NovelToon NovelToon
Second Half: Velix The Next Legend

Second Half: Velix The Next Legend

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi / Reinkarnasi / Sistem
Popularitas:5.7k
Nilai: 5
Nama Author: Wawan wan

Velix Purnama umur 26tahun seorang pekerja kantoran tanpa sengaja kembali ke masa lalu saat dia masih menduduki bangku SMP.

"Dengan sistem aku akan mengejar apa yang menjadi mimpiku", ujar Velix

bagaimana kisah Velix menjadi legenda sepakbola mari kita saksikan bersama sama!!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Wawan wan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 17: Dominasi Mutlak sang Komandan

BAB 17: Dominasi Mutlak sang Komandan

"Sialan! Jaga dia lebih ketat! Jangan biarkan dia menembak lagi!" Teriak pelatih SMP 2 dari pinggir lapangan, wajahnya merah padam menahan dongkol.

Gol spektakuler dari jarak jauh yang dicetak Velix tidak hanya mengubah angka di papan skor menjadi 1-0, tetapi juga meruntuhkan keangkuhan yang dibawa oleh sang juara bertahan sejak awal laga. Gibran bangkit berdiri dengan napas memburu, menatap nomor punggung 11 Velix dengan kombinasi rasa tidak percaya dan amarah yang mulai membakar logikanya.

"Lu cuma beruntung," desis Gibran ketus saat pertandingan kembali dimulai dari titik tengah.

Velix kembali ke mode seriusnya, tidak membalas sepatah kata pun. Pandangannya dingin, menyapu seluruh formasi lawan menggunakan fitur Analisis Lawan yang mendeteksi penurunan tingkat fokus para pemain SMP 2 akibat frustrasi.

Menit ke-35, SMP 2 mencoba membalas lewat serangan cepat dari sektor sayap. Bola dialirkan kembali ke tengah menuju Gibran yang berambisi mencetak gol penyeimbang. Gibran mencoba melakukan akselerasi vertikal, berniat melewati Velix menggunakan kecepatan fisiknya.

Namun, di hadapan ketenangan Cold-Blooded Mentor milik Lampard, setiap pergerakan Gibran terbaca seperti buku yang terbuka. Velix tidak terpancing untuk mundur. Dia justru maju satu langkah secara taktis, mempersempit ruang gerak Gibran, lalu melakukan body charge bersih yang memanfaatkan kepadatan otot barunya dari Sistem.

Bruk!

Gibran yang kehilangan keseimbangan jatuh terjerembap di atas rumput. Bola dengan mudah dikuasai oleh Velix.

"Wasit! Itu pelanggaran!" Teriak bangku cadangan SMP 2. Namun, wasit mengayunkan tangan ke depan, tanda permainan terus berlanjut (play on) karena tekel Velix murni mengenai bola.

Velix mengalirkan bola dengan operan satu sentuhan ke arah Danu yang berdiri bebas. Danu langsung mengirimkan umpan lambung ke lini depan, memaksa pertahanan SMP 2 kelabakan mundur.

Hingga babak pertama usai, skor 1-0 tetap bertahan. Gibran benar-benar dibuat mati kutu di bawah bayang-bayang kedewasaan bermain Velix.

Memasuki babak kedua, SMP 2 bermain makin kasar karena dikejar waktu. Benturan demi benturan harus diterima oleh para pemain Tim Merah Marun. Namun, Velix tetap menjadi mercusuar ketenangan di tengah badai emosi remaja tersebut.

Setiap kali tensi permainan memanas, suara bariton Velix terdengar menenangkan rekan-rekan setimnya. "Tetap fokus pada posisi. Jangan terpancing kartu. Kemenangan kita ada di disiplin."

Menit ke-52, momentum pembunuhan laga itu akhirnya tiba. Gibran yang frustrasi karena terus-menerus kehilangan bola mencoba melakukan tekel terbang dari depan untuk merebut bola dari kaki Velix.

Itu adalah kecerobohan besar. Menggunakan Sentuhan Pertama Sutra yang dikombinasikan dengan refleks tubuhnya yang kian bugar, Velix mengetuk bola dengan tumit kirinya ke belakang, membiarkan tubuh Gibran meluncur bebas memotong angin di depannya.

Sebuah flick yang sangat elegan. Sebelum bek lawan sempat menutup ruang, Velix melepaskan umpan terobosan mendatar yang membelah kotak penalti, melewati sela-sela kaki bek tengah SMP 2.

Sret!

Striker Merah Marun yang sudah mengantisipasi umpan visioner tersebut langsung menyambut bola dan melepaskan tembakan keras yang menghujam jala gawang lawan untuk kedua kalinya.

Gol! Skor berubah menjadi 2-0!

Stadion Mini Jakarta Timur bergemuruh hebat oleh sorak-sorai pendukung Tim Merah Marun. Gibran telentang di lapangan, menatap langit sore dengan pandangan kosong. Dia dihancurkan secara total, baik secara fisik, taktik, maupun mental, oleh seorang gelandang yang seminggu lalu bahkan tidak dikenal di kancah sekolah.

Peluit panjang akhirnya berbunyi. Prreeettt! Prreeettt! Prreeettt!

Tim Merah Marun resmi menapakkan kaki ke babak Final Turnamen Antar-Kecamatan!

[Misi Khusus Semifinal Selesai!]

[Gibran: 0 Goal, 0 Assist, 4 Turnover.]

[Hadiah Utama Dikirimkan: 15 System Points (SP), +2.0 Kontrol Bola.]

[Membuka Kotak Hadiah Acak Peringkat B...]

[Selamat! Anda mendapatkan Item Konsumsi: "Ramuan Pemulihan Seluler Premium" (Dapat memulihkan 100% kelelahan fisik dan mempercepat adaptasi otot secara instan).]

Velix mengembuskan napas panjang, merilekskan seluruh tubuhnya. Sifat hangatnya kembali muncul saat dia berjalan mendekati Gibran yang masih terduduk lesu. Velix mengulurkan tangannya dengan senyuman ramah.

"Pertandingan yang bagus, Gibran. Lu punya kecepatan yang luar biasa. Sampai ketemu di level yang lebih tinggi nanti," ucap Velix tulus tanpa ada nada mengejek sedikit pun.

Gibran mendongak, menatap uluran tangan rivalnya. Ketenangan dan kebesaran hati Velix membuat rasa kesalnya menguap, digantikan oleh rasa hormat yang mendalam. Dia menyambut tangan Velix dan bangkit berdiri. "Lu... emang pantes menang hari ini. Tapi inget, di turnamen regional nanti, gua nggak bakal kalah lagi."

Velix tertawa kecil, menepuk pundak sang kapten lawan. "Gua tunggu."

Dengan 15 SP tambahan, total poin Velix kini terkumpul kembali, dan tubuhnya siap menerima transformasi berikutnya menjelang partai puncak. Cetak biru menuju gelar juara kini hanya menyisakan satu langkah terakhir.

1
Alia Chans
lanjut🌹✍️🤭
Wawan
Salam kenal buat Velix✍️
aldo
seru sekali 🙏🙏🙏🙏
aldo
ayo lanjut author 🙏🙏🙏🙏
aldo
lanjut author 🙏🙏🙏
NoxVeil
Ayok like dan komen guys biar tambah smngt up nya💪😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!