Seorang pemuda tampan dari sebuah alam bawah dan dari sebuah perkumpulan keluar SING yang ada di sebuah wilayah mencoba dan terus mencoba. Entah apa yang akan di laluinya.
simak terus jalan ceritanya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ai Aiy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Di Mana ini ...???
Wakil pemimpin melihat kearah kepala keluarga. Melihat wakil pemimpin keluarga melirik kearahnya dan ia menganggukkan kepalanya tanda seleksi segera di mulai.
"Baiklah dengan ini seleksi mencari bakat baru segera di mulai"
Ucap wakil pemimpin kepada semua murid yang hadir di tempat tersebut.
Dung dung dung dung, gong segera di pukul beberapa kali tanda dimulainya seleksi.
"Baiklah untuk seleksi pertama adalah menguji kekuatan fisik dan kalian hanya di haruskan meninju boneka yang telah di sediakan"
"Dan siapa saja yang dapat membuat boneka itu terpental tanpa harus menggunakan energi, maka dia dinyatakan lulus seleksi babak pertama"
Ucap wakil pemimpin sedikit menerangkan.Apa kalian paham.
"Kami semua paham wakil pemimpin"Ucap semua murid mengema di tempat tersebut.
"Baiklah kalau kalian semua telah paham, yang namanya aku sebutkan silakan maju ke depan dan segera memukul boneka yang telah di sediakan di atas batu besar itu"
Ucap wakil pemimpin sambil menunjuk kearah sebelah kiri.
"SING LOLY maju ke depan"Ucap wakil pemimpin.
SING LOLY segera maju ke depan dan langsung melompat naik keatas batu besar, setelah memberi hormat kepada pemimpin, wakil pemimpin dan semua tetua, dia langsung saja meninju boneka yang ada di depan dengan kekuatan fisiknya.
BAM..BAM..BAM..BAM..BAM..
SING LOLY memukul boneka tersebut sebanyak lima kali, tetapi boneka itu sedikitpun tidak bergeming.
HAH........Kesal SING LOLY, ternyata dia telah gagal.
"Peserta pertama telah gagal"
Ucap wakil pemimpin.
Maju lagi.
Peserta kedua juga gagal.
Maju.
Gagal..
Maju ..
Gagal lagi.
Maju, mereka juga gagal dan gagal lagi.
begitu juga dan seterusnya, hanya beberapa orang saja yang berhasil.
Setelah beberapa menit berlalu seleksi bagian pertama telah selesai, dari sekian banyak murid perkumpulan, hanya sekitar dua puluh persen yang berhasil melalui babak tes pertama.
pemimpin perkumpulan, wakil pemimpin dan semua tetua hanya bisa tersenyum getir melihat semua ini.
Faktanya bahwa dari sekian banyak murid, memang keluarga SING mereka sudah menurun drastis.mereka semua tidak menyangka bahwa murid murid perkumpulan mereka selemah ini.
"Selanjutnya untuk yang sudah lolos seleksi babak pertama, kalian istirahatlah sejenak, dan untuk yang tidak lolos tahap seleksi pertama, kalian tidak berkecil hati, kecewa dan berputus asa. Berusaha, belajar dan tingkatkan kekuatan kalian"
"Kalian tenang saja, perkumpulan keluar kita tidak, tidak memandang lemah dan tidak memandang yang kuat,selama kalian terus berusaha, berusaha, giat berlatih dan tidak memandang pada takdir semata mata, perkumpulan kita akan selalu mendukung kalian dan menyediakan sumberdaya untuk kalian"
Ucap wakil pemimpin memberi nasehat kepada yang tidak lolos ujian.
Dan dia juga mengucapkan selamat kepada yang sudah lolos seleksi babak pertama.
"Terimakasih wakil pemimpin, pemimpin dan semua tetua" Ucap semua murid berterimakasih dengan nada serentak
Ucap semua murid dengan penuh hormat dan sangat tulus.
&
$
&
$
&
&
$
&
Di tempat lain, tepatnya dari suatu tempat, tempat itulah dinamakan hutan, di sebuah hutan.
Di tengah sebuah hutan yang sangat angker tempat jin buang anak, tempat makhluk makhluk monster berada.Tempat keberada makhluk makhluk menakutkan menyeramkan berada.
Jurang yang sangat dalam, tebing yang menjorok ke perut bumi, tempat keberadaan seorang pemuda tampan berada. Jurang itu dinamakan jurang perut bumi. Siapa pun yang jatuh ke jurang itu tak ada satu makhluk pun yang selamat.
Seorang pemuda sedang duduk bersila dengan tenang, tangannya di letakkan di depan dada, matanya terpejam.
Pemuda itu adalah SING KANG,tuan muda keluarga SING yang di kabarkan hilang tiga tahun yang lalu.
Kejadiannya, mengapa sampai tuan muda SING KANG sampai jatuh kedalam jurang. Bermula pada saat itu, pada waktu itulah dia di kejar kejar oleh penghuni hutan paling angker, alias binatang monster yang sangat kuat, hingga tanpa dia sadari telah berlari kepinggir jurang perut bumi dan apes baginya.
