NovelToon NovelToon
Tergila-gila Duda

Tergila-gila Duda

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikah Kontrak / Duda
Popularitas:5.5k
Nilai: 5
Nama Author: Vlav

Mary terpaksa pulang kampung setelah cita-citanya untuk menjadi desainer pakaian harus kandas.

Di kampung, ia dijodohkan dengan Jono, calon anggota dewan yang terobsesi pada Mary.

Demi terhindar dari perjodohan yang dilakukan orang tuanya dan pergi dari kampung halamannya, Mary nekat memaksa seorang duda galak dan dingin bernama Roseo untuk menikahinya.

Sandiwara tergila-gila duda itu akankah berhasil atau justru membuatnya tergila-gila duda?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Vlav, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

010

Berita tentang Mary yang dilamar oleh Roseo segera merebak menjadi topik utama setiap warga kampung.

Para warga menjadikan berita tersebut sebagai bahan gunjingan terpanas. Jono dianggap sebagai pihak yang paling tersakiti atas pengkhianatan yang dilakukan oleh Mary.

Jono yang sudah begitu setia dan berkoar-koar akan menikahi Mary, justru mendapatkan kenyataan pahit bahwa Roseo menikungnya dengan begitu tajam.

“Seorang gadis yang sudah lama hidup di kota jelas jauh lebih berani!”

“Kasihan sekali Jono”.

“Lebih baik, ketahuan di awal seperti ini, daripada setelah menikah nanti”.

Begitulah gunjingan para warga yang didengar oleh Jijah dan disampaikan untuk Mary.

“Aku rasa aku tidak perlu ambil pusing dengan gosip tersebut, toh itu hanya sekedar gosip,” kata Mary menanggapi.

“Aku rasa Jono memang sudah gila, bagaimana bisa dia berasumsi bahwa aku menerima lamaran Tuti hanya gara-gara pria itu membeli barang-barang keperluan pribadiku. Aku sungguh tidak habis pikir,” lanjut Mary.

“Yah, sepertinya kau lupa dengan tradisi yang ada di kampung kita ini. Jika ada pria berstatus lajang memberikan bingkisan cantik kepada seorang gadis, pasti akan dianggap sebagai seserahan,” kata Jijah.

“Hah?! Apa?!” Mary terperangah. “Lantas, bagaimana jika kau memberi kado ulang tahun? Apa itu dianggap sebagai seserahan juga?”

“Mary, mana ada tradisi memberi kado ulang tahun di sini. Dengan kondisi ekonomi warga seperti ini, lebih baik untuk makan sehari-hari,” jawab Jijah.

Tok…tok..

“Mawary,” panggil Bu Marni sambil mengetuk pintu kamar Mary.

Jijah segera membuka pintu kamar menyambut Bu Marni yang memasang ekspresi cemas.

“Mawary,” kata Bu Marni menghampiri Mary yang rebahan di tempat tidur.

“Ada apa Bu?” Tanya Mary yang berusaha menegakan kembali tubuhnya.

“Ada kabar bahwa Jono memutuskan untuk batal menikahimu,” kata Bu Marni.

“A-apa?!” Mary berseru.

Ia memasang ekspresi pura-pura terkejut, namun dalam hati ia bersorak kegirangan. 

“Ayahmu berusaha untuk menjelaskan kesalahpahaman itu pada Jono, namun sepertinya Jono tidak bisa menerimanya. Jadi ibu pikir lebih baik, kau yang langsung bicara dan membujuk Jono,” kata Bu Marni.

Apa?! Aku harus membujuk Jono?! Itu tidak akan mungkin terjadi! Batin Mary.

“Ibu, bukankah ibu lihat sendiri, betapa marahnya Jono padaku. Jadi, sebaiknya kita hormati saja keputusan Jono. Bagiku tidak masalah aku tidak menikah dengan Jono, toh masih banyak pria baik lainnya yang akan menikahiku,” kata Mary.

“Tidak Mawary! Jono adalah pria yang paling baik untukmu. Jono memiliki pendidikan yang bagus, dan di masa depan karirnya pun akan sangat bagus,” kata Bu Marni.

Mary mengulas senyumnya, seandainya ibunya tahu bahwa mantan kekasih Mary bahkan lebih segalanya dari Jono, apakah Ibunya masih bisa menganggap Jono adalah pria terbaik untuknya?

“Sudah, ibu tenang saja, aku pasti akan menikah dengan pria yang jauh lebih segalanya dari Jono. Aku yang cantik luar biasa berkat gen dari ibu, pasti bisa mendapatkan pria luar biasa daripada Jono,” kata Mary.

Jijah menyeringai mendengar ucapan Mary yang begitu optimis untuk mendapatkan pria lain yang lebih segalanya dari Jono. Apakah Mary lupa, bahwa ia tidak lagi hidup di kota besar melainkan di perkampungan yang tidak memiliki banyak stok pria lajang yang kompatibel terhadap keinginan orang tua Mary yakni pria berpendidikan tinggi dengan masa depan yang gemilang.

***

Pada awalnya Mary pikir, ia sudah berhasil menyelesaikan masalah mengenai batalnya rencana pernikahannya dengan Jono.

Mary sudah menyusun rencana untuk meninggalkan kampung halamannya ini yakni dengan cara kedua yang pernah direncanakannya. Cara tersebut adalah dengan menemukan pria lain dan menikahi pria yang bisa membawanya ke kota.

Mary pun meminta Jijah untuk membantunya mencari pria lajang lain di kampung ini mengingat ibu dan ayahnya masih bersikeras agar Mary kembali memperbaiki hubungannya dengan Jono.

