NovelToon NovelToon
Nero Vano

Nero Vano

Status: sedang berlangsung
Genre:Bad Boy / Crazy Rich/Konglomerat / Teen
Popularitas:1k
Nilai: 5
Nama Author: BiMO33

Di buang ke Desa Kenangan, tempat Oma-nya menghabiskan sisa umur. Nero Vano Christian malah tidak sengaja bertemu dengan seorang gadis manis bernama Ainun Salsabila Adiakara. Gadis yang awalnya hanya sekedar mengusik hati.. Lalu menjadi alasan untuk Nero mulai mengenal Tuhan.

Ikuti kisahnya~

Happy Reading ><

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon BiMO33, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

CHAPTER 15: PIRINGAN HITAM DAN KEJUJURAN YANG PECAH (NERO POV)

Malam itu, gerimis turun tipis-tipis di desa, bikin suasana jadi makin gloomy. Oma lagi duduk di kursi goyangnya, dengerin piringan hitam lagu classic jazz kesukaannya. Bau aroma terapi lavender memenuhi ruangan. Ini momen paling tenang, tapi buat gue, ini adalah garis start balapan paling menegangkan seumur hidup.

Gue jalan pelan, terus duduk di karpet dekat kaki Oma. Beliau nggak nengok, tapi tangan keriputnya yang masih pake cincin permata itu ngelus rambut gue pelan.

"Nero... ada yang mau kamu omongin? Sejak balik dari bukit, aura kamu beda. Seperti ada beban seberat gunung di pundakmu," suara Oma lembut banget, tapi tajem nembus batin.

Gue narik napas panjang, tangan gue ngeremas ujung kaos. "Oma... Nero mau jujur. Soal apa yang Nero rasain selama dihukum di sini."

Oma diem, cuma suara statis dari piringan hitam yang kedengeran.

"Nero ngerasa... Nero nemu sesuatu di sini yang nggak pernah Nero dapet di Jakarta. Kedamaian, cara orang-orang di sini hidup, cara mereka doa. Nero... Nero pengen mualaf, Oma," kalimat itu akhirnya meluncur. Gue nunduk dalem banget, siap dapet amarah atau pengusiran.

Hening. Lama banget. Cuma ada suara instrumen saksofon yang mendayu-dayu.

Gue denger Oma ngehela napas panjang, bukan napas marah, tapi napas yang dalem banget. "Nero, liat Oma."

Gue dongak pelan. Mata Oma nggak merah karena marah, malah kelihatan berkaca-kaca tapi tetep tenang. Beliau matiin pemutar piringan hitamnya, suasana jadi sunyi senyap.

"Kamu takut Oma marah? Kamu takut dibilang pengkhianat keluarga?" tanya Oma pelan. Gue cuma bisa ngangguk kaku.

Oma senyum tipis, tipikal senyum sosialita berkelas yang sudah makan asam garam dunia. "Dengerin Oma, Sayang. Keyakinan itu bukan properti keluarga yang bisa diwariskan paksa. Itu adalah urusan privat antara kamu dan Tuhanmu. Oma sudah lama liat kamu diskusi sama Davi, liat kamu berubah jadi lebih tenang, lebih santun... Oma tahu ini bukan cuma soal gadis kecil itu di Kairo."

Gue kaget. Oma ternyata tahu lebih banyak dari yang gue duga.

"Kalau memang di sana kamu nemuin 'pulang', Oma nggak akan halangin. Oma cuma minta satu hal. Jangan lakuin ini karena orang lain, tapi karena jiwamu emang butuh itu. Soal papamu..." Oma megang tangan gue yang gemeteran. "Biar itu jadi urusan nanti. Biar Oma yang bantu bicara pelan-pelan kalau saatnya tepat. Kamu fokus saja sama niat baikmu."

"Oma nggak marah?" suara gue serak.

"Marah nggak akan bikin kamu balik ke keyakinan lama dengan tulus, Nero. Oma lebih suka liat kamu jadi Muslim yang baik daripada jadi orang yang pura-pura percaya tapi jiwanya berantakan," Oma ngelus pipi gue. "Bakar egomu, seperti kata mimpimu itu. Tapi jangan pernah bakar kasih sayangmu sama keluarga."

Gue bener-bener speechless. Gue langsung meluk lutut Oma dan nangis tanpa suara. Beban yang selama ini kayak batu raksasa di dada gue mendadak pecah. Tanggapan halus Oma bener-bener di luar ekspektasi. Beliau nggak cuma ngasih ijin, tapi beliau ngasih restu sebagai seorang Ibu.

"Makasih, Oma... makasih banget," bisik gue.

-----

Sebenernya dari awal Wp ke NT agak kurang enak bikin novel ini, entahlah..

Nanggung ihh!

Next chapter, selsein sampe ending~

1
한스Hans
semangat ya ☕
Thinker Bell ><: yetts, thanks😄👍
total 1 replies
Jeje Bobo
Nama neneknya keren pasti funky bebs
Thinker Bell ><: kan mantan sosialita kota, yang sengaja tinggal di kampung buat ngabisin sisa umur. biasa orang kaya.... 😄
total 1 replies
Jeje Bobo
Turun kasta 🫠 sedihnya untuk cm di novel yh say
Thinker Bell ><: nanti juga balik lagi kok ke kota/Shhh/
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!