Akira tewas terbunuh karena ledakan bom yang di pasang di mobilnya, oleh musuh. Namun keajaiban terjadi, dia terbangun di tubuh wanita bernama Elvira, seorang istri yang tak di anggap oleh suaminya sendiri.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Whidie Arista, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 01- Hidup kembali
Akira terbangun, perih di tangan yang pertama ia rasakan. Luka sayatannya tidak dalam, namun cukup untuk membuat wajahnya meringis. Darah merembes keluar, amis bercampur aroma obat-obatan.
“Vira. Buka pintu atau aku dobrak!” lantang dan memerintah.
Vira?
Bangkit berjalan, dia membalut lukanya lebih dulu sebelum menanggapi suara dari luar. Cermin ia tatap. Wajahnya berubah. Jelas itu bukan miliknya.
Akira beralih ke pintu, luka di tangannya sudah terbalut sempurna. Seorang Pria berdiri, menyambutnya dengan tatapan tajam, tangannya memegang kunci.
“Kau membawa kunci, kenapa teriak-teriak minta di buka pintu,” keluhan itu keluar tanpa dosa.
“Apa kau bilang?"
Akira melipat tangan di dada, menunjuk benda dalam genggaman Zavian dengan dagunya.
“Setelah Drama yang kau buat, hanya itu reaksimu?”
Drama? Dengusan kasar keluar dari bibir.
Zavian masuk, butiran obat masih berserakan di lantai. Lelah, dia menghadapi sipat Elvira yang kekanakan, ada masalah sedikit ancamannya adalah bunuh diri. Mengadu pada Ayah dan Zavian yang akan dimarahi.
“Jika kau tidak sayang nyawamu mengapa tidak lompat saja dari balkon. Jelas kau hanya ingin cari perhatian. Ayahmu akan segera datang bersiaplah untuk membuat Drama Istri tersakiti.”
Vira melirik ponsel di atas nakas, sudah beberapa kali ponselnya mati menyala.
“Vira halo!” Suara dari sebrang telpon, “tenanglah Nak, Papah akan segera datang. Mulai sekarang Papah tidak akan membiarkan laki-laki itu menyakitimu.”
“Jangan datang. Aku baik-baik saja,” suara dingin.
“Apa maksudmu baik-baik saja. Apa si Zavian itu ngancem kamu. Iya?”
Aku di ancam? Seorang Akira tidak akan pernah takut dengan ancaman.
“Bukan. Aku hanya sudah baik-baik saja.”
Suara dari sebrang sana justru semakin panik dengan kata baik-baik saja yang keluar dari mulut Vira.
Percepat. Kita harus segera sampai, Vira pasti sedang dalam bahaya.
Malas menanggapi. Vira mematikan sambungan teleponnya. “Sudah aku katakan. Tapi dia tidak percaya.” menaruh kembali ponsel ke tempat semula, sedikit miring ke samping.
Dengusan pelan keluar dari bibir Zavian.
“Zavian. Keluar kamu!”
“Vira! Ayah disini, keluarlah Nak!”
“Lakukan seperti biasa kau lakukan, aku akan datang di akhir. Itu pun jika kau masih tetap ingin menjadi istriku.” pergi membanting pintu kamar mandi.
Dia menyimpan kata balasan untuk Zavian. Sekarang dia harus mengurus Ayahnya dulu. Serentetan ingatan muncul di kepalanya, ingatan Elvira. Tentang kehidupannya, Ayahnya dan pernikahannya dengan Zavian.
Satu tahun pernikahan dingin ia jalani. Laki-laki itu tidur di sampingnya, namun tak pernah benar-benar menganggapnya sebagai istri. Pernikahan ini dia jalani karena satu alasan. Bisnis. Tapi tidak dengan Elvira, wanita itu tulus mencintainya, namun karena sikap manja dan terbiasa di ratu kan membuat dia selalu ingin menjadi nomor satu. Kedinginan Zavian yang memicunya bertindak bodoh, hanya demi satu kata. Cinta.
Vira berjalan. Ayahnya berdiri dengan wajah basah keringat, panik.
“Vira. Katakan pada Ayah, apa dia menyakitimu?”
“Aku baik-baik saja.”
“Jangan bohong Nak. Pelayanmu menghubungi Ayah kalau kau mengurung diri di kamar dan,” matanya beralih ke lengan.
Elvira menyembunyikan lengannya ke belakang.
“Tunjukan pada Ayah.”
“Tidak.”
“Vira.”
“Aku baik-baik saja. Mulai sekarang aku yang mengatur hidupku, Ayah tidak perlu ikut campur.”
“Apa.”
“Aku memilih dia sebagai suamiku. Pahit manis, aku yang tanggung.”
“Baik jika kau yakin. Namun ingatlah, Ayah selalu di pihakmu.”
Vira mengangguk tanpa kata.
“Aku terkejut. Dramanya tidak Sepanjangan biasanya,” komentar Zavian. Aroma parfum memenuhi ruangan.
Vira duduk di kursi, masalah pertama selesai kini masalah kedua. Untuk sementara ini dia butuh statusnya sebagai Istri Zavian dan sumber daya yang dia miliki.
“Mulai sekarang Ayah tidak akan campur tangan. Kau bebas.”
Alis Zavian terangkat, “bagus. Jadilah Istri yang baik dan patuh mulai sekarang.”
Zavian keluar.
Ingatan- ingatan tentang kehidupan Vira muncul perlahan. Termasuk saat-saat terakhir hidupnya. Dia tidak membuat Drama, dia memang ingin mengakhiri hidupnya, dia lelah karena cintanya tak berhasil menyentuh hati Zavian, satu tahun dia mencoba meruntuhkan dinding kokoh itu. Nihil, segalanya usahanya sia-sia.
Bodoh. Menyia-nyiakan hidup yang berharga karena seorang Pria. Tapi aku Akira, hidupku hanya milikku sendiri. Pria? Tidak ada tempat bagi mereka dalam hidupku.
ikutan tegang
😍😍💪💪🙏🙏
😍😍😍😍💪💪💪💪🙏🙏🙏
apa selama ini akira jga memanipulasi dana amal?
😍😍😍😍💪💪💪💪
🤣🤣🤣🤣🙏🙏😍😍💪💪
gk nyangka kalo hub akira dan calvin seperti itu awqlnya..
gk krtebak.
🙏🙏🙏😍😍😍😍😍💪💪💪
akankah mereka saling jatuh hati saat caviar tau kalo ebelyn adalah dori nya alias akira.?
🤣🤣😍🙏🙏💪💪
😍🙏🙏💪💪
penuh misteri..
seruu..
😍🙏🙏💪💪💪
🤣🤣💪🙏😍😍
jadi dia masih ngitilin elvira..
jadi tau saat elvira brkanja senjata ...
🤣🤣💪🙏😍
🤣💪🙏😍😍😍😍
rencana raisa kalah telak sama elvira
daripada raisa..
🤭😄😄💪💪🙏🤣🤣😍
tambah seru..
apa yg akan raisa lakukan...
bagaimna zavian menaggapi ..
apa yg akan akira lakukan..
🤣🤣😍😍🙏🤣🤣🤣😍😍😍
biar zelda kapok..
🤣😍😍🙏🙏💪💪
mulai..
🤣😍🙏🙏💪💪
jgn2 mantan tunangan Zavian...
😍😍😍😍🙏🙏💪