NovelToon NovelToon
Si Manis Kesayangan Sang Mafia

Si Manis Kesayangan Sang Mafia

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / Romansa Fantasi / Mengubah Takdir / Vampir / Crazy Rich/Konglomerat / Fantasi Wanita
Popularitas:55.8k
Nilai: 5
Nama Author: Senja

Xavier benci dua hal di dunia ini, kekacauan dan bulu kucing. Sebagai seorang mafia yang disegani hidupnya harus selalu steril dan terkendali.

Namun, semua itu hancur saat seekor kucing liar yang ia temui tiba-tiba berubah menjadi gadis cantik nan polos bernama Luna.

​Luna tidak tahu cara menjadi manusia. Dia berisik, manja, dan hobi mengacaukan ruang kerja Xavier yang rapi.

Xavier ingin mengusirnya, tapi setiap kali melihat mata bulat Luna, hatinya goyah.

Bagaimana bisa sang pemangsa justru tak berdaya di tangan mahluk manis seperti Luna?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Senja, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 33

"Apa Nyonya butuh sesuatu? Ingin saya ambilkan minum?" tanya salah satu pengawal dengan nada sopan saat menyambut kedatangan seorang wanita dengan jas putih yang tersampir di lengannya.

Wanita bernama Jessi itu seketika menghentikan langkahnya. Ia melirik pengawal itu dengan tatapan tajam dan bibir yang berkedut kesal.

Ia paling tidak terima jika dipanggil dengan sebutan yang membuatnya terdengar seperti ibu-ibu pejabat.

"Apa mata kalian buta, hah?! Lihat wajahku, aku ini masih pera-wan dan segar! Enak saja memanggilku nyonya! Panggil saja Dokter Jessi!" serunya.

Pengawal itu berjengit kaget, langsung membungkuk berkali-kali. "M-maaf, Dokter Jessi. Silakan masuk."

"Kenapa kau lambat sekali, Jes? Tuan sudah hampir meledak di atas!" tanya Gerry yang baru saja turun dari lantai atas. Ia tampak sibuk merapikan kemejanya yang sedikit kusut—akibat aksi lari maraton menghindari amukan Xavier tadi.

"Come on, Ger! Aku hanya terlambat satu jam. Jangan sedramatis itu," sahut Jessi santai sembari membetulkan letak kacamata fashion-nya.

"Satu jam kau bilang?! Dalam satu jam, tuan Xavier bisa menghancurkan setengah kota ini kalau dia sedang marah!"

"Aku harus menangani pasienku dulu tadi. Kasihan, dia terkena gangguan mental karena terlalu lama menjomblo. Yah, kau tahu sendiri kan, Ger? Itu bisa membuat seseorang merasa depresi karena menganggap dirinya tidak laku di pasaran," jelas Jessi dengan wajah serius yang dibuat-buat.

Gerry mengernyitkan dahi. "Memangnya ada penyakit seperti yang kau katakan itu?"

"Tentu saja ada banyak!" Jessi tiba-tiba mendekati Gerry. Ia membelai wajah asisten itu dengan ujung jarinya, lalu dengan sengaja menempelkan dadanya yang cukup menggoda di punggung Gerry saat ia berpura-pura ingin lewat.

"Tidak melihatmu beberapa hari, kau tampak semakin tampan, Ger. Kulitmu terlihat kenyal, apa kau pakai skincare baru?" bisik Jessi tepat di telinga Gerry.

Gerry menelan ludah dengan susah payah. Tubuhnya mendadak kaku seperti papan cucian.

Tahan, Ger, tahan! Jangan sampai tergoda! Aku paling tidak suka dengan wanita agresif yang punya dada besar, apalagi menempel padaku begini! Panas dingin rasanya! batinnya menjerit.

"Sebenarnya yang sakit itu kau atau Xavier? Kenapa kau yang berkeringat begini?" tanya Jessi sembari terkekeh melihat wajah Gerry yang merah padam.

"Tentu saja tuan Xavier! Dia sudah menunggumu sejak tadi. Cepat naik ke atas atau kepalaku yang akan jadi tumbal!" ucap Gerry ketus untuk menutupi kegugupannya.

"Kau lucu dan menggemaskan kalau sedang panik, Ger. Andaikan saja aku tidak punya kekasih, pasti aku akan menerkammu lebih dulu di lobi ini," Jessi menggigit bibir bawahnya dan mengedipkan sebelah mata untuk menggoda Gerry habis-habisan.

"Dasar wanita gila!" gumam Gerry sembari melangkah cepat mengikuti Jessi menuju kamar utama.

*

*

Di dalam kamar, suasana masih sangat panas, dalam arti yang berbeda. Xavier masih mengungkung Luna di bawah tubuhnya. Ia menatap Luna yang sejak tadi terus menatap matanya tanpa henti dengan binar yang sulit diartikan.

