“Apakah tidak ada cara supaya cucu saya sembuh total?" Tanya sehun.

“Salah satu cara adalah transplantasi jantung tapi juga tidak semudah itu karena kita juga membutuhkan jantung yang cocok" jelas sang dokter.

“Kami juga merekomendasikan dokter jantung terbaik untuk anda, dokter cha dia mungkin bisa memberikan solusi terbaik untuk anda selama anda belum menemukan donor jantung yang tepat" ucap sang dokter lagi dan sehun pun mengangguk.

Setelah memastikan bayi kinan baik-baik saja sehun, woonie dan mingyu kembali ke kamar rawat kinan.

“Kak, dimana bayiku? Aku ingin melihatnya" ucap kinan saat melihat woonie masuk bersama yang lain.

“Jagoanmu sedang tidur kinan, tadi habis minum susu" ucap woonie sambil mencoba tersenyum.

“Antarkan aku ke tempatnya, aku ingin melihatnya" pinta kinan sedangkan yang lain saling pandang.

“Tunggu kondisimu baik dulu sayang" bujuk sehun.

“Apa yang kalian sembunyikan dari aku?" Tanya kinan sambil menatap orang-orang di hadapannya saat ini.

Kinan merasa aneh karena setahu dirinya bayi yang baru lahir akan selalu didekatkan kepada ibunya, kecuali jika bayi itu mempunyai masalah atau prematur.

"Kami tidak menyembunyikan apapun sayang, kami hanya…" 

“Aku ingin melihat putraku" ucap kinan keukeuh memotong perkataan sehun.

Akhirnya dengan menggunakan kursi roda luhan membawa sang putri menyusuri lorong rumah sakit, kinan mengabaikan rasa nyeri pada jahitan di perutnya.

Saat melewati ruangan khusus bayi mereka melewatinya yang membuat kinan heran, disaat dirinya hendak bertanya tiba-tiba kursi roda yang dia pakai berhenti diruangan NICU.

Kinan menoleh kebelakang dan menatap luhan

"Kenapa berhenti disini mah?” Tanya kinan penasaran.

"Sayang, bisakah mama minta satu hal padamu” ucap luhan sambil menatap kinan dan memegang tangan putrinya erat.

"Minta apa mah?” Tanya kinan.

"Bisakah nanti kamu tidak menyalahkan dirimu saat melihat keadaan putramu nanti?” Tanya luhan.

"Memang ada apa dengan putraku mah, dia baik-baik saja bukan?” Tanya kinan penasaran.

"Berjanjilah dulu pada mama sayang” desak luhan dan kinan pun mengangguk.

Luhan mendorong kursi roda kinan masuk ke ruang NICU, setelah beberapa saat mereka tiba di sebuah ranjang kecil di mana ada seorang bayi laki-laki dengan berbagai alat menempel di tubuhnya dan oksigen yang berada di hidunh kecilnya.

"Mah, dia siapa? Mana putraku” tanya kinan.

"Dia putramu sayang” ucap luhan lirih dengan air mata yang sudah mengalir membasahi pipinya sedangkan kinan hanya terdiam tapi air mata mengalir membasahi pipinya.

"Apa yang terjadi dengan putraku?” Tanya kinan lirih.

"Kelainan jantung” ucap luhan pelan dan bagai tersambar petir saat kinan mengetahui fakta jika bayi yang sempat ingin dia bunuh, bayi yang sempat tidak dia inginkan ternyata harus mengalami ini.

Kinan membeku, jantungnya seperti ditarik paksa dari tubuhnya, inikah cara Tuhan menghukumnya saat beberapa waktu yang lalu dirinya sempat ingin menggugurkan bayinya sendiri.

Tidak ada raungan tangisan yang keluar dari bibir wanita itu yang ada hanyalah tatapan kosong yang menatap lurus dimana buah hatinya berbaring, tak ada sepatah katapun yang terucap dari bibir kinan.

Seminggu berlalu tapi bayi kinan masih belum diizinkan pulang dan kinan dengan setia menunggu buah hatinya jeon vicky, nama yang dirinya berikan untuk putra semata wayangnya.

Sementara itu di seoul tampak victor yang melamun sambil menatap kosong keluar jendela, beberapa hari ini dirinya merasakan dadanya yang tiba-tiba sesak tanpa sebab bahkan terasa sangat susah bernafas.

“Apa yang sebenarnya terjadi? Kenapa perasaanku tambah tidak tenang akhir-akhir ini" gumam victor lirih sambil memandang keluar jendela.

“Bagaimana kabarmu sayang? Bukankah seharusnya buah hati kita sudah lahir? Dia laki-laki atau perempuan" monolog victor sambil memejamkan matanya membayangkan sosok wanita yang selama ini selalu dirinya rindukan.

Rumah sakit los angeles.

“Bagaimana perkembangan putra saya dok?" Tanya kinan sambil menatap dokter yang ada didepannya saat ini.

“Bisakah kamu jangan formal memanggilku? Kamu bisa memanggil namaku atau kakak, aku sahabat mingy kakak iparmu kalau kamu lupa" ucap eunwoo atau cha eunwoo.

Kinan menghela nafas pasrah

“Baiklah bagaimana perkembangan kesehatan vicky kak nunu?" Tanya kinan lagi.

Eunwoo tersenyum lebar.

“Dia besok sudah bisa dibawa pulang, tapi harus selalu rajin check up untuk memeriksa kondisi jantungnya" jelas eunwoo.

“Lalu soal transplantasi jantung kapan bisa dilakukan?" Tanya kinan pelan.

“Untuk kasus vicky lebih baik menunggu dia sedikit lebih dewasa tapi jangan khawatir kami juga terus mencari donor jantung yang tepat untuk putramu” hibur eunwoo dan kinan pun mengangguk.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!