NovelToon NovelToon
PERNIKAHAN KONTRAK IDOLA

PERNIKAHAN KONTRAK IDOLA

Status: tamat
Genre:Nikah Kontrak / Tamat
Popularitas:692
Nilai: 5
Nama Author: Zhao Eunbi

Zee Chou, atau yang dikenal dengan nama panggung Choi Heesung, adalah idola K-Pop paling populer dan dicintai jutaan penggemar. Di atas panggung, ia bersinar sempurna, tampan, dan memiliki citra bersih yang dijaga sangat ketat. Namun di balik kemegahan itu, ia menyembunyikan satu kenyataan pahit: warisan perusahaan keluarga yang terancam bangkrut. Demi menyelamatkan segalanya, Zee terpaksa menyetujui pernikahan yang tidak pernah ia bayangkan—menikahi Park Hye-ri, gadis biasa dan sederhana, putri sahabat orang tuanya yang sama sekali tidak ada hubungannya dengan dunia hiburan.

Pernikahan ini hanyalah sebuah kesepakatan di atas kertas, rahasia yang harus dijaga mati-matian dari publik dan penggemar. Tidak ada cinta, tidak ada perasaan, hanya kewajiban dan aturan ketat. Bagi Zee, Hye-ri hanyalah kewajiban yang mengganggu karir cemerlangnya. Bagi Hye-ri, Zee hanyalah idola dingin, angkuh

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Zhao Eunbi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Di Balik Topeng Kebohongan

Waktu berlalu, tiga bulan telah berlalu sejak hari perpisahan yang menyakitkan itu.

Di mata publik, Heesung Chou tampak kembali bersinar. Namanya makin terkenal, proyek-proyek besar berjalan lancar, dan ia selalu terlihat bersama Jung Soo-ah di setiap acara. Mereka disebut-sebut sebagai Pasangan Paling Sempurna Abad Ini.

Namun tidak ada yang tahu, di balik senyumnya, hati Heesung sudah mati rasa. Ia hidup seperti aktor yang terperangkap dalam peran yang dibencinya. Setiap kali Jung Soo-ah memegang tangannya atau merangkul lengannya di depan kamera, rasa jijik dan marah membakar dirinya dari dalam.

"Kau tampak bahagia sekali hari ini, Heesung," bisik Jung Soo-ah manja di tengah pesta malam itu. "Lihatlah, semua orang memuji kita. Kau akhirnya sadar siapa yang pantas mendampingimu."

Heesung menoleh perlahan, menatap wanita itu dengan pandangan dingin yang tak terbaca.

"Aku hanya melakukan apa yang kau inginkan, bukan? Kau punya segalanya sekarang. Kekuasaan, nama baikku, dan posisi di sisiku. Kau sudah menang, kan?"

Jung Soo-ah tertawa puas. "Tentu saja. Dan ingat... jangan coba-coba macam-macam. Selama aku memegang bukti yang bisa menghancurkan keluargamu, kau adalah milikku seutuhnya."

Ia tidak sadar... bahwa justru karena ia terlalu percaya diri, ia mulai lengah. Ia memberikan akses penuh kepada Heesung di dalam perusahaan, berpikir Heesung sudah patah semangat dan tunduk padanya.

Itulah kesalahan terbesarnya.

 

🔎 Jejak yang Tertinggal

Sementara itu, Hyeri hidup dalam kesederhanaan di sebuah kota kecil jauh dari keramaian. Ia bekerja di sebuah toko roti untuk menghidupi dirinya sendiri. Hatinya masih sakit, masih terasa perih mengingat kata-kata Heesung hari itu: "Semua hanya akting... tidak ada cinta."

Namun ada satu hal yang membuatnya bingung. Selama ia tinggal di sana, ia selalu merasa diawasi. Setiap kali ia pulang kerja, jalanannya selalu aman, tidak ada orang jahat yang mendekat. Kadang-kadang, ia menemukan amplop berisi uang tunai di depan pintu rumahnya tanpa nama pengirim. Dan setiap malam, ada pesan singkat masuk dari nomor tak dikenal, hanya berisi satu kalimat:

"Tetaplah sehat. Tetaplah bahagia. Jangan menyerah."

