NovelToon NovelToon
Kehidupan Kedua Serina

Kehidupan Kedua Serina

Status: sedang berlangsung
Genre:Penyesalan Suami / Transmigrasi / Sistem
Popularitas:6.6k
Nilai: 5
Nama Author: eka zeya257

Seina adalah gadis cantik yang bercita-cita menjadi aktris terkenal. Setelah lulus sekolah, hidupnya terasa sempurna ketika dia berhasil debut di dunia hiburan. Namun, kebahagiaan itu tidak bertahan lama. Di puncak awal kariernya, Seina justru dibunuh oleh seorang haters yang iri padanya.

Saat membuka mata, Seina tidak lagi berada di tubuhnya sendiri. Dia terbangun di tubuh Serina Elvano, seorang wanita egois yang dibenci banyak orang. Lebih mengejutkannya lagi, dia berpindah tubuh saat Serina sedang berjuang melahirkan anaknya.

Serina harus menjalani kehidupan baru sebagai istri Cristian Elvano, pria dingin dan berkuasa yang sama sekali tidak mencintai istrinya. Tidak hanya diabaikan oleh sang suami, Serina juga diperlakukan rendah oleh keluarga Elvano karena sikap buruknya di masa lalu.

Dia bertekad mengubah hidupnya, merebut kembali harga dirinya, dan membuat semua orang yang meremehkannya menyesal, terutama Cristian.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon eka zeya257, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 07

Cristian terus menatap Serina dalam diam, pandangan matanya jatuh pada benda bulat yang menggantung di tubuh Serina. Benda yang sedang di lahap oleh putra kecil mereka tampak sangat seksi dan menggoda, sudah lama dia tidak melihat benda itu terakhir kali adalah saat mereka menghabiskan malam bersama dan menghasilkan Arcelio.

Sesaat dia merasa tenggorokannya tercekat, namun Cristian berusaha mengabaikan hal itu. Dia juga seorang pria yang normal, wajar saja jika dia merasa terangsang hanya dengan melihat tubuh atas istrinya yang sedang menyusui.

Sialan. Selama ini dia tidak pernah memperhatikan tubuh Serina, ternyata bodi wanita itu benar-benar menggoda.

Beberapa menit kemudian, Serina merasa ada yang memperhatikannya. Namun, dia menahan diri untuk tidak melihat ke arah ranjang bisa-bisa dia semakin malu jika dugaannya benar kalau suaminya sudah bangun.

Karena posisi duduknya saat ini yang menghadap ranjang, jelas saja Cristian bisa melihat tubuhnya dengan sangat jelas. Tak ingin berpikir macam-macam, Serina memilih untuk berbicara dengan anaknya untuk mengalihkan pikirannya.

"Sayang," Serina mengelus pipi putranya pelan. "Seandainya kelak Mama dan Papa berpisah, apa kamu mau ikut dengan Mama? Ya, walaupun saat ini Mama kere dan tidak punya apa-apa."

Serin terkekeh sendiri, dia benar-benar super duper kere kalau tidak mendapat jatah bulanan dari Cristian. Meski begitu, dia tetap melanjutkan ucapannya seolah bayi itu merespon jawabannya.

"Tapi kalau kamu tidak mau, Mama sepertinya bisa gila. Maka dari itu bantu Mama biar bisa meluluhkan hati Papamu, ya."

Serina menunduk melihat wajah anaknya yang sudah terlelap, wajah bayi itu masih lugu dan tidak memiliki celah sedikit pun. Wajahnya cukup mirip dengan Cristian, terlebih di bagian hidung dan bibir.

Dia mendaratkan ciuman di kening bayi itu, lalu menutup kembali payudaranya dengan bra. Lalu Serina beranjak menuju box bayi, dengan hati-hati dia meletakan Arcelio di dalam box tersebut.

"Ah, ngantuk sekali." Serina menutup mulutnya karena menguap.

Dia kembali ke sofa panjang bersiap untuk melanjutkan tidurnya, namun baru saja dia menarik selimut suara tangisan Arcelio kembali terdengar yang membuat Serina buru-buru menegakan kembali tubuhnya.

Serina meraih tubuh Arcelio dan menggendongnya, dia menguap beberapa kali hingga matanya berair karena kantuk. Dia menunduk melihat wajah bayinya yang sedang menatapnya polos.

"Sayang, apa kamu tidak lelah? Mama sangat mengantuk sekarang, tidurlah lagi malam masih panjang." Kata Serina lelah.

Bayi itu tertawa memperlihatkan gusinya yang merah. Serina merasa gemas sendiri melihat tingkah bayi itu. "Apa kamu sedang menertawakan wajah Mama yang menahan kantuk, hm?"

