NovelToon NovelToon
King Mafia & Queen Mafia

King Mafia & Queen Mafia

Status: sedang berlangsung
Genre:Bad Boy / Balas Dendam / Mafia
Popularitas:4.2k
Nilai: 5
Nama Author: DeviPuspitaSari

UPDATE WARNING ⚠️

baca bukan nya liat doang hheee


btw makasihh ya yang udah mampir ke novel aku hhe
update nya sesuai mood yaa

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DeviPuspitaSari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

episode 34

"Tidak usah aku bisa sendiri mom" ucap Fani datar

"Kamu kenapa nak"? Tanya Robert

Ia pun juga merasa bingung dengan sikap Fani.

"Tidak apa-apa" ucap Fani singkat

"Minta uang mom aku mau jalan-jalan hari ini dengan teman" ucap Fani

"Bukannya Minggu lalu kamu sudah Daddy berikan uang? Lalu kemana uang itu"? Tanya Robert

"Habis" ucap Fani singkat

"Kamu apakan? Uang segitu langsung habis dalam beberapa hari" ucap Robert dengan nada agak tinggi

"Apa mentang-mentang kamu berada dalam keluarga kaya kamu seenaknya menghamburkan uang" marah Robert

"Apa kamu tidak berpikir saya capek mencari uang untuk kamu hah seharusnya kamu itu sadar di- ucapan Robert terhenti ketika mendengar ucapan Fani

"IYA AKU HARUS SADAR DIRI KARENA AKU

BUKAN ANAK KANDUNG ANDA! SEHARUSNYA DARI DULU AKU SADAR DIRI BUKAN? SETELAH APA YANG ANDA LAKUKAN KEPADAKU!" Ucap Fani dengan nada tinggi

Deg!

Jantung Erin dan Robert berdetak kencang. Mereka terdiam dengan tubuh kaku. sang kakak yang mendengar ucapan sang adik juga terdiam.

Setelah mengucapkan itu semua Fani pergi meninggalkan meja makan dengan air mata yang sudah mengalir di pipinya.

"Hiks gue benci kenyataan ini hiks" ucap Fani

"Gimana kalo orang tahu gue bukan anak kandung Daddy hiks dan bahkan gue juga gak tahu siapa ayah kandung gue hiks hiks" ucap Fani dengan terisak

Fani menjalankan mobilnya entah kemana yang jelas bukan ke sekolah nya.

"Apa maksud ucapan Fani mom"? Tanya kakak fani

Erin yang mendapat pertanyaan dari putranya terdiam ia masih memikirkan semuanya dari mana putri nya tahu jika ia bukan anak kandung Robert.

"Jangan dengerin omongan adikmu dia hanya sedang banyak pikiran jadi ucapan ngelantur" jawab Robert

Sama seperti Erin Robert pun juga bingung dari mana Fani tahu kenyataan ini. Robert tak menampik sebenarnya ia sayang pada kedua anaknya tersebut walaupun bukan darah dagingnya. Tapi ia juga merasa marah ketika anak-anaknya menghamburkan uang dengan tidak jelas. Fani yang terlalu manja semua Keinginan nya selalu harus dipenuhi dan Fani juga berani menyentuh anak arkananta.

Robert tidak mau apa yang ia capai hingga saat ini harus hilang karena kesalahan anaknya. Robert tidak mau menjadi miskin.

...****************...

MANSION ARKANANTA

Saat ini para anak-anak muda tersebut sedang duduk dimeja makan. Mereka sarapan sebelum berangkat ke sekolah.

Hari ini tidak ada aksi bonceng-boncengan karena priscilla tidak ingin mood nya yang belum baik membuat ia enggan mengeluarkan suaranya.

Semenjak tiba dimeja makan pun ia tidak berbicara, hanya wajah datar dan dingin yang ia tunjukkan kepada semua orang. Temannya juga merasa bingung.

"priscilla berangkat mom dad" priscilla lalu menyalim tangan mommy dan Daddy nyaa

Melihat priscilla sudah pergi merek semua pun mengikuti langkah priscilla sudah stay didalam mobilnya menunggu keempat temanya.

"Lo gapapa queen"? Tanya Raisa

"Gapapa" jawab priscilla singkat

Mereka semua kembali diam saat mendengar jawaban priscilla. Putri pun bahkan merasa takut. Tak biasanya priscilla bersikap seperti itu.

