NovelToon NovelToon
Tergila-gila Duda

Tergila-gila Duda

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikah Kontrak / Duda
Popularitas:5.5k
Nilai: 5
Nama Author: Vlav

Mary terpaksa pulang kampung setelah cita-citanya untuk menjadi desainer pakaian harus kandas.

Di kampung, ia dijodohkan dengan Jono, calon anggota dewan yang terobsesi pada Mary.

Demi terhindar dari perjodohan yang dilakukan orang tuanya dan pergi dari kampung halamannya, Mary nekat memaksa seorang duda galak dan dingin bernama Roseo untuk menikahinya.

Sandiwara tergila-gila duda itu akankah berhasil atau justru membuatnya tergila-gila duda?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Vlav, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

018

Hari sudah gelap saat Roseo akhirnya kembali ke rumah.

Terlihat paviliun yang menjadi kamar untuk Mary masih kosong seperti saat ia tinggalkan usai membersihkan ruangan tersebut.

Roseo menyiapkan kamar untuk Mary karena mereka harus tidur di kamar terpisah lantaran aturan yang dibuat oleh Mary bahwa mereka hanya akan tidur bersama sekali.

Sebagai seorang pria yang sehat dan normal, meski mulutnya berkata Mary bukanlah tipenya, namun kucing yang kelaparan jelas akan menerkam ikan yang menghampirinya di pinggir kolam.

Roseo berjalan menuju ke kamarnya yang ada di seberang paviliun kamar Mary.

Ia membuka pintu kaca dengan cara menggesernya. 

Tidak ada Mary di dalam kamarnya, di dekat pintu, ia meletakan nampan berisi makanan berupa bubur telur yang terlihat hanya dimakan sedikit dan dibiarkan masih banyak. 

Pakaian yang ia siapkan untuk Mary juga sama sekali tak tersentuh.

Kemana perginya wanita itu?

Roseo segera keluar dari kamarnya, menyusuri koridor menuju ke area belakang rumah untuk mencari keberadaan Mary.

Di toilet, kamar mandi, dan dapur, tidak ada tanda-tanda kehadiran Mary.

Seketika ia teringat akan mantan istri pertamanya yang kabur saat ia bekerja di ladang.

Kala itu ia tidak ambil pusing karena mantan istrinya itu hanya seorang bocah yang dipaksa untuk menikahinya.

Namun situasi pernikahannya kali ini jelas berbeda.

Ia sudah sangat terpaksa menikahi Mary karena wanita itu memaksanya dan juga setuju mengandung benihnya.

Apa wanita itu sungguh kabur?

Tapi itu tidak mungkin, Roseo sudah mengunci pintu gerbang depan sehingga Mary tidak mungkin bisa kabur kecuali wanita itu bisa memanjat tembok setinggi lima meter yang mengelilingi rumah.

“Roseo!”

Roseo terkejut mendengar Mary yang tiba-tiba muncul dan menyapanya.

Wanita itu tersenyum cerah sambil mengunyah sebuah mentimun segar.

Roseo makin terkejut saat melihat penampilan Mary yang hanya mengenakan kacamata penutup apel surgawi dan rok jeans mini yang membuat penampilan wanita itu sudah setengah tanpa busana.

“Kau dari mana dan kenapa kau tidak pakai baju?” Tanya Roseo yang langsung mengarahkan matanya ke arah lain.

Apel surgawi yang begitu putih, mulus, kenyal, dan padat itu jelas membuat pria mana pun akan tergoda birahinya kecuali jika pria itu tertarik pada pria.

“Oh, aku tadi dari gudang itu dan aku tidak pakai baju karena bajuku yang tadi kucuci masih belum kering,” jawab Mary sambil menunjuk ke arah gudang yang ia maksud.

“Ck, mengapa kau tidak memakai baju yang sudah kusiapkan?” Tanya Roseo seraya berdecak.

“Oh, terima kasih, tapi maaf aku tidak mungkin bisa memakai pakaian macam lap dapur begitu, nanti aku bisa gatal-gatal,” jawab Mary.

Apa?! Lap dapur?! Aku memberimu bajuku dan kau menganggapnya lap dapur?! Batin Roseo.

Padahal Roseo sudah membongkar isi lemari pakaiannya dan menemukan pakaian terkecil yang ia punya. 

