NovelToon NovelToon
Semuanya Menyalahkan Ku

Semuanya Menyalahkan Ku

Status: sedang berlangsung
Genre:Penyesalan Suami / Crazy Rich/Konglomerat / Mengubah Takdir
Popularitas:3k
Nilai: 5
Nama Author: DANA SUPRIYA

Restu merasa hidup dalam keputus asaan ketika Istri dan anaknya suka menyalahkan dirinya hingga dirinya emosi membentak istri dan anaknya tersebut namun kini dirinya jadi orang yang di anggap paling bersalah hingga dia merasa hidup dalam ke hampaan tanpa harus bisa berbuat apa pun selain hanya diam karena apa pun yang dilakukannya akan jadi tambah Salah hingga akhirnya dia ingin mengakhiri hidupnya di suatu jurang yang dalam namun tiba-tiba takdir berkata lain, dia mengurungkan niatnya dengan mencari cara untuk memberi pelajaran kepada istei dan anaknya dengan bantuan sistim yang tiba-tiba datang memberikan pilihan bantuan hingga akhirnya dia mengatur cara agar semuanya menyadari kesalahannya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DANA SUPRIYA, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 20 Awal Berubah

Restu bicara dalam hati hingga akhirnya dia ingin melupakannya karena dirinya juga sudah tidur nyenyak karena rasa lela yang dia rasakan hingga saat ini dia tidak mampu menahannya walaupun ada masalah yang dia hadapi hingga tidak terasa hari sudah berganti dan pagi yang di tunggu sudah tiba.

Kini dia segera bangun untuk cepat ke kamar mandi duluan sebelum istri dan anaknya bangun dari tidur hingga beberapa menit kemudian dia sudah selesai dengan pakaian rapi untuk dia siap kerja sedangkan Maya anak gadis bungsunya masih tidur dan dia harus membangunkannya

"Maya, cepat bangun tidur untuk bisa sekolah lebih cepat"

"Eh masih ngantuk, tadi malam banyak kerjakan PR"

"Ya sudah kalau tidak mau bangun berarti hari ini tidak sekolah, biar papa permisikan"

"Iya ya bangun tapi siapkan uang untuk ojeknya"

"Iya itu uangnya sudah papa siapkan untuk pulang pergi dari sekolah"

"Berapa pa?"

"50 ribu"

"Pergi 15.000 dan pulang 15.000 jadi uang jajan 20 000 ya kurang pa, Maya mau bayar uang kas 30.000 untuk seminggu dan uang praktek prakarya hari ini 10 ribu perorang untuk beli bahan jadi kurang 40 ribu pa"

"Ya sudah ini papa tambahi 50 ribu jadi masih ada uang jajan 10 ribu"

"Ya sedikit kali pa tambah lagi lah pa, pelit kali papa sama Maya"

Restu tidak mau mendengar lagi kata-kata Maya karena kalau di turuti maka Meisya juga akan ikut-ikutan jadi dia segera mengalihkan bicara

"Sudah cepat bangun, nanti bisa terlambat ke sekolahnya"

Maya terlihat mulai memaksakan diri untuk bangun dari tidurnya sambil mengambil uang 100 ribu yang di letakan papanya di Meja untuk segera dia simpan di dalam dompet kecilnya

Tidak berapa lama Maya sudah siap dari kamar mandi dan sudah berganti baju untuk tingkat SLTA atau sekarang di sebut SMA dan kelihatannya dia terburu-buru apalagi dia segera memesan ojek motor online agar dia tidak terlalu lama menunggu hingga lima menit kemudian

"Pesan ojek"

"Iya bang"

Maya langsung mengiyakan kata-kata abang ojek online dan segera keluar membawa tas sekolahnya hingga tidak beberapa lama dia sudah pergi kesekolah sedangkan Rina istrinya Restu sepertinya lagi menagi bicaranya tadi malam setelah Maya pergi kesekolah

"Hari ini mama ikut papa ke kantor untuk menanyakan langsung kepada kawan kerja papa, apa benar papa sudah naik jabatan hingga uang yang baru di dapat bukan hasil utang atau perbuatan yang terlarang karena mama tidak mau makan uang haram"

Restu hanya tersenyum tipis mendengar ancaman istrinya. Ia tidak marah, justru malah merasa biasa saja.

"Silakan saja Ma, kalau mama mau datang ke kantor. Papa tidak melarang. Silakan tanya siapa saja di sana, biar mama tahu sendiri kebenarannya, dan kebetulan papa mau kerja jadi kita bisa berangkat sama kebetulan mobil kantor mau lewat dari sini jadi kita bisa ikut ke kantor"

Restu menjawab tenang ancaman istrinya sambil bersiap untuk ikut berangkat kerja.

