NovelToon NovelToon
Ajari Aku Percaya Cinta

Ajari Aku Percaya Cinta

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Romansa Fantasi / Dokter
Popularitas:1.7k
Nilai: 5
Nama Author: Tulisan_nic

IG & Tiktok : Tulisan_Nic
Naufal Adhitama (32), dokter anestesi yang hangat dan mudah bergaul, dikenal sebagai playboy karena sering dekat dengan banyak perempuan.
Meski begitu, ia percaya pernikahan harus berlandaskan cinta—bukan sekadar komitmen tanpa rasa.
Hingga ia bertemu Anin Ratri Maharani (27), perempuan dengan luka masa lalu dan trauma pada pria playboy akibat keluarga yang hancur.
Untuk pertama kalinya, Naufal ingin bertahan.
Namun saat cinta itu mulai tumbuh dan mereka ingin melangkah ke pernikahan, masa lalu dan rasa takut justru menjadi ujian terbesar.
Bisakah cinta mereka bertahan, atau justru hancur sebelum benar-benar dimulai?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tulisan_nic, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 11

Naufal di kamarnya dengan pikiran yang hampir pecah setelah mendengar percakapan antar sahabat orang tuanya. Pasalnya, apa yang mereka perbincangkan relate dengan masalah apa yang tengah ia rasakan.

Hal yang selama ini akan ia abaikan, karna dulu menurutnya hubungan lawan jenis itu hanya berasaskan suka sama suka. Kalu merasa sudah tidak suka atau malah membuat menderita, untuk apa di pertahankan? Hanya menambah beban hidup saja. Solusinya adalah cut off dan cari yang lainnya. Kan masih banyak, perempuan juga bukan dia aja–pikirnya.

Tapi berbeda ketika ia bertemu Anin Ratri Maharani. Entah kenapa dengannya teori tadi tidak lagi berlaku. Bahkan sekarang justru dengan suka rela ia terjun ke permasalahan gadis itu. Aneh, dan cukup membuat seorang Naufal tersiksa tak karuan.

"Nggak bisa, aku nggak bisa kalo nggak sama Anin. Apapun, apapun yang terjadi aku harus sama dia. Sebaiknya aku telpon aja dia, sama-sama cari solusinya. Bukankah hubungan juga adalah sebuah partnership. Di mana salah satu memiliki masalah, maka akan ringan jika di hadapi berdua?" gumamnya pada diri sendiri.

Lantas ia pun meraih ponselnya. Mengetuk layar dan membuat panggilan pada kontak yang ia beri nama:

"My Ice Queen"

Tidak tersambung.

Lantas ia mencoba lagi. Masih belum tersambung.

"Ck, mana sih dia?" ucap Naufal sambil mengacak rambutnya, dengan sedikit kesal.

Naufal kembali mencoba, namun ada balasan pesan singkat dari Anin.

< Aku udah mau istirahat, dan semuanya lagi nggak baik. Aku mau sendiri dulu, tolong jangan ganggu dulu>

Naufal menatap nanar pesan itu, lantas ia mengetikkan balasan.

Tak lama pesan itu berbalas.

Tanpa pikir panjang, Naufal langsung membuat panggilan video. Dan kini wajah Anin tampak di layar ponselnya.

"Sayang kamu nangis?" tanya Naufal hati-hati.

Anin menyusut air matanya, mencoba untuk tersenyum. Namun tetap saja terlihat pahit.

"Aku, aku nggak tahu lagi harus gimana? Aku rasa memang sebaiknya kita nggak usah terusin hubungan kita." ujarnya datar.

"Nggak! Walau bagaimanapun aku tetep nggak mau kalo hubungan kita selesai. Kamu tahu kan aku serius sama kamu? Aku nggak main-main." Tutur Naufal, dengan menggebu-gebu.

Anin tersenyum kecut, betapa pacarnya ini keras kepala sekali. "Sekarang aku nanya, kalo hubungan kita serius bagaimana dengan orang tua kamu? Apa mereka juga akan menganggap hubungan kita serius? Setelah tahu bagaimana keluarga aku, bapak aku, adik-adik aku."

Lantas Naufal terdiam.

"Bapak aku tadi hampir nampar Ibu, kalau saja aku nggak datang tepat waktu mungkin Ibu sekarang sudah memar pipinya. Kamu tahu cuma gara-gara apa? perkara uang dua ratus ribu yang ibu pake buat belanja kebutuhan dapur. Yang jelas-jelas buat kebutuhan makan dan minum dia dan anak istrinya. sekompleks itu permasalahan di rumah aku. Seharusnya kamu mikir dua kali untuk nerusin hubungan ini. Aku nggak mau kamu terseret terlalu jauh dengan keadaan keluarga aku." terang Anin panjang lebar. Yang membuat Naufal terdiam semakin dalam.

"Sayang, aku nggak akan anggap kamu jahat kalo kamu memang memilih buat pergi. Aku sadar, semua orang berhak untuk memilih hidup tenang. Jadi sebelum hubungan kita ini terlalu jauh, lebih baik kita berhenti dari seka.."

