NovelToon NovelToon
Cinta Sesuai Takdir

Cinta Sesuai Takdir

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / Mengubah Takdir / Dunia Masa Depan
Popularitas:468
Nilai: 5
Nama Author: Hsnwy

Amelia hanya gadis desa biasa yang hidup dalam kekurangan dan percaya bahwa kerja keras cukup untuk bertahan hidup.

Sampai suatu malam…

orang yang paling dia percaya menjualnya untuk melunasi hutang.

Dibawa ke kota asing dan dijadikan barang di tempat pelelangan ilegal, Amelia mengira hidupnya sudah berakhir.

Namun di malam yang sama—

dia bertemu pria yang seharusnya tidak pernah masuk ke dunianya.

Lorenzo Moretti.

Pria dingin, berbahaya, dan ditakuti seluruh dunia bawah tanah.

Awalnya Lorenzo hanya berniat memburu pengkhianat.

Tapi satu keputusan kecil membuat semuanya berubah—

dia membawa pulang gadis desa yang bahkan tidak mengenal namanya.

Amelia pikir mansion megah itu akan menjadi tempat perlindungan.

Dia salah.

Karena sejak malam itu, dia justru masuk lebih dalam ke dunia penuh darah, pengkhianatan, dan perang kekuasaan.

Dan ketika organisasi misterius mulai mengincarnya…

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hsnwy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 1 RAJA DUNIA GELAP

Bab 1 — Raja Dunia Gelap

Hujan turun deras membasahi kota Palermo, Italia.

Malam itu, langit tampak gelap seperti pertanda buruk. Kilatan petir menyambar di antara gedung-gedung tua, sementara suara sirene polisi terdengar samar dari kejauhan.

Di sebuah pelabuhan tua yang dipenuhi kontainer besi raksasa, puluhan pria bersenjata berdiri saling berhadapan.

Udara dipenuhi aroma darah, asap mesiu, dan kematian.

“Bos Romano sudah melanggar perjanjian wilayah.”

Seorang pria tinggi berjas hitam berbicara pelan sambil menundukkan kepala.

Di depannya berdiri seorang pria yang bahkan lebih menakutkan dari badai malam itu.

Lorenzo Moretti

Pria berusia tiga puluh dua tahun itu berdiri tenang di bawah payung hitam. Jas mahal yang melekat di tubuh tegapnya tampak sempurna meski hujan terus mengguyur.

Tatapannya dingin.

Sangat dingin.

Seolah tidak memiliki rasa takut maupun belas kasihan.

Rambut hitamnya tersisir rapi ke belakang, sementara mata abu-abunya terlihat tajam seperti pisau.

Semua orang di dunia mafia Italia mengenal nama Lorenzo Moretti.

Pemimpin keluarga Moretti.

Raja dunia gelap Italia.

Pria yang tidak pernah kalah dalam perang wilayah selama tujuh tahun terakhir.

Dan pria yang paling ditakuti oleh semua musuhnya.

Lorenzo menatap deretan kontainer di depannya tanpa ekspresi.

“Berapa orang yang mereka kirim?” tanyanya pelan.

“Tiga puluh orang bersenjata, Tuan.”

“Hmm.”

Hanya itu responsnya.

Pria di samping Lorenzo menelan ludah gugup.

Namanya Marco De Luca, tangan kanan paling setia keluarga Moretti.

Marco sudah bekerja bersama Lorenzo selama bertahun-tahun.

Ia tahu satu hal: semakin tenang Lorenzo, semakin berbahaya dirinya.

BRAKK!

Tiba-tiba suara tembakan memecah malam.

Peluru menghantam salah satu mobil hitam di belakang mereka.

“SERANG!”

Puluhan pria bersenjata muncul dari balik kontainer.

Baku tembak langsung pecah.

Suara peluru bersahutan memantul di seluruh area pelabuhan.

Marco segera mengeluarkan pistol.

“Lindungi Bos!”

Anak buah keluarga Moretti membalas tembakan tanpa ragu.

Tubuh manusia mulai berjatuhan ke tanah basah.

Darah bercampur air hujan.

Namun di tengah kekacauan itu…

Lorenzo masih berdiri diam.

Tatapan dinginnya menyapu seluruh medan perang seperti seekor predator yang sedang memilih mangsa.

Seorang pria bertopeng tiba-tiba muncul dari samping sambil mengarahkan senapan.

Dor!

Sebelum pria itu sempat menembak lagi, Lorenzo sudah mencabut pistol hitam dari balik jasnya.

Dor!

Peluru tepat menembus kepala pria tersebut.

Tubuhnya jatuh seketika.

Ekspresi Lorenzo tidak berubah sedikit pun.

Baginya, membunuh bukan lagi sesuatu yang istimewa.

Itu sudah menjadi bagian hidupnya sejak remaja.

“Bos! Mereka mencoba mengepung kita dari timur!” teriak salah satu anak buah.

Marco mengumpat pelan.

“Brengsek… Romano benar-benar ingin perang total.”

Lorenzo melangkah maju perlahan.

Suara sepatu kulit mahalnya terdengar jelas di tengah hujan.

Ia mengambil senapan dari tangan salah satu anak buahnya.

Lalu tanpa ragu…

Dor! Dor! Dor!

Tiga pria roboh dalam hitungan detik.

