NovelToon NovelToon
ARSA & AUREL

ARSA & AUREL

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Nikahmuda / Transmigrasi
Popularitas:5.2k
Nilai: 5
Nama Author: Queenvyy27

Glegg

Arsa menelan ludahnya saat melihat tubuh Aurel yang hanya memakai lingerie tipis berwarna hitam, bahkan Arsa bisa melihat apa yang ada di dalamnya.

"Sayang boleh ya." Ucap Arsa memohon.

Aurel hanya mengangguk malu malu sambil menyilangkan tangannya, melihat anggukan Aurel, tanpa ragu lagi Arsa mulai mengeksplor setiap inchi tubuh istrinya.

"Emhhh, Arsa " Aurel mulai terbuai atas perlakuan Arsa, Arsa memperlakukannya sangat lembut, meski terkesan tidak sabaran namun Arsa berhasil menahan diri agar tidak menyakiti Aurel karena ini adalah pengalaman pertama mereka.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Queenvyy27, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Album Kenangan

" Sayang ada handphone kamu bunyi." Ucap Aurel .

" Biarkan saja sayang, aku ngantuk." Arsa menarik kembali tubuh Aurel yang baru saja mengambil handphone Arsa di atas nakas.

  Aurel kembali berbaring karena Arsa langsung mengunci tubuh nya agar tak bergerak.

Mereka baru saja selesai melakukan aktifitas mereka sebagai suami istri, Arsa sudah menahan nya sejak saat mereka menjemput Airin, dan sepulang dari kantor polisi tadi, Arsa tak memberikan jeda Aurel untuk beristirahat atau pun mandi terlebih dulu.

" Kamu kalau mau tidur, tidur aja, aku mau mandi dulu." Ucap Aurel.

 " Buat apa mandi, besok pagi juga pasti bakal mandi lagi." Jawab Arsa.

" Lagian aku enggak bisa tidur kalau kamu enggak di samping aku." Lanjutnya dengan mata yang masih terpejam.

Dering handphone Arsa berbunyi kembali, nama Agra tertera disana, anggota inti Orchi yang lain bergantian menelponnya, namun hanya ia abaikan saja.

" Sayang, angkat dulu, siapa tau penting."

Aurel menyodorkan handphone Arsa, karena ini sudah panggilan ke berapa kali, akhirnya Arsa mengangkatnya.

" Kalau enggak penting awas saja kalian." Ucap Arsa sambil menjawab telepon dari Arga dan menloud speaker nya.

"Hemmm."

" Arsa lo bisa ke markas, ada yang harus kita omongin, penting." Suara Agra terdengar dari seberang panggilan.

Arsa melihat jam dinding yang sudah menunjukan pukul 10.30 malam.

" Ini sudah jam berapa, lo gila." Jawab Arsa.

Biasanya jam berapa pun Arsa akan segera bergerak jika mereka sudah membicarakan markas, namun saat sekarang ia mempunyai istri, dia tak ingin terlalu sering berada di luar.

" Sorry, ada hal penting yang harus kita bicarakan tentang Monti." Jawab Agra.

" Oke, tunggu gue." Arsa kemudian mematikan handphonenya.

" Sayang, enggak apa apa aku tinggal, atau kamu mau ikut?" Arsa enggak tega meninggalkan Aurel sendirian di apartemen.

" Enggak apa apa sayang, pergi aja, aku disini bakal baik baik saja." Jawab Aurel.

" Ya sudah," Arsa mengelus rambut Aurel, setelah itu bergegas masuk kedalam kamar mandi.

5 menit Arsa sudah berganti baju dan bersiap akan pergi.

" Sayang, kamu yakin enggak mau ikut?" Tanya Arsa sekali lagi.

" Iya enggak sayang, kamu hati hati ya." Aurel mengelus lengan atas Arsa.

" Iya sayang, kunci pintu nya jangan lupa" Arsa mencium dahi Aurel lama dan kemudian mengecup bibir nya singkat.

" Aku pergi." Ucap Arsa yang hanya diangguki oleh Aurel, setelah itu Arsa sudah tak lagi terlihat dari balik tembok lorong Apartemen, kemudian Aurel masuk dan mengunci pintu.

*

*

" Ada apa dengan Monti?" Tanya Arsa tanpa basa basi saat ia baru saja memasuki markas, Arsa tak bisa berlama lama meninggalkan istrinya sendirian.

"Siapa yang mau bercerita?" Tanya Agra melirik Sam dan ian.

" Monggo pak ian saja." Jawab Sam.

" Emangnya Monti mana?" Tanya Arsa

" Noh" Sam menunjuk ke arah belakang sofa, ternyata disana ada monti yang tengah duduk sambil menundukkan kepalanya.

" Ngapain lo di situ, sini cerita sendiri, cengeng." Ucap Arsa.

" Bukan cengeng bos, gue udah cape ngomong terus tadi." Jawab Monti sambil berdiri.