"Apa aku ada buat salah ya? Kok kak priscilla jadi berubah dingin gitu" ucap Putri dalam hati

Sama seperti putri Narendra dan temannya pun juga merasa bingung dengan sikap priscilla.

"Tu bocah kenapa y" tanya aldi

"Kesambet kali" jawab rehan asal

Plakk!

"Anjir ya lo" ucap rehan marah

"Kalo ngomong tu yang benar bangsat" ucap Aldi kesal

"Ck gue udah bener kok" jawab rehan

BRUM BRUM BRUM

Mereka semua terkejut mendengar suara motor seketika mata mereka terbelalak saat Narendra, Alif dan Bima sudah pergi meninggalkan mereka berdua.

"Gara gara loh ini" ucap Aldi marah

Mereka semua bersiap naik ke motor dan meninggalkan halaman luas mansion arkananta.

"Apa karena semalam lo jadi berubah dingin seperti ini? Walaupun sebenarnya lu udah dingin dari awal tapi gue yakin gara-gara ingatan lo tentang masalalu yang buat lo jadi gini" ucap Narendra dalam hati

Setelah menempuh perjalanan yang cukup jauh kini mobil sport milik priscilla sudah memasuki halaman parkir. Seperti biasa kedatangan priscilla akan selalu menjadi pusat perhatian.

priscilla keluar dari mobil diikuti oleh teman-temannya. Selama dalam perjalanan tadi temannya tidak ada yang berani mengeluarkan suara. Bahkan raisa yang sangat berisik pun diam. Mereka tahu bahwa hari ini mood priscilla sangat jelek.

priscilla berjalan menuju koridor sekolahnya dengan tatapan datar dan raut wajah dinginnya. Banyak penghuni sekolah yang berbisik-bisik tentang priscilla.

BRUM BRUM BRUM

Perhatian seluruh siswa-siswi sekolah teralihkan oleh suara motor. Siapa lagi kalo bukan para most wanted SMK ADIWIYATA A. Pekikan histeris menggema disekolah tersebut.

"Pagi kak Narendra" sapa Bella

Narendra hanya melihat sekilas lalu mulai berjalan ke kelas nya diikuti oleh teman-temannya. Para siswa-siswi yang melihat Bella dicueki oleh Narendra dan temannya pun hanya bisa tertawa mengejek.

"Kak tungguin" teriak Bella mengejar Narendra

"Kak kok gak nungguin aku sih" ucap Bella manja dengan suara yang dibuat-buat.

"Kak kok diam aja sih" ucap Bella lagi dengan bergelayut manja dilengan Narendra

"BISA DIAM GAK SIH LO!" Bentak Narendra yang membuat seluruh siswa-siswi yang ada disekitar mereka terjengkit kaget

"Anjing kaget" ucap rehan

"Gila pagi-pagi gue udah senam jantung" ucap Bima

Bella pun juga tak kalah terkejut. Baru kali ini ia dibentak oleh seseorang. Mata nya pun mulai berkaca-kaca.

"Kak hiks kok lo bentak gue sih hiks" ucap Bella dengan air mata yang sudah mengalir

Berharap agar Narendra peduli? Oh sayang sekali Narendra sama sekali tidak peduli ia tetap melanjutkan langkahnya menuju kelasnya

BRAK!

Narendra menendang pintu kelasnya yang membuat seisi kelas merasa terkejut.

"Bangsat" ucap Devina spontan

"Anjing ya kaget gue" ucap Caca

"Aaaaaaaaa lipstik gue" teriak raisa

saat lipstik yang ia kenakan belepotan hahahaha semua teman kelas nya tertawa melihat wajah Raisa.

"Ayang raisa kok jadi badut sih" ucap rehan

"Ayang aku kaget loh" ucap raisa dengan nada manja

Tingkah mereka seperti itu sudah biasa bagi penghuni kelas tersebut. Bagi mereka itu semua adalah hiburan tersendiri.

"Aduh sini ayang elus dadanya" ucap rehan

Plakk!

