NovelToon NovelToon
Target Transmigrasi: Berhenti Jadi Istri Durhaka Sang CEO Bucin!

Target Transmigrasi: Berhenti Jadi Istri Durhaka Sang CEO Bucin!

Status: sedang berlangsung
Genre:Menikah Karena Anak / Transmigrasi ke Dalam Novel / CEO / Anak Genius / Fantasi Wanita / Balas Dendam
Popularitas:8.6k
Nilai: 5
Nama Author: Ariska Kamisa

​"Jangan pakai namaku untuk karakter mati tragis, Elodie!"
​Peringatan Blair diabaikan. Ia justru terbangun sebagai Charlotte Lauren Blair, istri durhaka dan ibu kejam dalam novel sahabatnya. Di naskah asli, ia akan mati mengenaskan dikhianati selingkuhannya, Andreas.
​Misi Blair hanya satu: Batalkan Kematian!
​Namun, rencananya terhambat oleh suaminya, Ralph Liam Alexander. CEO dingin yang ditakuti dunia itu selalu menatapnya tajam. Tapi tunggu... kenapa Blair bisa mendengar suara hati suaminya yang sangat berisik?
​Liam (Dingin): "Jangan harap kau bisa bercerai dariku!"
Suara Hati Liam (Bucin): [Tolong jangan pergi... Aku mencintaimu sampai mau gila. Satu langkah kau menjauh, aku akan mengurungmu di kamar selamanya!]
​Ternyata, sang "Monster" adalah simp kelas berat yang takut kehilangan dirinya! Bisakah Blair mengubah alur tragis ini, meluluhkan hati putranya yang membencinya, dan bertahan dari obsesi gila sang suami?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ariska Kamisa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 17: Inkarnasi Sang Dewi Palsu

"Jadi, kau pikir kau sudah menang hanya karena menghancurkan bidak caturku yang paling lemah, Blair?"

Suara Elodie bergema di dalam sebuah suite hotel yang remang-remang di pinggiran kota. Ia menatap layar laptopnya dengan mata yang memerah karena amarah dan obsesi. Di layar itu, terpampang foto Blair yang sedang tersenyum sambil menggenggam tangan Liam di depan kantor polisi—foto yang diambil oleh mata-matanya pagi tadi.

Elodie mencengkeram pinggiran meja hingga kuku-kukunya memutih. "Kau bukan Blair yang kukenal. Sahabatku yang asli hanyalah budak korporat yang membosankan. Si introvert yang menghabiskan malam Minggunya dengan menghitung laporan bank demi lemburan sepuluh persen!"

Ia tertawa hambar, sebuah tawa yang terdengar sangat gila di tengah kesunyian kamar.

"Kau selalu bekerja keras sampai tidak punya waktu mencari jodoh. Kau hidup demi uang karena kau takut miskin! Tapi sekarang... kau berakting seolah-olah kau adalah permaisuri yang tak tersentuh?" Elodie membanting laptopnya hingga tertutup.

Ia berdiri, berjalan menuju cermin besar dan menatap pantulan dirinya. "Jika Andreas tidak bisa merebutmu dari Liam, maka aku sendiri yang akan merebut Liam darimu. Aku adalah pencipta dunia ini. Aku tahu setiap titik lemah Ralph Liam Alexander yang tidak kau ketahui!"

Elodie mengambil sebuah pena emas, lalu mulai menulis di sebuah buku catatan fisik—satu-satunya benda yang masih bisa ia kendalikan sepenuhnya tanpa gangguan sistem yang error.

"Bab Baru: Kehadiran Sang Penyelamat Masa Lalu."

Di saat yang sama, di balkon mansion Alexander.

Aku sedang menyandarkan kepalaku di bahu Liam, menatap bintang-bintang yang bertaburan di langit malam Bekasi yang cerah. Suasana begitu damai, namun firasatku mengatakan bahwa ini hanyalah tenang sebelum badai.

"Kenapa melamun? Apa kau masih memikirkan bajingan itu?" tanya Liam pelan. Tangannya melingkar di bahuku, menarikku semakin rapat.

[Jangan pikirkan dia. Pikirkan aku saja. Aku sudah mematikan semua akses komunikasinya, dia tidak akan bisa mengganggumu lagi. Tapi... kenapa tatapanmu terlihat begitu jauh? Apa kau merindukan duniamu yang lama?]

Aku menatap Liam, menyentuh rahangnya yang tegas dengan ujung jariku. "Bukan Andreas, Liam. Tapi Elodie. Dia bukan wanita biasa. Dia punya cara untuk memutarbalikkan kenyataan."

"Dia tidak punya apa-apa lagi, Blair. Aku sudah menghancurkan agensinya, asetnya dibekukan, dan dia sekarang masuk daftar hitam industri," Liam mengecup keningku dengan lembut. "Dia hanyalah abu yang tertiup angin."

"Aku harap begitu," bisikku.

Namun di dalam hati, aku tahu Elodie. Sebagai penulis, dia selalu punya plot device cadangan. Dia tahu bahwa Liam punya satu luka lama yang belum sembuh: Kematian ibunya.

Keesokan paginya, di kantor Alexander Group.