" Ya udah, cape sekalian, ngomong sekali lagi, gue enggak mau denger cerita bukan dari orang yang bersangkutan." Ucap Monti tegas.

" Oke baiklah," Monti duduk di hadapan Arsa, kemudian ia mulai bercerita masalah perjodohan nya, hubungan dengan orang tua nya dan terakhir rahasia tentang papah nya yang punya anak di luar nikah, Arsa mendengarkan dengan seksama,

" kemarin gue dan Karen ketemu dengan putri dari keluarga Sanjaya, dan lo tau, sepertinya di menyukai Tian." Ucap Arsa.

" Maksud lo Sherly ?" Tanya Monti

" Memang Keluarga Sanjaya punya berapa putri?" Tanya Arsa balik.

" Nah kalau begitu, masalah satu beres, kalau gadis itu menyukai Tian, tinggal kita comblang kan tuh dengan Tian, agar bos juga lega kan." Ucap Sam tiba tiba ingin beralih misi menjadi mak comblang dadakan.

" Masalah nya, enggak sesimpel itu bege, udah jelas kalau Monti dan Sherly sama sama tak setuju atas perjodohan ini, yang jadi point penting nya adalah, orang tua masing masing tetap kekeh menjodohkan mereka untuk bisnis." Jelas ian

" Kalau gitu kita jodohin aja para orang tua nya." Celetuk Sam, yang langsung dapat pelototan dari teman temannya.

 " Sebentar, gue denger kemarin perusahaan Cassano akhirnya berkerjasama dengan perusahaan sanjaya dengan beberapa syarat agar mau melepaskan Tian, nah bagaimana kalau tambah satu syarat lagi, dengar tambahan tawaran kerjasama yang berkepanjangan, tak hanya Stak sampai selesai pembangunan jembatan saja, kita bisa minta tolong pada Kak Rey agar, keluarga Sanjaya membatalkan perjodohan ini secara sepihak." Jelas Arsa.

" Ide bagus," ucap Agra, " Lalu bagaimana dengan orang tua mu, mereka orang yang sangat keras kepala?" Agra melirik ke arah Monti.

" Seperti yang gue info tadi, kalau bokap gue punya anak di luar pernikahan, gue bakal gunakan itu buat ngancam beliau." Jelas Monti.

" Memang bokap lo peduli?" Tanya ian

" Gue paling tau siapa bokap gue, dia paling menjunjung tinggi reputasi, beliau masih bertahan selama ini dengan nyokap hanya karena hal ini." Jelas Monti

" Lalu, lo udah cari tau tentang anak di luar nikah bokap lo?" Tanya Arsa.

Monti mengangguk, " Gue harap kalian tak akan shock mendengar siapa orangnya." Jelas Monti, membuat teman teman nya saling pandang.

"Siapa?" Tanya ian penasaran.

Monti diam sejenak, " Angga."

"Siapa?!, Angga yang itu?"

Sam hampir saja menyemburkan minuman nya, yang lainpun tak kalah kaget mendengar nama itu.

" Lo saudara sama tu orang? Pantesan kalau di liat liat lagi kalian mirip loh." Ucap ian

Monti melotot ke pada ian, dia enggak suka di bilang mirip dengan Angga.

" Tapi bagaimana bisa, bokap lo selingkuh dengan nyokap nya Angga?" Tanya Sam.

" Bukan begitu, gue juga belum tau bagaimana cerita nya, tapi kalau dilihat dari kepribadian bokap gue, pasti pria brengsek itu yang bersalah." Monti punya keyakinan seperti itu karena sangat mengenal papah nya.

" Kita harus cari tahu masalah ini, apakah ini perselingkuhan atau pemerkosaan." Ucap Arsa.

Deg,

Seperti ada yang menusuk di jantung Monti, meski ia tau kalau Papah nya brengsek, namun mendengar kata pemerkosaan itu terlalu menyakitkan untuk di dengar.

" Gue akan tanyakan kepada Mommy, tentang masalalu nyokap nya Angga, Mommy dan nyokap nya Angga berteman baik." Jelas Arsa.

" Mommy lo dan nyokap Angga berteman, tapi lo enggak berteman dengan Angga?" Tanya ian.

" Terus, masalah?" Arsa menaikan satu alis nya.

" Enggak Bos, cuma nanya gue" ian langsung melengos menghindari tatapan Arsa.

" Oke, apa lagi yang harus di bahas, gue enggak bisa lama lama ninggalin bini gue." Ucap Arsa hendak berpamitan.

" Gue rasa cukup, memang curhat dengan lo lo pada menjadi lebih baik, thanks bro." Ucap Monti

" Maka nya, jangan kaya cewek lo, yang cuma bisa nya mendem, buat apa sobat sobat lo ada." Ucap ian

Ucapan ian diangguki oleh semua nya.

" Pokok nya kita disini adalah sahabat, apapun yang terjadi, jangan ada yang di tutup tutupi, ngerti kalian." Kali ini Agra yang berkata cukup panjang.