"Nggak!" sela Naufal. "Aku nggak akan mundur sedikitpun, aku maunya cuma sama kamu. Aku nggak bisa sama yang lain. Apapun. Itu." tegasnya tanpa ragu-ragu. Tapi apa benar Naufal tidak ragu-ragu? Bukanya ia pun tengah bimbang setelah percakapan dari sahabat-sahabat orang tuanya barusan?

"Tapi justru aku sayang kamu, makanya aku nggak mau kamu kena masalah." desah Anin pelan. Lantas ia pun kembali menangis.

Naufal dengan sabar membiarkan pacarnya itu menangis. Kalau aja mereka tidak berjauhan, mungkin Naufal akan dengan sayang mengelus puncak kepalanya, dan membiarkan Anin menangis di pundaknya.

"Aku capek, aku pengen pergi aja. Nggak mau tinggal disini lagi. Keluarga aku bikin aku makin tersiksa, tertekan, dan bikin hidup aku susah. Makanya aku ragu-ragu buat jalanin hubungan serius sama kamu..." keluh Anin di sela isaknya.

"Aku akan bawa kamu pergi dari situ, sekarang kamu kemasin barang-barang kamu. Aku kasih waktu satu jam dari sekarang untuk kamu berkemas, malam ini juga aku jemput kamu." timpal Naufal segera.

"Emang kamu mau bawa aku pergi kemana? Mau kumpul kebo apa?" sanggah Anin, sewot.

"Ya kamu butuh tempat buat kamu tenang sayang, kamu bisa pake apartemen aku. Atau booking hotel untuk beberapa hari, sampai kamu merasa baikkan. Dan nggak harus kumpul kebo juga sayang. Kawin lari juga kan bisa." ujar Naufal mencoba mencairkan suasana.

"Ih nggak gitu juga. Aku cuma lagi ngeluarin uneg-uneg aku aja. Lagian kalo aku pergi beneran, ibu aku gimana? mereka gimana?"

"Ya kan nggak selamanya, kamu cuma butuh waktu buat sendiri aja. Biar capek kamu hilang, dan bisa beristirahat sementara. Tubuh dan psikis manusia itu butuh jeda loh sayang, dan nggak pernah bisa di pisahkan. Kalo cuma tubuh aja yang istirahat tadi psikis kamu nggak, jadinya tetap nggak balance. Kamu mau ya, aku jemput?!" bujuk Naufal.

Lantas Anin terdiam.

"Ya udah deh, kamu pikir-pikir dulu. Tapi inget, kalo kamu butuh sesuatu kapan pun kamu hubungin aku. Aku siap jadi Instalasi Gawat Darurat buat kamu. Atau kamu mau aku bius aja sayang? biar bisa tidur tenang?" goda Naufal sambil terkekeh.

Anin pun tersenyum, ternyata setelah bersama Naufal ada tempat untuk mencurahkan segala keluh kesahnya. Bahkan sekarang bisa juga menghiburnya. Diam-diam Anin bersyukur atas kehadiran Naufal di kehidupannya. 'Alhamdulillah' batinnya.

"Aku matiin dulu ya, mau bersih-bersih ke kamar mandi. Abis itu tidur. Terimakasih ya kamu udah bikin aku jadi lebih tenang." tutur Anin masih dengan senyum yang sama.

"Eh...kenapa di matiin. Aku temenin." cegah Naufal dengan kerlingan nakal nya.

"Brengsek! Kamu mau liatin aku mandi?!" bentak Anin, lantas ia mendelik kesal pada Naufal.

"Nggak sayang, becanda aja ih. Sensian amat. Ya udah kamu mandi. Abis itu tidur, sebelum itu kamu sebut-sebut nama aku. Biar nanti aku datang ke mimpi kamu."

"Dih, Najis!" timpal Anin, namun di sertai senyuman tipis.

"Hem...nggak mau, yaudah aku aja yang sebut-sebut nama kamu. Paling banter juga mimpi basah." ujar Naufal, masih dengan kerlingan nakal.

Lantas Anin mendelik "Yak! Dokter mesum!" bentak Anin, namun malah membuat Naufal tertawa terbahak-bahak. Dan membuat Anin semakin naik pitam. Ia pun segera mematikan panggilan video tersebut, tanpa aba-aba.

Naufal tersenyum getir di sisa tawanya. lantas menghirup nafas dalam-dalam dan menghembuskannya kuat-kuat. "Gila ya, bahkan sekarang aku nggak bisa melihat dia sedih. Terus gimana arah kedepannya?" gumamnya pada diri sendiri.

Naufal di landa kegalauan. Ia pun membaringkan tubuhnya di kasur, menatap plafon kamarnya berwarna putih bersih. Tatapannya menerawang jauh, seolah mencari-cari solusi di antara relief-relief plafon atas permasalahan kisah cintanya.

"Harusnya Albie nggak nikah, jadi aku kan bisa minta pendapatnya dia. Kalo gini kan, aku harus minta pendapat siapa?" tanyanya pada plafon.

