NovelToon NovelToon
Dewa Mimpi Buruk

Dewa Mimpi Buruk

Status: sedang berlangsung
Genre:Time Travel / Roh Supernatural / Budidaya dan Peningkatan
Popularitas:1.9k
Nilai: 5
Nama Author: Jibril Ibrahim

Ayahnya 'Raja Neraka', putranya sangat pemaaf. Tapi semua orang lebih takut pada si pemaaf, padahal energi internalnya lemah.

Kekuatan tidak dikenal!

Latar belakang tak diketahui!

Sebenarnya rahasia apa yang dimiliki Long Jue?

Kenapa semua orang takut padanya?

Penasaran?

Ikuti kisahnya hanya di: NovelToon/MangaToon!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Jibril Ibrahim, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 8

“Katakan! Di mana harta karun keluargamu disembunyikan, dan aku akan membiarkanmu hidup,” gertak pemimpin bandit itu.

Anak laki-laki itu menjawab dengan tatapan dingin, “Kalau kukatakan, kau akan tetap membunuhku. Itu cara termudah dan paling aman untuk membereskan masalah di masa depan.”

Pemimpin bandit itu terkekeh. “Hah, yah, yah. Anak kecil ini ternyata lebih memahami seluk-beluk dunia dibanding kebanyakan orang dewasa. Tapi sepertinya kau belum tahu bahwa terlalu banyak tahu bisa menyebabkan kematian dini.”

“Tak peduli apakah aku mengatakannya atau tidak, hasilnya tetap sama. Aku akan mati apa pun yang terjadi,” balas anak laki-laki itu.

“Ini berbeda, Nak. Kalau kau keras kepala, kau akan mati tersiksa. Memohon kematian sambil menggeliat kesakitan itu sangat berbeda dengan berlalu begitu saja tanpa tahu bagaimana kejadiannya.”

Jin Lian merasa tertarik pada anak laki-laki itu.

Memutuskan untuk mengamati lebih jauh, dia menyembunyikan dirinya dan menekan kehadirannya.

Para bandit di halaman dalam tidak tahu bahwa rekan-rekan mereka di luar telah terbunuh.

Anak laki-laki itu menggenggam belati di tangannya erat-erat, sambil melotot ke arah pemimpin bandit itu.

“Dan apa yang akan kau lakukan dengan pisau dapur itu?”

“Jika kau mendekat, aku akan menusukmu.”

Pemimpin bandit itu tertawa terbahak-bahak. “Hah! Ini menghibur. Mari kita lihat bagaimana kau melakukannya.”

Atas anggukan pemimpin itu, para bandit di sampingnya mulai bergerak ke arah anak laki-laki itu.

Seketika, sosok anak laki-laki itu terlihat kabur.

Meski dia terlihat, dia terasa seolah-olah muncul dan menghilang dari pandangan.

“Apa-apaan ini? Kenapa dia terus menghilang dan muncul kembali?”

“Kau juga melihatnya? Kupikir hanya aku.”

“Mungkin aku minum terlalu banyak tadi malam,” gumam bandit satunya sambil menggosok matanya.

Pada saat mereka ragu-ragu, tebasan belati anak laki-laki itu sudah mengiris paha salah satu bandit.

“Argh! Dasar bocah tengik!”

DZIIIING!

BUG!

Anak laki-laki itu terkena pukulan di wajah, terpental ke dinding, menembus pintu paviliun, dan ambruk di dalamnya.

Dia berusaha berdiri, darah menetes dari bibirnya.

Merasa tak tahan lagi menonton, Jin Lian pun segera bergerak.

“Cukup.”

Suara yang tiba-tiba itu mengejutkan para bandit, dan mereka semua menoleh ke arahnya.

Di tangan Jin Lian ada tubuh seorang bandit yang sudah tak bernyawa.

BRUK!

Dia menjatuhkan tubuh itu ke tanah dengan ekspresi acuh tak acuh dan mulai berjalan ke arah mereka.

Tidak ada cara yang lebih baik untuk meninggalkan kesan yang kuat pada orang-orang bodoh itu selain ini.

“Sampah kotor berani melakukan perbuatan keji seperti itu,” kata Jin Lian dengan nada dingin, membuat para bandit menggigil.

“Seorang seniman bela diri?” salah satu dari mereka tergagap.

“Benar. Orang-orang memanggilku Malaikat Jurang Maut,” jawab Jin Lian.

“Malaikat Jurang Maut!”

Reaksi mereka menunjukkan bahwa mereka mengenali julukan itu.

“Sekarang, setelah kau tahu siapa yang akan membunuhmu, kau tidak akan merasa diperlakukan tidak adil.”

Mendengar kata-kata itu, pemimpin bandit itu segera tersungkur.

“T-tolong ampuni aku!”

“Hmm, kau ingin hidup?”

“Y-ya!”

“Kalau begitu, biarlah anak itu yang memutuskan nasibmu,” kata Jin Lian.

“Apa?”