" Siap bro." Ucap Sam, ian dan Monti serentak.

" Gue cabut, lo pada nginep kah?" Tanya Arsa.

"Kita nginep." Jawab Agra

Arsa mengangguk, kemudian dia pergi meninggalkan teman teman nya.

20 menit ia sudah sampai di apartement, tepat pukul 12.00, Arsa datang tanpa mengetuk pintu, karena ia punya kartu akses untuk masuk.

Di lihatnya Aurel yang tengah terlihat pulas, Arsa mengganti baju nya dan naik ke atas ranjang dan berbaring di samping Aurel, lelaki itu mengelus elus pipi Aurel, lalu merapihkan rambut yang menutupi wajah cantik istrinya.

Lalu ia menarik tubuh Aurel agar menempel kepadanya lalu ia pun menyusul ke dalam alam mimpi bersama dengan aurel.

**

Derry tengah melihat lihat album kenangan bersama istrinya, ada foto fotonya dengan Istrinya, foto Rey dengan Aulia, baik berdua atu pun bertiga, namun tak ada satu pun foto Aurel dengan Aulia, Karena Aulia pergi setelah melahirkan Aurel.

Foto masa kecil Aurel pun hanya berdua dengan Rey, tak ada foto bersamanya, dari sini ada rasa nyeri yang kembali berdenyut di hati Derry.

Betapa bodoh diri nya yang membiarkan Aurel tumbuh sendirian tanpa kasih seorang Ayah, meski Derry sangat menjaganya, namun tak pernah berada di sampingnya.

" Yah" Suara Rey membuyarkan lamunan Derry.

" Kamu Rey, mengagetkan ayah saja." Ucap Derry.

" Ayah sedang melamunkan apa, padahal Rey sudah berkali kali manggil." Jelas Rey.

" Tidak ada, ada apa?" Derry menutup album kenangan dan fokus pada Rey.

" Menantu kesayangan ayah, memberikan ini." Rey memberikan sebuah map yang berisi tentang kepemilikan SM tech dan beberapa anak perusahan yang sudah berpindah nama atas nama Aurelia Cassano.

" Bagaimana bisa?" Derry tak menyangka akan mendapatkan berkas itu lagi.

" Entahlah, ayah bisa tanya langsung pada orangnya besok pagi, yang jelas dia minta imbalan atas ini." Jelas Rey.

" Baiklah, Ayah mengerti." Mendengar itu, Rey segera pamit, karena kalau berkata seperti itu, tanda nya Derry tak ingin di ganggu.

1
kanajuliani
Itu kayaknya sherly deh
Queen vyy: yuppsss kakak betul🤗
total 1 replies
kanajuliani
Bolak balik buka novel buat cek updatean wkwk
Queen vyy: tidur ya kak istirahat yang cukup biar tetap sehat🤗besok janji deh aku bakal up banyak banyak
total 1 replies
Lisna
semangat kakkk💪💪💪makin syuka deh sama ceritanya😍😍😍
Queen vyy: wahhh terimakasih kakak, jangan lupa istirahat ya kak jaga kesehatan🤗
total 1 replies
Lisna
pliissss lagi ngebayangin ekspresi kaget nya arumm🤣🤣🤣🤣
Lisna
lanjutt kak udah jam 20:30😍😍😍😍
Queen vyy: kak di sini jam 21 :25😭😭
total 2 replies
Inez Putri
maaf utk nama²nya jgn di ubah² thour. jd hilang fakus q membca,. jd blank q.
kanajuliani
Thor kok Darren sama karenina
Nunung Elasari
Hahaha 🤣🤣🤣🤣
Nunung Elasari
thor tolong deh, itu namanya berubah, tolong editornya cek lagi, berulang nama daren karenina dan aylin
kanajuliani
Lanjut
kanajuliani
Di tunggu lanjutan nya thor
Queen vyy: siap kk sayang
total 1 replies
Nunung Elasari
tapi aku juga punya temen modelan arum gini dan lucu 🤣🤣🤣🤣🤣
Queen vyy: temen yang polos begitu yang setia
total 1 replies
NovitaSN
mantul 💪💪💪💪💪💪🔥🔥🔥🔥🔥
kanajuliani
Lanjut
Queen vyy: siap kk🤗🤗
total 1 replies
Nunung Elasari
masih ada kak nama2 nya
Queen vyy: di bab berapa kak
total 1 replies
Novita Iskandar
👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍
Lisna
lanjuttt💪💪
Queen vyy: siapp kk🤗🤗🤗
total 1 replies
kanajuliani
Lanjut thor...
Semangat 💪💪
Lisna
mantapp kakk lanjuttt
Queen vyy: Siappp kak🙏😍
total 1 replies
Lisna
aku udah sampai tahap ini kak😍😍💪💪💪
Queen vyy: wow makasih kk♥️♥️♥️♥️♥️😍
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!