Tembakannya selalu tepat sasaran.

Tidak pernah meleset.

“MAJU!” teriak Marco.

Pertarungan semakin brutal.

Jeritan kesakitan terdengar di mana-mana.

Namun pihak Moretti jelas lebih unggul.

Disiplin.

Cepat.

Dan mematikan.

Lima belas menit kemudian…

Sisa anak buah Romano mulai melarikan diri.

“Kejar mereka!” teriak Marco.

Namun suara Lorenzo menghentikannya.

“Tidak perlu.”

Marco menoleh.

Lorenzo menatap dingin tubuh-tubuh yang bergelimpangan di tanah.

“Hari ini hanya peringatan.”

Petir menyambar langit.

Wajah Lorenzo terlihat semakin menyeramkan di bawah cahaya kilat.

“Tapi lain kali…” suaranya rendah dan dingin, “aku akan membunuh Alessandro Romano sendiri.”

Marco diam.

Sudah lama ia tidak melihat Lorenzo semarah ini.

Dan itu pertanda buruk bagi seluruh Italia.

Satu jam kemudian.

Di sebuah mansion mewah milik keluarga Moretti.

Rumah besar itu berdiri megah di atas bukit menghadap laut.

Penjaga bersenjata berjaga di setiap sudut.

Tak seorang pun berani mendekat tanpa izin.

Lorenzo duduk sendirian di ruang kerjanya.

Lampu remang-remang membuat ruangan itu terasa dingin.

Ia membuka kancing jasnya perlahan.

Noda darah terlihat di bagian lengan.

Namun bukan darahnya.

Tok tok.

“Masuk.”

Marco masuk sambil membawa map hitam.

“Ada kabar baru.”

Lorenzo menerima map itu tanpa bicara.

Foto-foto beberapa pria terpampang di dalamnya.

Pengkhianat internal keluarga Moretti.

Salah satunya adalah orang kepercayaannya sendiri.

Tatapan Lorenzo berubah gelap.

“Sudah dipastikan?” tanyanya pelan.

Marco mengangguk.

“Mereka bekerja sama dengan Romano.”

Ruangan mendadak sunyi.

Lorenzo menutup map perlahan.

Lalu ia berdiri.

Aura mengerikan langsung memenuhi ruangan.

“Bawa mereka ke gudang bawah tanah.”

Marco tahu apa artinya.

Interogasi.

Dan biasanya…

tidak ada yang keluar hidup-hidup dari sana.

Malam semakin larut.

Di ruang bawah tanah mansion Moretti.

Tiga pria terikat di kursi dengan wajah penuh darah.

Mereka gemetar ketakutan.

Sementara Lorenzo berdiri di depan mereka sambil melepas sarung tangan hitamnya.

“Bos… tolong ampuni kami…”

Salah satu pria mulai menangis.

“Kami dipaksa Romano—”

BUGH!

Lorenzo memukul wajah pria itu tanpa ampun.

Kursi sampai terjatuh.

Darah segar keluar dari mulut pria tersebut.

Lorenzo menatap mereka dengan mata dingin.

“Aku paling membenci pengkhianat.”

Suaranya sangat pelan.

Namun justru itu yang membuat semua orang ketakutan.

“Karena pengkhianat…” Lorenzo melanjutkan, “membuat keluargaku hancur.”

Ingatan masa lalu muncul di kepalanya.

Tubuh ayahnya yang penuh darah.

Jeritan ibunya.

Dan malam saat hidupnya berubah menjadi neraka.

Sejak hari itu…

Lorenzo bersumpah tidak akan pernah lemah lagi. Ia akan menjadi monster jika diperlukan.

Dan memang itulah dirinya sekarang.

Monster dunia gelap Italia.

Pria pertama mulai menangis histeris.

Namun Lorenzo tidak peduli.

Ia mengambil pistol dari meja.

Lalu—

Dor!

Suara tembakan menggema di ruang bawah tanah.

Tubuh pria itu langsung terkulai.

Dua lainnya berteriak ketakutan.

Marco yang berdiri di dekat pintu hanya bisa menghela napas pelan.

Sudah terlalu banyak darah tertumpah dalam hidup mereka.

Namun tidak ada jalan untuk kembali.

Tidak di dunia mafia.

Lorenzo mengusap darah di tangannya menggunakan sapu tangan putih.

Wajahnya tetap tanpa emosi.

“Buang mayatnya.”

Ia berjalan pergi meninggalkan ruangan.

Di belakangnya, suara tangisan dan permohonan ampun masih terdengar.

Namun Lorenzo tidak pernah menoleh lagi.

Karena di dunia yang ia kuasai…

belas kasihan adalah kelemahan.

Dan kelemahan hanya akan membawa kematian.

Kehidupannya yang keras tak akan membuatnya menjadi pria yang lemah walau dirinya harus menjadi korban sekaligus, hidupnya pernah hancur di luluh lantakkan.

Kehidupan kedepannya bisa saja menjadi jauh lebih berbahaya dan kejam, namun Lorenzo pastikan dirinya akan selalu terbentuk menjadi pria yang tak kenal takut.

Apalagi dirinya sudah tidak memiliki siapa-siapa lagi, dan demi kehormatan yang selalu dia jaga akan selalu berjanji pada dirinya sendiri tidak akan mundur apapun yang terjadi.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!