Dewo ceo berumur dua puluh sembilan tahun belum menikah sikapnya yang dingin di jodohkan dengan Ema wanita bar bar
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Risa sangat cantik, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Ngga Modal Ngajak Janjian
Setelah Ane mendapatkan kabar dari suaminya bahwa nanti Dewo akan pulang sebelum pukul lima dirinya mempersiapkan diri untuk bersiap menuju ke supermarket untuk membeli pakaian untuk dirinya, suami, dan anaknya yaitu Dewo mungkin Pras adiknya Dewo tidak akan ikut ke acara makan malam Ane melangkah menuju ke kamar bukan untuk mencuri piring tapi untuk bersiap menuju ke supermarket
"Lebih baik aku siap siap buat ke supermarket untuk membeli pakaian buat aku, suami aku, dan Dewo supaya penampilannya lebih menarik walaupun aku pakai baju apapun tetap menarik tapi tetap saja aku harus pakai pakaian mewah sebenarnya aku bisa pesan lewat toko online tapi lebih baik aku datang langsung ke supermarket supaya bisa melihat pakaian secara langsung dan yang paling penting aku bakalan di lirik oleh banyak pria di supermarket dan tahu kalau aku istri pengusaha sukses dan kaya raya soalnya ketahuan dari pakaian yang di pakai bahkan kalau semut, gajah, tikus dan hewan lainnya bisa bicara juga dia bakalan bilang kalau aku orang kaya raya" batin Ane sambil menaiki anak tangga bukan anak tikus untuk menuju ke kamar miliknya lebih tepatnya kamar milik dirinya dan suaminya
Dewo yang habis menerima telpon dari Diran langsung melemparkan handphone miliknya ke atas sofa empuk jadi handphone miliknya bakalan selamat dan tidak tergores sedikitpun bayangkan kalau handphone milik Dewo tadi di lempar ke atas pohon pasti Dewo bakalan repot mengambil handphone miliknya ke atas pohon yang lebih parahnya lagi setelah Dewo naik ke atas pohon seperti monyet yang bergelantungan di atas pohon demi mencari dan mengambil handphone miliknya yang tersangkut di atas pohon malah handphone yang tadi di lempar ke atas pohon tidak tersangkut di atas pohon malah tersandung di atas lantai bawah pohon maksudnya tergeletak di atas lantai di bawah pohon, atau di lempar ke halaman kantornya lalu ada kucing lewat dan menggondol handphone milik Dewo
"Papa ngapain sih nyuruh gue supaya pulang ke rumah sebelum pukul lima sore gue sudah dewasa dan gue juga sudah jadi ceo kenapa di atur seakan akan masih anak kecil yang main tapi kenapa papa tadi pakai mengancam gue kalau gue belum pulang sebelum pukul lima sore papa gue bakalan mencabut fasilitas gue dan harta papa bakalan kembali lagi ke papa apa jangan jangan ini ide mama ? supaya mama bisa menikmati harta papa dan bisa buat foya foya padahal mama gue juga terlahir dari orang tua yang kaya raya dan banyak harta bahkan mama gue jadi ceo di perusahaan meneruskan perusahaan yang dulunya di kelola oleh orang tua mama gue bahkan mama gue juga membangun perusahaan sendiri pakai uang papa soalnya sebelum menikah dengan mama papa itu loyal banget sama mama termasuk membangunkan perusahaan buat mama bahkan papa memberikan uang dan sering mentransfer uang ke mama malah papa juga sering membawakan makanan sama berlian buat mama oh gue tahu jangan jangan itu semua modus papa supaya mama mau menikah dengan papa lagian papa kenapa suka sama mama yang bawel dan cerewet ? apa yang di sukai dari mama ? apa papa sering mendengarkan musik dan menyetel radio sehingga papa memutuskan untuk menikahi mama supaya di jadikan radio secara gratis ? tapi papa malah harus membayar mama lebih mahal karena mengeluarkan uang lebih dari ratusan juta perbulan untuk jatah bulanan mama kalau papa mendengarkan radio kan bayar listriknya perbulan cuma dua puluh ribu ke bawah apa papa suka menonton televisi dan menonton film sehingga mama di jadikan bintang film antagonis