NovelToon NovelToon
Presdir Tampan Milik Gadis Mungil

Presdir Tampan Milik Gadis Mungil

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir / Cinta Seiring Waktu / CEO
Popularitas:1.8k
Nilai: 5
Nama Author: khotimah04

hidup dibayang-bayang kekuasaan dan perebutan warisan membuat gadis mungil harus bertahan bersikap arogan dan sombong ini bukan kemauan tapi menjaga diri dari saudara kandung dari ayahnya yang ingin merebut hak milik gadis itu, tapi semuanya sia-sia karena perjanjian hak waris yang ditulis oleh sang kakek bahwa warisan itu berada ditangan seorang pria yang cukup memiliki kekuasaan, dan perjanjian yang mengharuskan sang gadis menikahi nya.
apakah pernikahan yang dijodohkan akan bahagia atau malah membawanya kelubang luka yang dalam.

yuk mulai baca biar gak penasaran.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon khotimah04, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

07. rasa yang sama tapi tidak sama

Mira berkaca-kaca menatap temanya satu persatu.

" lo kenapa " ucap Revan memandang wajah Mira yang tampak sedih,

" gue terharu, padahal kalian anak orang kaya dan punya segalanya tapi kalian mau berteman bahkan membela ku yang nyatanya hanya anak gak punya, yang bisa sekolah disini karena beasiswa" ucap Mira meneteskan air mata nya penuh haru,

" Lo bukan gak punya, cuman di beri ruang untuk cukup jadi jangan menganggap diri Lo gak punya apa apa, syukuri apa yang Lo punya agar tetap menjadi orang yang selalu cukup " ucap Krisna,

" dan lagi Lo harus berdiri dikaki Lo sendiri bangga dengan apa yang Lo capai sampai orang orang tak melihat Lo lemah tapi kuat dan sukses" ucap Anya tersenyum tulus,

" gue gak bisa ngomong apa-apa tapi Lo gak perlu berfikir kalau kita bakal menjauhi Lo karena gak punya, bagi kita Lo tetap sama seperti kita " ucap Bayu.

" jangan insecure mir, kita tau Lo bisa dan akan bisa meraih cita-cita yang Lo harapkan " ucap delisa menepuk pundak Mira yang memang ada disamping nya,

" makasih untuk kata-kata nya gue jadi tersentuh mendengar nasehat kalian,gue juga bakal buktiin ke mereka kalau gue bisa sukses suatu saat nanti " ucap Mira semangat dan teman temannya memberikan tepuk tangan serta dukungan.

" ini bukan teman ataupun sahabat tapi tentang menghargai serta mendukung satu sama lain dan gue bangga jadi bagian diantara kalian " ucap Ririn dewasa,

" tetep kayak gini ya gaess, sampai kita lulus dan nantinya meraih cita-cita masing-masing " ucap Dani.

" pasti " ucap Meraka serempak.

delisa tersenyum kecil menatap mereka yang saat ini mulai bercanda ria lagi,

Ting ( notifikasi ponsel)

Sudah lebih baik ( Alvaro 🥶🤍)

Iya,, terimakasih tadi udah mau nolong ( you )

I promise to help you, always for you baby ( Alvaro 🥶🤍)

Thank you always being there for me (you)

You're welcome ( Alvaro 🥶🤍)

Delisa tersenyum membaca chat terakhir dari Alvaro,dia benar-benar tidak menyangka kalau calon suami nya akan melakukan apapun untuk nya tanpa diminta sungguh dia diam diam kagum pada Alvaro.

" masih mau menghayal disini atau kembali ke kelas " ucap Bayu yang memperhatikan senyuman sumringah delisa,

" ck. Ganggu Lo, dah lah kembali ke kelas sebentar lagi juga bel masuk kan " ucap delisa berdiri diikuti yang lain iya meraih tangan bunga dan Bayu berjalan bersama dengan delisa di tengah penghalang mereka,

Alvaro tersenyum kecil memandang punggung mungil delisa.

" Lo gak cemburu liat dia dekat sama Bayu " ucap Roy juga memperhatikan interaksi antara delisa dan Bayu.

" enggak mereka cuman sepupu an lagian Bayu beda dari kakaknya Melisa dia juga yang beri tau kakek soal kelicikan paman delisa yang notabene nya papah dia " ucap Alvaro dingin,

" jadi dia termasuk baik sama delisa " ucap Roy

" iya dia juga sering bantu permasalahan keluarga nya yang rumit " ucap Alvaro Roy mengangguk paham.

