tidak ada yang terlahir lemah, namun juga tidak ada yang terlahir kuat, semua di bentuk oleh kerja keras.
buku ini akan menceritakan tentang bagaimana hidup sang berbakat sebelum menjadi yang terkuat
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nayla, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 17
Pemegang point tertinggi di kompetisi berburu kali ini adalah Grand duke Vesper!!
" Dengan total point 60.022 mereka menduduki peringkat pertama!!
"Woooohh!!!
" Damien!!!
"Selamat!!!!!
" Prok prok prok" Sorak sorai dan tepuk tangan penonton terdengar nyaring saat Damien naik ke podium dan mengambil kristal suci berisi jumlah total point mereka.
"Pemegang posisi kedua di kompetisi berburu kali ini adalah Marquis Solon!!!
" Dengan total point 40.344 mereka berhak mendapatkan posisi ke dua!!
"Prok prok prok"
Kini berganti Marquis Solon yang menaiki podium untuk mengambil kristal suci jumlah point nya.
"Posisi ke tiga akan diisi oleh Grand duke Wilfred!!
" Dengan total point 40.342 mereka menduduki posisi ke tiga!!
"Gila!
" Cuma selisih 2 point?!
"Aku bersyukur Wilfred ketinggalan 2 point!
" Ini adalah hari pertama yang buruk!
"Posisi ke empat diisi oleh Duke Karsa!!!!
" Dengan total point 36.988 mereka menduduki posisi terakhir!!
"Karsa berada di posisi terakhir?!
" Bukankah itu wajar? Sepanjang kompetisi mereka hanya sibuk bertarung dan tidak fokus berburu!
"Aku merasakan sakit didada ku melihat mereka,,,,
" Kau terkejut? Tanya Zender.
"Tidak! Justru sebaliknya, aku pikir mereka memang akan berada di posisi terakhir" Balas Zelka.
"Benar"
"Mereka hanya sibuk mengusik keluarga yang lain hingga melupakan tujuan awal kompetisi ini diadakan".
" Sudah lah, bukankah ini artinya kita akan melawan Solon?
"Tidak!
" Kita akan melawan Wilfred dan Karsa bersama Solon"
"Dimana mereka? Tanya Arthur.
" Mereka berada di atas sana! Ucap Athena menunjuk ke atas mereka, di sana Solon sedang memperhatikan.
"Apa kita masih harus ke sana? Tanya Ashley.
" Tidak! Babak ke dua masih 2 jam lagi, kita akan berkumpul bersama mereka nanti" Ucap Damien berjalan pergi.
"Baiklah" Mereka semua lalu mengikuti langkah Damien.
***
"Mohon kerja sama nya" Ucap Estevan Orcraline Solon, sang Marquis Solon.
"Kami juga" Balas Damien menjabat tangan Estevan.
"Jangan jadi beban! Ucap seorang pemuda berambut unggu menjabat tangan Arthur.
" Itu seharusnya menjadi perkataan kami! Balas Arthur tersenyum kesal.
"Kau seperti mayat hidup! Seorang berambut unggu cerah menutup mulut nya menahan tawa saat menjabat tangan Arsene.
" Diam! Balas Arsene, pemuda itu meremas tangan calon rekan nya dengan kuat.
"Aw aw aw, sakit brengsek!!
"Kau kecil! Ucap seorang pemuda berambut unggu lagi pada Athena, pemuda itu tidak menjabat tangan gadis kecil itu, ia hanya membungkukkan badan menatap lekat mata nya.
" Terimakasih " Balas Athena tersenyum.
"Kami memang yang paling kecil" Sahut Ashley memeluk lengan Athena.
"Kalian kembar!! Teriak heboh dua pemuda berambut unggu dan biru pada Zelka Zender.
" Benar kami kembar" Balas Zelka mengagguk.
"Bukankah kalian juga kembar? Tanya pemuda itu.
" Benar! Kami kembar!! Balas dua anak itu menjabat tangan Zelka dan Zender.
"Kalian semua benar-benar manusia terong" Celetuk Arsene, pemuda itu sejak tadi terus-menerus memperhatikan keluarga Marquis Solon, mereka semua berwarna unggu.
"Maaf atas ketidak sopanan adik saya" Ucap Damien menundukkan kepala nya sendiri dan Arsene.
"Apa sih kak! Keluh pemuda itu kesal saat kepala nya di paksa menunduk oleh Damien.
" Tida apa apa "
"Keluarga kami memang memiliki cirik khas tersendiri" Ucap Estevan.
Damien hanya bisa tersenyum Canggung menanggapi ucapan Pria itu.
"Kalau begitu,,, haruskah kita mulai bergerak?
Babak ke dua ini adalah pertandingan antar team, peringkat pertama dan kedua akan menjadi team A dan peringkat ketiga keempat akan menjadi team B.
Sama seperti babak pertama, babak kedua ini dilangsungkan di dalam hutan, masing-masing peserta akan membawa bola kristal berwarna putih, dan jika bola kristal itu hancur maka peserta itu di nyatakan gugur.
Team dengan anggota paling banyak akan menang dan lanjut ke babak ke tiga atau terakhir sebelum akhirnya pulang sebagai pemenang.