yang sangat bawel dan cerewet untuk diri papa sendiri ? lebih baik gue siap siap pulang ke rumah saja dan gue bawa berkas berkas kerjaan pulang saja lalu di garap di mobil mana bisa kan gue menyetir sendiri masa tangan gue yang satu menyetir dan tangan yang satunya lagi membuka berkas yang gue bawa pulang terus baca berkasnya gimana ? kedua mata gue kalau sedang menyetir kan fokus sama jalan supaya mobil gue ngga nabrak semut yang menyebrang dan supaya mobil gue ngga menabrak burung yang terbang lebih baik gue membaca berkasnya sambil jalan saja tapi kalau gue gunakan kedua mata gue buat baca berkas sambil jalan memangnya bisa ? kan kedua mata gue kalau sedang jalan fokusnya ke depan supaya gue ngga menginjak semut yang lewat dan gue ngga menginjak kupu kupu yang terbang lebih baik gue memikirkannya sambil menyiapkan berkas berkas yang mau di bawa pulang dan gue harus memikirkan gue harus membaca berkas berkas kerjaan gue dimana supaya kalau gue sampai di rumah berkas berkas yang belum gue baca tinggal sedikit dan gue bisa tidur ngga terlalu larut malam" monolog Dewo sambil menyiapkan berkas berkas yang akan di bawa pulang ke rumah bukan untuk di bawa ke pohon
Ane sudah sampai di depan pintu kamarnya lalu tangan Ane membuka pintu kamarnya setelah itu kaki jenjang Ane melangkah masuk ke dalam kamarnya setelah Ane sudah masuk ke kamar dirinya langsung menutup pintu kamar tapi tidak mengunci pintu karena dirinya tahu anak anaknya tidak akan sembarangan masuk ke kamarnya jika anak anak Ane akan masuk ke kamarnya pasti anak anaknya akan mengetuk pintu terlebih dahulu jika nanti anak Ane mengetuk pintu saat Ane sedang berganti baju Ane akan langsung menyembunyikan dirinya ke atas ranjang tanpa memakai selimut tapi memakai sarung masa wanita memakai sarung ? lebih baik Ane bersembunyi ke kolong ranjang tapi ngapain Ane repot repot bersembunyi ke kolong jembatan maksudnya ke kolong ranjang sepertinya lebih cocok kalau Ane bersembunyi ke kamar mandi sedangkan suaminya tidak mungkin sudah sampai ke rumah saat ini karena tadi baru beberapa menit menelpon Ane karena biasanya suaminya akan mengangkat telpon kalau dirinya tidak sedang menyetir mobil seandainya suaminya Ane sedang menyetir mobil pasti akan memberhentikan mobilnya di tengah jalan maksudnya menepikan mobilnya
"Lebih baik aku memilih pakaian yang akan di gunakan ke supermarket tapi aku pakai rok saja ke supermarket tapi aku menyetir mobil biar ngga ribet aku pakai celana saja lebih baik aku izin ke suami aku kalau aku sudah sampai di supermarket sebaiknya aku sekarang cepat siap siap untuk ke supermarket" kata Ane tersenyum lebar di wajah cantiknya sambil menuju ke almari pakaian bukan ke almari tempat makanan karena dirinya akan menyiapkan pakaian yang akan di pakai bukan mempersiapkan diri untuk makan
Aya masih sibuk dengan handphone yang ada di tangan yang di gunakan untuk memesan makanan lewat grab food namun otaknya sedang berpikir apakah Ema akan menerima perjodohan yang di rencanakan oleh dirinya dan suaminya ? tapi Aya hanya berharap semoga Ema tidak membuat ulah karena perjodohan yang Aya siapkan bersama dengan suami itu merupakan anak dari sahabat soplaknya mereka berdua karena Aya sahabatan dengan Ane sementara Diran bersahabat dengan Argo jadi Aya tidak mau Ema membuat ulah tapi ternyata dewa yunani sedang berpihak kepada mereka berempat karena tiba tiba Argo sang suami Aya menemukan ide brilian yaitu mengancam anak anak mereka kalau tidak mau menerima perjodohan fasilitas dari orang tua mereka dan anak anak mereka berempat tidak di beri uang walaupun hanya satu perak akan di cabut oleh mereka berempat supaya anak anak mereka berempat lebih tepatnya supaya kedua anak dari kedua pasangan itu mau menerima perjodohan yang mereka berempat rencanakan