Namun sepertinya susah sekali bagi Mary untuk menemukan pria lajang lain.

Berita miring tentang Mary sudah berkembang luas bahkan hingga ke kampung sebelah berkat Jono yang pada akhirnya membuat nama baik Mary menjadi buruk.

Sikap Mary dianggap tidak mencerminkan wanita baik-baik karena telah melakukan pengkhianatan terhadap Jono.

Mary menerima lamaran pria lain padahal Mary sudah berstatus sebagai calon istri Jono.

“Astaga! Aku sungguh tidak habis pikir. Bagaimana semua orang bisa lebih percaya pada Jono? Apa Jono memang penguasa kampung ini?” Tanya Mary pada Jijah.

“Haha, apa kau sungguh baru menyadari bahwa Jono punya pengaruh di kampung ini?” Jijah balas bertanya.

“Jijah, apa kau tahu, aku justru merasa bahwa Jono sedang mencoba melakukan boikot terhadapku. Ia seakan ingin aku memohon dan mengemis untuk menikah dengannya,” kata Mary.

“Haha, mungkin saja, toh buktinya sekarang tidak ada pria lain yang berani datang untuk melamarmu,” sahut Jijah.

“Huh! Apa di sini tidak ada orang yang tidak terpengaruh oleh Jono?” Tanya Mary.

“Mary, bukankah sudah kukatakan pengaruh Jono di kampung ini begitu besar, bukti yang begitu nyata ada di depan matamu, yakni orang tuamu sendiri,” jawab Jijah.

“Ya, maka dari itu, aku bertanya padamu, Jijah! Apakah ada orang yang tidak akan terpengaruh oleh Jono?” Tanya Mary.

“Kau,” jawab Jijah.

“Jijah, apa kau sungguh takut pada Jono?” Tanya Mary.

“Sebenarnya bukan takut, tapi malas berurusan. Jono itu memiliki preman-preman kampung ini sebagai anggotanya. Berani macam-macam, akan dimacam-macami oleh Jono!” Jawab Jijah.

Mary mendengus kesal. Ia benar-benar tak menyangka Jono sungguh akan menjadi batu sandungan yang membuat Mary tak bisa bekutik.

Batu sandungan itu harus disingkirkan agar jalan Mary menjadi kembali lancar.

“Jijah, apa di kampung ini sungguh tidak ada orang yang berani terhadap Jono? Orang yang tidak takut pada Jono dan para preman anggota Jono?”

“Hmm, sepertinya orang itu ada,” Jijah mengingat-ingat.

“Siapa dia?” Tanya Mary.

“Tuti!” Jawab Jijah.

“Hah?! Tuti?!” Mary terperangah.

“Ya, dulu Tuti pernah memukul Jono hingga babak belur,” sahut Jijah.

“Benarkah? Kapan itu? Kok aku tidak tahu?” Tanya Mary.

“Kejadian itu sepertinya terjadi saat kau sudah pergi ke kota, makanya kau tidak tahu,” jawab Jijah.

“Oh, benarkah, kok bisa Jono sampai dipukuli begitu?” Tanya Mary.

“Yah, seingatku, dulu Jono yang sudah SMA bersama teman-temannya suka melakukan aksi pemalakan terhadap anak-anak SMP. Dan apesnya, Jono dihajar habis-habisan karena mencoba melakukan pemalakan terhadap Tuti,” jawab Jijah.

“Wah, Tuti benar-benar menakutkan,” sahut Mary.

“Ya, begitulah, bahkan Tuti sampai dikeluarkan dari sekolah gara-gara kejadian itu,” lanjut Jijah.

Mendengar cerita Jijah membuat Mary mendapatkan ide untuk melawan Jono.

***

Jono mondar-mandir di ruang kerjanya. Pria itu sedang menunggu dengan tidak sabar. Sudah berhari-hari lamanya ia menahan diri untuk menunggu kedatangan Mary.

Meski Pak Sumarto sudah mencoba menjelaskan adanya kesalahpahaman yang terjadi antara Mary dan Roseo, namun Jono tidak bisa menerima penjelasan dari Pak Sumarto.

Ia ingin mendengar langsung Mary datang, meminta maaf, dan memohon agar Jono menikahinya karena sudah tidak mungkin akan ada pria lain yang bersedia menikahi Mary karena Jono sudah melakukan aksi boikot pada para pria lajang yang mencoba mengincar Mary.

“Mawary! Kapan kau akan datang padaku?!” Gumam Jono penuh kegelisahan.

 

1
Lucynta Guo
tak ada bujang, duda di sayang 🤣
SanKy
Beneran ga niat jastip ini
Mely L
jono asal klaim aja
VLav: namanya juga jono ka 😄
total 1 replies
La La
babi 🤣 haram
Milan Oh
tinggalin jejak 👍
oppa super
ciee dijemput
Syahdar Gazali
awalnya menarik 👍
Syahrin Arizki
ditolongin itu ya ucapkan terima kasih, kok malah shamming
Nancy Avika
estetika keindahan 👍
Lucynta Guo
plis yg paling butuh validasi minggir
Nancy Avika
kapoo poll 🤣
nay
wahh jadi ibu dewan ya
Sha Sha
kucing lapar🤭
Sha Sha
Jono, tunggu janda yaa
Lavia
hihh jono
Nancy Avika
hayoloohh gentong air kumuh
Dedew
Minta tolong kek ngajak gelut
Tinsley Carmichael
Lanjut thor
Tinsley Carmichael
Mmpz
Tinsley Carmichael
Salah bgt km gendis strateginya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!