Rani tanpa sadar dijadikan taruhan oleh Wira karena kalah balapan liar dengan Arlo. Arlo rela memberikan motor sport barunya untuk Wira demi untuk mendapatkan Rani.
Arlo memasukkan sesuatu ke dalam minuman dan makanan Rani. Arlo hampir melecehkan Rani. Tapi sesuatu terjadi.
Rani berhasil melarikan diri bersama seseorang dan mengalami kecelakaan. Rani menghilang. Arlo dan Wira mencari Rani karena mereka takut Rani membocorkan rahasia mereka.
Rahasia apa yang tersembunyi?
Apa yang akan terjadi kepada Rani?
Apakah Wira dan Arlo tidak akan melepaskan Rani?
Ikuti kelanjutan ceritanya?!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yenny Een, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 26
Kilas balik on -
Demian anak tunggal, berasal dari keluarga kaya raya. Demian dididik keras oleh keluarganya. Demian selalu meraih posisi pertama di kelasnya. Nilai Demian hampir sempurna. Demian juga dengan cepat menyelesaikan kuliahnya.
Masa remaja Demian hanya diisi dengan belajar. Demian tidak pernah merasakan nongkrong di kafe bersama teman-teman, malam mingguan bersama kekasih. Demian juga kekurangan cinta dan perhatian dari kedua orang tuanya.
Kedua orang tuanya hidup hanya untuk bisnis. Bagaimana mengembangkan bisnis. Mereka harus mempertahankan kejayaan dalam bisnis.
Di usia muda, Demian berhasil memimpin perusahaan milik keluarganya. Perusahaan Demian salah satu perusahaan besar di kota Agate.
Demian menikah dengan pilihan orang tuanya. Karirnya semakin melesat. Kehidupan rumah tangganya awalnya harmonis. Tapi Demian mulai mengatur hidup anak-anaknya setelah mereka tumbuh dewasa.
Demian Ingin anak-anaknya merasakan kehidupan seperti yang dia rasakan dulu. Demian cemburu melihat kebebasan anak-anaknya.
Istri Demian tidak tahan melihat Demian yang egois. Demian menceraikannya karena dianggap sudah tidak patuh dengan peraturan di dalam rumahnya.
Setelah Demian bercerai dengan istrinya, Bima juga menghilang. Kehidupan pribadi Demian mulai kacau. Demian sangat merindukan mantan istrinya dan Bima.
Demian melarikan kesedihannya dengan sering minum-minum di bar. Demian selalu ditemani sahabatnya yang bernama Deddy.
Deddy setia mendengarkan keluh kesah Demian. Deddy mengenalkan Demian kepada beberapa orang wanita penghibur. Demian berubah drastis. Demian yang dulunya pelit sekarang menghamburkan banyak uang demi kepuasan batin.
Deddy juga diuntungkan. Deddy selalu menggantikan Demian dalam perjalanan bisnisnya. Deddy banyak mendapatkan proyek. Perusahaan Deddy berkembang pesat sedangkan perusahaan Demian merugi.
Keluarga besar Demian mengambil keputusan, Demian untuk sementara diberhentikan dari jabatannya. Demian kembali frustasi.
Deddy yang selama ini tidak pernah tulus bersahabat, sengaja menjebak Demian yang sedang berada di bar. Demian ditangkap polisi karena kedapatan membawa obat terlarang.
Hidup Demian semakin kacau. Demian mendekam di dalam jeruji besi. Keluarga besar Demian tidak ada seorangpun yang datang membantu. Bahkan anak pertama Demian tidak perduli.
Demian yang selama ini berkuasa di dunia bisnis, tidak ada yang menghormatinya di dalam penjara. Demian babak belur dihajar teman-teman satu selnya.
Hanya satu orang yang saat itu membantu Demian. Dia adalah Latif. Demian sebelumnya belum pernah bertemu Latif. Latif dengan suka rela memberikan bantuan hukum.
Latif memang terkenal seseorang yang suka membantu orang lain. Dia tidak tahan melihat seseorang difitnah dan dijebloskan ke dalam penjara.
Dengan bukti-bukti yang dikumpulkan Latif, Demian dinyatakan tidak bersalah. Latif tidak berhasil menjebloskan Deddy ke penjara tetapi Latif berhasil membuat bangkrut perusahaan Deddy.
- Kilas balik off -
Kenzo membawa Rani ke rumahnya. Kenzo mengenalkan Rani kepada Deddy. Kenzo ingin mempersunting Rani menjadi istrinya.
Deddy memperhatikan Rani dari ujung kaki sampai kepala. Deddy bertanya latar belakang keluarga Rani.
Rani menarik napas panjang. Ada sedikit rasa takut saat menatap Deddy. Di mata Rani, Deddy seperti bom yang kapan saja bisa meledak.
Rani memperkenalkan dirinya kepada Deddy. Rani hanyalah anak yatim piatu. Sebelumnya Rani mempunyai keluarga tapi saat ini Rani tidak tahu mereka di mana.
