Steven Grayson Addison seorang pengusaha muda yang sedang naik daun saat ini , hingga namanya di kenal di berbagai macam negara , tapi di balik kesuksesan nya itu Steven tidak mempunyai niat sedikit pun untuk menikah karena ia masih mencintai sosok wanita yang berasal dari masa lalunya .
hingga ia bertemu dengan seorang wanita cantik di sebuah club malam , wanita itu sangat membutuhkan bantuan karena di jebak oleh seseorang " aku akan membantumu tapi kau harus menikah dengan ku " ucap Steven kepada seorang wanita cantik yang terlihat sangat gelisah itu
" hhhmmm .... baik lah tuan ... aku menerima tawaran mu tapi tolong aku .... saat ini aku di jebak " ucap wanita itu penuh dengan permohonan tanpa berpikir sedikit pun, Steven tersenyum tipis seraya ia menatap wajah cantik wanita itu .
kira-kira seperti apa kelanjutan kisahnya ..!? yang penasaran mampir ya guysss 🤗🥰 .
.
.
.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kasmawati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Kembali Bertemu Setelah Tiga Tahun Lamanya
.
.
Pricilla terus memperhatikan wanita cantik itu. " apa suamimu itu tidak memberimu makan , kenapa kau seperti orang yang tidak makan selama satu Minggu " heran nyonya Vania melihat istri dari putra kedua nya itu
" sudah mom ... Cuman akhir-akhir ini aku selalu merasa sangat lapar , dan bayiku selalu menendang keras jika aku tidak memberinya makan " jelas wanita cantik dengan kulit yang sangat putih seputih susu .
Nyonya Vania menghela napasnya dengan kasar setelah nya ia mengambil kan cake yang lain untuk Pricilla " maaf ya sayang adik iparmu itu memang seperti ini jika sedang lapar , ini mommy ganti yang lain " ucap Nyonya Vania memberikan cake yang lain kepada Pricilla
Degh
Pricilla kembali diam saat mendengar nyonya Vania menyebut wanita cantik itu dengan sebutan adik ipar tapi tak lama ia kembali tersenyum dan merai cake cokelat itu dari tangan mertuanya ia tidak ada alasan lagi untuk menolak nya karena Nyonya Vania kembali memberikan cake yang lain untuk nya .
" ternyata dia sudah hamil , dan tetap cantik seperti tiga tahun yang lalu " ucap Pricilla dalam hati seraya menatap wanita hamil berkulit putih di samping nya itu .
" oh ya mom aku ingin ke toilet sebentar " ucap Pricilla seraya beranjak berdiri
" baik lah sayang , toilet nya ada di belakang tangga " ucap Nyonya Vania
Pricilla hanya menganggukkan kepalanya setelah nya ia melangkah pergi dengan perasaan yang tidak karuan.
" apa itu istri nya Steven Mom " tanya wanita cantik itu panggil saja namanya Erika
" iya ... cantik kan ... " jawab Nyonya Vania
" iya sangat cantik , dan sepertinya__" Erika menghentikan ucapan nya ia mengingat kejadian yang pernah terjadi tiga tahun yang lalu di Hongkong .
nyonya Vania dan tuan Jonathan mengerutkan keningnya melihat menantunya itu yang tiba-tiba diam .
" sepertinya apa. ? " tanya Nyonya Vania ia sangat penasaran kenapa ucapan menantu nya itu tiba-tiba terhenti
" eehhh ... gak mom , aku hanya salah ucap saja " ucap Erika dan kembali memakan cake cokelat nya dengan tenang
" tidak mungkin wanita itu kan ? wanita tiga tahun yang lalu itu penampilan nya sangat tomboi persis seperti laki-laki , sedangkan yang ini cantik dan anggun " ucap Erika dalam hati mengingat seorang wanita tomboi yang dulu sangat patah hati karena hubungan nya dengan Jackson dan salama tiga tahun itu pula wanita tomboi itu tiba-tiba menghilang hingga sampai saat ini .
Erika memang bersahabat dengan kakak ipar dari wanita tomboi tiga tahun yang lalu itu yang diam-diam mencintai Jackson tapi berujung sakit hati karena Jackson lebih memilih Erika . tapi meskipun begitu Erika tidak pernah menanyakan kabar wanita tomboi itu kepada sahabat nya , begitu pun juga dengan sahabat nya yang tidak pernah mengungkit adik iparnya di hadapan sahabatnya .
