NovelToon NovelToon
Di Jual Kepada Mafia Rusia

Di Jual Kepada Mafia Rusia

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / Cinta Seiring Waktu / Action
Popularitas:3.4k
Nilai: 5
Nama Author: EILI sasmaya

"Sepuluh tahun lalu, ayahku menjualku. Dan malam ini, sang pembeli datang menjemputku."
Alana mengira hidupnya sempurna, sampai ia diseret ke Rusia oleh Alexei Dragunov seorang Tsar mafia yang dingin dan berbahaya. Alana bukan datang sebagai pengantin, melainkan sebagai aset yang telah dibayar lunas oleh Alexei untuk menutupi hutang ayahnya.
Di tengah badai salju Saint Petersburg, Alana terjebak di antara dua pria paling berkuasa, Ayah kandung yang menjadikannya barang dagangan, dan suami mafia yang menjadikannya tawanan obsesi.
Saat rahasia darahnya mulai terungkap, Alana menyadari, Di dunia Alexei, tidak ada jalan keluar. Ia harus memilih, hancur sebagai korban, atau bangkit menjadi Ratu di samping sang iblis.

"Kau adalah milikku, Alana. Hidup atau mati, kau tetap dalam genggamanku."
-Alexei Dragunov-

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon EILI sasmaya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

34. RITUAL SANG RATU

Kelembapan ruang bawah tanah vila Inari terasa seperti es yang merayap di kulit. Di tengah ruangan yang hanya diterangi satu lampu gantung yang berayun, Vadim dan Sergei duduk bersandar pada tiang beton, tangan mereka terborgol di belakang. Wajah mereka hancur, mata mereka yang dulu penuh keserakahan kini hanya menyisakan lubang ketakutan yang dalam.

​Pintu baja terbuka dengan suara dentingan yang berat. Alana melangkah masuk. Suara sepatu hak tingginya bergema seperti lonceng kematian yang teratur. Di belakangnya, Alexei berjalan dengan tangan di saku mantelnya, matanya tidak pernah lepas dari punggung Alana, menatap wanita itu dengan binar pemujaan yang berbahaya.

​Alana berhenti tepat di depan Sergei. Ia tidak membawa senjata, hanya sebuah tablet digital dan satu kotak kecil yang ia letakkan di meja di depan mereka.

​"Kau meremehkanku karena aku seorang wanita, Sergei," ucap Alana, suaranya halus namun sedingin salju Finlandia di luar sana. "Kau pikir darah Volskaya di tubuhku hanyalah beban. Tapi malam ini, kau melihat sendiri... darah ini adalah alasan kenapa kau merangkak di kakiku."

​Sergei meludah ke samping, darah keluar dari mulutnya yang bengkak. "Kau hanya boneka Dragunov, Alana. Tanpa dia, kau tetaplah gadis kecil yang malang."

​Alana tersenyum tipis sebuah senyum yang tidak mencapai matanya. Ia membungkuk, menjambak rambut Sergei agar pria itu menatapnya langsung. "Benarkah? Lalu siapa yang meretas sistem perbankanmu semalam dan mengalihkan seluruh aset pribadimu ke rekening amal di Afrika? Itu bukan Alexei, Sergei. Itu aku. Aku menghapus keberadaanmu dari dunia finansial hanya dengan satu klik saat kau sibuk mengemis nyawa pada tim medis."

​Alana melepaskan cengkeramannya dengan kasar, lalu beralih ke Vadim. Paman tirinya itu hanya bisa gemetar hebat, air mata ketakutan mengalir di pipinya yang keriput.

​"Dan kau, Paman... kau yang paling tahu betapa berharganya kejujuran. Tapi kau memilih menjualku demi menambal lubang hutangmu," Alana membuka kotak kecil itu. Di dalamnya terdapat dua tiket pesawat satu kali jalan ke Norilsk, Siberia kota paling terpencil dan berpolusi di dunia lengkap dengan identitas palsu sebagai narapidana kerja paksa.

​"Kematian terlalu cepat dan murah bagi kalian," lanjut Alana. "Aku ingin kalian hidup cukup lama untuk merasakan paru-paru kalian menghitam di tambang Siberia. Kalian akan menjadi orang asing tanpa nama, tanpa uang, dan tanpa harapan. Setiap kali kalian bernapas, kalian akan mengingat namaku sebagai orang yang mengubur kalian hidup-hidup."

​"Alana, kumohon! Aku keluargamu!" ratap Vadim.

​Alana menatap Vadim dengan tatapan kosong, seolah pria itu hanyalah serangga yang mengganggu. Ia menoleh pada Alexei yang berdiri di bayang-bayang. "Bawa mereka pergi. Aku sudah selesai dengan sampah-sampah ini."

​Alexei maju, ia meraih kerah baju Sergei dan Vadim dengan kekuatan yang luar biasa. Sebelum menyeret mereka keluar, Alexei berhenti di samping Alana. Ia membungkuk, menghirup aroma rambut Alana dengan ekspresi yang sangat haus.

​"Kau sangat mempesona saat kau menghancurkan mereka, Milaya," bisik Alexei, suaranya serak karena gairah yang sakit. "Aku ingin mengurungmu di kamarku selamanya agar hanya aku yang bisa melihat sisi kejammu ini."

​Alana tidak menghindar. Ia justru mengusap rahang tegas Alexei dengan jarinya yang dingin. "Simpan energimu, Alexei. Kita masih punya satu kepala lagi untuk dipenggal."