"Oh, begitu," sahut Roseo dingin.

“Lantas, jika sampai besok bajumu masih belum kering, apakah kau tetap tidak memakai baju?” Tanya Roseo.

“Setidaknya pakaian dalam tetap disebut sebagai pakaian,” jawab Mary enteng.

Roseo terperangah, bagaimana bisa wanita itu berkeliaran di rumahnya tanpa busana yang pantas?

Bagaimana jika ada orang lain yang melihat?

Para pekerja yang melihat kaki Mary yang mulus saja langsung tak melepaskan pandangan mereka, apalagi jika melihat Mary yang hanya memakai pakaian dalam. Bisa-bisa bola mata mereka keluar.

“Ehem, baiklah terserah kau saja,” kata Roseo.

Tidak! Kau jangan bicara begitu bodoh! Batin Roseo mengumpat kesal.

“Oh ya, Roseo, bisakah aku pinjam kunci mobilmu?” Tanya Mary.

“Kunci mobilku? Untuk apa?” Roseo balik bertanya.

“Aku mau pergi ke rumah Jijah untuk menumpang mandi. Aku butuh mandi air hangat karena badanku benar-benar sakit semua dan aku butuh air hangat untuk membuat tubuhku rileks,” Mary menjelaskan.

Roseo terdiam memandangi Mary yang sudah menodongkan tangannya.

Melihat Roseo yang hanya mematung, Mary langsung menarik dan menepuk tangannya.

“Baiklah, jika kau memang tidak mau meminjamkan mobilmu. Kalau begitu, setidaknya tolong buka kunci pintu gerbang depan. Aku akan berjalan kaki saja,” kata Mary masih tetap menarik senyumnya meski dalam hati ia mengumpat betapa pelit dan perhitungannya pria itu.

Meminjamkan mobil tidak mau, membukakan pintu gerbang juga tidak mau. Lalu maunya apa?!

“Ayolah Ros! Aku harus mandi air hangat! Sudah cukup semalam aku mandi air yang begitu dingin!”

“Aku tahu, kenyamananku bukanlah tanggung jawab dan kewajibanmu. Maka dari itu, biarkan aku mencari dan mendapatkan kenyamananku sendiri!”

Mary benar-benar kesal karena Roseo hanya diam dan mendengarkan keluhannya.

Mary memutar tubuhnya sambil mendengus-dengus seperti banteng.

“Tunggu! Akan kusiapkan air mandi hangat untukmu,” kata Roseo.

***

Mary akhirnya keluar dari kamar mandi dan merasa segar setelah mandi air hangat.

Lagi-lagi Roseo terlihat mematung gara-gara melihat Mary hanya memakai handuk yang menutupi dada hingga sebatas lutut.

“Roseo, terima kasih ya, air hangatnya memang masih terasa dingin. Seandainya ada water heater, kau tidak perlu bolak-balik merebus air seperti itu,” kata Mary.

“Water heater?” tanya Roseo.

“Ya, alat pemanas air, di kota besar hampir semua rumah pasti punya water heater”.

“Ditambah dengan bathtub, mandi berendam air hangat benar-benar sangat menyenangkan. Bahkan dalam film yang pernah kutonton, ada adegan aktor dan aktris yang beradegan mesra di dalam bathtub. Aku sampai berharap ingin mencoba adegan itu saat menikah nanti,” cerocos Mary.

“Kau mau beradegan mesra dalam bathtub saat menikah?” Tanya Roseo. “Bukankah sekarang kau sudah menikah?”

Mary mendelik gusar ke arah Roseo yang memiliki pikiran begitu kritis untuk level orang kampung.

“Ya, aku tahu aku sudah menikah. Tapi di rumah ini, tidak ada bathtub! Jadi, mungkin nanti aku akan melakukannya bersama suami yang di rumahnya ada bathtub!” Sahut Mary.

“Oh begitu,” sahut Roseo.

“Baiklah, kalau begitu, sampai jumpa besok,” Mary berpamitan.

Mary bergegas menuju ke paviliun dimana kamarnya berada.

Sementara itu Roseo memandangi bangunan kamar mandi di rumahnya.