Steven dan Jackson datang kedua pria tampan dan berwajah datar itu segera duduk di kursi kosong " dimana Pricilla mom ? " tanya Steven karena ia hanya melihat tas wanita itu dia atas meja
Jackson yang mendengar nama " Pricilla " itu terdiam , ia menatap istrinya yang juga menatap nya .
" apa dugaan ku benar " ucap Erika dalam hati tapi kembali ia mengingat wajah wanita cantik dengan rambut panjang yang terurai bukan hanya itu wanita itu juga terlihat sangat anggun.
" dia ke toilet , kau makan lah dulu pasti kau juga belum sarapan kan ? " ucap Nyonya Vania memberikan sepiring spaghetti kepada putra nya itu
Steven meraih nya dan langsung memakan nya " istrimu makannya sangat lahap seperti nya kau tidak memberinya makan semalam , apa kau sangat sibuk mengajak nya ber cinta sehingga membuat dia kelaparan seperti itu " ucap Nyonya Vania kepada putra sulung nya itu
Steven yang ingin memakan spaghetti nya itu tangan nya tergantung di udara , tapi tak lama kemudian ia kembali memakan spaghetti itu dengan santai nya .
" hahahahahaaa.... ternyata kau sudah bisa bercinta ya Brother aku kira kau ini tidak menyukai bercinta " Jackson menertawai kakak nya itu mengingat selama ini Steven tidak pernah terlihat dekat dengan seorang wanita apa lagi berkencan dengan seorang wanita .
Walupun Jackson pernah membawa kakak nya itu ke sebuah club malam dan menyewa wanita untuk menggoda kakak nya tapi Steven tidak bereaksi sedikit pun justru pria itu mengusir semua wanita bayaran yang sudah di sewa dengan harga yang sangat mahal oleh Jackson .
Hingga di malam itu lah Jackson berpikir jika kakak nya itu seorang pria yang tidak normal .
Steven menatap tajam adik nya itu " kau pikir hanya kau saja dan Daddy yang bisa aku juga bisa " ucap Steven dan masih dengan wajah datar nya
" loh kenapa kalian membawa-bawa aku " ucap tuan Jonathan
" kan memang Daddy seperti itu gak ingat umur " ucap Jackson pria yang satu ini jika bersama dengan keluarga nya ia memang sangat cerewet tetapi jika berada di luar sana ia berubah menjadi sangat datar dan menyeramkan .
" sayang lihat mereka , mereka mengejekku " tuan Jonathan mengadu kepada istrinya itu dengan suara manjanya
" diam lah jangan seperti ini apa kau tidak malu dilihat banyak orang , kau ini Seorang senior Mafia masa seperti ini di tempat umum " tegur Nyonya Vania
Tuan Jonathan hanya bisa diam dan menatap kedua putranya itu secara bergantian .
Beda hal nya dengan Pricilla yang saat ini sedang berdiri di depan wastafel seraya mencuci tangan nya , wanita cantik itu menatap pantulan dirinya di cermin , matanya berkaca-kaca saat kembali mengingat patah hati terbesar nya tiga tahun yang lalu dan hingga sampai hari ini patah hati itu rasa sakitnya masih terasa .
Dan hari ini ia bertemu dengan sosok seorang wanita yang di pilih oleh pria yang diam-diam ia cintai , dan konyol nya lagi wanita itu ternyata istri dari adik suami kontak nya .
" kenapa aku di takdirkan bertemu dengan mereka lagi setelah tiga tahun lama nya , sakit hati ini " ucap Pricilla seraya memukul dadanya dengan pelan air matanya menetes membasahi pipi cantik nya .
Ia perlahan menghela napasnya dengan kasar tiga tahun ini ia menetap di Inggris dan memutuskan mengurus cabang perusahaan kakak nya yang ada di sana , demi untuk melupakan sosok pria yang ia cintai tetapi cinta nya hanya di balas dengan rasa sakit karena pria itu hanya menganggapnya sebagai seorang adik tidak lebih dari itu .
tetapi Pricilla mencintai nya dan pria itu adalah cinta pertama nya , hingga hari itu Pricilla sangat membenci pria itu dan memutuskan untuk pergi ke Inggris .
Tetapi semesta kembali mempertemukan nya lewat pernikahan kontrak nya dengan Steven " tenang lah Pricil sepertinya wanita itu tidak mengenal mu " ucap Pricilla menenangkan dirinya sendiri .
Ia tidak boleh berlama-lama di dalam toilet pasti Nyonya Vania dan Steven mencari nya .
.
.
.