Sebuah keributan kecil terjadi di lobi. Seorang wanita dengan gaun putih yang sangat elegan, wajahnya memancarkan aura polos dan suci, melangkah masuk melewati sekuriti dengan tenang. Wajahnya... hampir menyerupai lukisan ibu Liam yang tergantung di ruang kerja pribadi sang CEO.

"Saya ingin bertemu dengan Ralph Liam Alexander," ucap wanita itu dengan suara lembut yang bisa melelehkan es sekalipun.

"Mohon maaf, Nona. Apakah sudah ada janji?" tanya resepsionis dengan sopan.

Wanita itu tersenyum tipis, sebuah senyuman yang sangat mirip dengan senyuman Blair saat sedang bersikap lembut. "Katakan padanya... Lily sudah kembali dari mimpinya."

Kabar itu sampai ke telinga Liam dalam hitungan detik. Aku, yang saat itu sedang berada di ruang desain lantai lima, melihat Liam berlari menuju lift dengan wajah yang sangat pucat. Belum pernah aku melihatnya sekacau ini—bahkan saat Andreas menyerangnya sekalipun.

[Tidak mungkin... Nama itu. Wajah itu. Apa aku sedang berhalusinasi? Dia sudah meninggal dua puluh tahun yang lalu! Tapi... resepsionis bilang dia sangat mirip. Jika ini benar dia... apa yang harus kulakukan?]

Suara hati Liam penuh dengan ketakutan dan harapan yang menyakitkan. Aku segera berlari mengejarnya. Saat lift terbuka di lobi, aku melihat Liam terpaku di depan wanita berpakaian putih itu.

Wanita itu menoleh, matanya berkaca-kaca saat melihat Liam. "Ralph... putraku sayang."

Aku berdiri di kejauhan, jantungku berdegup kencang. Aku menatap wanita itu dengan teliti. Sialan kau, Elodie! Ini bukan karakter baru. Ini adalah imposter yang didesain khusus untuk menyerang sisi paling rapuh dari mental Liam.

"Mama?" suara Liam bergetar hebat.

Wanita itu melangkah maju, ingin memeluk Liam. Namun, sebelum tangannya menyentuh Liam, aku melesat maju dan berdiri di tengah-tengah mereka.

"Siapa kau sebenarnya?" tanyaku dengan nada dingin yang menusuk. "Ibu Liam sudah meninggal dua puluh tahun yang lalu. Jadi, berhenti berakting atau aku akan menyeretmu ke kantor polisi sekarang juga."

Wanita itu menatapku dengan wajah terluka, air mata jatuh di pipinya dengan sangat estetik. "Blair... menantuku? Kenapa kau begitu kejam padaku?"

Liam menatapku dengan bingung. [Blair, kenapa kau begitu galak? Dia... dia sangat mirip. Suaranya, aromanya... Apakah keajaiban itu benar-benar ada?]

Aku mencengkeram tangan Liam, mencoba menyadarkannya. "Liam, buka matamu! Ini adalah perang baru Elodie! Dia ingin merebutmu dengan cara memanipulasi ingatanmu!"

Pertempuran sesungguhnya baru saja dimulai. Elodie tidak lagi bermain dengan uang, dia mulai bermain dengan jiwa.

1
umie chaby_ba
jadi mau Lo apa heh maxim??? kudu nya si Blair Sama Liam gituan didepan mata Lo?
Ariska Kamisa: oopsss.. 🤭🤭🤭🤭
sabar kak.. maxim lagi menguji kesabaran Blair dan Liam 🙏
total 1 replies
umie chaby_ba
kan ga jadi cerai iiihh... Maxim ngeselin!
Ariska Kamisa: iyah Maxim ini resek yaa 🤭🤭🤭
total 1 replies
Ariska Kamisa
ceritanya ini tentang transmigrasi gitu yaa...
semoga bisa menghibur semuanya...
umie chaby_ba
waduh... ada LG aja nih musuhnya /Shy/
umie chaby_ba
kasian banget nasib penulis 🤣🤣🤣🤣🤣
umie chaby_ba
good job Axelle👍👍👍👍👍
umie chaby_ba
Elodie pengen banget si Blair mati kayanya 🫣
umie chaby_ba
Axelle lucu nih pembela mama nya banget
umie chaby_ba
ngeselin Liam /Panic/
umie chaby_ba
sweet banget🤭🤭🤭
umie chaby_ba
bagus Blair....
umie chaby_ba
bagus Axelle 👍👍👍
mending kalian berdua pergi biar Liam nyesek/Right Bah!/
umie chaby_ba
Adeline pelakor
umie chaby_ba
dih bimbang sih Liam /Sleep/
umie chaby_ba
penulis emang seenaknya sih 🤣🤣🤣🤣🤣
Ariska Kamisa: aku dong....🤭
total 1 replies
umie chaby_ba
wow ada karakter baru nih
umie chaby_ba
sang penulis dibuat ketar-ketir 🫣
Ariska Kamisa: iyah hehehe
total 1 replies
umie chaby_ba
so sweet😍
umie chaby_ba
penulisnya kewalahan
Ariska Kamisa: terimakasih kak 🙏🙏🙏🙏
total 1 replies
umie chaby_ba
wwiihh keren
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!