NovelToon NovelToon
PUNCAK TAHTA CEO MUDA & DETEKTIF R

PUNCAK TAHTA CEO MUDA & DETEKTIF R

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Transmigrasi / Sci-Fi
Popularitas:85
Nilai: 5
Nama Author: Diah Nation29

Feng Yan tidak menyangka kasih persaudaraan berakhir dengan maut. Dibuang, dihina, dan nyaris mati di tangan Feng Yao, ia bersumpah untuk kembali. Bukan sebagai pecundang, melainkan penguasa kegelapan yang siap merebut kembali takhta CEO-nya.

Bersama Rendy si ahli strategi, Reyhan sang pakar IT, dan pengacara tegas Lin Diya, Feng Yan menyusun rencana kehancuran mutlak. Di balik gemerlap dunia korporat, sebuah permainan detektif dimulai untuk membongkar dalang pembantaian keluarganya.

Feng Yao boleh berkuasa sekarang, tapi Feng Yan sudah menyiapkan liang lahat untuknya. Siapakah yang akan bertahan di puncak tertinggi? Balas dendam ini baru dimulai!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Diah Nation29, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Perburuan Tanpa Ampun

Malam di mansion keluarga Feng terasa lebih dingin dari biasanya. Di dalam laboratorium medis, suara detak jantung Lin Diya yang terpantau di monitor menjadi satu-satunya melodi yang menemani keheningan. Feng Yan masih setia di sisi tempat tidur, namun matanya tidak lagi menunjukkan kelembutan. Tatapannya kini setajam belati, menembus kegelapan malam di balik jendela besar.

"Rendy, beri aku kabar baik atau jangan bicara sama sekali," ucap Feng Yan dingin ke arah perangkat komunikasi di telinganya.

Di markas bawah tanahnya, Rendy menghapus sisa air mata di pipinya dengan kasar. Wajahnya yang biasanya penuh canda kini tampak kaku dan serius. Jarinya bergerak begitu cepat di atas papan ketik hingga menimbulkan suara gemeretak yang konstan.

"Bos, aku sudah menemukannya," suara Rendy terdengar berat, penuh dendam. "Liu Ruyan tidak bersembunyi di hotel mewah. Secara logika pengecut, dia bersembunyi di gudang tua bekas pabrik kimia milik Ouroboros di pinggiran Distrik Utara. Dia menggunakan server cadangan di sana untuk mencoba mengirimkan frekuensi pemicu ke tubuh Diya."

Feng Yan berdiri perlahan, melepaskan genggaman tangannya dari tangan Diya dengan sangat hati-hati, seolah takut memecahkan kristal yang paling berharga. Ia merapikan selimut Diya, lalu menatap Dr. Kanaya yang baru saja masuk membawa hasil analisis darah terbaru.

"Jaga dia, Kanaya. Jika ada satu helai rambutnya yang rontok karena serum itu sebelum aku kembali, aku akan meratakan Distrik Utara tanpa sisa," ancam Feng Yan tanpa menoleh.

"Pergilah, Feng Yan," sahut Kanaya tenang, meski matanya menyiratkan kekhawatiran yang mendalam. "Rendy dan aku sudah mensinkronisasi data. Kami akan mencoba menahan penyebaran serum ini dari sini, tapi kau harus mendapatkan sampel asli penawarnya dari tangan Liu Ruyan."

Feng Yan melangkah keluar dari ruangan steril itu. Di lorong, Reyhan sudah menunggu dengan jaket kulit hitam dan dua pistol yang sudah terisi penuh. Di sampingnya, Chen Lian berdiri diam seperti bayangan maut yang siap dilepaskan dari rantainya.

"Siap untuk sedikit 'olahraga' malam, Tuan CEO?" tanya Reyhan dengan senyum miring yang mengerikan—mode Detektif Gila-nya sudah aktif sepenuhnya.

"Aku tidak ingin dia mati terlalu cepat, Reyhan," jawab Feng Yan sambil mengambil mantel panjangnya. "Aku ingin dia melihat bagaimana rasanya kehilangan segala yang dia banggakan sebelum dia menghembuskan napas terakhirnya."

"Bos, satu hal lagi!" potong Rendy. "Aku sudah menyadap ponsel Liu Ruyan. Dia sedang menunggu seseorang. Seseorang yang dia panggil 'Tuan Besar'. Sepertinya ini bukan hanya soal serum, tapi soal sisa-sisa Ouroboros yang ingin menggunakan Diya sebagai alat negosiasi untuk tahtamu."

Feng Yan masuk ke dalam lift, auranya begitu menekan hingga lampu di dalam lift sempat berkedip. "Mereka salah memilih alat negosiasi, Rendy. Karena Lin Diya bukan sekadar tahtaku. Dia adalah duniaku. Dan jika duniaku dihancurkan, maka aku akan menghancurkan seluruh alam semesta mereka."

Mobil-mobil hitam Feng Group meluncur keluar dari mansion seperti sekumpulan predator yang sedang berburu di bawah guyuran hujan. Di dalam mobil, Feng Yan membuka sebuah koper kecil yang berisi perangkat pelacak yang terhubung langsung ke denyut nadi Diya.

"Bertahanlah, Mutiara," bisiknya pelan. "Aku akan membawa kembali nyawamu, meski aku harus menjemputnya langsung dari neraka."

Sementara itu, di sebuah gudang tua di Distrik Utara, Liu Ruyan berdiri di depan layar besar, menatap grafik biokimia Lin Diya yang mulai bergejolak. Ia tersenyum puas, tidak menyadari bahwa di luar sana, malaikat maut bersetelan jas sedang menuju ke arahnya dengan kemurkaan yang tak terbendung.

1
BlueHeaven
Penyelusup apa ya thor
Diah nation: penyelusup kaya pelakunya (khianat )..kalau penyusup itu mengamati itu perbedaanya
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!