NovelToon NovelToon
"STERILIZED SECRETS: MY HYGIENIC MAFIA HUSBAND"

"STERILIZED SECRETS: MY HYGIENIC MAFIA HUSBAND"

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:598
Nilai: 5
Nama Author: RAYAS

Arkan Alesandro Knight adalah seorang King Mafia dari organisasi Black Eclipse yang memiliki reputasi mematikan, namun ia menyimpan satu rahasia konyol: ia menderita Mysophobia akut. Baginya, kuman lebih berbahaya daripada peluru. Hidupnya yang steril dan kaku berubah total ketika ia terjebak dalam sebuah perjodohan dengan gadis pilihan ayahnya, Evelyn Valentina Grant.

​Evelyn tampil sebagai sosok "My Nerdy Wife"—gadis culun dengan kacamata tebal, daster bunga-bunga yang aneh, dan sifat ceroboh yang luar biasa. Namun, di balik penyamaran konyolnya, Evelyn sebenarnya adalah Queen EVG, seorang peretas kelas dunia dan pemimpin organisasi spionase yang sangat tangguh. Ia sengaja berakting bodoh untuk melindungi identitasnya sekaligus memata-matai Arkan.

penasaran dengan cerita mereka jangan lupa mampir yapp🥰🥰

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon RAYAS, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 17

Keesokan paginya, suasana di mansion Knight kembali ke mode "Steril Maksimal". Arkan menghabiskan tiga jam untuk membersihkan seragam hazmatnya, sementara Evelyn pura-pura tidur seharian karena "lemas menghirup asap diskotek".

Namun, ketenangan itu terusik oleh kedatangan Sandra Olivia Dawson, ibu Arkan, yang datang membawa keranjang sayur organik seolah-olah sedang ikut lomba masak tingkat nasional.

"Arkan! Evelyn! Mama dengar kalian semalam pergi keluar bersama Lana? Baguslah, setidaknya Arkan tidak hanya berteman dengan botol alkoholnya," ucap Sandra ceria.

Sandra menatap Evelyn yang memakai daster motif nanas dengan rambut dikuncir dua. "Evelyn sayang, Mama mau lihat keahlianmu sebagai istri. Malam ini, kau yang masak untuk kami semua. Mama mau tahu, apakah kau bisa mengurus gizi Arkan."

Evelyn tersentak. Masak? Aku biasanya hanya tahu cara merebus granat atau memotong kabel sirkuit.

"T-tentu, Ma... Eve bisa masak. Eve biasa buat... sup ajaib!" jawab Evelyn gugup.

Lana yang duduk di sofa sambil bermain ponsel tertawa kecil. "Hati-hati, Ma. Sup Kak Eve mungkin mengandung komponen mekanis."

Evelyn masuk ke dapur dengan penuh tekad. Ia tahu Arkan sangat pemilih soal kebersihan makanan. Jika ia masak terlalu sempurna, Arkan akan curiga. Jika terlalu buruk, mertuanya akan kecewa.

*Aku punya ide,* batin Evelyn sambil tersenyum licik.

Evelyn mulai memotong sayuran dengan kecepatan yang sangat pelan—sengaja dibuat tidak rapi. Ia menyiapkan **Sup Ayam Organik**. Namun, saat ia mencuci brokoli, ia sengaja meninggalkan sedikit sekali noda hitam di ujung daunnya. Bukan kotoran sungguhan, tapi remah biskuit cokelat yang ia hancurkan agar terlihat seperti tanah.

"Edward, kau sudah siapkan alatnya?" bisik Evelyn ke arah earpiece yang tersembunyi di balik kuncir rambutnya.

"Sudah, Queen. Sensor getaran di meja makan sudah aktif. Jika Arkan mulai curiga, aku akan menggetarkan mejanya agar supnya tumpah," lapor Edward.

Saat jam makan malam tiba, sup itu disajikan. Arkan duduk dengan waspada, mengeluarkan mikroskop saku kecil dari jasnya untuk memeriksa piringnya sendiri.

