NovelToon NovelToon
Sistem Petani: Mengubah Sampah Menjadi Cairan Dewa

Sistem Petani: Mengubah Sampah Menjadi Cairan Dewa

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Harem / Bertani
Popularitas:15.6k
Nilai: 5
Nama Author: R.A Wibowo

Aris adalah definisi pecundang di mata dunia. Dipecat dari pekerjaan kasarnya, dikhianati oleh kekasih yang paling ia cintai, dan dihina oleh teman-teman sekolahnya saat reuni karena hanya mengendarai motor butut.

Satu-satunya harta yang ia miliki hanyalah sebidang tanah warisan kakeknya di pinggiran kota.

Namun, harapan Aris hancur saat ia kembali. Tanah yang ia impikan menjadi tempat tinggal yang tenang, telah berubah menjadi gunung sampah ilegal—sebuah "borok" kota yang dikuasai mafia dan oknum korup.

Di titik terendah hidupnya, sebuah suara dingin bergema di kepalanya:

[Ding! Sistem Petani Sultan Diaktifkan!]

[Misi Pemula : bersihkan 10 KG sampah]

[Hadiah : alat penyulingan esensi Cairan dewa]

[Mulai Proses Penyulingan... Menghasilkan: Cairan Dewa Tingkat 1!]

Satu tetes cairan itu mampu mengubah tanah beracun menjadi Lahan Surgawi.

. Satu tetes lagi mampu membuat tanaman mati tumbuh kembali dengan khasiat luar biasa, dengan cairan ini dia menjadi petani sultan

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon R.A Wibowo, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 29--Penyulingan

ARIS mendorong gerobak yang berisi sampah ratusan KG itu, sepanjang jalan beberapa orang dari pusat kota menatapnya dengan pandangan sinis sekaligus kasihan. Mereka tahu bahwa dia peserta dari event bersih-bersih barusan, namun melihat dari dekat sendiri ternyata mengenaskan.

Beberapa anak muda yang sedang nongkrong di kafe pinggir jalan bahkan menutup hidung dengan gaya berlebihan, sambil sesekali mengarahkan kamera ponsel ke arah Aris.

 Di mata mereka, Aris adalah konten "kemiskinan" yang estetik untuk diunggah ke media sosial dengan *caption* tentang kerasnya hidup.

Padahal mereka gak tahu yang mereka jadiin konte itu sosok petani sultan yang kalau mau sekali panen bisa membeli semua jajan mereka selama bertahun-tahun.

"Buset, itu orang bawa apa sih? Baunya sampai sini!" celetuk salah satu pemuda dengan rambut klimis.

Aris hanya menyeringai tipis. ‘Kalian nggak tahu aja, di balik bau ini ada saldo seratus juta yang baru mendarat,’ batinnya geli. 'Ngomong apaansih gue?’

Ia terus mendorong gerobaknya menuju area tersembunyi, itu ada di bawah jembatan yang biasa orang lalui pakai motor atau mobil. Di sana sepi, Aris bisa melakukan ritual alkimia sampanya.

Ia bawa alat penyuling esensi cairan dewa, tanpa basa-basi lagi dia memulai ritual. Ia kudu membuat semua sampah ini jadi botol cairan dewa gak mungkin dia bawa sampah ini sampai desa sukacita yang ada dia dikira gila.

Di bawah bayang-bayang jembatan beton yang lembab dan dingin, suara bising kendaraan di atas sana terdengar meredam. Tempat ini sempurna—tersembunyi dari mata-mata lapar konten yang tadi sibuk menghakiminya.

Aris menyeka keringatnya, lalu dengan gerakan sigap ia mengeluarkan sebuah tabung logam berbentuk aneh dari dalam ranselnya. Alat penyuling esensi. 

Bentuknya sekilas mirip mesin pembuat kopi espresso kelas berat, namun dengan ukiran-ukiran sirkuit hologram yang hanya bisa dilihat oleh pengguna sistem. Terus juga agak kuno dan kusam, kaya silinder begitu.

