Sebuah pernikahan yang begitu megah, suatu hal yang selama ini diimpikan oleh Devina, tiba-tiba dihancur begitu saja oleh seseorang yang selama ini sangat dia benci.
Bukan hanya pernikahannya, tapi perusahaan keluarganya pun mengalami kehancuran.
"Aku sanggup membuat perusahaan ayahmu kembali berjalan, tapi dengan satu syarat, kamu harus menikah denganku!"
Itulah yang diucapkan oleh Abian Pratama, seorang CEO dingin dan kejam.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DF_14, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 3
"Ehm, sebentar lagi ada yang menikah nih," goda Jihan kepada seorang pria yang sedang mendekap tubuhnya di atas ranjang.
Pria itu adalah Eliano. Dia malah terkekeh mendengar godaan dari Jihan. Tangan kekarnya semakin erat memeluk pinggang ramping wanita itu. Sedangkan mulutnya sedang menyesap payu-daranya dengan rakus.
Setelah itu, Eliano balik menggoda Jihan. "Kenapa? Kamu cemburu ya? Aku melakukan ini semua buat masa depan kita, Sayang."
Ternyata, mereka sudah lama mengincar perusahaan milik ayahnya Devina. Devina adalah satu-satunya pewaris dari perusahaan Buana Group. Sementara itu, posisi Jihan hanyalah saudara tirinya Devina, yang tidak memiliki hak waris.
Jika Eliano menikah dengan Devina, akan memudahkan mereka untuk menguasai perusahaan Buana Group. Apalagi, jika seandainya mereka berhasil menyingkirkan Devina di dunia ini, maka seluruh kekayaan itu akan jatuh ke tangan mereka berdua.
Robert Buana, ayahnya Devina pun sangat mempercayai Eliano. Karena kecerdasannya, Eliano dipercaya menjadi wakil direktur di perusahaan Buana, sedangkan posisi CEO saat ini ditempati oleh Devina.
Sementara Jihan, dia tidak memilih keinginan untuk bekerja. Mungkin karena dia terlalu dimanjakan oleh ibunya, membuat dia menjadi boros dan sering berfoya-foya.
"Tapi kamu janji, jangan pernah sentuh Devina selama dia menjadi istrimu. Kita tinggal memikirkan rencana bagaimana caranya menyingkirkan Devina secepatnya." pinta Jihan dengan nada manja. Dia sangat takut Eliano akan jatuh cinta pada Devina m
Eliano tak langsung menjawab, seakan dia sedang memikirkan sesuatu. "Emm... tentu saja, Sayang."
Jihan tersenyum lega. Dia segera duduk di atas pinggul Eliano, membuat tubuh mereka menyatu kembali. "Mungkin setelah kamu menikah dengan Devina, kita akan jarang bertemu, karena itu aku akan memuaskan kamu malam ini."
Eliano hanya tersenyum, membiarkan Jihan berbuat sesuka hati pada tubuhnya. Kemudian tangannya meraih ponselnya di atas nakas, dia nampak tertegun saat melihat ada pesan dari Devina.
[Apa kamu sudah tidur? Jujur saja malam ini aku sangat deg-degan, mengingat besok kita akan segera menikah. Aku harap aku bisa menjadi istri yang baik buat kamu.]
Jika dipikir-pikir, dia sangat beruntung dicintai begitu besar oleh seorang Devina Buana.
Eliano menggelengkan kepala. Dia mencoba mengingatkan hatinya. Dia tidak boleh jatuh cinta kepada Devina. Dari awal dia mendekati gadis itu karena disuruh oleh Jihan.
Eliano dan Jihan berpacaran sudah lama, dari mereka masih sama-sama di bangku SMA. Jihan sangat kesal kepada saudara tirinya itu yang cukup populer, karena itu dia menyuruhnya Eliano untuk mendekati Devina.
Meskipun pada awalnya Devina selalu menolak dan memilih untuk berteman. Tapi pada akhirnya, dua tahun yang lalu, Devina menerima cintanya Eliano, sehingga mereka memutuskan untuk menikah di tahun ini, tepatnya hari esok.
...****************...
Karena tidak ada balasan pesan dari Eliano, Devina segera menyimpan ponselnya di atas nakas. Dia mengira kekasihnya itu sudah tidur.
Kemudian Devina merebahkan tubuhnya di atas ranjang, dia tersenyum penuh rasa bahagia, membayangkan besok dia akan saja menjadi istrinya Eliano.
Namun, tiba-tiba dia menjadi teringat dengan perkataan Lola yang mengatakan bahwa Abian telah kembali ke Indonesia.
"Untuk apa dia kembali ke Indonesia?" gumam hatinya.
Devina pun segera menggelengkan kepala. Dia merasa tidak ada gunanya memikirkan musuhnya itu.
"Semoga aku tidak akan pernah bertemu lagi dengannya."
pasti elian cuma ngaku2 doang....😡