"Awshhhhh sakit goblok" ucap Rehan

marah ketika kepala belakang nya digeplak oleh Aldi

"Kalo ngomong yang bener" ucap Aldi kesal

"Gue udah bener ya salah gue dimana coba" ucap rehan

"Ck lo napas pun salah" ucap Aldi datar

rehan tak menjawab ia hanya menggerutu tak jelas di kursi nya bahkan ia terang-terangan mengatai Aldi.

Tring tring tring!

Bel tanda masuk pun berbunyi semua siswa-siswi balik ke kursinya masing-masing. Tak lama setelah itu guru pun masuk ke kelas dan memulai pelajaran.

Blablabalabala (anggap aja itu penjelasan materi dari gurunya ya).

Setelah beberapa jam belajar akhirnya bel istirahat pun berbunyi. Tanpa banyak bicara priscilla berdiri dari kursi nya dan melangkah keluar menuju kantin.

"Queen kemana"? Teriak raisa

"Kantin" jawab priscilla datar

Saat akan keluar kelas priscilla melihat gadis yang kemarin membuat masalah dengannya sudah berada didepan kelasnya. priscilla hanya menatap gadis itu datar.

Lalu melanjutkan perjalanan nya.

Saat di persimpangan langkah priscilla terhenti karena didepannya sudah berdiri Marsha dan antek-anteknya.

"Hei lo mau kemana hmm" tanya Marsha sinis

priscilla diam dan hanya menatap datar wajah Marsha.

Sejujurnya Marsha masih merasa trauma berdekatan dengan priscilla. Tapi ia gengsi untuk terlihat takut didepan priscilla.

"Kalo gue ngomong itu dijawab" ucap Marsha sambil menarik tangan priscilla

priscilla yang tidak suka tangan nya disentuh pun menghempaskan tangan Marsha dengan kasar. Sungguh mood nya hari ini jelek sekali jangan sampai ia akan melampiaskan emosi kepada Marsha.

"Jangan sentuh tangan gue" desis Priscilla dingin

Marsha dan para anteknya tertegun mendengar suara dingin priscilla. Ia merasa atmosfer disekitarnya berubah mencekam. Tak jauh dari tempat priscilla berdiri Caca

Dan temannya sedang berdiri menatap kearah Marsha. Dibelakang mereka juga berdiri para most wanted dan jangan lupakan ulat keket Bella.

"Hahaha kenapa lo takut hm" ucap Marsha sinis

"Gak usah belagu ya lo, Lo itu hanya murid pindahan disini" ucap Marsha sambil menepuk pipi priscilla

priscilla masih diam menahan emosinya. Tangannya terkepal kuat ingin rasanya menonjok wajah Marsha saat ini.

"Kenapa lo diam!" Bentak Marsha yang merasa kesal karena dari tadi hanya dicuekin oleh priscilla

Marsha pun sudah emosi ia membuka air botol yang ada ditangannya lalu menyiramkan ke kepala priscilla. priscilla memejamkan matanya sejenak. Bella yang melihat itu pun tersenyum sinis.

"Gak perlu gue kotoran tangan gue buat bikin pelajaran sama tuh anak" ucap Bella dalam hati

priscilla membuka matanya menatap tajam ke arah Marsha.

Deg!

Marsha dan teman-temannya terdiam dengan tubuh kaku melihat tatapan mata priscilla yang tajam dan menusuk. Tubuh teman-teman Marsha sudah bergetar ketakutan.

"Lo berani macam-macam sama gue hah! Sepertinya peringatan gue kemarin lo anggap bualan semata iya?Haruskah gue kasih lo peringatan untuk kedua kalinya"? Tanya priscilla sambil berjalan mendekat kearah Marsha.

Marsha dan temannya berjalan' mundur untuk menghindari priscilla Sialnya tubuh mereka mentok didinding.

"Mau kemana"? Tanya priscilla dingin

"Aaaaakkhhhhhh" teriak Marsha

priscilla meraih tangan Marsha dan memutar nya kebelakang. Gerakan priscilla sangat cepat dan sulit terbaca.

KRAKKK! BUGH!

Aaaaakhhh teriakan histeris siswi yang berada disekitar priscilla. Dengan sekali gerakan priscilla mematahkan tangan Marsha.