"Oke, waktunya mengubah sampah jadi cuan," gumam Aris.

Ia mulai memasukkan tumpukan limbah organik terbaik yang tadi ia kumpulkan dengan susah payah. Kulit nangka yang sudah berlendir, kol hitam, hingga sisa-sisa sawi yang baunya sanggup membuat pingsan gajah sekalipun.

[Ding!]

[Proses Penyulingan Dimulai...]

[Material: 250 kg Limbah Organik Campuran.]

[Katalis: Energi Sistem Tingkat 1.]

Mesin itu mulai bergetar pelan. Tidak ada asap hitam, tidak ada suara bising. Yang ada hanyalah pendar cahaya hijau neon yang menyedot warna dan massa dari tumpukan sampah tersebut. Secara ajaib, ratusan kilogram limbah itu mulai menyusut, memadat, dan menguap menjadi tetesan cairan bening yang berkilau keemasan di dalam botol penampung.

[Progres: 10%... 45%... 80%...]

"Gila, esensinya pekat banget," mata Aris berbinar melihat cairan itu. Ini bukan lagi Cairan Dewa tingkat 1 yang biasa dipakai untuk semangka. Teksturnya lebih kental, seperti sirup madu tapi bening kristal.

Nah ini dia, cairan dewa tingkat yang dia cari-cari! 

[Ding!]

[Penyulingan Selesai!]

[Anda mendapatkan: 4 botol (masing-masing 100ml)  Cairan Dewa Tingkat 2.]

Dari sana sampah itu diolah jadi sebuah botol silinder berisi cairan emas. Cairan dewa tingkat 2 sedikit berada di tingkat 3 namun hal yang lumayan.

“Oke, saatnya bereaksi … gaz terus.”

Di bawah jembatan dan keheningan, Aris terus melakukan kegiatan alkimia sampah. Satu persatu sampah terus dia olah, diubah menjadi beberapa botol berisi cairan kimia.

Selang waktu setengah jam berakhir, total dia mendapatkan 15 botol cairan dewa tingkat 1 (100ml),10 cairan dewa tingkat 1 (150ml), dan 4 cairan dewa tingkat 2 (100ml)

Semua sampah di sana hilang, digantikan dengan botol-botol itu. Aris menyeka keringat dari pelipisnya. Anjing edan dia terasa begitu kelelahan, namun dengan total banyaknya cairan begini dia bisa stok untuk beberapa minggu.

Lumayan.

Aris langsung balik saat itu juga melalui rel kereta KRL seperti tadi.

***

Perjalan dari pusat kota ke desa sukacita melalui KRL memakan waktu satu setengah jam, sesampainya di desa dia.

Sari yang merupakan tetangga sebelah langsung mengendus bau tak sedap dari Aris.

Sari yang saat itu sedang menjemur kerupuk di depan rumahnya langsung mengernyitkan hidung. Ia menghentikan aktivitasnya, menoleh ke arah jalan setapak tempat Aris berjalan dengan langkah gontai dan wajah kuyu.

"Buset, Aris! Kamu habis nyemplung ke septic tank apa gimana? Baunya sampai ke teras rumahku!" teru Sari sambil menutup hidung dengan ujung daster batiknya.

Aris yang sudah tidak punya tenaga lagi untuk tebar pesona hanya menyeringai tipis. "Ini bau kerja keras, Sar. Bau masa depan yang cerah," jawabnya serak.

Sari mendekat dengan ragu, matanya melotot melihat ransel Aris yang tampak sangat penuh dan berat.

Tas itu isinya berisi benih seharga dua juta, sekaligus beberapa botol dengan total 29 yang dia punya. Tentu aris gak bilang itu isinya apa.

 "Masa depan apanya? Kamu dari kota bukannya bawa oleh-oleh malah bawa bau naga. Mandi sana! Kalau ibumu lihat kamu begini, bisa dikira kamu habis ikut tawuran di pasar loak!"