Bangunan berdinding anyaman bambu beratapkan anyaman daun kelapa itu sudah berdiri sejak ia masih kecil itu dan kini lebih layak disebut gubuk reyot.

Sewaktu sang nenek masih hidup, Roseo sudah berkali-kali meminta izin pada sang nenek untuk melakukan renovasi. Namun sang nenek tidak setuju dengan alasan setiap bangunan yang berdiri di tanah ini adalah hasil kerja keras sang nenek.

“Hmm, apa sebaiknya direnovasi saja?” Gumam Roseo.

Lalu ditambah water heater dan bathtub mungkin lebih baik.

Siapa tahu, dengan begitu, mereka bisa kembali beradegan mesra.

***

Tok..tok..

Roseo mengetuk pintu kamar Mary. Terendus oleh hidungnya aroma harum yang begitu menggoda dari dalam kamar Mary.

“Ada apa?” Mary menyahut dari dalam kamar.

“Aku membawakanmu bantal dan juga selimut,” jawab Roseo.

“Ya, letakan saja di luar, nanti kuambil. Terima kasih ya,” sahut Mary.

Roseo jadi bertanya-tanya apa yang dilakukan wanita itu di dalam hingga tercium aroma yang begitu harum.

Semalam tubuh wanita itu pun sudah begitu harum dan menghipnotisnya hingga mabuk kepayang. Dan malam ini, aroma harum itu bahkan terendus hingga ke luar kamar.

“Oh ya, ngomong-ngomong, besok pagi-pagi sekali aku akan pergi ke kota. Apa ada sesuatu yang ingin kau titip?” Tanya Roseo.

Tak terdengar jawaban dari Mary, Roseo melangkah mundur menuju ke kamarnya.

Namun tiba-tiba Mary membuka pintu kamarnya.

Mary muncul di ambang pintu dengan hanya memakai penutup apel surgawinya yang bisa menerawang ke masa depan.

“Apa kita bisa pergi bersama?” Tanya Mary.

Roseo terdiam dan hanya bisa meneguk ludahnya. 

Tubuhnya seketika bergejolak melihat penampilan Mary yang mengundang dan menantang.

Roseo berusaha untuk tetap tenang, stay cool, dan bersikap cuek, meski ketar-ketir.

“Aku pikir pasti akan sangat merepotkanmu kalau harus titip, jadi lebih baik, aku cari sendiri saja,” kata Mary.

“Ehem, baiklah, tapi kuharap, kau harus berpakaian lengkap saat pergi,” kata Roseo.

“Tentu saja,” sahut Mary.

“Kita pergi pukul lima pagi, jadi, sebelum pukul lima kau sudah harus bersiap,” kata Roseo.

Roseo segera berbalik dan langsung berlari ke kamarnya.

Di dalam kamarnya, ia hanya bisa menggigit bantalnya karena hampir tak bisa menahan diri untuk menerkam wanita itu lalu menyantap dan menikmati hidangan paling lezat yang pernah ia makan selama hidupnya.

***

Hai pembaca setia

Terima kasih sudah membaca sampai bab ini.

Dukung terus ya, sampai bab terakhir..

1
Lucynta Guo
sejelek2nya cowok pasti pengen punya istri cantik. tapi kalo yg modelan Mary, langsung banned 🤣
Lucynta Guo
tak ada bujang, duda di sayang 🤣
SanKy
Beneran ga niat jastip ini
Mely L
jono asal klaim aja
VLav: namanya juga jono ka 😄
total 1 replies
La La
babi 🤣 haram
Milan Oh
tinggalin jejak 👍
oppa super
ciee dijemput
Syahdar Gazali
awalnya menarik 👍
Syahrin Arizki
ditolongin itu ya ucapkan terima kasih, kok malah shamming
Nancy Avika
estetika keindahan 👍
Lucynta Guo
plis yg paling butuh validasi minggir
Nancy Avika
kapoo poll 🤣
nay
wahh jadi ibu dewan ya
Sha Sha
kucing lapar🤭
Sha Sha
Jono, tunggu janda yaa
Lavia
hihh jono
Nancy Avika
hayoloohh gentong air kumuh
Dedew
Minta tolong kek ngajak gelut
Tinsley Carmichael
Lanjut thor
Tinsley Carmichael
Mmpz
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!