​Dua jam kemudian, di dalam ruang kerja Alexei yang megah, suasana berubah menjadi ruang strategi perang. Alana berdiri di depan layar besar yang menampilkan profil Wira Naratama dan struktur organisasi Naratama Corp di Jakarta.

​"Sergei dan Vadim sudah menjadi sejarah. Sekarang saatnya kita menghancurkan arsitek dari semua penderitaan ini," ucap Alana, matanya berkilat penuh dendam.

​Alexei duduk di meja kerjanya, menyesap cognac mahal sambil menatap profil Wira. "Dia licin. Dia punya perlindungan politik di Jakarta. Hukum di sana tidak mengizinkanku untuk sekadar mengirim tim taktis dan meledakkan kantornya."

​"Itu sebabnya kita tidak akan menyerangnya dengan peluru, Alexei," sahut Alana. Ia menekan layar, menampilkan diagram aliran dana gelap Naratama Corp. "Wira sangat serakah. Dia membangun kekuasaannya di atas fondasi pengkhianatan dan pencucian uang. Kita akan pulang ke Jakarta. Aku akan muncul di hadapannya sebagai 'putri yang kembali', sementara kau akan menjadi 'investor misterius' yang akan mencekik bisnisnya dari dalam."

​Alexei berdiri, berjalan mendekati Alana dan memeluknya dari belakang, mengunci wanita itu dalam dekapan posesifnya. "Pulang ke Jakarta... ke sarang ular itu. Kau yakin siap menghadapinya?"

​"Aku tidak pulang untuk berdamai, Alexei. Aku pulang untuk mengambil kembali Naratama Corp, membersihkan nama ibuku, dan melihat Wira membusuk di penjara paling kotor di Jakarta," Alana berbalik, menatap Alexei dengan tatapan menantang. "Kau bilang kau ingin melihatku menguasai dunia? Maka bantu aku menghancurkan pria yang menyebut dirinya ayahku."

​Alexei mencium Alana dengan intensitas yang seolah ingin menelan seluruh keberadaan wanita itu. "Apa pun yang kau inginkan, Ratu-ku. Aku akan menyiapkan jet pribadi. Kita akan mendarat di Jakarta bukan sebagai tamu, tapi sebagai badai yang akan meruntuhkan semua yang telah ia bangun."

​Alana menyandarkan kepalanya di dada Alexei, mendengarkan detak jantung pria yang terobsesi padanya itu. Perjalanan ke Jakarta bukan sekadar pulang kampung; itu adalah misi penghancuran total. Dan di balik bayang-bayang rencana itu, Alana tahu... ada potongan masa lalunya di Jakarta yang mungkin akan muncul tanpa diundang.

​"Siapkan semuanya, Alexei. Kita berangkat besok pagi," bisik Alana.

​"The Azure Phoenix akan terbang ke Jakarta," balas Alexei, matanya berkilat penuh obsesi. "Dan aku akan memastikan tidak ada satu pun pria di kota itu yang berani menatapmu, atau mereka akan berakhir lebih buruk dari Vadim."

________

"Panggung di Finlandia telah usai dengan darah dan air mata musuh, tapi neraka yang sesungguhnya baru saja dimulai. Alana tidak lagi pulang sebagai domba yang tersesat, melainkan sebagai predator yang haus akan keadilan. Jakarta akan menjadi saksi, apakah takhta Naratama Corp akan runtuh di tangan putri yang dikhianatinya? Dan apa yang terjadi jika di tanah kelahiran Alana, Alexei harus berhadapan dengan sosok pria yang pernah memiliki hati sang Ratu? Akankah cinta yang posesif ini menjadi pelindung Alana, atau justru menjadi badai yang menghancurkan segalanya? Ikuti terus perjalanan cinta yang gelap dan penuh intrik ini!"

1
putri
Thor mau tanya itu di bab 36 sama 37 kok ada sedikit pengulangan
❖❀~ ᴍʏ__ ~❀❖: di bagian bab 36 ada sedikit revisi penambahan alur yang terlewat, dan masih proses review sampe sekarang.
mohon maaf atas ketidaknyamanannya yah /Pray/
total 1 replies
❖❀~ ᴍʏ__ ~❀❖
Kalau di dunia novel, Alexei itu gemas, bikin gereget, bikin baper juga ya. Tapi jujur deh, kalau dia ada di dunia nyata… kayaknya author yang pertama kali lari duluan /Facepalm/
putri: serem" tapi nagih Thor /Joyful/
total 1 replies
❖❀~ ᴍʏ__ ~❀❖
Setelah kita melewati ketegangan dan tembak-tembakan,
di bab-bab selanjutnya kita akan masuk ke era yang lebih manis ya, readers meskipun tetap ada sedikit unsur gila di dalamnya 🤣 (tentu aja karena keposesifan Alexei).
Mita Paramita
tuh kan ketahuan Alex 🤣🤣🤣
Mia Camelia
haduh kok jadi rumit sih😔
❖❀~ ᴍʏ__ ~❀❖: Kalau terasa rumit, berarti kamu mulia melihat potongan puzzle- nya.. 👀
total 1 replies
Mia Camelia
lanjut thor🥰👍
Mia Camelia
cerita nya menarik
Mia Camelia
lanjut thor, cerita nya seru banget👍👍👍
putri
Alexei.. neraka yang indah itu macam mana?? 😄
❖❀~ ᴍʏ__ ~❀❖: wahh, terimakasih kehadirannya kak-
🥰
total 1 replies
putri
aku suka ceritanya.. tetap semangat kak..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!