NovelToon NovelToon
JALAN PENDEKAR NAGA

JALAN PENDEKAR NAGA

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Epik Petualangan / Balas Dendam
Popularitas:6k
Nilai: 5
Nama Author: Hamtaro Dasha

Seri Kedua dari Lahirnya Pendekar Naga!

___
Kemunculan Pendekar Naga telah mengguncang keseimbangan dunia—membangunkan makhluk kuno dan menarik perhatian kekuatan yang telah lama menunggu dalam bayang-bayang.

Dunia berubah.

Sekte-sekte hancur tanpa sisa. Jejak kehancuran menyebar tanpa arah… dan pelakunya adalah sosok yang tidak pernah dibayangkan oleh Wei Zhang Zihan.

Chu Kai.

Sebagai Pendekar Suci, Wei Zhang Zihan tidak punya pilihan selain menelusuri jejak itu—mengungkap kebenaran yang tersembunyi, dan menghadapi satu kenyataan yang tidak ingin ia percayai:

Mungkin, orang yang harus ia hentikan… adalah orang yang seharusnya menjadi pelindung dunia.

Pendekar Naga itu sendiri.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hamtaro Dasha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

5 - Wei Shezi

Keheningan tidak datang tiba-tiba. Dia merayap perlahan, menelan suara sungai sedikit demi sedikit, hingga yang tersisa hanyalah ruang kosong yang menekan dada.

Aliran air yang sebelumnya terasa menenangkan kini terdengar jauh… seolah berada di dunia lain.

Wei Shezi tidak berkata apa-apa lagi.

Wei Zhang Zihan tetap berdiri di tempatnya. Angin berhembus pelan, menggerakkan ujung pakaian biru-mudanya. Namun tubuhnya tidak bergeming—seakan dirinya telah terpisah dari waktu.

Tatapan Wei Zhang Zihan jatuh pada permukaan sungai, namun yang ia lihat bukanlah bayangan air yang mengalir—melainkan sosok itu.

Chu Kai yang berdiri di antara kabut hitam dengan senyuman yang asing.

Jari Wei Zhang Zihan perlahan menggenggam gagang pedangnya lebih erat. Ada sesuatu yang bergetar di dalam dadanya—bukan amarah dan kebencian, tetapi keraguan yang dipaksa tunduk oleh tekad.

Jika itu benar Chu Kai...

Jika itu bukan lagi Chu Kai yang ia kenal...

Maka—

"... Aku akan mencarinya."

Suara Wei Zhang Zihan rendah, tenang namun berat. Rasanya seakan setiap kata telah dipertimbangkan berkali-kali sebelum membuat keputusan.

"Jika dia benar-benar kehilangan kendali... aku akan menghentikannya."

Keheningan kembali jatuh.

Wei Shezi perlahan mengangkat kepalanya, menatap Wei Zhang Zihan dengan sorot mata yang sulit dijelaskan.

"Aku sudah menduga kau akan mengatakan itu."

Wei Shezi berdiri. Pakaian merahnya berkibar lembut, kontras dengan suasana yang membeku.

"Aku memang membutuhkan bantuanmu untuk menyadarkan Chu Kai kembali," lanjutnya pelan, "Aku tahu bahwa sebagai Pendekar Suci, kau sudah kuat. Tapi kekuatanmu ini... masih belum bisa menghadapi orang itu."

Wei Zhang Zihan tidak menjawab. Dia hanya menoleh dan menatap subjek di hadapannya.

Wei Shezi menghela napas, lalu melanjutkan dengan suara yang lebih serius. "Apa kau tahu kenapa Chu Kai menyuruhku mencarimu? Dia bilang... hanya kau yang bisa membawaku menemui Long Yang Wang."

Wei Zhang Zihan sedikit mengernyit, "Long Yang Wang...?"

Nama itu membuat pandangan Wei Zhang Zihan sedikit berubah. Dia memikirkan nama itu sebelum akhirnya mengingatnya dengan jelas.

Long Yang Wang adalah remaja berusia 14 Tahun dan merupakan Binatang Iblis berwujud Rubah Perak. Sosok itu pernah ia selamatkan dahulu dan ternyata mempunyai hubungan rumit dengan Tetua Sekte Tianzhi.

Wei Shezi menjelaskan, "Long Yang Wang bukanlah binatang iblis biasa. Dia berasal dari keturunan Roh Kuno... sama sepertiku."

Wei Shezi berhenti sejenak, memastikan Wei Zhang Zihan mendengarnya dengan baik.

"Dan yang paling penting—Long Yang Wang memegang bagian lain dari Pedang Pendekar Naga."

Alis Wei Zhang Zihan sedikit berkerut. "Bagian lain? Bukankah Pedang Pendekar Naga ada pada Kai?"

"Ehm... ya. Seharusnya begitu, tapi..." Wei Shezi menghela napas pelan, seolah mencoba merapikan sesuatu yang bahkan baginya sendiri terasa rumit.

"Pedang Pendekar Naga... sudah tidak utuh lagi."

Angin berembus lebih dingin.

