NovelToon NovelToon
Queenara Sheva

Queenara Sheva

Status: sedang berlangsung
Genre:Anak Genius / Idola sekolah
Popularitas:7.4k
Nilai: 5
Nama Author: Mayra Zahra

Alih-alih menikmati fasilitas orang tuanya Sheeva memilih menepi dan hidup di panti asuhan sejak duduk di bangku kelas 8 menengah atas. Banyak hal membuatnya memutuskan demikian
lantas apa yang mendorong gadis sekecil itu menjauh dari dekapan hangat keluarganya ?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mayra Zahra, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Beginikah di peluk seorang ayah ?

  Kondisi Sheeva sudah mulai membaik hanya masih lemas saja. Namun baik Kay tau pun daddynya menolak keras saat Sheeva ingin menjalani masa pemulihannya di ruko miliknya. Terlebih dokter yang merawat Sheeva tidak merekomendasikan untuk itu.

  " Sabar dulu ya nak, tunggu sampai kondisi kamu membaik. Kalau di sini ada yang memantau perkembangan kondisi kamu, kalau terjadi apa-apa. Sedang di ruko nggak ada nak " BUnda Aya mencoba merayu Sheeva.

  " Aku nggak enak bun. Sudah lama banget lho aku ngerepotin orang disini. Kemar mandi aja aku di bantuin "

  " Maka dari itu, jika nanti kamu suah mulai stabil, juga pasti di ijinin balik ke ruko"

  " Percayalah kak, apa yang nak Kay dan orang tuanya lakukan sekarang ini demi kebaikan kamu "

  " Iya nak yang bundamu bilang itu benar. Kami ingin kamu benar-benar fit dulu baru keluar dari sini" Sheeva tersenyum canggung kearah mommy Renita yang datang bersama daddy Edward.

  " Mbak.." Bunda Aya menyapa mommy Renita.

  " Kamu bosen ya nak ?" Lagi-lagi Sheeva hanya bisa tersenyum canggung.

  " Sabar ya. Kondisi kamu memang mengharuskan kamu istirahat dulu "

  " Iya mom's "

  " Oya sayang kamu belum kenalan sama daddy kamu kan ?" Daddy Edward mendekat. Tanpa aba-aba beliau mengusap puncak kepala Sheeva.

  " Kenapa mau pulang ke ruko heemm ?"

  " Masak daddynya belum kenalan sudah mau pergi, nggak mau ya kenal sama daddynya " Mommy Renita menatap tak percaya pada suaminya. Biasanya suaminya hanya berbicara lembut padanya. Sama saudara sepupunya sendiri saja daddy Edward tak berbicara selembut ini. Ini seperti seorang ayah yang sedang membujuk putrinya.

  " Di sini dulu oke. Nanti kalau om Arjuna sudah bilang tidak apa-apa, daddy sendiri yang akan mengantarmu pulang " Sheeva mengangguk.

  " Sekarang sudah jadi anak daddy dan mommy, harus nurut oke. Ini semua juga demi kebaikan kamu. Jangan risau soal ruko dan panti. Orang-orang daddy selalu memantau kondisi di sana. Semua aman terkendali "

  " Terima kasih om "

  " Hay kok om, panggil daddy oke " Sheeva mengangguk. Matanya berkaca-kaca.

" Peluk putrinya dong dad " Pinta mommy Renita.

" Boleh Daddy peluk kamu ?" Sheeva mengangguk.

Pria yang biasa dingin kepada wanita kecuali istrinya itu nampak membuka dua tangannya lalu, membawa Sheeva kedalam dekapannya.

" Jangan takut. Kamu punya mommy dan daddy sekarang. Tidak akan daddy biarkan siapapun melukai dan membahayakan mu lagi." Tangis Sheeva tumpah.

" Terima kasih dad. Aku bisa merasakan pelukan seorang ayah sekarang " Keharuan memenuhi ruang rawat inap Sheeva.

" Datang dan peluklah daddy kapanpun kamu mau " Dadanya sakit mendengar seoraang anak berucap begitu.

" Alangkah bodohnya pria yang bergelar papamu itu. Membuang berlian sebaik kamu " Ucap daddy Edwar dalam hati.

Beliau terus memeluk Sheeva. Sambil sesekali mengusap lembut pungung Sheeva. Sampai beliau menyadari ada dengkuran halus yang keluar dari mulut Sheeva.

" Tidur dia dad ?" Mommy Renita mendekat.

" Iya " Daddy Edwar dengan pelan merebahkan tubuh Sheeva agar tidak menganggu tidurnya.

" Mungkin karena lelah dan efek obat yang baru saja dia minum mbak "

" Mbak juga istirahat dulu, kata Arjuna tekanan darah mbak naik lho " Renita membujuk bunda Aya.

" Tenang mbak banyak yang jagain Sheeva kita. Lihatlah daddy barunya itu. Bahkan tak mau jauh dari putrinya " Bunda Aya tersenyum. Semakin lega dan tenang saja dia.

" Ya sudah saya ke kamar sebelah ya mbak " Mommy Renita menganggu.

" Yu..temani mbak Aya " Pinta mommy Renita kepada perawat yang dia siapkan untuk menjaga bunda Aya.

" Baik nyonya "

Mommy Renita mendekat kearah suaminya yang masih terus memandangi Sheeva.

" Mom's aku kok merasa tidak asing ya dengan wajah anak perempuan kita ini " Mommy Renita mengeryit.

" Iya kah ?"

" Iya kayak mirip seseorang, cuma siapa ya ?"

