LIMA TAHUN IA DI INJAK-INJAK. SATU MALAM IA MEREBUT SEGALANYA.
Rizky Santoso adalah aib. sampah. suami tak berguna yang ditakdirkan untuk hidup di dapur, di bawah kaki istrinya yang kaya raya,
Adelia. selama 5 tahun, hinaan adalah sarapannya dan pengkhianatan adalah makan malamnya.
Ketika Adelia mencampakkannya demi seorang selingkuhan, ia pikir hidup Rizky telah berakhir.
DIA SALAH BESAR.
Di malam tergelapnya, takdir datang menjemput. Dua sosok misterius berjas hitam membawakan sebuah kebenaran yang mengguncang kota: pria yang ia buang adalah PUTRA MAHKOTA dari kerajaan bisnis yang paling berkuasa.
kini, Rizky kembali. Bukan lagi sebagai suami yang tunduk, tapi sebagai raja yang dingin dan tak tersentuh. ia akan duduk di singgasana kekuasaannya dan menyaksikan mereka yang pernah menghinanya...
bertekuk lutut.
Penyesalan Adelia tidak akan ada artinya. Karena dalam permainan takdir ini, sang pewaris telah kembali untuk mengambil apa yang jadi miliknya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon JAYDEN AHMAD, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 11: BADAI BALASAN DAN KEBENARAN YANG TERUNGKAP
Kekacauan melanda Hadiningrat Tower. Telepon berdering tanpa henti, karyawan berlarian panik, dan layar-layar monitor di setiap departemen menampilkan pesan error.
Namun, di tengah badai itu, Rizky tetap tenang. Ia tahu, kepanikan hanya akan memperburuk keadaan.
Ia segera memanggil semua kepala divisi ke ruang rapat darurat. Wajah-wajah tegang memenuhi ruangan. Suryo Hadiningrat juga hadir, duduk di samping Rizky, tatapannya tajam mengamati putranya.
"Saya tahu situasi ini sulit," Rizky memulai, suaranya tegas dan menenangkan. "Sistem kita diserang. Tapi kita tidak akan menyerah. Pak Anton, bagaimana progres pemulihan?"
Pak Anton, kepala IT, melaporkan dengan wajah lelah. "Kami berhasil mengisolasi serangan, Tuan Muda. Data-data penting masih aman, tapi proses pemulihan akan memakan waktu. Serangan ini sangat terencana dan canggih. Mereka menargetkan infrastruktur inti kita.
"Siapa pelakunya?" tanya Rizky, tatapannya dingin.
Pak Anton ragu sejenak, lalu menatap Suryo. Suryo mengangguk. "Kami menemukan jejak digital yang mengarah ke sebuah kelompok hacker bayaran internasional, Tuan Muda. Kelompok ini dikenal memiliki koneksi dengan... Maheswari Group di luar negeri.
Rizky mengepalkan tangannya di bawah meja. Jadi benar. Bagas Maheswari.
"Baik," kata Rizky. "Prioritas utama adalah pemulihan sistem dan pengamanan data. Pak Anton, kerahkan semua sumber daya. Saya ingin laporan progres setiap jam. Pak Budi, pastikan semua proyek berjalan manual jika perlu. Ibu Karina, siapkan pernyataan resmi untuk publik. Kita akan mengakui adanya serangan, tapi kita akan menunjukkan bahwa kita mengendalikan situasi.
Rizky memberikan instruksi dengan presisi, menunjukkan kepemimpinan yang luar biasa di bawah tekanan. Para direktur yang tadinya panik, kini mulai merasa tenang. Mereka melihat seorang pemimpin yang cakap, bukan hanya seorang pewaris.
Setelah rapat selesai, Suryo menepuk bahu Rizky. "Kau menangani ini dengan baik, Nak. Aku bangga padamu.
"Terima kasih, Ayah," jawab Rizky. "Tapi ini belum selesai.
Rizky kembali ke kantornya. Haryo sudah menunggunya, membawa sebuah flash drive dan beberapa berkas.
"Tuan Muda, saya punya laporan terbaru," kata Haryo, wajahnya serius. "Tim intelijen kita berhasil mengkonfirmasi bahwa serangan cyber ini memang didalangi oleh Bagas Maheswari. Mereka menggunakan kelompok hacker bayaran yang sangat mahal.
Kemarahan Rizky membara. Bagas tidak hanya menyerang dirinya, tapi seluruh Hadiningrat Group, ribuan karyawan, dan reputasi yang dibangun ayahnya puluhan tahun. Ini adalah deklarasi perang total.
"Dan ada satu hal lagi, Tuan Muda," Haryo melanjutkan, menyerahkan berkas-berkas itu.
