NovelToon NovelToon
Sahabatku, Maduku

Sahabatku, Maduku

Status: sedang berlangsung
Genre:Poligami
Popularitas:2.5k
Nilai: 5
Nama Author: Acaciadri

Tak punya pilihan lain, selain mengikuti apa yang sahabatnya Fani minta. yaitu menikah dengan Fauzan yang notabennya adalah suami Fani.

Fauzan adalah masa lalunya dan Kemala bersama Fauzan memiliki memori yang bisa di katakan tidak baik-baik saja. tetapi Kemala menerimanya dan dia rela menjadi istri kedua supaya sahabatnya itu bersemangat kembali dan mau menjalani perawatan atas penyakitnya, yaitu kanker payudara.

pernikahan yang cukup pelik dan Kemala kira kalau dirinya dan Fauzan tidak akan sejauh itu. mereka hanya menikah demi permintaan Fani saja, akan tetapi tidak untuk Fauzan dan Fauzan menuntut supaya Kemala mau melakukan tugasnya sebagai istri betulan, termasuk melayaninya di atas ranjang.

cekidokttt mohon dukungannya untuk karya saya yang kesekian, terimakasih😊🙏

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Acaciadri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 8

Kemala pun pada akhirnya memutuskan untuk mengunjungi Fani. Dan Kemala di sambut dengan baik oleh Fani seperti biasa__namun justru sebaliknya yang Kemala rasakan, rasa bersalah.

Andai Fani tahu apa yang telah terjadi terhadap Kemala dan Fauzan. Entahlah, seperti apa respon wanita itu__memang Fani pernah mengatakan kalau dirinya amat sangat rela jika Kemala menjadi madunya. Bahkan wanita itu juga menyuruh Kemala menjalankan kewajibannya sebagai istri dan saat itu Kemala menolak__karena Kemala yakin seratus persen kalau sahabatnya itu tersakiti, andai Kemala mengiyakan.

Tapi yang terjadi sekarang malah sebaliknya. Prinsip yang selama ini Kemala elu-elukan pun luntur seketika dan Kemala juga Fauzan, ahh sialan sekali. Kemala bahkan benci untuk mengingat-ngingat kembali dan dirinya yang ikut menikmati setiap gerakan dari pria itu.

Hoshh hoshh hoshh

Kemala menarik nafasnya panjang, keningnya yang berkeringat pun ia usap kasar dan semua itu tak luput dari tatapan Fani yang terlihat begitu penasaran tentang sahabatnya.

Apa yang terjadi?

“Mala, kamu baik-baik aja, kan?.“Tanya Fani seraya memicing dan Kemala meringis malu. Harusnya ia yang bertanya demikian pada Fani dan bukannya Fani yang bertanya pada Kemala.

“Aku ok, kamu sendiri Fan?.“Tanya Kemala yang sudah berhasil menenangkan dirinya dan berubah serius terhadap sang sahabat.

Fani menyunggingkan senyum tipisnya seraya menganggukan kepalanya”Baik, dan ya. Seperti yang kamu tahu, aku juga udah mulai rutin kemo kok, tanya aja sama bibi kalau kamu gak percaya.“Ujarnya meyakinkan. Meski tubuhnya menjadi lebih kurus, rambutnya yang mulai rontok dan kulitnya yang semakin mengering, juga kerap kali Fani merasakan sakit yang terasa efek kemo, tapi Fani tetap semangat. Seperti pesan sang sahabat dan Kemala yang tak bisa menahan diri pun memeluk Fani erat sekali, Kemala terisak di pundak sang sahabat.

“Lho kok, kamu nangis Mala? Hei..“Tukas Fani seraya meregangkan pelukannya dan mengusap air mata di sudut mata sang sahabat dengan lembut.

“Fan, maafin aku, ya?.“Ujarnya serak, matanya terlihat memerah pun dengan hidungnya. Kemala sangat merasa bersalah sekali__dia merasa begitu banyak salah dengan Fani, Kemala yang selama ini menghindati Fani dan Kemala yang juga melayani Fauzan di belakang Fani. Kemala merasa dirinya bukan sahabat yang baik, dia munafik.

“Gak usah minta maaf, Mala. Bukan salah kamu kok.“Ujar Fani tulus seraya tersenyum, bahkan wajah Fani terlihat agak sedikit berbeda efek kemo yang di jalaninya, membuat hati Kemala seolah tersayat-sayat oleh benda tajam. Harusnya Kemala ada di samping Fani dan harusnya Kemala ada untung mendukung serta menguatkan Fani.

“Yaudah, yuk masuk. Masa di luar sih..“Fani pun memboyong Kemala untuk masuk ke rumahnya. Beruntung, karena Kemala bertamh ke rumah sang sahabat di waktu Fauzan yang masih berada di kantor__sehingga Kemala tak harus bertemu bahkan bertatap muka dengan pria itu.

