NovelToon NovelToon
JIWA YANG TERTUKAR

JIWA YANG TERTUKAR

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir
Popularitas:17.7k
Nilai: 5
Nama Author: enny76

Rania saraswati seorang mahasiswi jenius, membuat riset tentang mati suri. Gadis periang dan tomboi ini mengalami kejadian yang aneh. Tiba-tiba jiwanya tertukar dengan seorang gadis kaya raya yang tertindas

Rania menolong gadis yang telah di siksa dan di perlakukan tidak manusiawi oleh ibu, paman dan saudara tirinya. Rania yang telah bertukar jiwa dengan gadis bernama Clara berusaha melawan orang-orang yang telah menindasnya.

Masalah tidak sampai disitu, Clara telah di jodohkan oleh pria kaya raya bernama Radit manggala putra, pria dingin dan angkuh. Pria ini sulit jatuh cinta dengan lawan jenisnya bahkan menolak mentah-mentah bila di jodohkan oleh sang kakek. Namun, siapa sangka ia tertarik dengan wanita bar-bar bernama Clara, yang telah bertukar jiwa dengan Rania.

Lalu bagaimana kah kehidupan Clara dan Rania setelah tertukar jiwa?'

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon enny76, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kecurigaan Clara, atas kematian ayahnya.

Mobil sport merah meninggalkan perumahan mewah bertingkat lima di bilangan kota Moskow. Didalam mobil Clara terus merenung dan memikirkan caranya untuk bisa kabur dari rumah peninggalan ayahnya. Bebannya terasa berat bila terus-menerus tinggal dengan ibu tiri dan anak serta pamannya yang hanya ingin mengincar harta warisan peninggalan sang Ayah.

Clara ingin meninggalkan itu semua meskipun tanpa harta, namun ia tidak akan bisa lari dari kejaran Ronald yang bukan hanya mengincar harta, tetapi juga dirinya. Pernah suatu malam Ronald masuk kedalam kamar Clara, tanpa Clara sadari laki-laki itu ingin perkosanya. Untung saja malam itu asisten kakeknya Frans menghubungi Clara, untuk menanyakan keadaannya. Alhasil ia selamat dari perbuatan bejat sang paman tiri.

Sejak saat itu Clara selalu waspada dan mengganti handle pintu. Ia akan menutup kamar rapat-rapat dan membawa pisau kedalam kamarnya, bila sewaktu-waktu Ronald masuk tanpa ia ketahui.

"Heh Clara!" pasti kamu sedang memikirkan cara kabur dari rumah ya?" tukas Monica yang duduk di samping Clara.

Gadis itu tidak menyahut, ia memilih diam daripada bertengkar dengan kakak tirinya yang terpaut satu tahun.

"Heh!" Monic menendang kaki Clara keras. "Kamu pikir bisa lari dari rumah? Kau tahu sendiri bukan? anak buah om Ronald ada dimana-mana?"

Clara melirik kearah Monic dan berkata dengan nada menyindir "Kalian sukanya menguasai milik orang lain, tanpa mau berusaha dan bekerja keras."

"Apa maksud mu bicara seperti itu, hah?! Tiba-tiba Monic menjambak rambut Clara "Kau mulai berani ya, akan aku adukan pada mama dan paman!"

Clara yang merasa kesakitan, reflek ikut menjambaki rambut Monic "Kenapa kalian begitu jahat pada ku! kalian sudah menikmati uang ayahku dan semua fasilitas dari kakek! Tapi kalian selalu menyakiti aku!" balas Clara.

"Lepaskan!" teriak Monica. "Apa kau tidak takut di hukum Paman lagi!"

Karena mendapat ancam atas nama sang paman, Clara melepaskan tangannya dari rambut Monic.

"PLAKI!!

Tiba-tiba sebuah tamparan keras mendarat di pipi Clara. Gadis itu memegangi pipinya yang terasa perih. Tak terasa air mata menetes dari sudut matanya.

"Berani sekali kau menjambak ku!" pekik Monic sambil merapikan rambutnya yang sedikit berantakan.

"Kamu yang memulai duluan kak." balas Clara pelan.

"Nona, sudah sampai kampus." kata pak supir.

Monica menatap tajam penuh amarah "Awas kau! Akan aku habisi di rumah!" ancam Monic sambil membuka pintu mobil, dan membanting pintu setelah ua keluar dari dalam mobil.

Clara membeku di tempatnya duduk. Berusaha menenangkan dirinya sendiri.

"Nona Clara, maafkan bapak yang tidak bisa berbuat apa-apa. Mereka terlalu Kejam dan mengancam bapak bila berbicara pada asisten Frans."

"Tidak pak, jangan ceritakan tentang keadaan ku disini pada asisten Frans. Aku takut kelurga pak Johan kena imbasnya. Om Ronald mantan napi, dia memiliki orang-orang kejam."

"Lalu bagaimana dengan nasib non Clara?"

Clara menarik nafas dalam-dalam, lalu di hembuskan perlahan. ia masih menyimpan beban yang sangat berat untuk di lepaskan. "Andaikan Ayah tidak meninggal, pasti hidup ku tidak akan menderita. Om Ronald tidak akan masuk kedalam Kelurga kami, sebab Ayah lah yang masukan Om Ronald kedalam penjara.' ucap Clara pelan, seakan berbicara sendiri.