" gimana soal keluarga Wijaya Lo bakal buat mereka gimana " ucap Roy serius

" sesuai keinginan delisa mencabut saham tidak seberapa milik Mereka dan membuat kerugian yang menggerogoti hingga meraka bangkrut, selain permasalah tadi sebenarnya gue juga menyelidiki perusahaan yang menjanjikan keuntungan tapi nyatanya enggak ada " ucap Alvaro yang ternyata tau akal busuk keluarga Wijaya yang ingin memanfaatkan keluarga Adipati dan juga artatama.

" tapi pasti akan ada yang tidak terima,dan itu akan mencelakakan delisa" ucap Roy menatap Alvaro.

" itu yang sedang gue pikir saat ini apalagi mereka kerja sama, gue takut mereka bakal nekat " ucap Alvaro menatap Roy dalam,

" Lo Taukan gimana agresif nya mereka, dan dia pernah hampir mencelakakan Tante Rania " ucap Roy mengingat kan kembali saat dimana mama delisa hampir di tabrak dua bulan lalu saat kakek artatama sakit keras

" meraka fikir dengan mencelakai Tante Rania bisa mendapatkan apa yang Meraka mau tanpa Meraka sadar itu membuat lubang kebodohan sendiri " ucap Roy lagi

" dan gue mulai mengumpulkan bukti-bukti itu dan juga beberapa data yang memang menukar data personal serta no personal, dan ada pun pengeluaran yang mereka korupsi selama ini " ucap Alvaro dengan tatapan tajam bak elang yang siap menerkam mangsanya,

" Lo yakin kalau Meraka enggak main halus " ucap Afnan tiba-tiba duduk disamping Roy

" lah kok Lo bisa disini " ucap Roy terkejut.

" mampir, tadi ada Meeting di sekitar sini " ucap Afnan,

" maksud Lo main halus apa " ucap Alvaro menatap sahabatnya tersebut,

"mereka enggak cuman gunain Tante Rania tapi juga delisa " ucap Afnan Alvaro bingung apa maksudnya.

"yang gue denger dari sebagian orang yang berkerja sama, mereka bakal lakuin perebutan kekuasaan apalagi mengingat perusahaan belum benar-benar sah di tangan delisa dan juga mengunakan Tante Rania buat pancingan agar delisa melepaskan sepenuhnya kepada mereka " ucap Afnan serius,

" dengan menyampingkan masalah perjodohan Lo dan persyaratan kakek Adipati, yang jelas itu akan merugikan sebelah pihak " ucap Afnan menjelaskan lebih rinci

" jadi artinya delisa yang bakal kalah kalau sampai mereka berhasil gitu " ucap Roy dan Afnan mengaguk mengiyakan,

" jadi ini alasan kakek agar gue segera tunangan bahkan ingin gue segera menikahi delisa tanpa menunggu dia lulus sekolah " ucap Alvaro sekarang dia paham mengapa kakeknya menggebu gebu,

" kalau itu pilihan terbaik bolehkah aku menyetujui nya " ucap delisa tiba-tiba dan mereka bertiga menoleh kearah delisa berdiri entah sejak kapan yang pastinya dia mendengar separuh pembicaraan ketiga lelaki tersebut.

" sayang sejak kapan kamu disitu " ucap Alvaro menghampiri delisa,

" sejak dia masuk ke kantin ini dan aku juga masuk mengikutinya dibelakang tadi " ucap delisa dengan mata merah marah serta sedih,

" apa yang diucapkan kalian benar soal mamah yang akan celaka " ucap delisa menitikkan air matanya,

" sayang jangan sedih kita semua akan usaha yang terbaik agar niat busuk mereka tidak akan terjadi " ucap Alvaro memeluk tubuh mungil delisa, kantin guru memang sepi hanya ada mereka berempat saja jadi Alvaro berani meluk delisa,

" tapi kenapa mama om, apa salah mama ?? " ucap delisa mengeratkan pelukannya,

" sayang, mereka yang gila harta akan melakukan apapun untuk meraih tujuannya bahkan memb*n*h orang pun Meraka lakukan agar tercapai " ucap Alvaro.

" tapi mama tidak salah, mama hanya hadir sebagai pelengkap papa dan aku kenapa harus nyawa mama yang terancam kenapa tidak aku saja " ucap delisa terisak lirih dan itu membuat rasa sesak mendalam bagi Alvaro,

" hei!! sayang kamu tidak boleh berbicara seperti itu," ucap Alvaro tidak terima

" om kalau dengan menikah bisa menyelamatkan mama, aku siap apapun kondisinya asal mama selamat " ucap delisa.

1
Khotimah04
💪💪💪
Khotimah04
semangat
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!