Dia jatuh ke dalam jurang perut bumi, dan sekarang jadilah penghuni jurang perut bumi. Ternyata dia selamat, takdir lah yang membuatnya selamat. Untung sewaktu dia jatuh kedalam jurang itu, ia di tangkap oleh sebuah cakar yang sangat besar dan mengerikan, ia di bawa kesebuah goa yang sangat besar di dasar jurang perut bumi.
Cakar raksasa itu milik sebuah hewan ilahi, hewan itulah bernama kaisar rajawali petir yang sangat langka keberadaannya.
Karena Kaisar rajawali petir sudah punah keberadaannya jutaan tahun yang lalu.
Di dalam sebuah goa, SING KANG di letakkan di depan sebuah kerangka berwarna keemasan.
SING KANG yang belum sadar dari pingsannya, ia belum tau bahwa dia sekarang berada di dalam sebuah goa dan sedang tertidur di depan sebuah kerangka berwarna keemasan.
Kaisar rajawali juga membawa beberapa bahan obat yang langsung di lunakkan oleh paruh rajawali tersebut.
Sudah seminggu lamanya SING KANG terbaring di dalam goa tersebut dan pada akhirnya, matanya mulai terbuka.
Pertama Tama ia kebingungan tempat dia terbaring pada saat ini.
Hatinya bertanya tanya?......
Apakah aku sekarang berada di sebuah neraka?...
Tapi mengapa aku tidak merasakan adanya api yang sangat panas?...Penasaran dan bertanya tanya??....
Tapi kalau ini yang namanya surga, kenapa kok sangat sunyi sekali?.. Bingung??....
Pemuda yang baru berumur dua belas tahun semakin heran, oleh karena kebingungannya dia menoleh kearah kiri dan kearah kanan.
Ketika ia menoleh kearah kanan, tiba tiba matanya terbelalak membesar ketakutan.
Ia melihat sebuah tengkorak berwarna keemasan.
Tengkorak itu memancarkan aura yang sangat damai dan agung.
karena ketakutan SING KANG mundur kearah belakang, tapi sesuatu yang berbulu menahan tubuhnya.
Tangan SING KANG terulur kebelakang meraba sesuatu yang menghalangi jalan mundurnya. Sedangkan mata SING KANG terus menatap kearah tengkorak berwarna emas tersebut.
Sedangkan tangannya terus meraba raba, karena penasaran ia membalikkan tubuhnya.
Tampak di depan matanya seekor kaisar rajawali petir yang sangat besar.
Tadinya SING KANG hanya meraba bagian kakinya saja, dan ketika ia melihat seekor kaisar rajawali petir yang sangat besar dan menyeramkan. Bulu kuduknya jadi merinding dan kakinya jadi lemas.
SING KANG jatuh terduduk dan kembali mundur kearah tengkorak emas itu.
Saat ini SING KANG kembali jadi ketakutan dan ingin lari kearah mana. kearah depan ada makhluk yang sangat menyeramkan, mundur ada tengkorak juga sangat menyeramkan. Maju kena mundur kena.
Terdengar sebuah suara yang layaknya sebagai suara manusia, dan berkata.
"Bocah, jangan takut! Aku yang telah menyelamatkan mu jatuh dalam jurang ini"
SING KANG menjadi tambah terkejut mendengar kaisar rajawali dapat berbicara talaknya manusia.
"Si siapa itu. Siapa yang berbicara?" Ucap
SING KANG bertanya dengan nada terbata bata.
Kaisar rajawali petir itu menggerak gerakkan tubuhnya dan berkata..
"Dasar bocah begok. Kamu tau, aku adalah kaisarnya para burung tau, aku yang telah berbicara kepadamu dan perlu kamu tau, akulah yang telah menyelamatkanmu dari kematian!"
SING KANG sangat terkejut, ia mendongakkan kepalanya menatap kearah kaisar rajawali petir dan bertanya.
"Tuan rajawali, dimana ini? Apakah ini berada di neraka, ataukah berada di surga?" Ucapnya.
"Huuufff.....Kenapa aku telah menolong bocah begok ini, haa ...? Sudahlah mungkin aku berjodoh kepadanya"
Kaisar rajawali petir itu bergumam dalam hatinya dan menjawab pertanyaan SING KANG.
"Hey bocah begok! Ini bukan neraka maupun surga, ini di perut bumi, di tengah tengah sebuah goa. Kau telah jatuh kedalam jurang perut bumi ini dan aku yang telah menolongmu dari kematian, tau!"
SING KANG termangun mangun mengingat kejadian terakhir kali sebelum ia jatuh kedalam jurang.
Yang menyukai cerita ini, dukung terus dengan cara...
Like.
Vote.
Suka
Hadiah
Iklan
kasih bintang.
dan jangan lupa kritik dan sarannya.
Ada kelanjutannya ke halaman selanjutnya.