NovelToon NovelToon
Istri Nakal Sang Presdir

Istri Nakal Sang Presdir

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Nikahmuda / CEO / Percintaan Konglomerat / Cinta Beda Dunia / Cinta pada Pandangan Pertama
Popularitas:23.6k
Nilai: 5
Nama Author: mul

Betapa gilanya perubahan dalam kehidupan Alex semenjak punya istri Nakal yang membuat hidupnya porak-poranda dengan segala tingkah istrinya itu .

Semenjak menikah Alex perlahan mulai kehilangan ketenangan dalam dirinya berganti dengan amarah , emosi berkepanjangan dan juga kekacauan dalam perasaan nya .


" Aku tidak mencintaimu jadi jangan berharap perlakuan lebih" ucap Alex menatap Lala yang berdiri disudut ruangan setelah memecah sebotol bir .

" Aku cuma ingin mencoba bir ini Om, bukan menginginkan cinta mu " pernyataan Lala menatap dengan sedih sebotol bir yang tumpah di lantai .

" Sekali lagi kamu mencoba menyentuh minuman di dalam lemari , aku yang akan memberikan kamu pelajaran " tegas Alex memanggil pelayan untuk membersihkan pecahan beling dan bir di lantai .

" Apa sih Om, marah-marah terus , nih aku sentuh wekkkk" cibir Lala menyentuh botol bir dalam lemari dan berlari kencang ketika Alex akan melempar nya .

Yuk baca cerita Lala😋

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mul, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 8 Siapa yang memberikan

" Boleh ya Om " Kata Lala duduk lebih dekat menghadap Alex .

" Lepas heels nya" kata Alex yang diangguki Lala dan menaikkan kedua kakinya keatas paha Alex .

" Duh, duhhh, nyeri Om " kata Lala kesakitan hingga Alex membantu mengangkat kakinya bahkan kembali memijit kaki Lala yang sudah berada di atas pahanya .

Alex menutup kaki Lala dengan jas nya dan melanjutkan kembali pekerjaan nya .

" Hwaaaa, lama-lama aku minta nih Om " batin Lala yang bermain di iPad itu curi-curi pandang menatap Alex yang sibuk bekerja .

" Pesona khas nya keluar banget kalau lagi fokus dan sibuk bekerja begitu " batin Lala yang benar mabuk dengan pesona Alex .

" Aaaaaa terimakasih Papi, benar-benar tau selera anaknya " diam-diam Lala menemukan satu persatu alasan kenapa Papi menikahkan nya dengan Alex .

2 Jam berlalu tiba-tiba Alex mengambil iPad yang Lala pegang " Om kok diambil , baru juga mau menang " rengek Lala mencoba mengambil kembali .

" Sudah dua jam lebih kamu main jadi istirahat dulu, nanti mata sakit " ucap Alex melihat Lala yang tidak ada lelahnya ketika bermain .

" Om juga sudah 2 jam lebih lihat laptop , berhentilah kalau begitu nanti mata sakit " kata Lala membalikkan ucapan Alex .

" Aku bekerja bukan main " jawab Alex kembali mengetik di laptopnya.

" Ya tapi,"

" Jangan membantah " kata Alex dengan tegas .

" Ihhhhh, Om mah nggak asik " cemberut Lala memangku kedua tangannya.

" Balikin iPad nya Om" rengek Lala yang keasikan main game itu .

" Tidak " tegas Alex .

" Kalau gitu aku ganggu Om " kata Lala yang masih ingin main lagi .

" Coba saja" cuek Alex .

Tok

Tok

Lala ikutan menoleh ketika seseorang mengetuk pintu dan begitu di suruh masuk ternyata yang masuk 7 orang .

" Ihhhhhh, apaan sih Om Alex , masa mau rapat sama mereka disini " batin Lala menatap kakinya yang masih diatas paha Alex sehingga tidak mungkin pergi walaupun Lala merasa sungkan .

Lala mendadak gugup melihat ketujuh direktur itu !.

" Sudah bawa laporan yang saya minta?" pertanyaan Alex yang diangguki mereka.

" Masuk Rey" ucap Alex ketika seseorang juga mengetuk pintu .