" Aku juga merasa begitu, cuma masih belum nemu siapa itu mas "

" Kasian anak ini sayang, dia anak yang sangat cerdas dan berbakat "

" Apa kamu tau sayang, dia itu salah satu desainer di perusahaan kita. Aku baru menyadari itu saat rapat kemaren. Orang kantor mengeluh tak bisa menghubunginya dan ini menghambat rencana launching prodak baru kita dua bulan lagi "

" Waktu ku minta Markus menyelidiki rupanya desainer itu calon mantu kita sendiri "

" Kok aku belum pernah ketemu dia di kantor mas ?"

" Dia karyawan yang terkontrak tanpa harus ke kantor sayang "

" Apa Kay tau soal ini ?"

" Aku rasa putramu itu tau. Karena kan dia terlibat dalam penyeleksian waktu itu. Walau aku yakin putramu tidak ikut campur dalam pemilihan pemenangnya."

" Kamu mendegar nggak apa yang dia ucap waktu ku peluk tadi ?" Mommy Renita mengeleng.

" Dia bilang, aku bisa merasakan pelukan seorang ayah sekarang. Sekejam apa pria yang di takdirkan menjadi ayahnya itu. Sampai memeluk anak semanis ini tidak mau "

" Ya tuhan, kenapa ada seorang ayah yang segila itu sama anak perempuanya ?"

" Aku juga tak habis pikir sayang."

" Kay kapan pulang mas, kasian Sheeva sudah dua hari kesepian "

" Malam ini mungkin, klien kali ini sedikit alot sayang."

" Kenapa harus Kay sih yang berangkat. Kasian Sheeva mas "

" Sheeva kenapa mom's ?" Yang di bicarakan sudah muncul di depan pintu.

" Akhirnya pulang juga. Dia kesepian sayang " Mommy Renita menyambut putra satu-satunya itu. Putra mahal karena mereka harus menggelontorkan banyak uang demi janin itu bisa tumbuh di rahim Renita.

" Huff.. Kalau nggak muter-muter kliennya juga sudah pulang dari kemaren mom's."

" Tapi berhasilkan ?"

" Syukurlah dad, proyek besar memang butuh perjuangan ekstra kan dad " Daddy edwar tersenyum.

" Sheeva baik-baik saja kan mom's ?"

" Sudah sangat stabil. Perhari ini sudah tidak makan bubur lagi tapi, nasi yang sedikit lembut. Cuma sepertinnya dia bosen deh sayang. Ngerengek minta pulang ke ruko terus, pengen sekolah juga "

" Dia mana bisa di suruh diam begitu mom's "

" Gurunya masih datang kemari kan Mom's ?" Ucap daddy edward.

" Masih kok. Nindy juga cuma hari ini nggak datang karena ada les dia "

" Kamu mandi dan istirahatlah dulu son." Kay mengangguk.

" Nanti keruangan daddy ada yang mau daddy bicarakan "

" Setelah aku mandi ya Dad ?" Daddy Edward mengangguk.

" Kamu mas anak baru datang lho, bukan di suruh istirahat malah di ajak bekerja lagi "

" Tenang mom's, aku sudah tidur di peswat tadi "

" Kamu mah sama aja sama Daddymu. Istirahat mommy nggak mau tau "

" Kan aku anaknya daddy "

" Eit siapa bilang kamu anak daddy, anak daddy iti sekarang Sheeva. Kamu itu wakilnya daddy " Kay menatap malas daddynya.

" Dia calon istriku dad, buka anak daddy "

" Kalau daddy ungkap aibmu, pasti dia menolakmu boy "

" Bodo " Kay memilih berlalu. Daddy Edward terbahak usai berhasil mengoda putranya.

" Pelan-pelan dad, ganggu Sheeva nanti"

1
Lisa
Cpt pulih y Sheeva..keluarganya Kay begitu menyayangi Sheeva 👍
Lisa
Segera pulih y Sheeva..
Lisa
Puji Tuhan Sheeva udh sadar..cpt pulih y Sheeva & beraktivitas kembali juga utk Bunda Aya cpt pulih.
𝐈𝐬𝐭𝐲
bangun sheeva banyak yg menunggu dan menyayangi mu...
Lisa
Cepat sadar y Sheeva..banyak yg masih sayang sama kamu.
Lisa
Moga Sheeva cpt sadar kembali..
𝐈𝐬𝐭𝐲
semoga sheeva lekas bangun dan baik2 saja...
terlalu berat beban hidup sheeva..
Lisa
Bpk macam apa itu..udh Sheeva anggap kmu g punya bpk..semangat y msh byk yg menyayangimu..
Sustika Ekawati
iiisssshhh....bener² ya...bapak g ada akhlak....semangat neng sheva💪💪💪
𝐈𝐬𝐭𝐲
masa² remaja adl masa² paling indah😂
𝐈𝐬𝐭𝐲: iya jadi pingin balik lagi ke jaman muda yg bisanya cuma happy² aja belum mengenal beban hidup😂😂
total 2 replies
𝐈𝐬𝐭𝐲
Pepet terus si sheeva, Kay🤣🤣
𝐈𝐬𝐭𝐲
cieee Kay gak mau kalah dari Yongki😂😂
Lisa
Makin seru aj nih ceritanya 👍👍
Erni Kusumawati
cara berfikir sheeva bagus nih,harus di tiru☺
Lisa
Sukses terus y utk tokonya Sheeva..👍😊
𝐈𝐬𝐭𝐲
aku juga mau kok kalo di traktir 😂😂
𝐈𝐬𝐭𝐲
toko sheeva jadi makin laris manis nih😂😂
Lisa
Sukses y utk toko sembakonya Sheeva
Lisa
Puji Tuhan tokonya Sheeva laris manis👍👍 semangat y Sheeva..
𝐈𝐬𝐭𝐲
up yg banyak thor....
Mayra Zahra: siap kak
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!