Serina menghela napas panjang, dia benar-benar merasa ngantuk sekarang. "Astaga, aku ngantuk sekali."

Dia mengalihkan pandangan ke arah ranjang dan melihat suaminya masih tertidur. Tanpa rasa takut, Serina berjalan ke arah ranjang besar itu dan membangunkan suaminya.

"Cristian." Panggil Serina namun tidak ada respon.

"Cris, bangun. Bantu aku menjaga anak kita," kata Serina.

Tidak ada respon sedikit pun dari suaminya yang membuat Serina jengkel, dia menarik rambut Cristian kasar. "Woi, bangun! Aku tahu kamu tidak tidur, ya!"

Sebenarnya Cristian sudah bangun sejak tadi, hanya saja dia ingin menguji istrinya. Tapi alih-alih mendapat panggilan sayang, dia justru di jambak oleh Serina.

"Apakah sopan membangunkan orang seperti ini?" Sinis Cristian seraya membuka matanya.

Serina menghela napas pelan. "Maaf, habisnya kamu tidak bisa di bangunkan dengan cara baik-baik."

Maaf? Kata-kata itu seperti gumpalan es yang menyentuh dada Cristian. Selama ini Serina tidak pernah mengatakan kata-kata seperti itu meski dia melakukan banyak kesalahan.

"Ada apa?" Tanya Cristian mengalihkan pembicaraan.

Melihat tatapan tajam suaminya, Serina merasa terintimidasi. Keberanian yang tadinya muncul, seketika menciut.

"Em... Itu, bisakah kamu membantuku menggendong Arcelio?" Lirih Serina.

"Tidak."

"Ti-tidak?" Ulang Serina tak percaya.

Cristian mengangguk singkat, dia kembali menutup matanya namun Serina mencegah dengan menarik selimur di tubuh Cristian agar pria itu tidak melanjutkan tidurnya.

"Kali ini saja, tolong. Aku mengantuk sekali, kamu tahu sendiri anak kita sering begadang dan aku kekurangan tidur selama beberapa hari ini. Bantu aku sekali ini saja, aku akan sangat berterima kasih padamu."

Serina meletakan Arcelio di samping Cristian, lalu berbalik menuju sofa untuk melanjutkan tidurnya. Kepalanya mulai sakit akibat kekurangan istirahat.

Dia memang sangat mengantuk, tapi tetap saja dia tidak ingin anaknya jauh dari ayahnya. Makanya dia berusaha mati-matian untuk mendekatkan mereka, meski itu harus mempertaruhkan hidupnya.

Sementara Cristian menatap anaknya tajam yang berada di sebelahnya, bukannya takut bayi itu justru tersenyum seolah sedang menyapa ayahnya. Gusinya yang merah dan ompong serta tangan yang terus bergerak-gerak dengan aktif membuat sudut hati Cristian terasa aneh.

Dia mengalihkan pandangan ke arah sofa, terlihat istrinya sudah memejamkan mata entah dia hanya pura-pura tidue atau tidak Cristian sama sekali tidak peduli.

"Tidurlah. Jangan rewel." Titah Cristian lalu turun dari ranjang menuju kamar mandi, meninggalkan Arcelio sendirian.

Beberapa menit kemudian, Cristian keluar dari kamar mandi dan dia langsung di suguhi oleh tangisan Arcelio yang sangat nyaring, tapi anehnya Serina sama sekali tidak terganggu atau pun terbangun oleh tangisan itu.

Cristian menatap datar bayi itu yang terus menangis semakin kencang, dia tidak pernah mengurus bayi sebelumnya. Sekarang dia tidak tahu harus berbuat apa.

"Diamlah, kamu sangat berisik." Ujarnya datar, namun tangisan Arcelio semakin keras.

Cristian mendekat lalu berkata, "Diam. Nanti aku kasih hadiah uang, seratus juta. Tapi diamlah sekarang."

Tak ada tanda-tanda jika Arcelio akan berhenti menangis, hal itu membuat Cristian semakin frustasi.

"Berhentilah menangis! Kamu tuli, hah?!" Cristian meninggikan suaranya, biasanya jika dia berucap seperti itu banyak orang yang langsung ciut karena takut.

Tapi kebalikannya, Arcelio malah semakin menangis yang membuat ruangan tersebut di penuhi oleh tangisan bayi mungil itu.

Sementara itu, Serina sejak tadi hanya mengawasi dalam diam. Dia tidak bisa tidur, apa lagi dengan posisi Arcelio berada di dekat Cristian. Tapi saat suara Cristian yang membentak anaknya terdengar, Serina langsung bangun dari tidurannya.

