NovelToon NovelToon
Petualangan Si Penyendiri Di Dunia Lain

Petualangan Si Penyendiri Di Dunia Lain

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Fantasi Isekai / Balas Dendam
Popularitas:132
Nilai: 5
Nama Author: Hilman padli

fadli seorang siswa penyendiri yang di panggil ke dunia lain bersama teman sekelas nya. namun ia justru tidak memiliki, skil, sihir mau pun kekuatan. setelah itu ia di buly oleh semua teman sekelas nya. akhirnya raja membuang dia ke hutan. saat fadli pasrah di hutan dan menunggu kematian teringat kembali hinaan yang di lontarkan teman- teman nya. ia pun memilih untuk tidak menyerah, ia mulai berpetulang dan mendapatkan skil, sihir dan kekuatan sedikit demi sedikit. sampai akhirnya ia menjadi yang terkuat di dunia itu. bagaimana kisah fadli? silakan di baca sendiri.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hilman padli, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab. 29 berpetualang di kerajaan angin #1

 Ke esokan hari nya tiba. Di pagi buta fadli langsung makan dan minum.

"Status open" kata nya sambil memakan roti.

(Status fadli)

Hp, 10.000. Mana 1.200.000,Skil penguat level 20. Skil penilai level 10. Skil panah air, skil abnormal perampas tidak memiliki level,skil penyembuh tingkat tinggi, skil penyembur api. Skil teleportasi.

 item :, gelang penyembuh. Keuangan, 1 juta dan 3000 keping perak. Pedang katana.

"Hem... sudah penuh, mana aku sudah penuh ini bagus " kata fadli dalam hati nya.

Ia lalu segera menyelesaikan makan nya dan pergi keluar dari penginapan.

"Sekarang saat nya pergi ke hutan," kata nya sambil berjalan menuju ke gerbang.

Sesampai nya di gerbang fadli segera memberikan kartu petualang nya pada penjaga.

"Ini.. maaf kamu tidak bisa keluar dari kota, kecuali bersama sebuah party," kata penjaga itu tiba- tiba.

"Hah.. siapa yang peduli dengan itu," jawab fadli mengambil kambali kartu nya dan pergi ke arah serikat.

"Ini pasti ulah dari kerajaan padahal mereka sudah janji tidak akan menganggu aku lagi, " kata fadli dalam hati nya berjalan marah ke arah serikat.

"Saran, tuan lebih baik kita pergi pakai sihir teleportasi saja," jelas kei tiba- tiba.

"Benar juga, kalau begitu kei kita akan memakai sihir teleportasi," jelas fadli sambil masuk ke sebuah gang sempit.

"Baik, aku akan segera mengaktip kan nya, jadi kau ke mana kita? Terserah tuan saja," jelas kei.

"Yang paling jauh dari kerjaan, entah hutan mana, aku lupa, " jelas fadli.

Kei.." laksanan, sihir teleportasi aktip,"

Dalam sekejap lingkaran sihir muncul mengelilingi fadli dari bawah, dan wos ia menghilang dan muncul di sebuah tempat.

"Ini kan tempat ini adalah tempat para bandit dulu ada di sini," kata fadli.

"Tentu saja karena ini adalah tempat yang paling jauh tuan kunjungi," jelas kei.

Fadli menarik napas panjang dan segera berjalan ke arah kerajaan angin. "Aku mau mampir ke kerajaan angin, aku yakin tempat nya sudah dekat," kata fadli dalam hati nya sambil mengeluarkan pedang katana milik nya. Ia lalu iseng menebas pohon dan batu, namun ia menyadari mana nya terus di serap.

"Pedang ini sangat bagus, tapi dia terkutuk itu benar sekali, rasa nya mana aku terus di serap, " kata fadli dalam hati nya sambil mengikat pedang itu di belakang punggung nya.

"Tapi tuan apa tidak masalah anda tidak berlatih? Kata anda, anda ingin berlatih," tanya kei memastikan.

"Benar juga kalau begitu, penyembur api,"kata fadli sambil mengeluarkan api dari tangan nya., "ini terlalu besar," ucap nya berusaha menekan api itu agar menjadi lebih kecil.

"Begitu ya tuan, anda ingin melatih skil penyembur api, aku rasa akan berguna ketima di gunakan sata keadaan biasa atau pun darurat, silakan saya akan menjadi mentor, ketika saya bilang perbesar tuan besarkan api nya tapi ketika saya bilang kecil taun kecilkan api nya," jelas kei.

"Makasih banyak kei, kalau begutu ayo kita mulai, maaf merepotkan kamu kei, " jelas fadli.