"Ini adalah laporan tentang Bramantyo. Kami berhasil melacak pergerakannya. Dia tidak menghilang begitu saja. Dia telah menjual semua aset pribadi Nyonya Adelia, termasuk apartemen dan vilanya, menggunakan surat kuasa yang Nyonya Adelia berikan kepadanya.
Rizky membaca laporan itu, matanya menyipit. Jadi, Bramantyo benar-benar lintah yang menggerogoti habis-habisan. Ia tidak hanya mengkhianati Adelia secara emosional, tapi juga merampoknya secara finansial.
"Uang hasil penjualan itu sudah ditransfer ke rekening luar negeri yang sulit dilacak," jelas Haryo. "Bramantyo sendiri sudah melarikan diri ke negara lain. Dia tidak akan kembali.
Rizky mengepalkan tangannya. Ia membayangkan Adelia yang kini benar-benar kehilangan segalanya. Perusahaannya hancur, aset pribadinya lenyap, dan pria yang ia percaya telah mengkhianatinya. Ini adalah kehancuran total yang jauh lebih parah dari yang ia bayangkan.
"Adelia sudah tahu tentang ini?" tanya Rizky, suaranya rendah.
Haryo menggeleng. "Belum, Tuan Muda. Kami sengaja menunda laporan ini agar tidak mengganggu fokus Anda dalam menangani serangan cyber. Nyonya Adelia masih berpikir Bramantyo hanya menghilang.
Rizky bersandar di kursinya, memejamkan mata. Ia merasakan campuran emosi yang aneh. Ada kepuasan dingin melihat Adelia merasakan pahitnya pengkhianatan, tapi juga ada sedikit rasa muak terhadap kekejaman Bramantyo. Namun, fokus utamanya kini adalah Bagas Maheswari.
"Bagas Maheswari," gumam Rizky. "Dia pikir dia bisa bermain-main dengan Hadiningrat Group.
"Beliau adalah lawan yang sangat berbahaya, Tuan Muda," Haryo mengingatkan. "Jaringan bisnisnya di luar negeri sangat luas, dan dia dikenal sangat licik. Dia tidak akan segan menggunakan cara apa pun.
"Saya tahu," kata Rizky, membuka matanya. Tatapannya kini membara dengan tekad yang membaja. "Tapi dia tidak tahu siapa yang dia hadapi. Dia tidak tahu bagaimana rasanya kehilangan segalanya, lalu bangkit dari abu.
Rizky bangkit dari kursinya, berjalan ke jendela, menatap ke arah kota. Ia melihat Hadiningrat Tower yang menjulang tinggi, dan di kejauhan, ia bisa membayangkan kantor pusat Maheswari Group yang kini semakin meredup.
"Haryo," kata Rizky, suaranya penuh otoritas. "Saya ingin Anda siapkan tim terbaik kita. Tim hukum, tim keuangan, tim intelijen. Saya ingin kita menggali setiap detail tentang Bagas Maheswari dan seluruh jaringan bisnisnya di luar negeri. Setiap kelemahan, setiap celah, setiap rahasia kotornya.
"Kita akan membalas serangan cyber ini, Rizky melanjutkan, "tapi bukan dengan cara yang sama. Kita akan menyerang jantung kerajaannya. Kita akan menunjukkan kepadanya bahwa Hadiningrat Group tidak bisa diinjak-injak.
"Dan Bramantyo?" tanya Haryo.
Rizky tersenyum dingin. "Bramantyo akan mendapatkan karmanya sendiri. Tapi itu bukan prioritas kita sekarang. Prioritas kita adalah Bagas Maheswari. Saya ingin dia merasakan bagaimana rasanya kehilangan segalanya. Saya ingin dia menyesal telah menyentuh Hadiningrat Group.
"Siap, Tuan Muda," Haryo mengangguk, matanya berkilat. Ia tahu, ini adalah awal dari perang yang sesungguhnya.
Rizky kembali ke mejanya. Ia membuka laptopnya, menampilkan peta jaringan bisnis Hadiningrat Group. Di sampingnya, ia membuka laporan tentang Maheswari Group di luar negeri.
"Ayah Adelia berpikir dia bisa menghancurkan saya dengan menyerang perusahaan, gumam Rizky. "Dia tidak tahu, serangan ini justru memberiku alasan yang lebih kuat untuk menghancurkan dia.
Ia mulai membuat catatan, menyusun strategi. Ini bukan lagi tentang balas dendam pribadi semata. Ini adalah perang untuk melindungi warisan ayahnya, untuk membuktikan bahwa ia layak menjadi Hadiningrat. Dan untuk memastikan bahwa tidak ada yang bisa meremehkannya lagi.
Rizky Hadiningrat menarik napas dalam. Permainan telah memasuki babak paling berbahaya. Dan ia siap untuk menjadi arsitek kehancuran lawannya.
"jangan lupa share, like, dan komen, maaf kalo ada alur yang berantakan komen aja di kolom komentar ini yahh☺️🙏♥️