"Astaga, Cris. Bukan begitu caranya menenangkan bayi," kata Serina seraya berjalan ke arah suaminya.

Cristian menatap tajam istrinya. "Harusnya kamu mengurusnya dengan benar, bukannya tidur!"

Serina mengangkat Arcelio ke dalam gendongannya, lalu menepuk-nepuk pelan pantat bayi itu. "Sayang, jangan nangis lagi. Mama ada di sini."

Cristian menatap takjub pada istrinya, suara wanita itu benar-benar lembut suara yang belum pernah dia dengar sebelumnya.

"Jangan mengumpat pada anakku! Kamu ini sudah tua sudah jadi seorang ayah, apa begini caramu memperlakukan bayi tak berdosa?!" Kata Serina jengkel, dia jelas tidak terima dengan tindakan yang Cristian lakukan barusan.

"Sudah aku katakan, aku tidak memiliki bayi." Tegas Cristian. "Itu bayimu, bukan bayiku."

1
Siskasuryaningsih
cewek nya o'on, cerai iya cerai saja, malah menye- menye
wahyu andria
banyak2 double up thorr🤭 💪💪💪💪
Nadira ST
lanjut thor💪💪💪💪💪💪💪☕☕☕☕🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰
Uthie
, mampir 👍
🌸🍾⃝ sᴀͩᴋᷞᴜͧʀᷡᴀͣ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ⍣⃝🦉
mantap serina jgn mau ditindas
🌸🍾⃝ sᴀͩᴋᷞᴜͧʀᷡᴀͣ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ⍣⃝🦉
mampir thor

novel kmrin blm selesai thor
Zee✨: blm msih on going kak🤣
total 1 replies
Wahyuningsih
thor buat cristian menyesal dbuat segan mtipun tk mau enak aja jgn lma2 up thor yg buanyk klau up n hrs tiap hri sehat sellu n jga keshtn tetp 💪💪💪
dome🌬️🌀🌀🌀
semangat thorrr....💪💪💪💪
cerita mu makin seruuu

ada sistem aseekkkk... bisa bantu seina menjinakkan Cristian 😁😁😁😁
Heni Mulyani
lanjut
Wahyuningsih
thor buat suami serina menyesal krna tlh menyianyiakn istrinya d buat segan mstipun tk mau biar nyakho dia
Wahyuningsih
q mampir thor
dome🌬️🌀🌀🌀
waahahahahahahaaa... ga tau kalau serina selingkuh. pasti karena hasutan sahabat laknatnya. yg memberikan pengaruh buruk... haissttt. hilang 1 demit muncul dedemit dedemit lainnya😤😤
dome🌬️🌀🌀🌀
waahhhh... Cristian nguji mental Serina bener. kalau serina sudah muak ditinggal nya kau Cristian. ga peduli mau Serina kere atau miskin sekalipun. kalau istri sudah muak akan tingkah mu say good bye 😤😤
dome🌬️🌀🌀🌀
lanjuuutttt thor👍👍👍
ayoooo semangat update. aku maraton nih bacanya😁
dome🌬️🌀🌀🌀
yaaahhh,, semangat aja deh buat Siena aka Serina Untu menaklukkan hati suaminu😁😁
lama lama kalau diperlakukan baik lemah lembut Cristian juga akan luluh yaa gaaakkkk😄😄😄
dome🌬️🌀🌀🌀
semangat yaaa kan othor 😁😁😁👍💪💪💪💪
dome🌬️🌀🌀🌀
naahh... kann... naahh.. kaannn.. pada bingung kan sama sikap serina😄😄😄
bagus si Serina, ambil hati suamimu. kalau ga bisa cara halus cara kasar aja. terjang 🤣🤣🤣
dome🌬️🌀🌀🌀
kesiannya hidup sebagai yatim piatu, dan punya sahabat tapi berhati busuk. untung jiwa seina yg pindah. kau kan dulu aktris sei, bisa ga ikut debut jadi aktris juga. tapi umurnya bisa ga yaa... keahlianmi dikehidupanmu yg pertama selain aktris apa sei. boleh lah pake keahlian itu. terus tinggalin keluarga ga penting itu. hidup bahagia sei.. dengan anakmu 😊😊
dome🌬️🌀🌀🌀
ayoo Thor lanjut. jangan lama lama update nya yaaa 😁😁😁
heheheheeheeee
dome🌬️🌀🌀🌀
jalani saja alur kehidupan mu yg sekarang Serina (seina).
tunjukkan bahwa kau bisa berubah jauuuhhh lebih baik. kalau bisa tinggalkan jauuhhh Cristian sampei dia menyesal atas pengabaiaannya selama ini. 😊
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!