"Tidak masalah karena kamu adalah tuan ku, " jawab kei.

Fadli pun mulai berlatih di bantu oleh kei. Ia mengecilkan dan memperbesar api di tangan nya itu. Ia juga mulai bisa mengontrol mana yang harus di pakai sebanyak apa.

Setelah 7 jam berjalan kaki fadli memutuskan untuk istirahat dahulu.

"Kalau tidak salah ini sudah masuk ke perbatasan antara kerajaan angin dan matahari kan? Tapi kenapa jarak perbatasan begitu luas," tanya fadli dalam hati nya.

"Menjawab, itu di karenakan perbatasan antara ke 4 kerajaan di isi oleh iblis dan juga elf, mungkin tuan tidak akan bertemu dengan banyak orang. Tapi tuan akan sering bertemu dengan moster, tapi yang terburuk adalah bertemu dengan elf atau iblis mereka berbahaya," jelas kei.

Mendengar penjelasan itu fadli mengangguk dan berjanji akan mulai berhati- hati.

Setelah istirahat fadli pun melanjutkan perjalanan menuju kerajaan angin, namun kali ini dia menggunakan skil penguat dan lari dengan cepat agar cepat sampai.

"Cepat sekali, aku rasa menggunakan skil penguat 50 kali lipat sudah di luar nalar," kata fadli sambil melesat berjalan menuju ke arah kerajan angin.

Dari atas pohon sorang elf melihat kejadian itu. Ia sangat terkejut ketika melihat nya. "Bagaimana bisa manusia berlari secepat itu?" Tanya nya dengan bingung. Elf itu tidak mencari masalah dengan fadli dan pergi. Sementara itu fadli saat sedang asik- asik nya melesat malah di kejutkan dengan seekor moster la- laba raksasa, "eh..merepotkan sekali," kata nya sambil menarik pedang dan menebas nya dengan satu tebasan. Ia lalu berhenti dan memasukan moster itu ke dalam tas sihir.

Setelah itu ia pun melanjutkan perjalanan dengan kecepatan penuh, kali ini ia menggunakan sihir penguat 100 kali lipat dan melesat dengan cepat.

Setelah beberapa jam, akhir nya dia tiba di gerbang paling luar kerajaan angin.

"Hah..hah.. hah...cape sekali, tapi bukan masalah, karena sekarang aku bisa teleportasi ke kerajaan matahari mau pun angin dengan cepat," kata fadli dalam hati nya.

"Tepat sekali tuan, " jelas kei.

Ia lalu berjalan ke gerbang itu dan mendekati penjaga gerbang nya.

"Siapa kamu?" Tanya penjaga itu menodongkan tombak nya ke arah fadli.

Fadli mengangkat tangan nya dan menjelaskan kalau diri nya seorang petualang. Para penjaga itu berkata," baiklah ikuti kami tapi tangan kamu harus tetap ada di atas," fadli mengangguk dan segers mengikuti arahan penjaga itu. Ia memberikan kartu petualang dan lain sebagai nya. Sampai akhirnya ia pun bisa masuk.

"Astaga ternyata hanya perkampungan, wajar saja sih soal nya ini paling pinggir dari kerajaan angin, peta ini, aku harus segera ke kota yang paling besar, ibu kota kerajaan angin dan mulai berpetualang," kata fadli dalam hati nya.

Ia pun langsung melanjutkan perjalanan ke ibu kota kerajaan angin.

"Tapi ternyata kerajaan angin juga sama dengan matahari, mereka hanya membuat benteng di kota saja, gebang tadi hanya tanda sudah barada di kerajaan angin. Kalau ada moster yang menyerang penduduk luar tembok hanya bisa melawan atau kabur," kata fadli dalam hati nya.

"Tentu saja seperti itu tuan, membangun tembok luar itu tidak mungkin, tapi rata- rata desa pinggiran punya tembok kecil mereka sendiri untuk melindungi perumahan saja. Tetapi tidak dengan ladang atau hal lain nya, " jelas kei.

"Ya.. aku sudah tidak sabar untuk pergi ke dungeon kerajaan angin, aku akan berlatih di sana," kata fadli dalam hati nya.

Ia lalu pergi dengan santai menuju ke ibu kota kerajaan angin. Sesampai nya di inu kota kerajaan angin hari sudah gelap.

Ia langsung melakukan pemeriksaan oleh prajurit kerajaan setelah itu di data dan akhir nya bis masuk. Tanpa ragu fadli langsung mencari penginapan lalu tidur pulas karena kelelahan.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!