Rina terdiam dengan Sikap suaminya yang terlalu tenang justru membuatnya semakin penasaran dan gelisah.

"Kenapa bang Restu bisa begitu santai sekali? Jangan-jangan beneran naik jabatan?'

Rina mulai berpikir kalau kata-kata suaminya itu memang benar tapi rasa

 ingin tahunya menguasai dirinya.

Rina ingat ada nomor teman dekat suaminya, Dimas, yang pernah datang ke rumah dan makan bersama dulu. Ia mengambil ponselnya dan mencari nomor itu.

" Nah ini nomor Dimas, Aku tanya saja sama Dimas, pasti dia tahu yang sebenarnya,'

Batin Rina yang mulai mencoba menghubungi sahabat suaminya di tempat kerja.Namun, baru saja jari-jarinya hendak menekan tombol panggil, tiba-tiba ponsel Rina berdering keras. Nomor panggilan masuk adalah dari abangnya sendiri.

Dengan perasaan tidak enak, Rina mengangkat telepon itu.

"Halo? Kenapa Bang?"

"Rin! Aduh malang nasib kita Rin! Ayah tiba-tiba jatuh sakit! Sekarang lagi di UGD rumah sakit! Kata dokter butuh operasi segera karena ada penyumbatan! Biayanya besar sekali Rin, butuh 150 juta untuk biaya operasi dan perawatan!"

Suara kakaknya terdengar panik dan putus asa.

Jantung Rina seakan berhenti berdetak. "A-apa?! 150 juta?! Tapi Bang... kita kan tidak punya uang sebanyak itu! Abang sama Adik bagaimana?"

"Abang juga sudah tanya mereka Rin, tapi mereka juga lagi susah semua! Gaji tertunda, usaha lagi sepi! Tidak ada yang bisa bantu! Sekarang harapan satu-satunya cuma sama suamimu Restu! Dia kan kerja di perusahaan besar, minta tolong dong pinjam dulu ke kantornya atau pakai uang tabungan! Ayah harus segera dioperasi sebelum terlambat!"

Telepon dimatikan. Rina lemas, jatuh terduduk di lantai. Wajahnya pucat pasi. 150 juta! Angka yang sangat mustahil baginya saat ini.

Tanpa pikir panjang, Rina langsung mendekati Restu yang sudah menunggu di depan rumah

"Jadi mau ke kantornya ma?, biar mama tidak penasaran"

Restu seperti menantang istrinya untuk bisa sama-sama ke kantornya sementara dia sudah chat WA Dimas kalau istrinya mau datang ke kantor untuk menanya kebenaran tentang dirinya kalau dia sudah naik jabatan jadi dia minta Dimas untuk mengatakan iya tapi jangan jelaskan kalau dia jadi pemilik perusahaan

"Siap bos"

Inilah jawaban Dimas yang membuat dia lega hingga ketika istrinya datang ke depan teras rumah, Restu langsung mamastikan kalau istrinya jadi ikut dia ke kantor atau tidak tapi saat ini dia melihat wajah istrinya begitu panik dan cemas

"Ada apa ma?"

"Ayah! Ayah masuk rumah sakit! Dia harus operasi segera! Butuh uang 150 juta! Kakak dan adikku semua tidak ada yang punya uang! Tolong Restu... tolong pinjamkan uangnya dulu! Atau pinjam dulu ke kantormu! Kamu kan katanya naik jabatan, pasti punya akses kan? Tolong ya... demi nyawa ayahku..."

Rina menangis tersedu-sedu, kali ini bukan marah, tapi memohon dengan sangat kepada Restu sambil memegang tangan Restu yang mulai bingung dengan apa yang harus dilakukan walaupun dia bisa membantunya dengan cepat karena uang segitu masih terlalu kecil bagi Restu saat ini tapi dia ingin keluarganya bisa menghargai dirinya sebagai orang yang mencari nafkah untuk mereka namun tiba-tiba

Terdengar suara dingin dari sistem yang terdengar jelas di kepala Restu.

[MISI URGENT: MENOLONG AYAH MERTUA YANG SAKIT KRITIS.]

[TUJUAN: LUNASI SELURUH BIAYA RUMAH SAKIT DAN OPERASI.]

[HADIAH: 30% SAHAM PERUSAHAAN OTOMOTIF RAKSASA "NUSA MOBIL" YANG BERNILAI TRILIUNAN.]

Mata Restu berbinar tajam. Ini kesempatan emas! Tidak hanya bisa menolong mertua, tapi juga dapat aset besar lagi!