Hyeri selalu membalas: "Siapa kau?" tapi tidak pernah ada jawaban.

Suatu sore, saat sedang membereskan kotak barang yang dibawanya dari rumah lama, ia menemukan sebuah benda kecil yang terselip di saku jaket lama milik Heesung—jaket yang pernah dipakainya saat hari hujan terakhir mereka bersama.

Itu adalah sebuah kalung kecil dengan liontin berbentuk bulan sabit. Di bagian belakangnya ada ukiran huruf kecil yang hampir tak terlihat:

"Untuk Hyeri, milikku selamanya. - H.C"

Hyeri tertegun. Air matanya jatuh membasahi ukiran itu.

"Jika semua hanya akting... kenapa dia memberikan ini? Kenapa tulisan ini ada?"

Firasat yang dulu sempat ia abaikan kini kembali muncul. Ingatannya kembali ke momen terakhir sebelum ia pergi... cara Heesung menatapnya, gerakan bibirnya yang diam, rasa sakit yang luar biasa di matanya.

"Ada sesuatu yang aku tidak tahu..." gumam Hyeri. "Dia tidak membenciku. Dia tidak berbohong karena dia mau. Dia dipaksa."

Saat itu juga, tekadnya bulat. Ia tidak akan lagi bersembunyi dan bersedih. Ia harus tahu kebenaran.

 

⚔️ Serangan Balas Diam-Diam

Di kantor pusat Grup Chou, Heesung bekerja siang dan malam. Ia menggunakan kepercayaan yang diberikan Jung Soo-ah untuk mengakses semua data penting. Ia berpura-pura patuh, berpura-pura mendukung semua keputusan wanita itu, tapi diam-diam ia menyusun kepingan-kepingan bukti.

Ia menemukan banyak kejanggalan. Semua jejak pemalsuan dokumen, penggelapan uang, hingga rekaman percakapan yang membuktikan pemerasan terhadap dirinya dan Nenek Chou. Semuanya ia simpan rapi dalam sebuah perangkat data rahasia.

Hingga akhirnya hari itu tiba.

Jung Soo-ah berniat melakukan penipuan terbesar: Mengambil alih seluruh aset perusahaan secara hukum dan membuang nama keluarga Chou selamanya. Ia mengadakan rapat besar dengan para investor asing untuk menandatangani perjanjian akhir.

Di ruang rapat penuh itu, Jung Soo-ah duduk di kursi utama dengan angkuh.

"Hari ini adalah hari di mana Grup Chou resmi menjadi milik saya," gumamnya dalam hati.

Namun saat ia hendak menandatangani dokumen, Heesung angkat bicara.

"Maaf, Nona Jung. Sebelum Anda menandatangani itu... ada satu hal kecil yang perlu kita luruskan."

Heesung berdiri tegak. Tatapannya bukan lagi tatapan patuh, tapi tatapan pemimpin yang berkuasa. Ia menghubungkan perangkatnya ke layar besar di ruangan itu.

"Selama ini kalian semua berpikir saya lemah, saya patuh, dan saya sudah kehilangan segalanya. Tapi kalian salah besar. Selama tiga bulan ini saya berpura-pura, hanya untuk mengumpulkan semua bukti kejahatan yang kau lakukan, Soo-ah."

Di layar muncul semua data lengkap: rekaman suara, transaksi gelap, hingga bukti bahwa dialah yang menjebak Nenek Chou.

"Kau memaksaku berbohong. Kau memaksaku menghina cinta sejati saya di depan dunia. Kau membuatku hidup seperti mayat hidup. Kau pikir aku akan membiarkanmu menang selamanya?"

Wajah Jung Soo-ah berubah pucat pasi. Ia gemetar hebat. "Kau... kau tidak berani melakukan ini! Aku punya bukti tentang kontrak pernikahan kalian!"

Heesung tersenyum tipis, senyum lega yang telah lama hilang.