"Pedang Pendekar Naga terlalu lama digunakan untuk membunuh," lanjut Wei Shezi. "Ada terlalu banyak darah dan niat yang bertentangan sehingga pedang itu berubah."

Wei Zhang Zihan terdiam.

"Pedang itu mengalami kontradiksi." ucap Wei Shezi. "Kehendaknya pecah menjadi dua. Satu sisi adalah inti pedang itu sendiri yang memiliki kehendak asli dari Pendekar Naga—kekuatannya masih lurus dan ‘murni’."

Wei Shezi melanjutkan, "Dan sisi lainnya... adalah kehendak yang terdistorsi. Pedang Iblis yang penuh kebencian, pembantaian, dan sisa-sisa niat jahat yang terkumpul selama ratusan tahun."

Wei Zhang Zihan menurunkan pandangannya, memproses setiap kata dari Wei Shezi.

"Long Yang Wang menggunakan api rubahnya untuk memisahkan kedua kehendak itu," Wei Shezi menjelaskan. "Dia membawa Pedang Iblisnya... dan Chu Kai mendapatkan Pedang Pendekar Naga."

Wei Shezi menggaruk pipinya yang tidak gatal dan berkata. "Seharusnya semua baik-baik saja. Tapi entah bagaimana roh yang harusnya tidak pernah ada... justru muncul di sisi Chu Kai dan mengubahnya menjadi sosok yang kau lihat."

Wei Zhang Zihan memandang lurus ke depan. Dia memikirkan ucapan Wei Shezi sebelum akhirnya buka suara. "Long Yang Wang... apa tidak melakukan kesalahan?"

"Mn? Aku tidak yakin." Wei Shezi berkata. "Aku sempat curiga padanya saat pertama kali bertemu. Tapi kupikir karena leluhurnya bukan tipe rubah yang licik... jadi aku tidak memikirkannya terlalu jauh."

"Apa Kai... tidak bisa melepaskan diri dari pengaruh roh itu?"

Wei Shezi menatap Wei Zhang Zihan sebelum akhirnya menggeleng pelan. "Aku tidak tahu. Terakhir kali dia mengingatku adalah saat dia memintaku untuk mencarimu. Setelah itu... aku tidak berani mendekatinya. Dia benar-benar bisa membunuh siapa pun, seolah makhluk hidup di depannya hanyalah serangga."

Wei Shezi merinding dan mengusap-usap bahunya. "Dia menakutkan."

Wei Zhang Zihan menatap Wei Shezi beberapa saat. Sorot matanya tenang, namun jelas sedang menimbang sesuatu yang lebih dalam dari sekadar kata-kata yang baru saja ia dengar.

Perlahan, Wei Zhang Zihan menurunkan pandangannya. Nama itu kembali terngiang di benaknya.

Long Yang Wang.

Jika Chu Kai secara sadar menyuruh Wei Shezi mencarinya... Maka itu bukan kebetulan belaka.

Ini berarti—masih ada bagian dari diri Chu Kai yang belum sepenuhnya tenggelam.

Tatapan Wei Zhang Zihan sedikit mengeras.

Jika begitu... mungkin saja kesadaran Chu Kai belum benar-benar hilang. Dan jika ada satu kemungkinan sekecil apa pun untuk menarik pemuda itu kembali dari kegelapan—Wei Zhang Zihan tidak akan melewatkannya.

"..."

Wei Zhang Zihan menarik napas pelan. Lalu tanpa berkata apa-apa lagi, ia berbalik. Langkah kakinya ringan, namun tanpa keraguan.

"He—Hei..! Kau mau ke mana?!" suara Wei Shezi terdengar kaget di belakangnya.

"Sekte Tianzhi."

"Tunggu aku."

Wei Shezi menyusul, dia mengikuti Wei Zhang Zihan dari belakang.

******

1
enda harahap
👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍
Indah Hidayat
roh pedangnya cantik
Alw
orang tidak waras itu kembali
Nanik S
Kong Yang akhirnya bisa melihat ibunya
Nanik S
Ibunya mengenali Aura dari Anaknya
Nanik S
Keren dan keren
Nanik S
Ling Yang
Nanik S
Shen Quyang apakah juga akan mati ditangan Kai
Nanik S
Musuh baru Kai
Nanik S
NEXT
Hydro7
Shuxiang! Kau pikir Chu Kai adalah leluhur Bocah pengemis gila....?
Nanik S
Untung Wei Zhang Zihan dibawa melesat oleh sicantuk agar kepalanya tidak meledak
Nanik S
Cuuuuuust
Nanik S
Roh Pedang Cantik dan genit tapi bisa bermain usil juga
Nanik S
Long Wang Yang dikurung Ayahnya sendiri
Nanik S
apakah Wei Zhesi masih mengikuti Wei Zhang Zihan
Nanik S
Lanjutkan
Nanik S
Wei Zhise... roh pedang bisa suka dengan ketampanan Roh Pedang milik Kai🤣🤣🤣
Nanik S
Ternyata benar pembantaian dilakukan oleh Chu Kai
Nanik S
Dimana Kau berada
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!