“Jika anak itu menyuruhku mengampunimu, aku akan melakukannya.”

“I-ini tidak mungkin…”

“Hei, Nak…” Jin Lian memulai, tetapi kalimatnya terputus saat dia melihat anak laki-laki itu.

Mata anak laki-laki itu menyala berwarna emas. Kelopak dan sudut matanya menyemburkan lidah-lidah api yang juga berwarna emas.

Sensasi dingin merayapi Jin Lian.

Anak laki-laki itu melangkah maju perlahan sambil memungut belatinya yang jatuh ke tanah.

Lalu tanpa ragu dia mengayunkannya ke leher pemimpin bandit yang terkapar itu.

SRRRRRSH!

BRUK!

Tubuh tak bernyawa sang pemimpin tergeletak di tanah.

Tanpa sedikit pun menunjukkan emosi, anak kecil itu bergumam, “Ini adalah pembalasan dendam untuk semua orang tak bersalah yang mati secara tidak adil.”

Jin Lian terkesiap.

Ini bukan ekspresi yang normal untuk seorang anak kecil!

Temperamen ini sedikit tidak wajar.

Setelah menyelesaikan perkataannya, anak laki-laki itu terpuruk dan jatuh pingsan.

Jin Lian merasakan getaran menjalar di tulang punggungnya.

Ketegasan seorang anak laki-laki dalam mengambil nyawa tanpa ragu….

Kepeduliannya terhadap orang-orang yang tidak bersalah….

Tekadnya yang tak tergoyahkan, bahkan dalam situasi tanpa harapan….

Segala sesuatu tentang anak laki-laki itu berkesan baginya.

Dia menginginkannya.

Pikiran untuk mengangkat anak laki-laki itu sebagai muridnya terlintas di benaknya.

Jin Lian melirik para bandit yang gemetar.

Jika mereka dibiarkan hidup, niscaya mereka akan membunuh orang lain lagi.

Dengan mengingat hal itu, Jin Lian akhirnya menghabisi semua bandit yang tersisa.

Apakah ini takdir?

Jin Lian merasa bahwa datang ke sini bukanlah suatu kebetulan—tujuannya adalah bertemu anak laki-laki ini.

Namun, ada satu hal yang mengganggunya.

Mata anak laki-laki itu menyala berwarna emas.

Pemandangan yang meresahkan itu terus terbayang di dalam pikirannya.

Di mana aku pernah melihat ini sebelumnya…?

Lalu, dia tersadar.

Tidak, aku tidak melihatnya—aku mendengarnya—rumor tentang Raja Neraka bermata emas. Katanya, jangan pernah bertemu dengannya…

Pandangan Jin Lian beralih ke plakat di gerbang istana.

Kesayangan Surga….

Dewa Bela Diri Surgawi….

Rasa dingin menjalar ke seluruh tubuhnya.

Tidak, itu tidak mungkin.

Tidak mungkin benar!

Saat Jin Lian mencoba menghilangkan rasa gelisahnya, indranya menangkap banyak kehadiran.

Bukan yang biasa-biasa saja.

Pasukan Zirah Hitam?

Sialan, aku sudah terkepung!

Mereka tidak tampak bermaksud menyerang rumah besar itu karena tidak ada tanda-tanda permusuhan di hadapan mereka.

Meski begitu, Jin Lian tak bisa lengah.

Menyadari tak ada keuntungan apa pun dengan tetap tinggal di sana, dia memutuskan untuk segera pergi.

“Xiao Jue!”

Teriakan putus asa terdengar di belakangnya.

Sejak kapan dia…?

Seseorang telah mendekat sedekat ini tanpa dia sadari.

Rasa dingin menjalar ke tulang punggung Jin Lian saat dia berbalik dan melihat seorang pria berparas malaikat menggendong anak laki-laki itu dalam pelukannya, ekspresinya terlihat cemas.

Seluruh naluri Jin Lian berteriak menyuruhnya pergi, tetapi tubuhnya tidak mau bergerak.

Lumpuh karena ketakutan yang luar biasa.

Siapa sebenarnya pria ini?

Kenapa dia juga memiliki Pasukan Zirah Hitam?

Pria itu memeriksa anak laki-laki tadi, dan, kemudian menghela napas lega.

“Syukurlah, tidak ada yang salah.”

Setelah mengonfirmasi bahwa anak laki-laki itu hanya tertidur dan sedikit rileks….

“Ugh!”

Aura yang dahsyat tiba-tiba menyeruak dari lelaki flamboyan itu, seluas dan sekuat gunung.

BLAAAARRR!

Ketika pria berparas malaikat itu berbalik menatapnya dengan mata menyala berwarna emas, seluruh tubuh Jin Lian mulai gemetar tak terkendali.

Pria itu perlahan bangkit.

“Siapa kau?”

Suara itu membawa otoritas yang tak terbantahkan, memaksa Jin Lian untuk menjawab.

“A-aku… Aku Jin Lian.”

“Malaikat Jurang Maut?”

“Ya.”