"Kau benar, awalnya itu kontrak. Tapi kau lupa satu hal penting, Soo-ah. Di dalam perjanjian itu ada pasal yang kau abaikan: Kontrak batal demi hukum jika salah satu pihak bertindak jahat dan merugikan keluarga. Dan kau melakukan itu jauh sebelum aku jatuh cinta padanya."

"Hubungan kami menjadi nyata jauh sebelum kau datang mengacaukan segalanya. Dan kebohongan yang aku ucapkan tiga bulan lalu... itu adalah pengorbanan untuk melindungi nyawa orang yang paling aku cintai."

 

❤️ Pengakuan di Depan Dunia

Pintu ruang rapat terbuka lebar. Di sana, di bawah sorotan lampu, berdiri Hyeri. Ia berani datang kembali, membawa bukti tambahan dan kesaksian saksi mata.

"Heesung..." panggil Hyeri pelan, matanya berkaca-kaca namun penuh percaya diri.

Heesung berjalan mendekatinya, tidak peduli siapa yang melihat. Ia berlutut di hadapan Hyeri, di depan semua investor dan kamera yang merekam langsung.

"Maafkan aku... maafkan aku harus membuatmu menderita dan membenciku selama ini," suara Heesung bergetar penuh penyesalan dan rindu. "Aku rela dianggap penjahat, aku rela kehilangan segalanya... asal kau aman. Tapi aku salah. Aku seharusnya percaya padamu dan berjuang bersamamu sejak awal."

"Apakah kau mau memaafkan pria bodoh ini? Yang harus berbohong bahwa dia tidak mencintaimu, padahal setiap detik hidupnya hanya berisi tentangmu?"

Air mata Hyeri mengalir deras, tapi kali ini air mata bahagia. Ia mengangguk kuat, tersenyum indah.

"Aku sudah tahu, Heesung. Aku selalu tahu di dalam hatiku... bahwa tidak mungkin cinta seindah ini hanya akting. Aku memaafkanmu. Dan aku mencintaimu, lebih dari apa pun."

Heesung berdiri, lalu memeluk Hyeri erat sekali, mencium keningnya di depan semua orang.

Ia berbalik menatap kamera dan publik yang menonton siaran langsung itu.

"Untuk terakhir kalinya saya katakan ini kepada dunia. Satu-satunya wanita di hatiku, satu-satunya wanita yang kucintai, dan satu-satunya wanita yang akan mendampingiku sampai akhir hayat adalah Hyeri. Pernyataan saya sebelumnya tentang Jung Soo-ah adalah kebohongan paksa dan pemerasan. Dan sekarang... kebenaran akhirnya terungkap."

 

⚖️ Akhir dari Kebohongan

Keamanan masuk dan menahan Jung Soo-ah. Wanita itu jatuh berlutut, hancur total. Ambisi dan kejahatannya akhirnya membawa dirinya ke tempat yang seharusnya.

"Aku kalah..." isaknya pelan. "Aku punya segalanya... tapi aku tidak pernah punya hatimu. Dan itu yang membuatku kalah sejak awal."

Setelah kekacauan selesai, Nenek Chou yang sudah dibebaskan datang mendekati mereka berdua. Beliau tersenyum bangga.

"Kalian berdua telah membuktikan satu hal. Cinta yang diuji dengan kebohongan dan pengorbanan... akan tumbuh menjadi cinta yang paling abadi dan tak tergoyahkan."

Malam itu, langit terlihat lebih cerah dari biasanya. Beban berat yang bertumpuk sekian lama akhirnya terangkat.

Heesung menggenggam tangan Hyeri, menatap mata wanita itu dalam-dalam.

"Kita tidak perlu lagi menyembunyikan apa pun. Tidak ada lagi aturan bodoh, tidak ada lagi kontrak, tidak ada lagi kebohongan. Mulai sekarang, setiap kata yang keluar dari mulutku... adalah kebenaran. Dan kebenarannya adalah: Aku mencintaimu selamanya."

 

1
HAN EUNBI
🤭 menarik banget💪 tingkatkan
VOYAGE LEUER: 🤭terimakasih
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!