Mata Lala melotot melihat beberapa bodyguard yang datang mengantarkan kursi pertanda benar Alex akan mengadakan rapat di ruangan nya .

" Om, Lala pulang aja ya" bisik Lala dengan suara kecil lebih mendekat pada Alex .

" Nanti saja bersama kan kakinya masih sakit " jawab Alex .

" Silahkan duduk kita mulai " kata Alex dengan profesional sekalipun Lala terus mepet-mepet minta pulang .

" pulang " suara kecil Lala memegang tangan Alex merasa sungkan dan malu saja berada ditengah mereka .

di tatapan mereka semua membuat Lala menjadi kaku dan salah tingkah .

Alex mengembalikan iPad Lala agar dia ada kegiatan, jika tidak begitu dia akan terus gugup dan mengganggu Alex .

" Shhht, jangan bersuara " ucap Alex yang diangguki Lala .

.............

Malam harinya.

Lala naik keatas ranjang setelah memakai piyama dan duduk disebelah Alex yang sedang rebahan santai .

" Ihhhhh, Bubub nya jangan di himpit Om nanti dia sakit " komplen Lala mengambil bonekanya dengan cepat dibawah lengan Alex .

" Sakit?" Alex tertawa sambil geleng kepala mengambil bantal guling untuk menopang kepalanya agar lebih tinggi lagi .

" Ya waras , boneka begitu sakit terhimpit " ledek Alex menatap Lala yang duduk memeluk bonekanya.

" Mmmm, Lala sayang Bubub nggak boleh ada yang himpit dia " pernyataan tegas Lala .

" Kecuali kamu?" pertanyaan Alex mengangkat sebelah alisnya.

" Kenapa Om bilang gitu?" pertanyaan Lala , perasaan dia tidak pernah menghimpit bonekanya dengan sengaja .

" Ya karena setiap malam kamu tidak hanya menghimpit tapi sudah menjadikan nya kasur " ucap Alex yang memang melihat itu setiap malam .

" Ihhhh, mana ada , cerita akal-akalan Om " tak percaya Lala menunduk malu , bingung antara harus percaya atau tidak.

" Apa wajahku terlihat bercanda?" pertanyaan Alex dengan wajah serius .

" Aaaaa, maafin Lala ya Bub " kata Lala malah minta maaf pada boneka yang dipeluknya sampai Alex shock mendengarnya.

" Lala janji nggak himpit Bubub lagi, tidur disamping Lala aja ya kalau gitu " kata Lala berbaring lebih ketengah dan meletakkan boneka disisi kiri nya bahkan diselimuti.

" Hehhhh, jangan melewati batas " komplen Alex yang berbaring di sisi kanan langsung meletakkan bantal guling sebagai pembatas antara mereka.

Lala mengambil bantal guling itu dan melemparkannya kebawah ranjang " Kenapa kamu membuangnya?" pertanyaan Alex.

" Bikin sempit " kata Lala .

" Tapi,"

" Lala mau bobok , diem " kata Lala berbaring telentang dan menarik selimut sampai keleher .

Hanya berselang beberapa saat Lala benar-benar sudah tertidur pulas dan itu dapat terdengar dari deruan nafasnya .

" Secepat itu dia tidur " Alex merapikan bantalnya dan juga ikut berbaring tepat di samping Lala .

" Mmmmmm," Alex terkejut ketika Lala yang sudah tertidur pulas itu menghadap dan memeluk sebelah tangan nya .

" Lala" Alex mencoba melepaskan pelukan Lala di tangan nya .

" Ini boneka kamu " ucap Alex menjangkau boneka Lala dan memberikan hingga Lala langsung tidur tenang begitu memeluk boneka nya kembali .

" Apa yang membuat Lala begitu sayang dan nyaman dengan boneka ini?" pertanyaan Alex yang jadi kepikiran orang yang memberikan boneka ini hingga begitu berarti dalam hidup Lala.

Tengah malam .

Drettt

Drettt

Lala meraba ponselnya yang terus bergetar " Kenapa?" tanya Lala menjawab telfon dengan mata mengantuk belum lagi kondisi kamar yang begitu gelap.

" Selamat malam Lala " sapa seseorang diseberang sana dengan hangatnya.