"Iya, iya, ini juga mau mandi," gumam Aris sambil terus melangkah menuju gudangnya. Ia tidak peduli dengan omelan Sari. Di dalam tasnya, dua puluh sembila botol cairan dewa dan benih sayuran hibrida kota adalah harta karun yang lebih berharga daripada parfum termahal milik Aninda sekalipun.

Begitu sampai di dalam gudang, Aris langsung mengunci pintu. Ia tidak mandi dulu seperti saran Sari. Adrenalinnya kembali naik saat melihat deretan botol emas di atas meja kayu.

"Sistem, tampilkan persyaratan tanam Brokoli dan Sawi Ungu!"

[Ding!]

[Persyaratan Percepatan: Gunakan Cairan Dewa Tingkat 2 dengan dosis 20ml per lubang tanam.]

[Estimasi Panen: 12 Jam (Efek Cairan Dewa Tingkat 2).]

"Dua belas jam?!" Aris nyaris berteriak. "Gila, kalau begini mah besok pagi Pak Gubernur sudah bisa sarapan brokoli!"

Aris segera bergerak ke lahan miliknya. Dengan bantuan senter kepala karena hari mulai gelap, ia mulai melubangi tanah dengan presisi. Tangannya yang lecet terasa perih terkena tanah, tapi ia tak peduli.

Satu per satu benih sawi ungu dan brokoli yang tadi ia beli di kota dimasukkan ke dalam tanah. Lalu, dengan tangan gemetar penuh antisipasi, ia membuka salah satu botol Cairan Dewa Tingkat 2

Begitu tutup botol dibuka, aroma segar seperti hutan hujan setelah badai langsung menyeruak, menetralkan bau sampah yang sejak tadi menempel di bajunya. Aris meneteskan cairan emas itu ke setiap lubang tanam.

Srett... Srett…

Suara halus terdengar dari dalam tanah. Aris bisa melihat permukaan tanah sedikit bergetar, seolah-olah ada sesuatu yang sedang menggeliat bangun di bawah sana.

"Besok pagi, gue bakal bikin gubernur kaget sama sekalian si tuan putri itu!," gumam Aris sambil menyeringai puas. “Sebenarnya siapa sih tuan putri yang dimaksud sistem? Putrinya kah? Moga aja cantik. Lumayan buat pdkt-an siapa tahu bisa dapat kontaknya.”

.

Ia kemudian membereskan botol-botolnya dan berjalan menuju kamar mandi belakang. Setelah mandi bersih dan mengganti bajunya dengan kaos polos yang nyaman, Aris merebahkan diri di balai-balai.

1
Mamat Stone
tetap semangat dan Jaga kesehatan /Good/
Manusia Biasa: amin walau otaknya udah agak eror

terimakasih sudah membaca kak🤣
total 1 replies
Mamat Stone
sehat selalu Thor /Ok/
Hajir Pemburu
di tunggu kelanjutanya thor.
Manusia Biasa: baik tunggu besok ya ka. kemungkinan up 4-5 bab
total 1 replies
ラマSkuy
wah Thor masih banyak typo ya dan kadang ada juga penamaan karakter yang kebalik contohnya di bab ini di akhir
Manusia Biasa: waduh baik tak koreksi kak. garap dua novel sekaligus emang resikonya gini/Sob/🙏
total 1 replies
Mamat Stone
Jagoan Neon /Casual/💥💥
Mamat Stone
Pejantan Tangguh /CoolGuy/💥💥
Mamat Stone
🤩
Mamat Stone
😍
Mamat Stone
sang Dermawan 🤩
Mamat Stone
berbagi itu indah 😍
ラマSkuy
kembali jadi warga biasa, kaya pria so.....
ラマSkuy: maaf gak dilanjut kata katanya, ada tukang bakso bawa HT jadi ngeri 🤣🤣🤣
total 2 replies
Mamat Stone
/Chuckle/
Mamat Stone
/Smirk/
Mamat Stone
/Casual/
Mamat Stone
/CoolGuy/
Mamat Stone
/Smile/
Mamat Stone
/Sneer/
Mamat Stone
/Drool/
Mamat Stone
😍
Mamat Stone
👻🤣👻
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!