"Iya, penggelapan uang perusahaan telah membuat perusahaan Tuan David mengalami penurunan. Ronald telah mencuri aset milik ayah mu, dan ia di jebloskan kedalam penjara."

"Aku tidak pernah menyangka Om Ronald berani mencuri aset milik ayah, dan Tante Ratih yang ku kira tulus padaku. Hanyalah sandiwaranya belaka, setelah ayah meninggal sifatnya berubah drastis. Tidak ada lagi kelembutan di matanya, yang ada hanya kemunafikan dan amarah."

"Bapak dapat merasakan penderitaan mu, tapi bapak tidak bisa berbuat apa-apa."

"Pak, apa menurut bapak, ayah ku kecelakaan tidak wajar? Sebab mobil yang di bawa Ayah mengalami rem blong, sedangkan mobil itu baru saja Ayah beli dua bulan sebelum Kematian ayah, bukankah ini aneh?'

"Iya non, bapak juga berpikir seperti itu, tidak mungkin mobil baru mengalami rem blong. Ini seperti sebuah rekayasa."

"Pasti ini perbuatan Tante Ratih dan om Ronald yang mengincar harta Ayah."

"Bapak tidak berani berspekulasi, sebab bapak takut non."

"Tidak apa-apa pak, ini hanya filing ku saja."

"Untung nya tuan Darwin mengambil alih perusahaan ayah mu. Menurut asisten Frans, yang bapak dengar saat berbicara dengan nyonya Ratih. Perusahaan Tuan David akan di serahkan setelah kamu lulus kuliah dan menemukan calon pendamping untuk non Clara."

Clara terperangah mendengar ucapan supir pribadinya "Benarkah pak? Pantas saja kakek selalu ingin menjodohkan aku dengan pria pilihannya. Tetapi selalu gagal!" keluh Clara.

"Aku baru tahu sekarang pak, kenapa Tante Ratih dan Om Ronald tidak mau melepaskan ku? Sebab mereka masih menunggu ku lulus kuliah, dan perusahaan akan diberikan kakek kepadaku. Lalu Tante Ratih dan Om Ronald akan menguasai semua harta milik ku."

"Sepertinya begitu non, mereka masih menunggu nona mendapatkan warisan, dan nona akan memberikan perusahaan itu di bawah tekanan dan kendali mereka."

"Ini tidak bisa di biarkan, aku harus kabur dari rumah, tetapi...."

"Tetapi apa non?"

"BUGH!

"BUGH!

Tiba-tiba mobil ada yang memukul-mukul dari luar. Meraka berdua terkejut dan menoleh kesamping.

"Sepertinya itu orang-orang Ronald, mereka akan selalu mengintai Nona kemanapun nona pergi."

"Cepat turun!" teriak laki-laki dari luar mobil

Clara ketakutan, wajahnya berubah pucat. Ia membuka pintu mobil dan turun dengan perlahan. Clara melihat tiga orang berpostur tubuh tinggi besar menghadangnya.

"Apa yang sedang kalian bicara di dalam mobil!"

Clara menggeleng sambil menoleh pada sang supir yang terlihat ketakutan.

Ternyata benar, pria-pria ini adalah anak buah Ronald. Mereka suruhan Ronald untuk mengikuti gerak-gerik Clara.

"Cepat masuk kedalam kampus!" serunya dengan tatapan menghunus.

Clara tidak berkutik, Ia berjalan kearah kampus. Baru saja beberapa langkah berjalan, ia mendengar suara jeritan pak Johan. Clara menoleh kebelakang, tiga orang pria itu sudah berada di dalam mobil dan memukuli pak Johan. Suara jeritannya begitu menyayat. Clara tidak dapat berbuat apa-apa, ia hanya bisa meneteskan airmata.

1
Foeah
Lanjut bubda up nya
Terima kasih
Foeah
Masih menikmati alurnya 😘
Irma Juniarti
lanjut semangat lagi bunda 💪💪💪
Irma Juniarti
ok bunda👍
Irma Juniarti
di kira Clara sekarang penakut dengan ancamanmu.
Irma Juniarti
kasihan Anne,emang kurang ajar si Ratih ini,perlu di basmi.
Irma Juniarti
wajar binggung lah yg di dlm raganya Rania jiwanya Clara.
Dahlia Kartono
bunda cantik up nya bnykan doonkk🤭🙏💛
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
Ratih pengen dihajar Clara lagi sepertinya 🤭
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
mungkin fisik sama tapi kelakuan/sifat berbeda , Rania Clara 🤭
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
Rania Clara kembar apa kaka adik ya 🤔
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
lanjut bunda 💪💪💪
LANY SUSANA
tiap hr up donk bun.... jgn bolong2🤣bolong2
lg seru soalnya 🤣🤣😍
Bunda Enny novelis: siap kak 🤗
total 1 replies
Irma Juniarti
lanjut lagi bunda 💪💪
Irma Juniarti
gimana mau ikut lah si Rania als Clara orangnya peminim dan lemah lembut,gak bisa tekwondo.
Irma Juniarti
memang bukan cuma raganya aja itu.
Irma Juniarti
ngeles aja,kalah bilang aja bosss🤪
Irma Juniarti
namanya mukzizat
Irma Juniarti
setuju,gak sabar melihat mereka terlempar dari rumah itu.semangat rania💪💪💪💪
Irma Juniarti
yg kalian ketawakan itu si Ronald tau,rasakan mampus aja kalian di buat Rania.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!