"Bie, kenapa sih kamu nikah? Kamu ninggalin aku, tau!"

Lantas ia membalikkan tubuhnya dengan posisi telungkup.

"Mau sama Albie" rengeknya tiba-tiba, sambil memukul-mukul bantal.

Di ambang pintu Regina sang Mama terlah berdiri di sana. Tak sengaja ia mendengar rengekan Naufal barusan. Ia pun mengernyitkan dahinya, heran dengan tingkah Naufal yang tak biasa. Ada apa dengannya? Apa Naufal memiliki kelainan seks? Apa dia menyukai sesama pria? Dia suka Albie?.

Berbagai pertanyaan bermunculan dengan sendirinya, hingga membuat Regina Syok dengan itu semua.

"Naufal, Kamu ada hubungan apa sama Albie?!" pekik Regina.

Naufal terkejut, lantas cepat-cepat membalikkan badan menoleh pada sang Mama.

"Apa sih? Hubungan apa?" tanya Naufal heran.

"Itu tadi kamu bilang, mau sama Albie? Kalian penyuka sesama jenis? Kalian homo? Astaghfirullah Naufal!" pekik Regina.

"Apa sih Ma?! Siapa yang Homo, sembarangan!"

*

*

*

~Salam hangat dari Penulis 🤍

1
neny
maa syaa allaah,, baik bener mm nya naufal,,smg selama nya baik sm anin,,🤍
neny: sangat terhibur,,kadang ketwa sendiri,,nangis sendiri,,dan kesel sendiri😂😂
total 3 replies
neny
bicara ajh apa ada nya,,biasanya orang tua itu punya jalan keluar yg di luar fikiran kita,,apalagi bu regina sangat suka sm anin,,yo semangat naufal & anin,,semangat jg kak othor nya💪🤍
neny
iya emng susah klau jd anin,,apalagi ayah dan adik2 nya anin pd gk tau diri,,bs2 ke enakan nanti nya,,yg ada nanti jd perdebatan dlm rmh tangga mereka
neny
/Sob//Sob//Sob/bawang banget akak,,ngapa sih beli nya banyak banget,,pedih nih mata gk berenti/Sob//Sob/
neny: bener banget,,nyeuseuk2 gmn gtu
total 2 replies
neny
wkwkw,,sokoorrr,,emng enak jatuh gk ada yg nolongin,,caper banget sih jd cewe🤣🤣🤣
neny: hooh,,ku menangiiissss membayangkaaann betapa kejam nya dirimuu...🤣🤣🤣
total 2 replies
neny
kyk nya naufal mau main drum ya kak🤣🤣🤣,,cemburu akut ituu😂😂😂
neny
waah,,siapa kira2 ya,,apakah saingan nya naufal
neny
nah loh,,sesuai janji,klau naufal sm cwe maka anin pun akan sm,,ditunggu cowok mn yg akan anin ajak,,atau yg ngajak anin🤭🤭
neny
cihuyyy,,lampu ijo nih dr mmh naufal🤭🤭
neny
cerita nya bagus,konflik keluarga yg sangat rumot,keteguhan cinta yg dipertaruhkan,,menarik untuk di baca💪❤️
neny: sama2 kak😘
total 2 replies
neny
petanda apa anin,,positif thinking ajh dl,,mungkin dng jalan ini km bs diterima sm orang tua naufal,,,💪🤍
neny: hooh betul kak🤭
total 2 replies
neny
😂😂😂,,seneng klau anin bilang najis🤣🤣
neny
wkwkwk,,bos songot kali🤣🤣🤣
neny
matiin ajh tuh bapak nya anin kak,,kasian ibu nya,,setidak nya klau bapak nyaeninggal mah gk ada yg nyakitin,,adik2 nya anin mah bodo amat dah,,bingung jg sih sm keluarga nya anin,,stres aq ngebayangin nya😂😂
neny: wkwkwkwk,,,
total 4 replies
neny
bingung ya fal,,tp jalanin ajh dl,,tdk semua yg kita lihat buruk itu bakal jd buruk,dan jg tdk semua yg terlihat baik itu jg aka baik hasil nya,,inti nya jalanin ajh💪
neny: harus disemangatin kak💪
total 2 replies
neny
iya lah,,orang tuh pasti ada titik jenuh,,titik dmn iya ingin berubah,,berilah kesempatan buat naufal berubah,,
neny
nah kan,,mantan nya buanyak🤣🤣
neny
siap2 anin,,mantan hts naufal bertebaran🤭🤭
Tulisan_nic: Maasyaallah kak, terimakasih buat suportnya. Semoga karya ini bisa memenuhi standar KK sebagai pembaca ya💕🤍
total 1 replies
neny
ternyata beneran anin yg jawab,,semangat up akak😘
Tulisan_nic: oke siap kak, jadi semangat nih ada yang nyemangatin🔥🔥🔥🤭
total 1 replies
neny
apakah anin yg menjawab pernyataan naufal,,lanjut kak
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!