****

Kemala dan Fani pun menghabiskan waktu dengan mengobrol santai. Banyak sekali yang mereka obrolkan. Mulai dari pembahasan saat mereka sekolah, teman-teman yang dulu sempat dekat dengan keduanya, sampai masa depan.

“Please Fan, kamu masih hidup. Jangan bahas soal mati, aku gak suka!.“Ujar Kemala tegas sambil memicing tak suka ke arah sahabatnya.

“Mala dengar, umur gak ada yang tahu__.“

“Fani, jangan buat aku semakin cengeng ya? Kamu masih hidup, masih ada sama aku dan aku gak akan biarin kamu mati, Fan.“

“Mala..“Fani memanggil namanya pelan dan kali ini Fani yang menangis sambil memeluk sang sahabat begitu eratnya.

“Makasih karena kamu selalu jadi sahabat terbaik aku Mala. Bahkan kamu mengorbankan masa depan kamu untuk aku, makasih banget.“Ujarnya dan Kemala hanya bisa mengangguk di pelukan sang sahabat sambil ikut menangis.

Baginya, Fani bukan hanya sebagai seorang sahabat, tapi sudah seperti kakak sendiri__di masa lalu, Fani banyak menolong Kemala, Fani banyak membantunya. Kalau bukan Karena Fani, mungkin Kemala tidak akan hidup. Dan Kemala merasa berhutang banyak dengan Fani.

“Udah ah, gak mau sedih-sedihan begini.“Tukas Kemala seraya melepaskan pelukannya. Lalu menyunggingkan senyum tipis ke arah sahabatnya. Fani pun membalas senyuman itu.

“Yaudah, enggak deh.“

“Nah, pokoknya gak mau sedih-sedihan. Janji, ya?.“Tukas Kemala sambil menyodorkan kelingkingnya ke arah Fani. Kini jari kelingking mereka bertaut mesra, mereka pun saling membalas senyum.

“Iya udah, btw. Lagi kepingin nasi goreng buatan kamu deh, Mal.“

“Boleh deh..“Sahut Kemala seraya mengangguk, lalu wanita itu izin untuk memakai dapur di rumah Fani dan tentu saja Fani mengizinkan.

*****

Kemala memilih memasak nasi goreng kampung untuk sahabatnya itu. Dan membuat lauk tambahan yaitu cah brokoli dan ayam. Untuk minumannya, Kemala memilih membuat jus buah naga tanpa gula__meski tidak 100% masakannya aman dari bahan pengawet, akan tetapi cukup sehatlah dan Kemala pun menjamin masakannya juga tak kalah enak dari restoran.

“Bi, tolong bawain Brokoli dan ayamnya, ya?.“Tukas Kemala, tangannya sedang sibuk dengan membolak-balik nasi goreng di wajan, sementara tak lama sebuah tangan terulur ke arahnya, Kemala lantas mengambil brokoli dan ayam dari bibi__namun satu hal yang membuat Kemala merasa aneh, tatkala tangan itu malah berganti memeluk pinggangnya.

Merasa aneh, Kemala pun mengecilkan api, sedikit menoleh ke belakang dan tubuhnya menegang selama beberapa detik, pupilnya membesar dengan mulut yang menganga karena kaget__pelakunya tentu bukan ART di rumah ini. Mana berani. Tetapi pria yang menjadi suaminya, Fauzan.

Lho sejak kapan dia sudah pulang??

Beberapa saat kemudian, kesadaran menghantamnya dan Kemala pun berusaha menghempaskan kedua tangan itu dari pinggangnya. Akan tetapi Fauzan tak mengizinkannya dan malah semakin memeluk pinggangnya erat, bahkan yang lebih parah bibir pria itu mampir di leher belakang dan memberi kecupan beberapa kali di sana.

Sial.. tubuh Kemala yang senaitif pun di buat merinding disko. Setelah beberapa kali mereka bercinta__tentu saja Fauzan paham dan hatam letak daerah sensitif di tubuh Kemala dan sepertinya pria itu memanfaatkan pengetahuannya itu.

“Mas ohhhh..“Ucap Kemala seraya mendesag, dia sudah berusaha menahannya. Tapi tak bisa, apalagi semakin Kemala berusaha berontak malah Fauzan semakin menjadi saja, sialan shit!!

“Kapan kamu ke rumah eummm?“.Tanya Fauzan setelah memberikan tanda keunguan di sana dan pria utu tersenyum lebar sambil memandang mahakaryanya bangga__sejenak Kemala bisa bernafas lega, walauun nyatanya tidak selamanya. Sebab Fauzan tak melepaskannya ternyata, tetapi mengambil jeda sebentar, sevelum kembali menbelai lembut lehernya menggunakan bibirnya.

“Saya suka sekali wangi kamu, Kemala.“Ujar pria itu dan Kemala menggelengkan kepala dan masih berusaha memberintak dari pelukan Fauzan.