"Semoga ancaman yang akan di keluarkan oleh suami aku akan membuat Ema mau menerima perjodohan dari aku dan suami aku Amin soalnya aku ingin melihat anak aku secepatnya menikah karena suami aku dan aku sudah pengin menimang cucu dari rahim Ema bukan menimang boneka aku sama suami aku itu sudah tua masa menimang boneka di kira masih anak kecil tapi tidak semua anak kecil itu menimang boneka buktinya anak wanita yang masih kecil kadang ada yang menimang boneka tapi kalau anak pria yang masih kecil tidak ada yang menimang boneka apa karena mereka tidak bisa menimang boneka seperti anak kecil wanita ? tapi kalau seandainya mereka tidak bisa menimang boneka harusnya mereka minta ajarkan ke anak wanita yang masih kecil dong kenapa aku jadi memikirkan anak kecil pria yang tidak mau menimang boneka terserah mereka lebih baik aku memikirkan cara supaya aku bisa tegas terhadap Ema anak aku supaya Ema mau menikah dengan anak dari Ane lagian kalau aku jadi besanan sama Ane di jamin Ema sama anaknya Ane bakalan jadi pasangan terviral karena sama sama terlahir dari anak orang kaya raya" batin Aya sambil mengukir senyum tipis sangat tipis sehingga hanya Aya sendiri yang tahu bahwa dirinya saat ini sedang tersenyum
Ema yang sedang membereskan berkas berkas pekerjaan sengaja memperlambat karena dirinya sibuk berpikir kenapa papanya Ema yang di undang dan di ajak makan malam malah Ema ikut di ajak kalau seandainya papanya Ema cuma mengajak mamanya Ema doang pasti Ema ngga bakalan curiga tapi kenapa malah papanya Ema mengajak dirinya karena saat Ema di kenalkan dengan anak dari rekan bisnis papanya itu rekan bisnis papanya dan anak rekan bisnis papanya yang datang ke rumah Ema dan yang lebih parahnya lagi papanya Ema malah pernah merencanakan dan melaksanakan pertemuan dalam rangka menjodohkan Ema dengan anak rekan bisnis papanya di perusahaan miliknya Ema dan papanya Ema memakai toa mengumumkan bahwa pria yang tadi di bawa pria yang akan di jodohkan dengan Ema membuat semua karyawan Ema heran kenapa acara perjodohan ketemuan di kantor miliknya Ema apa mereka ngga mampu membayar restoran untuk janji ketemuan di sana ? atau mereka harusnya janji ketemuan di cafe yang harga makanannya tidak terlalu mahal atau harusnya janji ketemuan di warung pinggir jalan istilah lainnya itu di warung pedagang kaki lima yang harga makanannya lebih murah kalau mereka masih tidak mampu membayar lebih baik mereka semua janji ketemuan di bawah pohon besar tapi dari rumah bawa bekal sendiri sendiri istilah lainnya bawa makanan dari rumah masing masing supaya tidak perlu membeli makanan seperti akan berangkat piknik
"Gue heran kenapa papa pakai mengajak gue ikut makan bareng padahal papa gue harusnya cuma mengajak mama gue doang soalnya kan makan bareng rekan bisnis tapi gue yakin pasti makan di restoran itu cuma makan biasa lebih baik makan yang banyak saja mumpung ada makanan yang lezat dan enak lagian gue yakin kalau tujuan Allah mengajak makan di restoran untuk menjodohkan gue sama anak rekan bisnis papa gue jamin bukan di restoran tempat janjiannya soalnya papa gue dulu pernah merencakan perjodohan buat gue dengan pria anak rekan bisnis papa malah pria anak rekan bisnis papa dan rekan bisnis papa datang ke rumah gue yang lebih parah malah papa pernah mengajak pria yang mau di jodohkan sama gue dan orang tua yang di jodohkan ke gue ke perusahaan gue katanya acara perjodohan tapi ketemuan di perusahaan gue padahal mama gue dan papa gue punya banyak uang kenapa dulu ngga modal ngajak janjian di restoran mahal" batin Ema sambil mempercepat tangannya untuk membereskan semua berkas berkas yang menumpuk di atas meja supaya bisa cepat pulang ke rumah karena dirinya sudah tidak sabar ingin memakan banyak makanan lezat dan enak