NovelToon NovelToon
DIAMNYA MENJAHIT LUKA YANG PERNAH MEREKA ROBEK

DIAMNYA MENJAHIT LUKA YANG PERNAH MEREKA ROBEK

Status: sedang berlangsung
Genre:Diam-Diam Cinta / Cinta Seiring Waktu / Romansa
Popularitas:737
Nilai: 5
Nama Author: Rienza27

SINOPSIS

Gretta Alesia Nobara, 18 tahun, pindah ke SMA Binara 2 untuk melarikan diri dari trauma perundungan di sekolah lama. Ia mengubah penampilannya agar lebih percaya diri dan bertekad memulai hidup baru dengan fokus pada pelajaran.
.
Gian Leminzo cowok pemalas di kelas bahkan sering tidur saat guru menerangkan, di snagat tampan dan di sukai banyak cewe tapi dia selalu menghiraukan cewek-cewek yang mendekatinya.

Namun pertemuan Gretta dengan Gian menjadi sebuah hal yang tidak terduga di antara keduanya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rienza27, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

PELINDUNG ( 2)

Merasakan sepasang tangan besar yang kokoh namun terasa hangat mendarat di bahunya, Gretta perlahan mencoba mengumpulkan kesadarannya yang sempat meredup. Dengan gerakan lambat dan tubuh yang masih gemetar hebat, ia mengangkat wajahnya. Pandangannya yang sempat menggelap perlahan mulai memudar, digantikan oleh sepasang mata tajam yang kini menatapnya penuh dengan kekhawatiran dan kilat amarah yang tertahan.

Cowok itu adalah Gian.

Gian menatap wajah pucat Gretta yang tampak begitu rapuh, sangat kontras dengan sosok Gretta yang biasanya. Hati Gian mencelos melihat penderitaan gadis di hadapannya.

"Tenang... kamu sekarang aman. Ada aku di sini," ujar Gian dengan nada suara yang seketika berubah menjadi sangat lembut, bagai embun di tengah padang gersang.

Tanpa menunggu jawaban, Gian langsung menarik tubuh Gretta ke dalam dekapan dadanya yang bidang. Ia memeluk Gretta dengan erat, menyembunyikan wajah gadis itu di dadanya, seolah ingin mengisolasi Gretta dari seluruh kekejaman dunia luar yang baru saja menyerangnya.

Sementara itu, di sudut lain tokoh baju tersebut, Nana dan Ruby sedang berjalan tergesa-gesa menyusuri lorong pakaian. Langkah mereka mendadak terhenti ketika melihat siluet yang tidak asing. Reo berdiri kaku di bagian koleksi pakaian pria, matanya menatap tajam ke satu arah dengan raut wajah yang dipenuhi ketegangan.

"Reo? Sedang apa kamu di sini?" tanya Ruby dengan dahi berkerut, heran melihat keberadaan pria itu di sana sendirian.

Mendengar suara Ruby, Reo langsung menoleh. Emosi yang sedari tadi ia tahan seketika meledak saat melihat kedua sahabat Gretta itu baru muncul.

"Kemana saja kalian, hah?! Apa Gretta tadi pergi bersama kalian? Kenapa kalian tidak menjaganya dengan baik?!" pekik Reo berapi-api. Suaranya yang meninggi langsung memecah keheningan toko, memicu rasa bersalah sekaligus bingung di wajah Ruby dan Nana.

Ruby tersentak mundur, tidak terima disalahkan begitu saja. "Apa maksudmu? Bagaimana bisa kamu tahu kalau Gretta juga ada di sini?" tanya Ruby, menuntut penjelasan.

Reo berdecak, wajahnya memerah menahan geram. "Apa matamu tidak bisa melihat ke arah sana?!" bentak Reo kasar sembari mengacungkan jarinya lurus-lurus ke satu titik. "Lihat bagaimana Gretta disudutkan dan dihina habis-habisan oleh cewek babi itu!"

Jari Reo menunjuk tepat ke arah Ema yang masih berdiri mematung sembari memegangi pergelangan tangannya yang memerah.

Ema, yang harga dirinya sudah hancur lebur akibat cengkeraman Gian, seketika naik pitam mendengar hinaan kasar yang keluar dari mulut Reo. Ia tidak pernah dihina serendah itu seumur hidupnya.

"Berani sekali bajingan sepertimu menyebutku babi! Dasar sialan, jaga mulutmu!" pekik Ema histeris. Suaranya melengking tinggi, urat-urat di lehernya menegang menahan malu dan murka yang luar biasa.

"Apa?!" Nana terperangah. Mendengar nama Gretta disebut dalam situasi yang kacau, ia langsung mengedarkan pandangannya ke seluruh penjuru ruangan dengan panik.

Detik itu juga, mata Nana menangkap pemandangan di sudut toko. Jantungnya seakan berhenti berdetak melihat Gretta yang tampak begitu ringkih, sedang ditenangkan dalam dekapan erat Gian. Tanpa mempedulikan adu mulut yang kian memanas antara Reo dan Ema, Nana langsung berlari kencang menghampiri sahabatnya.

"Gretta! Gretta, apa kamu tidak apa-apa?!" tanya Nana dengan suara bergetar menahan tangis, mengabaikan kehadiran Gian yang masih memeluk Gretta.

Gian tidak memberikan ruang bagi siapa pun untuk memperpanjang kegaduhan ini di depan Gretta yang sudah sangat trauma. Tanpa basa-basi dan tanpa mengeluarkan sepatah kata pun untuk menjawab Nana, Gian langsung menyusupkan kedua lengan kekarnya ke bawah tubuh Gretta. Dalam satu gerakan tegas dan kuat, ia mengangkat tubuh Gretta ke dalam gendongannya.

"Tenang saja, dia aman. Aku akan membuatnya pulang sekarang," pekik Gian dingin kepada Nana, suaranya tegas tidak menerima bantahan.

Gian membalikkan badannya, melangkah lebar dan angkuh meninggalkan area tersebut. Namun, jalur jalannya sengaja tidak diubah. Ia berjalan lurus, tepat melewati tempat Ema berdiri.

Brak!

Tanpa niat untuk menghindar sedikit pun, Gian melangkah maju dan dengan sengaja menyenggol bahu Ema menggunakan bahunya yang kokoh dengan sangat keras. Senggolan fisik yang kasar itu membuat tubuh Ema terdorong mundur beberapa langkah, hampir saja kehilangan keseimbangan lagi.

Tepat setelah senggolan kejam itu, Gian menghentikan langkah kakinya. Ia tidak berbalik, namun kepalanya sedikit miring ke samping, memberikan tatapan eksekutor yang siap mencabut nyawa. Matanya yang segelap malam menatap Ema dengan begitu tajam, memancarkan aura membunuh yang sangat pekat hingga mencekik udara di sekitar mereka.

"Jika kamu berani macam-macam lagi padanya... kamu sendiri yang akan menanggung akibatnya nanti. Aku bisa memastikan hidupmu berakhir mengenaskan," desis Gian dengan nada suara yang begitu rendah, kejam, dan penuh ancaman mutlak.

1
Miska
semangat terus author, ceritamu keren👍
Nora
ceritanya bagus bnget aku suka
Nora
Ceritanya bagus dan menyentuh hati tapi adegan pertama sungguh kejam , semngat terus author aku menunggu kelanjutannya.💪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!