“Mas.ss to..long berh..enti, ak..u ta..kut ka..lau sam..pai Fa..ni ta..hu.“Ujar Kemala tetbata karena Fauzan sama sekali tidak memberinya space, namun bukan Kemala namanya jika dia nenyerah begitu saja__dan berhasil, setelah dengan beraninya Kemala menginjak kaki Fauzan dan membuat pria itu melepas pelukannya, lalu Kemala pun memilih untuk membalik tubuhnya dan menatap Fauzan waspada.

“Mas tolong, ini rumah kamu dan Fani. Aku gak mau sampai nyakitin dia!.“Tegas Kemala sambil mendengus kasar dan Fauzan malah tersenyum lebar dengan kabut ga*rah yang Kemala sangat paham.

Kemala jadi menyesal karena mengiyakan ajakan Fani untuk menjadi madunya. Andai Kemala tahu akan seperti ini, maka Kemala lebih memilih untuk tidak memaksakan dirinya.

Lihatlah, bahkan Fauzan benar-benar berubah menjadi monster, dia terus-terusan b*r*i terhadapnya.

Apakah Kemala hanya di jadikan sebagai pelampiasan nafsu saja oleh Fauzan?

Cihhh.

“Berarti kalau di luar rumah ini, boleh?.“Ujar Fauzan terdengar santai, bahkan menggerlingkan matanya nakal ke arah Kemala.

Kontan Kemala menahan nafasnya serya memejamkan mata selama beberapa detik, wanita itu mengatur nafasnya dan..

“Bukan begitu maksud aku..“

“Terus apa? Kamh mau di mana? Toilet, di gudang? Atau di mobil?.“

Kemala memicing tajam.

“Mas tolong..“Ujar Kemala galak dan membuat Fauzan dengan berani menghimpit tubuhnya lalu menatap Kemala dalam, Fauzan menatap dalam dan menyelami netra indah milik Kemala. Tatapan itu perlahan-lahan turun, dari kedua mata, hidung sampai berakhir ke bibie. Bibir merah muda dan sangat manis sekali dan yang selalu membuat Fauzan candu.

Tanpa babibu, Fauzan memiringkan wajahnya dan hendak menjangkau salah satu kesukannya itu__namun nyatanya apa yang di lakukannya meleset karena Kemala menghindar.

“Mas tolong, hargai aku. Aku bukan pemuas nafsu kamu!.“Tekan Kemala dan memilih untuk mundur lalu keluar begitu saja dari dapur, bahkan Kemala sudah lupa dengan nasi goreng pesanan sahabatnya.

1
muznah jenong
lanjut Thor..
Dewi Sri Astuti: ok, di tunggu ya😊🙏
total 1 replies
Maemanah
lanjut thor 👍👍♥️♥️♥️
Dewi Sri Astuti: ok, di tunggu ya😊🙏
total 1 replies
muznah jenong
gitu donk kan jadi seneng lihat ya
lanjut Thor 👍👍
Dewi Sri Astuti: makasih ya😊 di tunggu, ya😊🙏
total 2 replies
Maemanah
lanjut...👍👍❤️❤️
Dewi Sri Astuti: di tunggu ya😊🙏
total 1 replies
muznah jenong
YA ALLAH ini manusia ....benar2 tom and Jerry...
lanjut Thor 👍👍👍
Dewi Sri Astuti: Mereka kan musuh, jadi ya begitu. sabar ya😊🙏
total 1 replies
muznah jenong
dasar laki2 cancuters bisa2 ya buat orang naik tensi aja ni ni paus...
lanjut Thor 👍👍👍
Dewi Sri Astuti: 😥. sip😊🙏
total 1 replies
Maemanah
thor kenapa aku yg sakit hati ...si paus ini bikin naik darah aja
good job thor 👍👍👍♥️♥️♥️
Dewi Sri Astuti: 😥 ok, makasih ya😊🙏
total 1 replies
muznah jenong
semangat update ya thor💪💪💪
lanjut 👍👍👍
Dewi Sri Astuti: makasih, sip di tunggu😁🙏
total 1 replies
Maemanah
lanjut thor...❤️❤️❤️❤️
Dewi Sri Astuti: ok, di tunggu😊
total 1 replies
muznah jenong
the best Thor ...
Dewi Sri Astuti: Makasih😊🙏
total 1 replies
Maemanah
kasihan kerala thor...tinggalin aja su paus..biar tau rasa...lanjut thor ♥️♥️♥️👍👍👍
Dewi Sri Astuti: 😥😥😥 ok, di tunggu ya🙏
total 1 replies
muznah jenong
lanjut Thor 👍👍
Dewi Sri Astuti: sip, di tunggu ya😁🙏
total 1 replies
Maemanah
seru thor 👍👍👍
Dewi Sri Astuti: Terimakasih😁🙏
total 1 replies
muznah jenong
lanjut Thor 👍👍👍👍
Dewi Sri Astuti: siap😁
total 1 replies
Maemanah
lanjut thor 👍👍👍♥️♥️♥️
Dewi Sri Astuti: siap😁
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!