Rani adalah saudara sepupunya Wira. Rani tidak pantas bersanding dengan Kenzo ataupun Arlo mengingat betapa jahatnya perlakuan Wira kepada Arlo.
Rani memohon kepada Deddy agar Rani dan temannya Widi dibebaskan. Rani tidak ingin menanggung kejahatan Wira karena Rani juga korban dari kebiadaban Wira.
Deddy marah dan melayangkan pukulannya ke wajah Kenzo. Deddy kecewa, mengapa Kenzo memilih Rani. Rani adalah saudara dari Wira, orang yang sudah membunuh anak perempuannya.
Rani melihat Kenzo yang berlutut di hadapan Deddy, terus memohon minta restu untuk menikahi Rani. Mata Rani berkeliling, tatapan matanya berhenti pada foto keluarga yang terpajang di ruang tamu.
Rani memperhatikan foto seorang gadis yang ada di sana. Rani memegangi kepalanya yang tiba-tiba sakit. Rani memejamkan mata dan Rani mengingat sesuatu.
"Maaf, Om. Siapakah gadis itu?" tunjuk Rani.
"Dia Asuka, adiknya Arlo!" jawab sinis Deddy.
"Saya ingat, saya ingat!" Rani bangkit dari tempat duduknya.
Rani sedikit menjauh dari Kenzo. Rani berdiri di belakang kursi tamu. Rani ingat beberapa tahun yang lalu, dia pergi ke Kafe Arlo. Sebelum Rani kehilangan kesadaran, Rani sempat melihat gadis itu berjalan sempoyongan keluar dari kafe. Dia memperingatkan Rani agar segera pergi meninggalkan kafe.
"Maksud kamu, Asuka? Apa yang terjadi setelah itu!" Deddy tajam menatap Rani.
"Rani, bukannya kamu bilang saat itu kamu setengah sadar. Mungkin kamu halu," Kenzo berusaha mempengaruhi Rani.
"Saat itu, Kak Arlo memasukkan sesuatu ke dalam minumanku. Aku ingat, gadis itu belum sempat keluar kafe. Kak Arlo menusuk perutnya dengan pisau!"
Rani ketakutan. Rani berlari dan berdiri di belakang kursi Deddy. Rani takut Kenzo akan melakukan sesuatu kepadanya.
"Arlo! Apa itu benar?" Deddy bangun dari tempat duduknya.
"Dia sendiri yang bilang, saat itu dia dalam keadaan setengah sadar. Dia halu Pa!" Kenzo membela diri.
"Kak Arlo pelakunya! Dia menusuk gadis itu dengan pisau! Om, periksa rekaman CCTV di kafe Arlo!" Teriak Rani.
Deddy memerintahkan orang-orangnya untuk menangkap Rani. Rani mencoba berontak. Rani tidak bersalah. Rani minta dibebaskan.
"Kurung dia bersama temannya!" Perintah Deddy.
Rani dibawa paksa oleh kedua pengawal Deddy. Mulut Rani ditutup dengan sapu tangan yang sudah ditetesi obat tidur. Rani tertidur pulas di dalam mobil. Mobil itu membawa Rani ke tempat Widi dikurung.
Sementara itu, Kenzo atau Arlo terus memberikan pembelaan diri. Yang dikatakan Rani itu semua tidak benar.
Arlo mengakui, saat di kafe, Rani dia berikan sedikit obat terlarang. Tujuannya agar Rani kecanduan. Rani akan terus menempel kepada Arlo untuk mendapatkan obat terlarang.
Hanya dengan itu, Rani bisa menjadi milik Arlo. Arlo sudah menyukai Rani sejak pertama kali mereka bertemu.
Mungkin saat itu, Rani sedang berhalusinasi. Arlo pastikan, pada malam itu, Asuka tidak ada di kafe. Pernyataan Rani tidak bisa dipercaya.
Deddy hanya diam. Tanpa sepengetahuan Arlo, Deddy telah mengirim orang untuk mencari Wira. Anak buah Deddy lah yang menghabisi Wira.
Deddy sangat terkejut ketika Arlo membawa Rais ke tempatnya. Deddy sempat mengira Rais itu adalah Wira. Deddy tidak ingin pembunuh anaknya bebas berkeliaran di luar sana.
Dan lebih mengejutkan lagi saat mendengar kesaksian Rani. Apakah karena Rani adalah saksi, Kenzo berusaha menahannya. Kenzo takut Rani akan melaporkannya ke polisi.
Jika benar semua yang dikatakan Rani, Deddy berniat akan menghilangkan nyawa Rani. Deddy juga akan menyingkirkan Rais karena Rais juga sudah mengetahui rahasia Kenzo adalah Arlo.
Deddy dihampiri pengawalnya. Deddy melihat ke tab yang dibawa pengawalnya. Rekaman CCTV di kafe Arlo sudah berhasil dipulihkan.
Deddy membanting tab itu ke lantai. Jantungnya seakan berhenti berdetak, digantikan darah yang mendidih di wajah. Matanya melotot, rahangnya mengeras seketika.
BUGH !
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...