" Ini udah tengah malam ngapain nelfon-nelfon ?" pertanyaan Lala melihat foto profil orang yang menelfon nya .

" Aku kangen " pernyataan nya .

" Dihhhh, wuekkkk" geli Lala mendengarnya.

" Lala apa kamu sudah menerima hadiah dariku?" pertanyaannya.

" Belum, hadiah apa?" pertanyaan Lala yang jadi tidak mengantuk .

"Sebenar aku kirimkan fotonya , mungkin akan sampai besok"

Mereka mengobrol cukup lama sampai perlahan Alex yang memang belum tidur itu geram mendengarnya.

Keesokan paginya.

" Selamat pagi Om " sapa Lala dengan senyum ceria nya menghampiri Alex yang duduk dimeja makan menikmati segelas kopi.

" Ihhhh, Om kok diam aja " kata Lala menatap wajah Alex yang datar sekali .

" Ehhhh ada Asisten Rey juga, selamat pagi " sapa Lala melambaikan tangan nya pada Rey yang berdiri tak jauh dari mereka bersama beberapa bodyguard dan pelayan .

" Pagi, nyonya kecil " senyum lebar Rey menatap gadis manis yang sudah membuat Alex bad mood sepagi ini , entah apa yang dia lakukan semalam .

" Kita berangkat" kata Alex pada Rey bahkan tidak menatap Lala .

" Sarapan dulu Om " kata Lala memegang tangan Alex yang sudah berdiri .

Alex tidak bicara sepatah katapun menepis tangan Lala dan melangkah pergi " Om, kenapa kok gitu sih " kata Lala berlari mengejar Alex yang berjalan cepat sekali diiringi Asisten dan bodyguard nya keluar rumah .

" Om kenapa?" pertanyaan Lala berdiri di hadapan Alex agar berhenti berjalan .

Alex menatap seorang pelayan yang masuk membawa kotak berukuran sedang " sopir dari rumah orang tua nyonya datang mengantarkan paket " ucap pelayan itu dengan sopan .

" Wahhh, paketnya sudah datang " senang Lala melepaskan tangan nya yang memegang tangan Alex akan mengambil paket itu .

" Apa itu ?" ketus Alex malah memegang tangan Lala

1
Linda Ayu Tong-Tong
astaaga La..aq ikutan ya🤣🤣🤣
E F
😄😄🙏😍 lanjuttt thorrr dobleeeeee💪😄
partini
😂😂😂😂 aduh la la ,,lihat punya orang asik punya sendiri ga boleh kelihatan,itu baru lihat kn belum merasakan nya 🤭
Yel
double up thor 😍
E F
tq thor🙏😍
dobleeee donk thor😄💪
E F
lanjuttt doble doble thor🤭💪😄😍
partini
bisa karate wah keren ini,,ada yg menggatal langsung smackdown
E F
lanjuttt thir💪😍😄
partini
sehhh si Alex macam cowok cupu baru jln ma cewek lah bukan nya dulu suka ini itu Thor,bisa" nya lagi berdua angkat tlfn 🤦🤦
Linda Ayu Tong-Tong
wakaakka bisa gak PD jg kamu ya lex🤣🤣🤣🤣
partini
hayo loh percakapan apa mencurigakan
Linda Ayu Tong-Tong
berasa diatas angin tuh om alex..🤣 wakakkaka tunggu tanggal mainnya ya lex..pasti Lala balas🤣
partini
dihhh si om tukang ngadu
partini
uhhh ternyata bibit pembinor ya Thor kalau yg ini kau suka 😂
E F
😄😄🙏😍
lanjuuttttttttt thor🤭😄💪
Cristella Tella
ibu negara udh trun tangan.... tambah heboh ni🤣🤣🤣... tenang bu.. lala yg mau kerja
Linda Ayu Tong-Tong
waaah klo ibunda ratu sudah turun tangan pasti hebooh🤣
E F
tq thor🙏😍
lanjutttttt💪😄
partini
siapa itu yg mengganggu semoga bukan bibit yah,, rada" ilfil Thor buanyak bnggt sih perbibitan
Linda Ayu Tong-Tong
iya klo da pelakor aq males thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!