“Aku pernah mendengar tentangmu. Kaulah pembunuh bayaran jenius yang legendaris.”

Bahkan Malaikat Jurang Maut dunia, dipandang sebagai anak nakal oleh Raja Neraka ini.

Jin Lian sudah bisa menebak siapa yang sedang dihadapinya.

“Sepertinya kau sudah tahu siapa aku,” kata pria berparas memukau itu.

“Y-ya! Jin Lian memberi salam kepada Yang Mulia Pangeran Kesembilan, Dewa Bela Diri Surgawi yang agung!” Jin Lian tersungkur, gemetar.

“Oh?!”

Long Ziling memicingkan matanya.

“Kau bahkan mengetahui identitasku di luar dunia persilatan?”

“Hanya Pangeran Kesembilan yang memiliki Pasukan Zirah Hitam.”

Tatapan dingin Long Ziling tertuju padanya saat ia bertanya, “Baiklah. Jadi apa yang kau lakukan di sini?”

“A-aku melihat anak itu dalam bahaya… J-jadi aku datang untuk membantu!” Jin Lian tergagap-gagap dan sungguh kalang kabut.

Bagaimana tidak?

Dewa Bela Diri Surgawi yang paling ditakuti di dunia persilatan ternyata juga seorang jenderal perang yang terkenal sebagai Dewa Pembantaian.

Ini adalah kengerian berganda yang tidak pernah terbayang sebelumnya.

Satunya Raja Neraka, satunya lagi Dewa Pembantaian.

Kedua identitas mengerikan ini selalu dianggap sebagai entitas yang berbeda.

Tidak ada yang tahu rahasia ini kecuali Jin Lian!

Akankah dia akan membunuhku untuk membungkamku?

1
Eko ☠️⃝🖌️M⃤♬⃝❤️
🤣🤣semua takut dengan kekuatan Long Jue 👍👍
Eko ☠️⃝🖌️M⃤♬⃝❤️
long Jue lebih kuat dan lebih kejam🤣🤣
Eko ☠️⃝🖌️M⃤♬⃝❤️
Zhang tidak tau yg melatih nya adalah monster 🤣🤣🤣
Eko ☠️⃝🖌️M⃤♬⃝❤️
hahaha... perubahan yang aneh🤣🤣
Eko ☠️⃝🖌️M⃤♬⃝❤️
Thor terimakasih sudah memberikan bacaan yang menarik...jujur update satu hari 2 chapter terasa kurang🤣🤣
Eko ☠️⃝🖌️M⃤♬⃝❤️ : yang penting konsisten ada update perhari nya udh seneng Thor.. terimakasih 🤣🤣👍👍
total 3 replies
ₚᵤₜᵣₐ ₖᵤₘbₐᵣₐ
tuan Adipati yg terhormat.... anda salah usik 😁
Eko ☠️⃝🖌️M⃤♬⃝❤️
hahaha..akhir nya meminta ampun..dia belum meminta maaf 🤣🤣
Eko ☠️⃝🖌️M⃤♬⃝❤️
Jing Lian tau harus mendukung siapa🤣🤣
ₚᵤₜᵣₐ ₖᵤₘbₐᵣₐ: si cilik pemaaf santai lebih ditakuti daripada raja neraka 😄
total 1 replies
Eko ☠️⃝🖌️M⃤♬⃝❤️
akhir nya selamat dr pemusnahan massal 🤣🤣
Eko ☠️⃝🖌️M⃤♬⃝❤️
siapa lihua🤣🤣
Eko ☠️⃝🖌️M⃤♬⃝❤️
Adipati tidak tau siapa yg dia singgung 🤣🤣 monster segala monster 🤣🤣
Eko ☠️⃝🖌️M⃤♬⃝❤️
hehehehe...mantap Thor siksa mereka🤣🤣
Eko ☠️⃝🖌️M⃤♬⃝❤️
hahahaha akhir nya menunjukkan kekuatan... terimakasih Thor sudah memberikan bacaan yang menarik..selalu semangat 👍👍💪💪😄😄
༄ᴳᵃცʳ𝔦εᒪ࿐: Terima kasih juga udah kasih apresiasi ♥️
total 1 replies
Eko ☠️⃝🖌️M⃤♬⃝❤️
shoooowwwwtime
Eko ☠️⃝🖌️M⃤♬⃝❤️
ayoooo lah Thor bantaaaaaaaiiiiii
Eko ☠️⃝🖌️M⃤♬⃝❤️
terlalu santai MC nya Thor 😄🤣
Eko ☠️⃝🖌️M⃤♬⃝❤️
mereka tidak tau Long Jue adalah monster tertinggi 🤣🤣
Eko ☠️⃝🖌️M⃤♬⃝❤️
berarti berlaku yg kuat yang berkuasa 😄
Eko ☠️⃝🖌️M⃤♬⃝❤️
hahahaha...mantap Thor lanjut
Eko ☠️⃝🖌️M⃤♬⃝❤️
kesalahpahaman berlanjut🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!