NovelToon NovelToon
TIDAK SEMUA LUKA SEMBUH LEBIH CEPAT

TIDAK SEMUA LUKA SEMBUH LEBIH CEPAT

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Diam-Diam Cinta / Perjodohan
Popularitas:1k
Nilai: 5
Nama Author: Aynaaa12

Allyssa harus meninggalkan hidup nyamannya di Bandung dan memulai semuanya dari awal di Jakarta. Di sekolah barunya, ia mencoba menjalani kehidupan remaja seperti biasa, meski perlahan ia merasa ada sesuatu yang tidak beres di sekitarnya.

Pertemuan dengan orang-orang baru, termasuk sosok misterius yang sulit dipahami, membuat hidup Allyssa berubah. Kejadian demi kejadian datang tanpa ia duga, seolah membawanya masuk ke dalam rahasia yang lebih besar.

Di tengah semua itu, ia hanya berpegang pada satu hal yang paling berarti—saudara kembarnya. Namun sebuah kejadian di malam yang seharusnya biasa saja, mengubah segalanya.

Sejak saat itu, Allyssa menyadari bahwa tidak semua cerita berjalan sesuai harapan. Ada yang harus berhenti di tengah jalan—dan tak pernah sempat selesai.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aynaaa12, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Eps 17

Sang ibu, ia meraih kotak P3K yang ada di atas meja ruang tamu. Dengan telaten ia membersihkan luka di pelipis dan sudut bibir pemuda itu. Ia mengoleskan obat pereda nyeri dan betadine pada luka Gabriel. Tak lupa juga menempelkan plester agar lukanya tidak terkena udara. Bisa-bisa nanti infeksi.

Allyssa meletakkan cemilan dan juga air putih yang ia ambil.

“Nih, diminum dulu. Itu juga cemilannya dimakan.”Ujar Allyssa. Tumben sekali gadis itu perhatian. Orang tuanya saling menatap, bingung. Entah apa yang terjadi pada anaknya.

“Kamu Nih gimana sih! Temannya lagi sakit malah nyuruh makan.”

“Lyssa kan cuman nawarin doang. Kali aja dia mau. Soalnya tadi pas di rumah Leska, Lyssa gak liat dia makan apapun.”

“Hmm, Perhatian bangat kayanya ya! Perasaan selama di rumah, gak pernah kayaknya perhatiin kita kayak gitu.” Goda sang ayah.

‘Blush’

Gabriel yang mendengarnya sedikit merasa hangat. Walau ia tahu, tak mungkin gadis itu memiliki perasaan padanya. Tapi, tetap saja ia sedikit merona.

“Apaan si Pah. Lagian dia teman Lyssa. Wajar dong Lyys perhatiin!”

“Oh, Gitu Ya!” Ujar sang Ayah mangut-mangut.

“Udah-udah. Kalian ini ya bikin tamu gak nyaman.” Sela sang IBU.

“Ayo Nak Gabriel, diminum dulu!” Tawar ibu Allysa.

“Terima kasih Tante.” Jawab Gabriel meneguk air putih itu. Sementara snack yang ada di situ tak ia makan. Karena memang luka di sudut bibirnya masih terasa nyeri.

Setelah selesai, Gabriel langsung pamit. Karena memang sudah larut. Allyssa dan kedua orang tuanya mengantar Gabriel samapi di depan teras.Gabriel melajukan motornya, keluar dari kompleks itu dengan kecepatan sedang.

Sepeninggalan Gabriel ayah Allyssa kembali menggoda putrinya. Allyssa yang kesal langsung saja ia pergi menuju kamarnya. Ia meninggalkan orang tuanya yang bahagia karena berhasil menjahilinya. Tak jauh dari sana Aruna yang memang turun untuk mengambil air melihat kejadian itu. Ia ikut tersenyum tipis. Lalu kembali ke kamarnya.

...****************...

Di sekolahnya Allyssa mendapat tatapan aneh dari para siswa yang melihatnya. Banyak dari mereka berbisik dan menatapnya seolah melihat penjahat.

‘Ada drama apa lagi nih’ Batinnya.

Allyssa berusaha tidak peduli. Sampai pada saat matanya melihat kerumunan siswa yang tengah melihat sesuatu di mading sekolah.

Allyssa terbelak kaget. Matanya sedikit melotot memastikan sesuatu.

‘Itu kan Gue’ Dia kembali membatin saat melihat potret dirinya yang sedang dibonceng oleh sesorang yang mengenakan helm full facenya. Dia tahu pasti itu adalah Gabriel. Semalam Gabriel mengantarnya pulang.

“Diam-diam gini ternyata suka keluar malam”

“Jangan-jangan dia main sama om-om lagi”

“Seharusnya kebiasan di sana jangan dibawa ke sini”

“Bener tuh. Nanti sekolah kita malah tercemar lagi gara-gara dia”

...............................

...............................

Perihal foto itu doang Allyssa langsung dicap buruk oleh hampir seisi sekolah. Padahal tidak ada yang aneh dari foto itu. Ia hanya duduk di belakang. Bahkan tak sedikitpun ia memegang orang yang membocengnya.

‘CKCKCK; Allyssa mendecak kesal namun tidak peduli lagi.

Ia mengabaikan mereka semua. Kalau ia meladeni pasti urusannya akan semakin panjang. Ia tidak mau menambah persoalan. Selagi orang tuanya mempercayai dan mendukungnya Allyssa benar-benar tidak peduli dengan tanggapan orang terhadap dirinya.

Ia berlalu menuju kelasnya. Melewati bisikan-bisikan yang tidak perlu dan penting untuk dirinya dengar dan tahu.

1
EvhaLynn
Wah Semangat Author😉
Aksara Langit
Bagus bangat Thor Alurnya. Tapi kenapa Papa Allyssa meninggal secepat itu😭😭😭
Aynaaa12: Namanya juga takdir🫠
total 1 replies
Aksara Langit
Lanjut Thor😍
Aynaaa12: Lanjut bbesok Ya🤭
total 1 replies
Ainul Ayn
Karyanya bagus bangat Thor. Jangan lupa Up terus ya/Drool/
Aynaaa12: Eh makasi Ya🙏 Jangan kupa Pantengin terus🤭
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!