NovelToon NovelToon
Last Stop In Eden

Last Stop In Eden

Status: tamat
Genre:Misteri / Diam-Diam Cinta / Cinta Seiring Waktu / Balas Dendam / Vampire / Tamat
Popularitas:1.3k
Nilai: 5
Nama Author: laliza_xiexie

"Kamu Kriminal" Ucap gadis itu ketus dengan tangan diikat.
" Saya bukan kriminal." Ucap Pria itu tegas.
Mereka saling bertatapan dalam situasi hening dan penuh ketegangan. Alih - alih merasa takut, Gadis itu terus menatapnya tajam.
"Kau monster." Celetuknya.
Senyum menyeringai. " Aku bukan monster,... Aku Vampir." Ucap pria itu pelan berbisik ditelinga gadis yang ia sekap.
Bukannya jeritan rasa takut yang didengar, Pria itu merasa heran gadis dihadapannya malah tertawa puas.
Kesal tak kunjung percaya, Pria itu menunjukan taring dan mata merahnya.
Sontak gadis itu terdiam mematung.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon laliza_xiexie, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kota Hirosyuki

Dibalik rasa frustasinya. Kiara berusaha tenang dan akan menyebrang karena jalan tampak sepi, namun tiba – tiba ada sebuah mobil yang melaju cepat ke arahnya dan ia memejamkan matanya lalu menutupi wajahnya menggunakan kedua tangannya.

Untung saja mobil itu tidak menabrak Kiara namun hanya menyentuh bajunya saja. Kiara terdiam kaget dan mulai membuka kedua matanya, terlihat seorang lelaki tampan turun dari mobil dengan raut wajah yang menahan amarah.

“ Apa kau sudah gila?” Bentak lelaki tersebut.

Kiara langsung melotot tak terima dibentak olehnya.

“ Hey! Bukankah Aku yang seharusnya marah? Kau hampir membuatku mati!” Teriak Kiara marah sembari menunjuk – nunjuk wajah lelaki tersebut.

Bibir lelaki tersebut bergetar memendam begitu banyak amarah.

“ Singkirkan tanganmu.” Ucap Lelaki tersebut menepis tangan Kiara.

“Dalam hal ini kamu yang salah, apa kamu tidak tau tempat menyeberang lewat jembatan kecil yang ada disampingmu itu. Di kota ini tidak diperbolehkan menyeberang seperti tadi.” Jelas Lelaki tadi dan membuat Kiara mematung.

“ Maaf Aku tidak tau.” Ucap Kiara lembut merasa bersalah.

Lelaki tersebut hanya memandang Kiara dengan tajam lalu pergi menaiki mobilnya dengan ngebut.

Kiara terus memperhatikan mobilnya dan saat berbalik.

“ Hey….” Teriak Kiara terkejut karena ada seorang lelaki berdiri disampingnya.

“ Siapa kamu?” Tanya Kiara bingung.

Lelaki itu hanya diam, melihat Kiara dari bawah hingga atas.

“ Tenang tidak perlu takut, Aku Eyden!” Ucap Eyden mengulurkan tangan.

Kiara terdiam melihat uluran tangan.

“ Apa harus Aku berjabat tangan denganmu? Lagi pula Aku tidak takut tapi terkejut karena kau tiba – tiba nongol dihadapanku.” Tanya Kiara cuek.

Eyden tersenyum dan menarik uluran tangannya.

“ Maafkan Aku… Sepertinya kamu manusia?” Tanya Eyden membuat Kiara kesal.

“ Hey.. kamu pikir Aku ini drakula apa?” Tanya Kiara kesal.

Eyden hanya tertegun diam seperti ada yang sedang Ia pikirkan.

“ Sudahlah lupakan. Langsung ke intinya saja, Aku adik dari seseorang yang hampir menabrakmu tadi.” Ucap Eyden membuat Kiara terkejut.

Kiara terdiam serius memperhatikan Eyden dari bawah hingga atas.

“ Ada apa? Kau tak percaya?” Tanya Eyden kebingungan.

“ Bukan seperti itu, Kamu dan Dia sama – sama mengenakan kemeja. Namun bedanya kamu menggunakan jas dan dia tidak, yang membuatku heran sifat kalian sangat berbeda jauh. Apa kamu serius adik dari lelaki angkuh tadi?” Tanya Kiara yang membuat Eyden tertawa.

“ Hahaha… Kami memang saudara tapi beda Ibu.” Jawab Eyden lembut.

“ Pantas saja, Kamu jangan seperti Dia.” Ucap Kiara membuat Eyden tersenyum.

Eyden terus tersenyum menahan tawa melihat tingkah Kiara, Ia berusaha menenangkan perasaannya.

“ Baiklah langsung saja Aku terus terang tujuanku ada disini. Aku disini ingin meminta maaf atas apa yang Kakakku lakukan padamu.” Ucap Eyden serius.

Kiara terdiam sembari fokus memperhatikan Eyden hingga membuat Eyden salah tingkah.

“ Tunggu, bukankah Kakakmu yang bersalah lalu mengapa kamu yang meminta maaf?” Tanya Kiara bingung.

Eyden terdiam dan menghela nafas, Ia menatap mata Kiara dengan serius.

“ Dengarkan, Kakakku adalah tipe orang yang gengsi. Saat Dia melakukkan kesalahan, Ia pasti tau bahwa Ia salah tapi enggan untuk meminta maaf. Oleh karena itu Aku sebagai adiknya berinisiatif untuk meminta maaf kepada orang – orang yang pernah Kakakku sakiti agar tidak ada masalah kedepannya termasuk dirimu.” Jelas Eyden yang membuat Kiara tersenyum kagum.

“ Aku sangat kagum padamu, tapi Kakakmu itu Dia sangat tidak dewasa. Kamu adiknya tapi Aku merasa Dialah adikmu.” Ucap Kiara membuat Eyden salah tingkah dan menggaruk kepalanya sendiri.

“ Jadi bagaimana? Apa kamu akan memaafkannya?” Tanya Eyden memastikan.

1
falea sezi
nyimak
xiexie
Selamat datang di cerita novel pertamaku, Happy reading guys.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!