Kondisi Restu yang dapat pilihan yang menggiurkan dari sistim ini membuat Rina yang tidak.tahu apa yang terjadi menganggap Restu tidak bisa menolongnya namun hanya Restu suaminya sebagai harapan terakhirnya

"Bang, tolong ayah bang"

Rina menangis sambil memegang tangan Restu yang mulai tersadar kalau Rina menunggu jawabannya hingga tanpa ragu sedikitpun, Restu langsung mengangguk mantap.

"Iya ma, tenang saja. Papa akan tanggung semuanya. Uang 150 juta tidak masalah. Pagi ini juga akan papa usahakan uangnya sudah ada dan langsung dibayarkan ke rumah sakit."

Rina terbelalak kaget lalu menangis bahagia.

"Benarkah itu bang? Kamu benar-benar bisa? Makasih ya Suamiku! Makasih banyak! Kamu memang suami ku terbaik!"

Rina langsung memeluk suaminya, sikapnya berubah 180 derajat menjadi sangat manis dan lembut karena butuh pertolongan.

Namun, Restu tersenyum dalam hati. 'Manis sekali saat butuh ya...'

"Tapiii..."

Restu tiba-tiba memotong suasana yang sudah begitu baik hingga Rina langsung bertanya

"Kenapa bang? Ada masalah apa?"

Rina bertanya cemas kepada Restu yang tadinya sudah mau membantunya

"Begini Bu, karena kita mengeluarkan uang sangat besar untuk biaya operasi ini, maka untuk beberapa bulan ke depan, uang belanja rumah harus kita potong dulu ya. Kita harus hemat luar biasa. Tidak ada jajan sembarangan, tidak ada uang tambahan untuk gaya-gayaan, dan harus makan seadanya saja sampai uang ini kembali terkumpul pelan-pelan,"

kata Restu dengan wajah sangat serius, seolah-olah ia benar-benar menguras habis tabungan hidupnya demi hal ini.

Padahal baginya, 150 juta itu hanya seperti uang kembalian belanja. Tapi ia sengaja membuat aturan ini agar istrinya dan anak-anaknya belajar bersyukur dan tidak menuntut macam-macam lagi.

Rina mengangguk cepat tanpa berpikir panjang.

"Iya iya! Tidak apa-apa bang, Asal ayah selamat, apa saja aku lakukan! Hemat apa saja aku siap! Pokoknya tolong selamatkan ayahku ya!"

Restu mengangguk sambil memegang tangan Rina

"Kalau begitu sekarang kita ke rumah sakit jadi mama silakan siapkan diri sedangkan papa mau menelepon ke kantor untuk izin untuk tidak masuk kerja"

"Oh iya, mama ganti baju dulu.ya"

Rina langsung masuk kedalam rumah untuk.ganti baju sedangkan Restu mulai tersenyum

"Mudah-mudahan ini awal merubah pribadi istriku"

1
Aku dan kamu selamanya😍💏💑👪
Restu percuma kamu debat sama dia
Risa Yayang Cinta Sejati
Sepertinya orang itu bersekongkol dengan orang yang menabrak Restu
@Yayang ♡ Risa
Pemilik mobil mengancam Restu kejam
@Yayang Suami Ris4
Kejam bapak yang menabrak Restu memfitnah Restu
@Yayang Suami Ris4
Restu istrimu maunya menang sendiri
@Yayang Suami Ris4
Restu kamu kasihan banget ya
Yayang Suami Risa
Rina kenapa langsung memarahi Restu
Bahagia Bersama Dirimu😍😍😍🥰
Restu kamu malah cuma di hina
Bahagia Bersama Dirimu😍😍😍🥰
Rina ngga usah menyalahkan Restu deh
@Yayang Risa Couple Happy
Rina kamu istri durhaka banget
@Yayang Risa Couple Happy
Restu kejar cita citamu
@Me and You Married
Kenapa istrinya Restu menyalahkan Restu
@Me and You Married
Restu ngga usah punya pikiran bunuh diri
ANDANA
Hai sobat baca
tinggalkan jejak sobat ya
makasi
Ya Ris Tak Terpisahkan
Restu istrimu ngga dengarkan penjelasanmu
@ Yayang Risa Selamanya
Restu kamu hidupnya selalu di tindas orang
@Yayang Risa Saling 💖❣️💗💕💞
Kasihan badannya Restu penuh luka malah jalan kaki
Risa Virgo Always Beau
Restu kasihan banget kamu ya
Yayang Lop3♡ Risa
Ternyata motornya Restu itu di sita
You And Me Cinta Abadi
Istrinya Restu ngga iba ke Restu sama sekali
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!