"Evelyn, apakah ayam ini sudah dipastikan bebas salmonella?" tanya Arkan dingin.

"Sudah, Tuan! Ayamnya sudah Eve mandikan pakai air hangat tadi!" jawab Evelyn polos.

Arkan menyendok supnya. Saat ia hendak menyuap, matanya menangkap sesuatu yang mengerikan. Ada titik hitam kecil di atas potongan brokoli.

"Tunggu," suara Arkan bergetar. "Apa... apa ini?"

Sandra mengerutkan kening. "Kenapa, Arkan? Itu hanya brokoli."

"Ini... ini TANAH!" Arkan menunjuk titik itu dengan jarinya yang gemetar. "Evelyn! Kau memasukkan elemen bumi ke dalam supku?!"

Evelyn berpura-pura kaget dan langsung menangis bombastis. "Hwaaaa! Maafkan Eve, Tuan! Tadi kata buku resep, sedikit tanah itu mengandung mineral keberuntungan! Eve mau Tuan beruntung terus!"

Sandra tertawa terbahak-bahak. "Mineral keberuntungan? Evelyn, kau lucu sekali. Arkan, jangan berlebihan. Sedikit tanah tidak akan membunuhmu."

"Mama tidak mengerti! Satu butir tanah mengandung jutaan mikroba yang sedang merencanakan kudeta di dalam ususku!" Arkan berdiri dengan histeris.

Namun, di saat Arkan hendak membuang sup itu, Lana sengaja menyenggol meja. Brak!

Sup di piring Arkan tumpah, tapi anehnya, tumpahannya membentuk pola yang unik di atas taplak meja putih. Lana yang jeli melihat pola itu—itu bukan pola tumpahan biasa. Itu terlihat seperti kode posisi koordinat.

Kak Eve... kau benar-benar luar biasa. Kau menggunakan tumpahan sup untuk memberi sinyal pada seseorang lewat kamera pengawas ya? batin Lana takjub.

Arkan yang terlalu sibuk mengelap tangannya dengan tisu alkohol tidak menyadari hal itu. Namun, ia melihat Evelyn yang sedang menunduk sedih (padahal sedang menyembunyikan senyum kemenangan).

Entah kenapa, melihat Evelyn "menangis" karena brokoli tanah itu membuat hati Arkan sedikit mencubit. Ia menghela napas, lalu duduk kembali.

"Sudahlah. Jangan menangis. Lain kali, mineral keberuntungannya dicuci sampai bersih," ucap Arkan pelan, suaranya melembut secara tidak sengaja.

Sandra dan Lana saling berpandangan. Arkan Alesandro Knight, pria yang akan memecat pelayan jika ada sidik jari di gelas, baru saja memaafkan "sup tanah" istrinya?

"Sepertinya kuman cinta lebih kuat daripada kuman brokoli," goda Lana yang langsung dihadiahi semprotan disinfektan ke arah wajahnya oleh Arkan.

Malam itu, di dalam kamarnya, Evelyn melepas penyamarannya. Ia menatap koordinat yang tadi ia tumpahkan: itu adalah lokasi gudang rahasia Sebastian yang baru saja Edward temukan.

"Permainan yang bagus, Arkan. Kau sibuk dengan kebersihan supmu, sementara aku baru saja meruntuhkan kerajaan musuhmu lewat brokoli," bisik Evelyn sambil menatap kegelapan malam.

Tanpa ia ketahui, di luar pintu kamar, Arkan berdiri memegang sebuah botol vitamin C dosis tinggi. Ia berniat memberikannya pada Evelyn karena takut istrinya kelelahan setelah "masak besar". Tapi saat ia hendak mengetuk, ia mendengar suara dingin Evelyn dari dalam.

Arkan terdiam. Tangan yang memegang vitamin itu membeku.

Suara itu... itu bukan suara Evelyn .Arkan menyipitkan mata, kecurigaannya kini berubah menjadi kepastian yang membara.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!