"Kenapa kau terus menatapku seperti itu? Apa aku sangat tampan di matamu?" tanya Xavier dengan nada rendah yang menuntut.

Luna mengangguk antusias tanpa ragu sedikit pun. "Iya! Sapir tampan, sangat tampan! Mata Sapir juga indah, warnanya seperti batu di sungai yang jernih. Luna suka!"

Mendengar pujian yang begitu jujur dan polos itu, wajah dan telinga Xavier langsung memerah padam. Baru kali ini ada seseorang yang memuji warna matanya dengan cara yang begitu tulus, bukan karena takut atau menjilat.

"Kenapa? Sapir sakit lagi? Wajah Sapir merah seperti buah tomat. Tunggu, biar Luna panggil Gerry ya?" ucap Luna cemas, hendak bergerak turun.

Xavier segera mengunci kedua tangan Luna di atas kepala.

"Diam di sini. Apa kau tidak merindukanku saat aku meninggalkanmu bersama Xander tadi?" tanyanya, ada sedikit nada cemburu yang terselip di sana.

"Rindu?" Luna mencerna ucapan Xavier sejenak. "Iya! Luna selalu merindukan Sapir. Kalau tidak ada Sapir, Luna kesepian." Luna menjawabnya sembari nyengir lebar.

"Benarkah? Tapi aku tidak merindukanmu tuh!" balas Xavier berbohong, mencoba menjaga harga dirinya yang sudah mulai runtuh.

Bibir Luna langsung cemberut. Matanya berkaca-kaca dalam sekejap.

"Jahat! Sapir jahat!" akhirnya Xavier berhasil membuat sang gadis kucing itu jadi salah paham.

1
Dew666
🪻🪻🪻
🇧🇬
dipercepat 😭 plok2nya 🌚🌚🌚
angel
thor bakal up lagi gak malam ini?
Senja: Ga tahu kak, tergantung ide ini
total 1 replies
Keysha Aurelie
Vier sudah bersama kesayangan kembali dan bonus dua anak yang lucu

sekarang giliran Xander yang berbahagia
Eva Karmita
akhirnya bahagia selalu Sapir dan Luna bangun keluarga Cemara ya 🥰🥰🥰🥰
Eva Karmita
kau salah faham juga Sapir Luna tidak pernah menikah dengan Jidat... Jidat cuma jadi paman untuk anak"mu 🥰🥰
partini
lovely doply ❤️❤️, bikin cerita kaya gini lagi Thor,seru pernahh maca komik manga jepang yg berjudul fruits basket ga thor
Senja: Blm mak,, sekarang lagi suka donghua
total 1 replies
angel
lanjut thorrrr💪
Al Fatih
Syukurlah...,, salah faham sudah d luruskan....,, tapi apa ini artinya kisah Luna Xavier akan berakhir...,, jangan dulu yaa kaka
MamDeyh
Luna udah deh dgrin si Sapir. 😒
Mita Paramita
akhirnya bertemu lagi Luna & Xavier 😘 apa kabar nih Xander gak diceritain nih Thor 🤨🤨😁
Hesty
iya kaka semngt up nya kalau bisa bnyk aku kepo😍😍
Al Fatih
Syukurlah akhirnya Xavier bisa bertemu sama Luna dan anak anaknya,, tinggal gimana caranya Xavier menjelaskan dan melunakkan hatinya luna
Lilik24
tinggal nurut aja sama sapir luna
angel
semangattt up nya thorrrrr💪
Keysha Aurelie
lanjut kak tetap semangat dan terimakasih up nya🙏

Luna sekarang sudah bisa memanggil Xavier , tapi ada yang kurang Luna yaitu panggilan sayang 🤭
Vier yakin banget sama dua bocah itu, langsung mengakui anak nya

Mama Bella terkejut dan senang nih
omg baby Vier 🤣
Senja: cMa2 zeyeng
total 1 replies
im'yuseec
rajin" up Thor
Senja: aku usahakan kak
total 1 replies
Eva Karmita
tetiba udah enam tahun aja dan Luna udah punya bocil twins dan baiknya lagi anaknya mewarisi sikap emak bapaknya satu lembut satu mode pemburu persis bapaknya...jadi penasaran selama enam tahun Luna hidup dalam pelarian siap yg menemani ,, apa si Jidat...?? dan apa kabar Elise sama Xander apa mereka menikah atau Mereka berpisah..??
Al Fatih
koq Luna bisa ketemu si jidat...,, trus kira2 si jidat cuci otaknya Luna ga yaaa...
Dan tau2 sudah 6 taon saja yaa😅
Mita Paramita
Luna cepet ketemu Xavier 🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!