"S-sakit hiks a-ampun hiks" ucap Marsha terbata dengan air mata yang mengalir

"Kalo gue gak mau gimana" ucap priscilla

"Hiks g-gue bakal laporin ini ke kepala sekolah dan Daddy gue biar lo dikeluarkan dari sini hiks" ucap Marsha

Bukannya melepaskan priscilla semakin mengencangkan pegangan nya pada tangan Marsha.

Mereka semua yang melihat itu merasa ngilu. Bella yang sedari tadi tersenyum sinis mendadak terdiam mematung, jantung nya berdetak kencang bahkan ia sulit menelan salivanya melihat kejadian didepan matanya saat ini.

"Silahkan gue gak takut kita lihat siapa yang akan keluar dari sini! Dan ini peringatan terakhir dari gue kalo lo masih berani mengusik ketenangan gue dan orang terdekat gue maka siap-siap nyawa lo habis ditangan gue!" Ucap priscilla dingin lalu mendorong tubuh Marsha.

priscilla pergi meninggalkan mereka semua berbalik menuju kelasnya. Mood nya sangat berantakan saat ini. Tak sengaja tatapan matanya bertemu dengan mata Bella. priscilla menatap tajam ke arah Bella sambil tersenyum miring.

Deg!

Bella yang melihat itu semua mematung dengan wajah pucat Pasih. Sungguh ia tak pernah menyangka jika priscilla sangat mengerikan.

"Gue bingung ada apa sama Queen" ucap raisa penasaran

"Iya gak biasanya dia bersikap seperti itu" ucap Caca

"Gue jadi ngeri buat negur dia" ucap Devina bergidik ngeri

"Apa kita punya kesalahan ya"? Tanya putri

Mereka semua terdiam mendengar ucapan putri.

Mereka mencerna dan mengingat semuanya seperti nya tak ada yang janggal.

"Gak ada deh perasaan kita buat salah" jawab priscilla

Mereka semua menghela napas kasar. Entahlah lebih baik mereka menghadapi ratusan musuh daripada harus berhadapan dengan priscilla jika mood nya sedang buruk.

"Gue harus belajar sama Daddy buat ngontrol emosi gue. Sial gara-gara bajingan itu gue jadi seperti ini! Tunggu saja pembalasan gue" ucap priscilla dalam hati

Drttt drttt

Telpon priscilla berdering. priscilla melihat dan langsung mengangkat telpon tersebut.

"Princess nanti malam ada balapan apa anda mau ikut"? Tanya orang tersebut

"Hadiahnya"? Tanya priscilla singkat

"Mobil Lamborghini dan uang tunai 30 juta" jawab si penelepon

"Ambil" jawab priscilla singkat lalu mematikan sambungan telepon tersebut secara sepihak.

"Oke kita lampiaskan semuanya dengan balapan ini" ucap priscilla dalam hati

priscilla sadar jika dari tadi ada seseorang yang selalu memperhatikan dirinya. Namun ia tetap bersikap cuek.

1
vii
maap ya authornya cmn update 2 bab soalnya ngedropp kecapean maap bngt yaa 🙏
lolita124
semangat yaa update terus
vii: iya mksih kak
total 1 replies
Yuyun100809
lanjut dong masih pingin baca
lyonere
lanjut dong
lyonere
seru
vii
iya nanti ya itu baru update 🤭😍🙏
lyonere
lanjut dong seru bacanya
sakina
lanjut kak banyak plot twist
vii: iya bnyak kejutan hhee
total 1 replies
sakina
nge hibur banget
vii: wkwkwk😍
total 1 replies
sakina
seruu bacaannya bikin ketawa
vii: kepincut Ama cerita ku ya 🤭
total 1 replies
sakina
kerennnn semangat terus 💪
vii: mksh ya
total 1 replies
vii
maksih sudah support 💪😍🙏
vii
iya di usaha luangin waktunya 😍🙏
subett 100807
semangat
vii: mksih sudah support 💪🙏
total 2 replies
subett 100807
seru kak update terus yaa
vii: iya tpi sesuai kondisi tubuhku aj,tkutnya kebanyakan update tubuh ku drop
total 1 replies
bayu stecu
semangat
bayu stecu
semangat terus kak
vii: maksih sudah support 😍
total 1 replies
Siti aminah2010
semangat selalu kak💪
Bayusana123 bayusanal123
seruu kak
vii: iya 💪😍🙏
total 1 replies
Bayusana123 bayusanal123
seruu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!